"Terimakasih,"
Bara tersenyum tipis pada Agatha saat keduanya sudah sampai diarea camp pertambangan. Agatha hanya menganggukan kepalanya, bahkan gadis itu segera meninggalkan Barata setelah mereka berdua turun dari motor trail hitam milik Agatha.
Bara menatap punggung Agatha yang semakin menjauh dari pandangannya. Setelah merasa kalau Agatha sudah masuk kedalam camp istirahat karyawan barulah pria itu melangkahkan kedua kakinya menuju loby gedung.
"Pak Bara,"
"Ada apa San?"
Bara menyahuti Ikhsan tanpa sedikit pun menghentikan langkahnya. Pria tampan itu segera menaiki anak tangga yang menuju kearah ruangannya.
"Ada investor yang ingin bertemu dengan Bapak."
Bara segera mendudukan diatas kursi kebesarannya. Satu tangannya terlihat mengotak atik laptop yang ada didepanya.
"Pak Alvin Saputra, anak pemilik pekerbunan sawit yang sebagian perkebunannya kita beli beberapa bulan yang lalu."
Bara melihat profil calon investor yang ingin bekerja sama dengan perusahaan pertambangannya itu.
"Kenapa dia mau menginvestasikan uangnya dipertambangan kita? bukannya masih banyak perusahaan besar lainnya yang bisa menghasilkan pundi pundi uang untuknya."
"Katanya dia tertarik menginvestasikan uangnya dipertambangan ini, dan ingin mencari pengalaman karena dia baru pertama kali menanamkan uangnya dipertambangan batu bara."
Bara terlihat sangat penasaran dengan profil pria yang ada dilayar laptop miliknya.
"Atur saja pertemuan kita dengan dia disini! bilang padanya kita akan menunggu dia disini bukan ditempat lain dimana pun. Kalau dia tertarik dan mau silahkan datang kemari!"
Ikhsan menganggukan kepalanya patuh, kemudian satu tangannya terlihat mengotaj atik layar gadget yang ada didalam pelukannya.
💞💞💞
"Gimana? apa respon Pak Bara?"
Agatha yang baru saja duduk langsung dikerumuni oleh teman teman seprofesinya bagaikan madu yang dikerumi oleh semut.
"Biasa saja, kenapa?"
Mereka saling tatap satu sama lain mendengar ucapan santai Agatha. Apa lagi gadis berusia 24 tahun itu terlihat tenang dan rileks. Apa benar pria yang mereka ketahui sebagai asisten boss itu tidak mengoceh apa apa.
"Serius Pak Bara gak ngomel ngomel lihat lokasi yang kamu garap kemarin Ta."
Agatha menganggukan kepalanya pelan dan itu membuat para rekannya bersorak heboh.
"Gilaaa, biasanya Pak Bara langsung misuh misuh kalau lihat pekerjaan yang gak selesai begitu. Waduh keajaiban dan keberuntungan Tata kayaknya hari ini."
"Yoi bro!"
Suara riuh came itu bahkan bisa terdengar jelas sampai arah luar. Agatha yang mendengar serta melihat keriuhan teman teman seprofesinya itu hanya mampu menggelengkan kepalanya. Mereka tidak tahu saja kalau sepanjang dia dan atasan mereka itu disana, pria yang bernama Barata itu tidak henti hentinya mengoceh dan bertanya padanya.
Bahkan saat perjalanan pulang pun, Barata terus saja bertanya padanya. Entah itu perihal pertambangan sampai hal hal yang melenceng jauh dari pokok masalah, seperti tempat wisata apa yang bagus serta terkenal didaerah itu, makanan apa saja yang paling disukai disini serta masih banyak lagi pertanyaan yang dilontarkan oleh pria itu.
"Sudahlah bersuyukur Pak Bara tidak mengomel macam macam pada kita, dia bisa memaklumi semua itu karena dia juga sudah melihat apa alasan kita tidak melanjutkan penggalian."
Semua pria yang ada diruangan itu menganggukan kepalanya serentak.
"Ayo sudah saatnya makan siang, perut ku sudah lapar."
Agatha segera mendahului para pria yang terlihat masih menikmati bekal makan siang yang sengaja dia bawa sendiri dari rumah. Bekal yang menjadi awal keributannya dengan Elvia adik tirinya. Sang Ibu memaksa Agatha untuk memasakan Elvia bekal yang sama dengannya namun Agatha tidak mau karena dia sudah terlambat.
Karena itu Rina mengomelinya pagi tadi, Agatha tidak menanggapi ocehan Sang Ibu, dia lebih memilih untuk segera berangkat kepertambangan.
BARA IMUET BIKIN TATA OTW MELTING😘😘😘🙈🙈🙈
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 193 Episodes
Comments
Sweet Girl
keimutan buat Tata
2024-06-07
0
Sweet Girl
Pacarnya Neng Tata nie ...
2024-06-07
0
Ryani
pemeran cowonya kurang maco... serasa tuaan si Tata jadinya
2024-03-28
1