Chapter. 013: Memberi Penawaran

1 Minggu berlalu.

Tubuh Xiao Chen mengeluarkan cahaya putih dan tak lama kemudian suara ledakan yang tidak terlalu keras terjadi. Cahaya putih meredup dari tubuhnya, dan disaat yang bersamaan matanya perlahan terbuka.

Xiao Chen mengalihkan pandangannya ke arah pintu kamar, dan suara ketukan terjadi.

Dia berjalan menuju pintu kamar lalu membukanya.

"Apakah terlalu berisik?" Tanya Xiao Chen ketika melihat seorang pelayan perempuan di depannya.

Karena tubuhnya lebih kecil, ia harus mendongakkan kepalanya untuk melihat wajah pelayan perempuan tersebut.

"Maaf tuan... Saya datang kemari, karena waktu sewa kamar anda telah habis."

Fang Lin menganggukkan kepalanya dan berkata, "Aku akan keluar beberapa menit lagi."

Xiao Chen menutup pintu kamar setelah pelayan perempuan itu mengiyakannya.

"Pantas saja seperti ada sesuatu yang mengganjal, aku lupa untuk melepaskan topengku." Gumam Xiao Chen saat meraba topeng yang terpasang di wajahnya.

Xiao Chen kemudian bersiap-siap untuk pergi dari kamar tersebut, dan tidak sampai 1 menit dirinya sudah keluar dari sana.

Xiao Chen keluar dari penginapan setelah dirinya memberikan kunci kamar, ia memegang perutnya ketika suara gemuruh keluar dari sana, "Aku lapar..." Gumamnya lalu berjalan mencari tempat makan terdekat.

Tidak butuh waktu lama bagi Xiao Chen untuk sampai di sebuah tempat makan yang dikhususkan menjual daging bakar.

Suasana tempat makan tersebut bisa dibilang ramai, banyak keluarga yang berasal dari berbagai kalangan sedang makan di sana.

Kedatangan Xiao Chen menarik perhatian beberapa pengunjung, namun hal itu tidak berlangsung lama.

Xiao Chen kemudian berjalan menuju meja kasir yang sedang dijaga oleh pria kekar berbadan besar.

"Hey, tuan. Bisakah aku membakar daging disini?" Tanya Xiao Chen tanpa basa-basi.

"Bocah, apakah kau tersesat?" Pria berbadan besar itu tidak menjawab melainkan melontarkan pertanyaan kepada Xiao Chen.

"Jawab saja pertanyaanku..." Ucap Xiao Chen dengan nada acuh tak acuh.

Mendengar itu membuat pria berbadan besar itu kesal, saat dia ingin mendekati Xiao Chen untuk mengusirnya, seorang kakek tua datang mendekati mereka berdua.

"Apa yang terjadi?"

"Ayah? Kenapa kau kemari?" Tanya pria berbadan besar itu dengan nada khawatir, "Sudah kubilang untuk beristirahat di dalam, kenapa ayah malah berjalan-jalan?"

Pria tua itu mengangkat tangannya dan berkata, "Aku tidak apa-apa... Mau aku beristirahat sekalipun, penyakitku tidak akan sembuh."

Pria tua itu langsung menatap Xiao Chen usai berkata seperti itu, "Apa maumu anak muda?"

Xiao Chen terdiam sesaat sebelum menjelaskan kalau dirinya ingin membakar daging yang telah ia buru.

Pria itu menganggukkan kepalanya dan ketika dia ingin mengatakan sesuatu, anaknya lebih dulu menjawab, "Maaf bocah, tapi tempat makan kami tidak menerima jasa seperti itu."

Xiao Chen menghela nafas panjang ketika mendengarnya, ia kemudian melirik ke arah kakek tua yang berada di dekat pria berbadan besar itu, "Aku bisa membantu ayahmu yang terkena racun... Namun sebagai gantinya, kau harus membakar daging milikku." Ucap Xiao Chen memberi penawaran.

Sedari awal Xiao Chen bisa saja membakar daging buruannya sendiri, namun ia tidak memiliki bumbu penyedap rasa agar dagingnya menjadi tambah enak.

Jadi dia kemari hanya untuk mengincar bumbu penyedap milik rumah makan ini, namun setelah melihat kakek tua tersebut, ia sedikit merubah rencananya.

Kakek tua dan anaknya itu tentu terkejut ketika mendengarnya, "Bagaimana kau bisa mengetahui itu?" Tanya pria berbadan besar dengan nada serius.

