Esoknya Zhang jiangwu di pagi hari memandang lebih jauh keluar. Dia memperluas pandangannya. Karena masih sangat pagi maka belum ada orang di sana yang bangun. Tepatnya jam setengah tiga pagi.
Penlu dan Voi masih tertidur di sofa sambil berpelukan. Mu keluarga masih terlelap di kasur tiup yang ada di sana. Xueyi saja yang membuka matanya menatap Zhang jiangwu yang tengah memandang keluar dan mengembalikan bentuk zombienya.
Dia agak bergidik melihatnya. Walau dia sendiri zombie namun dia juga tidak terbiasa dengan melihat wajah wajah itu.
Zhang jiangwu berbentuk zombie saat ini memiliki mata hitam dan urat urat nadinya yang terlihat berwarna hitam. Namun kulitnya yang agak pucat tidak membuat sosok zombienya terlalu menyeramkan seperti zombie di luar karena wajahnya yang indah.
Xueyi berkedip kedip melihat sosok Zhang jiangwu yang memakai sosok Zombie yang ternyata tak seseram dirinya sendiri.
"aku tak menyangka ada zombie yang tampan." ucap Xueyi pada Zhang jiangwu yang tidak khawatir sama sekali ada yang tau dirinya zombie bila ada yang bangun itupun.
"...." Zhang jiangwu tidak menanggapi. Dia masih memandang ke arah kota B.
Di dalam pengelihatannya. Zombie di kota B sudah hampir seluruhnya di bantai. Mereka menumpuk mayat zombie untuk di bakar. Karena bila tidak zombie kemungkinan akan menyebarkan virus dari panas dengan cepat.
Namun mereka juga tidak tau bahwa dengan membakar zombie maka akan muncul hujan hitam. Zhang jiangwu berfikir, apakah ini pemeran utama sengaja agar manusia memiliki kekuatan juga? walau ada resiko....
"aku pikir dia cerdik."
"Huh? siapa?" tanya Xueyi.
"kau akan tau." jawab Zhang jiangwu.
"paman jiangwu...." tiba tiba ada suara berseru kaget di belakang. Zhang jiangwu dengan sengaja menunjukan bentuknya. Mu Dalu terkejut. Xueyi apa lagi ketika tau Mu dalu melihat sosok zombie Zhang jiangwu.
Zhang jiangwu hanya mengok ke arahnya. "Ssstt..." dia menunjuk jari telunjuk ke bibirnya yang pucat.
Mu dalu meneguk ludahnya kembali. Dia mengangguk.
Zhang jiangwu kembali ke sosok manusianya. Dia pertahan kembali memakai sapu tangannya. Zombie mempunyai kemampuan khusus dan ketika menggunakannya kau harus berubah menjadi zombie jika itu harus dengan kekuatan maksimal. Itulah sebabnya. Dan dia juga memakai semua indranya untuk merasakan apa yang terjadi di kota B.
"sepertinya aku harus ke kota B."
"kenapa?"
"sudah hampir waktunya."
"?"
"aku akan pergi saat ini. Aku sarankan kalian menggunakan Ballbot ku untuk berlatih bertarung."
"huh? sekarang?"
"ya, harus, atau aku akan tertinggal untuk memakan makananku." ucap Zhang jiangwu memakai semua perlengkapan dan jubah hitam yang ia temukan sepertinya cocok untuknya di ruang Redblack diamond. Itu memiliki tudung juga.
"uhhh, makanan itu...." Xueyi mengartikan seperti daging atau semacam yang menjijikan. Apapun itu yang berdarah.
"kau mau ikut aku?" tanya Zhang jiangwu melihat wajah yang terlihat seperti akan muntah. Dia
"tidak tidak. aku masih takut dengan para zombie." ucap Xueyi yang memang sangat membenci zombie. Karena daging busuk itulah yang membunuh kakaknya. Sudah begitu baunya yang berlawanan dengan kerakternya yang suka bersih.
"kau memang zombie yang aneh." Zhang jiangwu melirik sekilas dan menutup tudung hitam ke kepalanya.
"ya, karena aku memang tidak menyukai mereka."
"baiklah... aku akan pergi." dia berjalan ke pintu besi.
"Mu Dalu, kau tidurlah. Aku mungkin akan bertemu dengan papamu." ingat Zhang jiangwu sebelum membuka pintu.
"kau akan bertemu dengannya?" Mu dalu berkata gembira dengan suara yang kecil.
"ya, mau mengantarkan pesanmu padanya?" tanya Zhang jiangwu.
"YA!" Mu dalu meminta Zhang jiangwu menunduk untuk menyampaikan pesannya itu.
[][][][][]
Beberapa kicauan burung kesana kemari bertebrangan dan berseru. Seperti ada sesuatu yang mencari tempat baru untuk berlindung dari gangguan.
Zhang jiangwu yang mempunyai kebiasaan melihat langit memandang langit yang kini berubah menjadi sedikit bersinar.
Xueyi memandang ke gelapan di bawah sana. Pukul 3 pagi. Zhang jaingwu memutuskan berangkat dan mintanya untuk tak membangunkan siapapun. membiarkan yang lain istirahat.
Kota nan sepi bagaikan kota tak berpenghuni yang memiliki banyak monster di dalamnya.
Zhang jianwu berjalan di jalanan yang rusak dan berantakan. Mobil mobil yang dulunya berjalan jalan di jalan raya menjadi tumpukan barang yang tak bergerak. Membiarkan debu menyelimuti dan karat.
Beberapa hewan di pagi ini mulai berkeliaran. Ini memang hal baru. Zhang jiangwu mengambil benih yang pernah ia buat dan menyebarkan di sekeliling. Bagai kemilau serbuk bintang. Itu bersinar bagai darah yang menetes di antara gelapnya dunia.
Ketika jatuh mereka mulai menumbuhkan akar dan menyerap banyak jiwa dan esensi di tanah dan bumi. Tumbuh dengan cepat menjadi anak tumbuhan yang setinggi rumput. Mereka kecil dan tak mungkin akan di pedulikan.
Zhang jiangwu pergi ke ruang Redblack diamond.
Zhan jiangwu kembali ke sosok zombie. Di sana dia mengambil barang yang sudah ia siapkan dengan topeng besi menutupi wajah. Pakaian yang berjubah nuansa tradisional dan rambutnya yang mulai memanjang berwarna hitam dengan seburat merah. Tak mungkin orang akan dengan mudah mengenalinya ketika melihatnya.
Dia mengubah sosok zombienya. Dia membuat dirinya tak mungkin di kenali orang ketika sosok zombienya terlihat di luar. Kecuali wajah ia tak dapat mengubah bentuknya.
Topeng itupun ia pernah temukan di ruang Redblack. Dan itu sangat kuat dan erat.
Zhang jiangwu pergi dari ruang Redblack. Dia kembali ke sunyian kota yang gelap. tentu dengan sosok barunya.
Dengan aura yang ia keluarkan tak ada Zombie yang berani mendekatinya. Dia mengubah jalannya menjadi sangat elegan. Dia mengubah dirinya seolah orang dari zaman berbeda yang sampai di zaman modern.
"baik..."
"mari kita melakukan perjalanan sembari menyebar benih kekuatan."
Zhang jiangwu segera melesat dengan langkah anginnya.
De dauanan dan apapun yang ia lewati bertebrangan bagai di gerakan oleh angin satu arah dengan bayangan lewat saat hembusan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 56 Episodes
Comments
Leader
cuman pengen bilang, I Love You😌.
eh salah, yg benar mau bilang semangatt💪💪
2021-12-20
1