Ponsel Red terus berdering sedari tadi dan pemuda itu enggan menjawab panggilan yang ternyata dari sepupunya yang juga satu sekolah dengan dirinya.
“Ck, sepertinya dia sudah tahu!“ decak Red kesal.
“Sudah tahu apa?“ tanya Kika yang masih bersamanya.
“Kita harus menemui Ed!“ jawab Red singkat.
“Ed?“
“Edward Atmadja, dia sepupuku dan juga ketua osis di sekolah ini. Dia sangat disiplin pasti sekarang Ed tahu kalau aku meretas data sekolah!“ jelas Red kemudian.
“Waduh, terus gimana?“ tanya Kika mulai cemas lagi.
“Kita temui dia dulu, pasti sekarang dia ada di ruangan osis!“
Akhirnya keduanya pergi ke ruangan osis di mana pemuda bernama Ed yang tak kalah tampan dan kaya dari Red menunggu mereka.
Ed yang menjadi ketua osis di sekolah itu tentu saja mengetahui semua berita sekecil apapun yang ada di sekolah. Jiwa kepemimpinanannya sangat tinggi begitu juga jiwa disiplinnya, Red juga salah satu siswa berprestasi yang menjadi kebanggaan sekolah.
Dan sekarang ada pelanggaran tentu saja dia tidak akan tinggal diam apalagi pelakunya adalah sepupunya sendiri.
Tanpa mengetuk pintu, Red yang sudah sampai di ruangan osis langsung saja membuka pintu yang ada di sana.
Saat Red masuk tatapan membunuh Ed yang menyambutnya.
“Tidak ada pelanggaran yang tidak aku tahu di sekolah ini!“ ucap Ed dengan penuh penekanan.
“Santai, Dude. Aku bisa menjelaskan semuanya!“ sahut Red yang duduk berhadapan dengan sepupunya itu.
Sementara Kika hanya bisa berdiri mematung dengan tertunduk karena tidak tahu harus berbuat apa.
Ed memicingkan matanya melihat Kika lalu pandangannya kembali pada Red. “Apapun alasannya tidak dibenarkan meretas data sekolah apalagi kau melakukan itu demi pacar barumu!“
“Dia bukan pacarku!“ elak Red yang membuat Ed semakin emosi. “Lebih tepatnya dia hanya pacar sementara supaya anak perempuan di sekolah ini tidak mengejarku lagi!“
“Aku sedang bosan pacaran!“
“Cih, dasar playboy cap kadal buntung!“ umpat Ed yang kesal.
Red tidak marah justru hanya terkekeh mendengar Ed mengatainya seperti itu.
“Come on, Ed. Ini hanya untuk setahun, Kika hanya tidak ingin dikucilkan. Kau tahu sendiri anak-anak di sekolah kita seperti apa!“ bujuk Red kemudian.
Ed mendengus kasar. “Ya, itu yang sedang ingin aku ubah tapi sangat susah dan hal seperti itu akan selalu ada!“
“Maka bekerja samalah untuk mengurangi bully di sekolah ini!“ sahut Red dengan menaikkan kedua alisnya.
Ed kembali menatap Kika yang masih tertunduk. “Jadi namamu Kika?“
“I__ iya!“ jawab Kika terbata.
“Duduklah!“
Kika duduk di samping kursi Red dan otomatis dia berhadapan langsung dengan Ed.
Beberapa detik keduanya saling pandang lalu mereka membuang pandangan mereka.
“Sangat tidak masuk akal kau mendapat beasiswa tanpa prestasi apapun! Baiklah, aku akan membantu menutupi identitasmu dan tidak akan melaporkan peretasan data pada dewan sekolah tapi__“ Ed menyeringai karena tidak semudah itu dirinya memberi bantuan pada siswa-siswi yang tidak patuh.
“Kau harus menjawab pertanyaan dariku!“
Ed mengambil 5 bolpoin dan memberikan pertanyaan pada Kika. “Aku punya 5 bolpoin dan ingin membawanya ke kelas hanya 2 bolpoin. Tapi aku bingung gimana?“
“Pertanyaan macam apa itu?“ tanya Kika kebingungan.
“Kau harus menghitung memakai faktorial!“ ucap Red mencoba membantu.
“Apanya yang dihitung?“ tanya Kika yang semakin tidak mengerti dengan pertanyaan anak-anak jenius.
Sampai beberapa menit berlalu tidak ada juga jawaban dari Kika membuat Ed kehilangan kesabaran.
“5 C 2 \= 5! - 2! \= 3!“
“5 . 4 . 3! / 2! 3! \= 20 / 2.1 \= 10“
“Jadi ada 10 cara untuk mengambil bolpoin itu!“
Kika hanya bisa terdiam sembari menatap dua pemuda yang saat ini bersamanya dan membatin. “Okeh, ternyata anak pintar dan kaya di sekolah ini sangat aneh!“
*****
Tim siapa nih? Red badboy atau Ed simetris?😅
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 96 Episodes
Comments
HNF G
aq kubu red badboy🥰🥰🥰
2023-03-17
0
Senopati Arya Mada
keren....
jadi inget jaman2 pas masih skolah🤣🤣
2023-02-12
0
Ayuna
aq suka kalo visualnya pake Anime😍😍😍😍😍....
ini Authot ke2 yg saya baca visualnya pakr anime
2022-07-18
0