"Bercak hitam di bagian telinga dan leher, dalam sekali lihat aku sudah tau kalau ayahmu terkena racun lebah hitam." Jawab Xiao Chen santai, "Jadi bagaimana? Aku butuh jawaban kalian dengan cepat."

Pria berbadan besar dan kakek tua di depannya saling menatap satu sama lain, lalu kembali menatap Xiao Chen.

Keduanya menganggukkan kepala secara bersamaan, sedangkan Xiao Chen hanya tersenyum tipis di balik topengnya.

***

Saat ini Xiao Chen bersama dengan Di Mo dan Di Chun berada di sebuah kamar yang tidak terlalu luas.

Di Mo adalah pria berbadan besar dan Di Chun adalah kakek tua yang terkena racun lebah hitam.

"Hey, kau keluar dan bakar daging buruanku dengan penyedap rasa milik kalian... Aku tidak ingin ada orang saat mengobati ayahmu." Xiao Chen berkata sembari melambaikan tangannya ke samping.

Seekor mayat harimau putih tiba-tiba saja muncul di lantai kamar, dan tentu kemunculan dari mayat binatang buas tersebut membuat Di Mo dan Di Chun terkejut.

Mereka terdiam dan tersentak ketika Xiao Chen menyadarkan mereka berdua, "Apa yang kau tunggu?"

"Ayah... Jika terjadi sesuatu padamu, maka teriaklah..." Di Mo berkata dengan raut wajah serius lalu menolehkan kepalanya ke arah Xiao Chen, "Siap-siap dengan konsekuensinya jika sesuatu terjadi pada ayahku!" Ucapnya dengan nada tegas.

Xiao Chen hanya menganggukkan kepalanya sekali, dan Di Mo langsung membawa mayat harimau putih tersebut keluar dari kamar.

Melihat kepergian pria berbadan besar itu, Xiao Chen langsung meminta Di Chun untuk berbaring di tempat tidur.

Di Chun sendiri mengiyakannya.

Ketika kakek tua itu sudah berbaring di tempat tidur, Xiao Chen langsung memeriksa keadaannya lebih lanjut menggunakan Energi Spiritual.

Selang beberapa menit, Xiao Chen menghela nafas pelan usai memeriksa Di Chun, "Anda telah terkena racun selama 3 tahun lebih bukan?" Tanya Xiao Chen memastikan.

Di Chun sedikit terkejut dan dengan cepat menganggukkan kepalanya, "Ya..."

"Lalu kenapa tidak langsung mengobatinya?"

"Em... Saat itu aku berpikir kalau sengatan lebah itu tidaklah beracun, jadi aku mengabaikannya karna mengira kalau luka dari sengatan itu akan sembuh dalam beberapa hari. Dan juga waktu itu keluargaku sedang tertimpa krisis keuangan, jadi aku berpikir akan membuang-buang uang jika aku hanya membeli sebuah obat." Jawabnya panjang lebar.

Xiao Chen terdiam sesaat ketika mendengarnya, "Aku akan mengeluarkan racunnya... Jadi ini akan sedikit menyakitkan." Ucapnya lalu memegang dada Di Chun dengan kedua telapak tangan yang sudah dilapisi Energi Spiritual.

Di Chun yang tadinya ingin membalas perkataan Xiao Chen langsung berteriak ketika merasakan sakit di bagian leher dan telinganya.

Teriakan tersebut tentu mengejutkan Di Mo yang sedang membakar daging, dia dengan segera berlari menuju kamar ayahnya dan niat membunuh keluar dari tubuhnya.

Karena pintu kamar ayahnya terbuka lebar, Di Mo dapat melihat jelas kalau ayahnya menggeliat kesakitan dan tidak jauh darinya terdapat Xiao Chen yang sedang memegang dada ayahnya.

Di Mo yang mengira kalau Xiao Chen berniat melukai ayahnya semakin mempercepat larinya, namun disaat ia ingin memasuki kamar tersebut, tiba-tiba saja dia terjatuh ke lantai karena merasakan tubuhnya sedang ditimpa oleh sesuatu yang berat.

Di Mo menggertakkan giginya ketika melihat ayahnya terus menggeliat kesakitan, tatapannya menatap Xiao Chen dengan penuh kemarahan, ia tidak dapat bergerak maupun berteriak seakan ada suatu tekanan yang menahannya.

