"Nih!"
Damar melemparkan sebuah undangan pada Bara yang tengah sibuk mengotak atik laptopnya. Papa Berliana itu menegakan wajahnya pada sang Ayah yang tengah menatap tak selera padanya.
"Apa itu?"
"Undangan pernikahan rekan kerja Ayah, mereka mengundang kita sekeluarga. Undangannya ada tiga, satu buat kamu, buat Genta karena dia beda perusahaan dengan kita dan satunya buat Ayah."
Bara menutup layar laptopnya sembari menghembuskan nafasnya lelah. Pria itu dengan malas meraih satu undangan dan membacanya.
"Harus Yah?"
Damar menganggukan kepalanya pelan, pria paruh baya itu mendudukan diri disofa yang ada diruang kerja putranya.
"Harus! pasti kita bakalan ketemu sama teman dan lawan disana nanti, siapkan telinga dan mulutmu untuk mendengar serta membalas ucapan mereka nanti."
Bara tidak menanggapi ucapan Ayahnya, pria itu lebih memilih untuk membaca nama si pengirim undangan dan nama calon pengantinnya.
Cleekk
"Papaaaaa, Bell bawain Papa tue enat loh."
Atensi Bara dan Damar beralih pada balita yang baru saja masuk kedalam ruang kerjanya. Bara dan Damar membelalakan kedua matanya saat melihat keadaan Berliana saat ini. Wajahnya penuh dengan lumpur basah, serta membawa tanah becek yang bentuk sedemikian rupa dengan bunga bunga diatasnya.
"Persis, bener bener mirip kamu versi cewek ini mah."
Damar tertawa geli melihat keadaan cucu kesayangannya saat ini, balita itu tersenyum pada Damar hingga menampakan gigi rapihnya dan itu membuat Damar semakin tertawa dibuatnya.
"Ya ampun kalo Oma sama Mama kamu lihat bisa heboh ini mah."
Bara menghela nafasnya saat melihat Ayahnya kembali tertawa, apa lagi saat melihat kedua mata hitam bening itu tengah mengerejab polos tanpa dosa padanya. Bara bangkit dari duduknya, pria itu mendekat kearah Berliana lalu berjongkok untuk mengsejajarkan tinggi dengan balita itu.
Bara mengusap lembut kedua pipi Berliana yang dipenuhi oleh lumpur basah.
"Berlian Papa habis main dari mana sih? kok kayak dakocan gini bentuknya."
Bara ikut terkekeh saat m…
Operator Hati Barata
Bara Versi Cewek
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 193 Episodes
Comments
Nuryati Yati
tuing cacingna kelual🤣🤣
2025-06-17
0
Ida Lailamajenun
11 12 la ma papa bara bere dulu 🤣🤣🤣
like father like daughter 😂😂😂
2022-08-06
0
Dwi setya Iriana
tui g duplikat papa bara bener2 deh😅😅😅😅👍👍👍👍👍
2022-06-21
0