"Eeungghhh...,"
Bara menggeliatkan tubuhnya yang tertidur diatas tikar tipis dilantai ruangannya. Bahkan pria itu sampai lupa untuk memakai atasannya karena tadi malam Bara kepanasan padahal AC ruangan itu sudah menyala, dasar kulit badak.
Bara mengucek kedua matanya, wajah khas bangun tidurnya sangat terlihat jelas saat ini. Mata sayu sayu ngantuknya masih belum bisa Bara kendalikan.
Pria itu menggaruk lengan serta pundaknya yang terasa gatal, tidur dilantai dengan hanya dialasi tikar yang terbuat dari pandan air tidak terlalu buruk bagi Bara. Dari pada dia tidur diatas kursi, bisa bisa encok pinggangnya.
"Ikhsan kemana?"
Bara bangkit dari duduknya, bahkan pria tampan nan manis itu terlebih dahulu untuk melipat tikar yang tadi dia duduki. Kebiasaannya dari bocah Bara selalu membereskan tempat tidurnya sendiri jadi biarpun Bara tadi malam tidurnya hanya diatas tikar, tapi Bara juga harus membereskannya.
"Saannn!"
Bara keluar dari ruangannya, bahkan pria itu masih belum sadar kalau saat ini dia masih bertelanjang dada. Bara bahkan tidak sungkan untuk menguap tertahan saat menuruni anak tangga yang membawanya kelantai dasar.
"Saaaannn!"
"Didapur woi lagi bikin kopi!"
Suara seruan keras dari arah belakang membuat Bara menganggukan kepalanya. Dengan malas Bara mendudukan dirinya diatas sofa. Semilir angin pagi ini lumayan kencang, sepertinya angin sepoi sepoi cukup kencang akan terjadi nanti siang. (oke author beralih menjadi BMKG🙈🙈)
"Nih ngopi dulu sebelum sarapan,nanti sarapan kita dianterin kesini aku udah pesan pak boss."
Bara menganggukan kepalanya, satu tangannya terulur untuk meraih gelas kopi yang ada diatas nampan.
"Kenapa sih ngeliatinnya kayak gituh amat?"
Bara menatap heran pada Ikhsan yang juga terlihat tengah menatap heran padanya. Jadi saat ini kedua pria itu tengah saling tatap tatapan.
"Kenapa sih, gak usah ngeliatin kayak gituh ngeri liatnya!"
"Boss tiap hari minum kopi, terus panas panasan tapi kenapa tetep putih aja sih. Luluran pake apa sih Boss? nih kulit beh mulus bener dah."
Plaakk...
Barata menggeplak tangan Ikhsan yang hendak menyentuh lehernya,Bara menggeserkan tubuhnya menjauh dari Ikhsan.
"Heh jangan ngada ngada, sarap lu ya."
Bara begidig ngeri melihat senyuman jahil yang diperlihatkan oleh Ikhsan padanya. Lihat saja, senyuman sepupunya itu seperti seorang Om Om cabul pedofil yang tengah mengincar bocah polos seperti Barata.
"Pegang dikit doang kagak lecet yaelah."
"Berani pegang gue siram lu ya San!"
Bara kembali menepis kasar tangan jahil Ikhsan, dan itu malah membuat pria beranak satu itu semakin melebarkan senyumannya seperti seorang psikopat.
"Pegang dikit Bang,"
"San inget bini sama Aretta dirumah, astaga lu kesurupan apa sih."
"Pegang dikit gak bakalan hamil kok Bang, ayo ah."
Melihat Ikhsan hendak mendekat kearahnya, Bara segera mengambil ancang ancang untuk pergi menghindar dari bapak bapak gila itu.
"Astagfiruoloh kenapa anak Om Ridho jadi sarap gini sih!"
Greep...
Satu tangan Ikhsan bergasil meraih celana jeans yang dipakai oleh Bara. Kedua pria dewasa itu terlihat seperti tengah berperang, Bara berusaha menghindar dari kejahilan Ikhsan yang suka tidak ingat waktu dan tempat. Saudaranya yang satu ini memang suka membuat Bara jengkel apa bila mereka tengah berdua. Kulit Bara yang memang seputih susu selalu menjadi bahan pembahasannya dan Om serta Tantenya disini.
"Lepasin San!"
"Pegang dikit doang."
Tanpa mereka berdua ketahui, Agatha yang baru saja sampai didepan pintu utama samar samar mendengar ucapan keduanya dari arah dalam.
Dan...
Bruughh ...
Tepat disaat Agatha membuka pintu itu setelah absen finger print, Bara dan Ikhsan terjatuh diatas ubin dengan posisi Ikhsan yang diatas Bara yang ada dibawah."
"Sia..,"
"Pak Bara, Pak Ikhsan, kalian sedang apa dilantai?"
Umpatan Bara terpotong saat melihat serta mendengar suara seorang perempuan berada tidak jauh dari mereka berdua. Apa lagi posisi mereka yang sangat ambigu, pasti orang itu akan menyimpulkan sesuatu yang tidak tidak padanya.
"Agatha."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 193 Episodes
Comments
Sweet Girl
Jangan sampek ileran lho Saaaan n jangan bengkok...
2024-06-07
0
Ryani
ngakak tetus bacanya
2024-03-28
0
Surtinah Tina
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2023-09-12
0