Bersambung.....

LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> GIFT >> COMMENT.

NOTE:

Mata Uang:

100 Koin Perunggu\= 1 Koin Perak.

1 Koin Emas\= 100 Koin Perak.

Terpopuler

Comments

Harman LokeST

Harman LokeST

laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuutttttt

2024-02-27

0

MAN

MAN

911

2024-01-18

0

Nur Tini

Nur Tini

ya.... cerita yg aneh , walaupun reinkarnasi tetap saja aneh

2023-12-07

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter. 001: Prolog
2 Chapter. 002: Awal Mula
3 Chapter. 003: Anjing Berkepala Tiga
4 Chapter. 004 Munculnya Sosok Iblis
5 Chapter. 005: Akhir Dari Raja Kultivator?
6 Chapter. 006: Reinkarnasi
7 Chapter. 007: Kota Angin Hitam
8 Chapter. 008: Membeli Senjata
9 Chapter. 009: Menyelamatkan Seseorang
10 Chapter. 010: Tubuh Spesial?
11 Chapter. 011: Kediaman Klan Qin
12 Chapter. 012: Membuat Pil
13 Chapter. 013: Memberi Penawaran
14 Chapter. 014: Kabar Tentang Turnamen
15 Chapter. 015: Keluar Dari Kota Daun Kuning
16 Chapter. 016: Kereta Kuda Kerajaan Yu
17 Chapter. 017: Dua Minggu Berlalu
18 Chapter. 018: Monster Ular Laut
19 Chapter. 019: Makan Bersama
20 Chapter. 020: Pil Peningkat Tubuh
21 Chapter. 021: Gelang Besi
22 Chapter. 022: Azure Dragon Sword
23 Chapter. 023: Menjadi Murid Yong Shu
24 Chapter. 024: Mengkonsumsi Sumberdaya
25 Chapter. 025: Penjelasan Dao
26 Chapter. 026: Memaksakan Diri
27 Chapter. 027: Penjara Sepuluh Dewa Agung
28 Chapter. 028: Menara 100 Lantai
29 Chapter. 029: Anggota Grup Sementara
30 Chapter. 030: Memasuki Menara 100 Lantai
31 Chapter. 031: Keluar Dari Menara 100 Lantai
32 Chapter. 032: Nenek Chu Yan
33 Chapter. 033: Xiao Chen Vs Nenek Chu Yan
34 Chapter. 034: Mendapatkan Bantuan
35 Chapter. 035: Kultus Iblis
36 Chapter. 036: Bermalam Di Sebuah Gua
37 Chapter. 037: Kembali Ke Desa Kecil
38 Chapter. 038: Kota Youshin
39 Chapter. 039: Penjara Sepuluh Dewa Agung II
40 Chapter. 040: Penjara Sepuluh Dewa Agung III
41 Chapter. 041: Penjara Sepuluh Dewa Agung IV
42 Chapter. 042: Penjara Sepuluh Dewa Agung V
43 Chapter. 043: Penjara Sepuluh Dewa Agung VI
44 Chapter. 044: Para Pewaris
45 Chapter. 045: Latih Tanding Dengan Teman Baru.
46 Chapter. 046: Membuka Topeng
47 Chapter. 047: Xiao Chen Vs Jiang Pi
48 Chapter. 048: Ketiga Penerus
49 Chapter. 049: Keluar dari Penjara Sepuluh Dewa Agung
50 Chapter. 050: Kematian Qiao Jifeng
51 Chapter. 051: Berpisah
52 Chapter. 052: Kota Berlian
53 Chapter. 053: Sedikit Masalah
54 Chapter. 054: Sekte Serigala Emas
55 Chapter. 055: Bisnis
56 Chapter. 056: Gua di dasar Jurang
57 Chapter. 057: Patung Batu Manusia
58 Chapter. 058: Kristal Energi
59 Chapter. 059: Lorong Kanan
60 Chapter. 060: Monster Laba-Laba
61 Chapter. 061: Iblis Hati
62 Chapter. 062: Iblis Hati II
63 Chapter. 063: Berendam
64 Chapter. 064: Meridian Kecil
65 Chapter. 065: Satu minggu sebelum Turnamen
66 Chapter. 066: Bandit Kalajengking Darah
67 Chapter. 067: Imbalan Buronan
68 Chapter. 068: Pelelangan Organisasi Raja Hitam
69 Chapter. 069: Menuju sekte Delapan Api
70 Chapter. 070: Turnamen Delapan Api
71 Chapter. 071: Babak Penyisihan
72 Chapter. 072: Babak Penyisihan II
73 Pengumuman
Episodes

Updated 73 Episodes

1
Chapter. 001: Prolog
2
Chapter. 002: Awal Mula
3
Chapter. 003: Anjing Berkepala Tiga
4
Chapter. 004 Munculnya Sosok Iblis
5
Chapter. 005: Akhir Dari Raja Kultivator?
6
Chapter. 006: Reinkarnasi
7
Chapter. 007: Kota Angin Hitam
8
Chapter. 008: Membeli Senjata
9
Chapter. 009: Menyelamatkan Seseorang
10
Chapter. 010: Tubuh Spesial?
11
Chapter. 011: Kediaman Klan Qin
12
Chapter. 012: Membuat Pil
13
Chapter. 013: Memberi Penawaran
14
Chapter. 014: Kabar Tentang Turnamen
15
Chapter. 015: Keluar Dari Kota Daun Kuning
16
Chapter. 016: Kereta Kuda Kerajaan Yu
17
Chapter. 017: Dua Minggu Berlalu
18
Chapter. 018: Monster Ular Laut
19
Chapter. 019: Makan Bersama
20
Chapter. 020: Pil Peningkat Tubuh
21
Chapter. 021: Gelang Besi
22
Chapter. 022: Azure Dragon Sword
23
Chapter. 023: Menjadi Murid Yong Shu
24
Chapter. 024: Mengkonsumsi Sumberdaya
25
Chapter. 025: Penjelasan Dao
26
Chapter. 026: Memaksakan Diri
27
Chapter. 027: Penjara Sepuluh Dewa Agung
28
Chapter. 028: Menara 100 Lantai
29
Chapter. 029: Anggota Grup Sementara
30
Chapter. 030: Memasuki Menara 100 Lantai
31
Chapter. 031: Keluar Dari Menara 100 Lantai
32
Chapter. 032: Nenek Chu Yan
33
Chapter. 033: Xiao Chen Vs Nenek Chu Yan
34
Chapter. 034: Mendapatkan Bantuan
35
Chapter. 035: Kultus Iblis
36
Chapter. 036: Bermalam Di Sebuah Gua
37
Chapter. 037: Kembali Ke Desa Kecil
38
Chapter. 038: Kota Youshin
39
Chapter. 039: Penjara Sepuluh Dewa Agung II
40
Chapter. 040: Penjara Sepuluh Dewa Agung III
41
Chapter. 041: Penjara Sepuluh Dewa Agung IV
42
Chapter. 042: Penjara Sepuluh Dewa Agung V
43
Chapter. 043: Penjara Sepuluh Dewa Agung VI
44
Chapter. 044: Para Pewaris
45
Chapter. 045: Latih Tanding Dengan Teman Baru.
46
Chapter. 046: Membuka Topeng
47
Chapter. 047: Xiao Chen Vs Jiang Pi
48
Chapter. 048: Ketiga Penerus
49
Chapter. 049: Keluar dari Penjara Sepuluh Dewa Agung
50
Chapter. 050: Kematian Qiao Jifeng
51
Chapter. 051: Berpisah
52
Chapter. 052: Kota Berlian
53
Chapter. 053: Sedikit Masalah
54
Chapter. 054: Sekte Serigala Emas
55
Chapter. 055: Bisnis
56
Chapter. 056: Gua di dasar Jurang
57
Chapter. 057: Patung Batu Manusia
58
Chapter. 058: Kristal Energi
59
Chapter. 059: Lorong Kanan
60
Chapter. 060: Monster Laba-Laba
61
Chapter. 061: Iblis Hati
62
Chapter. 062: Iblis Hati II
63
Chapter. 063: Berendam
64
Chapter. 064: Meridian Kecil
65
Chapter. 065: Satu minggu sebelum Turnamen
66
Chapter. 066: Bandit Kalajengking Darah
67
Chapter. 067: Imbalan Buronan
68
Chapter. 068: Pelelangan Organisasi Raja Hitam
69
Chapter. 069: Menuju sekte Delapan Api
70
Chapter. 070: Turnamen Delapan Api
71
Chapter. 071: Babak Penyisihan
72
Chapter. 072: Babak Penyisihan II
73
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!