KRAA
Gelombang zombie terus bermunculan. Zixin melirik tempat tempat yang ada di sana. Berfikir bagaimana dia akan menangani segerombolan zombie dan menyelamatkan orang di dalam ruangan tertutup yang terus di geromboli oleh para zombie itu.
Zixin memperhitungkan jarak. Sudah dua hari semenjak kemunculan zombie dan kini semakin banyak manusia yang tak terhitung jumlahnya menjadi makhluk zombie itu.
Dia menyelamatkan lima orang yang berhasil selamat yang saat itu tak jauh darinya.
"berapa jumlah zombie di sana?"
"tiga puluh kira kira." ucap Moli. Dia adalah salah satu anggota yang dapat menggunakan sniper dengan tepat. Walau dia perempuan namun fisiknya sama seperti laki laki karena dulunya dia atlet.
"siapkan senjata kalian!" ucap Zixin. Segera lima orang di belakangnya mngeluarkan senjata senjata mereka. Pisau, belati, pedang, pistol, dan bermacam macam di siapkan.
"turun." ucap Zixin.
Segera mereka turun dan berhadapan dengan zombie zombie.
DOR
Moli menembak saat turun dari lantai dua. Zixin menggunakan pedang yang ia namai Wu itu secara menyilang dan meghantam zombie. Sepuluh tumbang. tinggal dua puluh.
DOR DOR DOR DOR
STRANG
WUSH
Begitulah penyelamatan mereka. Zombie berjumlah tiga puluh lima itu mati. Menyisakan badannya yang busuk.
Zixin mengetuk pintu besi kuat itu."Kalian yang ada di dalam mohon buka pintunya. Kami akan membawa kalian ke tempat yang lebih aman dengan makanan."
Pintu terbuka. Ada tiga orang dewasa, satu remaja, dan dua anak kecil dengan air mata di wajah mereka.
"kita harus segera pergi." Zixin memanggil mobil dengan sensor otomatis yang akan jalan ke arahnya. Mobil itu dia parkir sembarangan di jalan sebelumnya.
Mobil yang mampu menampung sepuluh orang bergerak ke arah mereka.
"kalian masuk. Aku merasakan akan ada zombie yang kemari." ucap Zixin. Kelimanya tanpa basa basi naik ke dalam. Zixin ikut masuk beserta orang yang bertarung dengan zombie dengannya. Mereka masih berlumur keringat dan darah.
"kita akan kemana?" tanya seorang laki laki berusia 41 tahun.
"ke tempat paling aman." jawab Zixin. Dou jilu menghela nafas. Dia menggosok punggung anaknya, yang remaja dan anak perempuan di sebelahnya.
KREAAA
Tiba tiba mobil di tabrak oleh zombie. Mereka kaget oleh itu. Zixin segera melajukan kendaraanya lebih cepat.
Ada segerombolan zombie di depannya. Zixin dengan kecepatannya membuat itu lebih cepat dan menabrak semua zombie yang menghalangi jalannya.
Zombie terpental dan membuat banyak darah kotor di jendela. Menyeramkan.
Selang tak lama mereka sampai di sebuah kawasan gerbang tertutup. Namun setelah melihat mobil berkecepatan itu gerbang terbuka.
Gerbang itu bukan gerbang biasa. Di lengkapi sensor dan senjata. Ketebalan dari gerbang juga bukan main main. sepuluh sentimeter. yah, cukup tebal seperti gebang benteng.
Zixin memberhentikan mobilnya di halaman luas yang biasa di suguhi oleh banyak pepohonan yang masih teratur dengan robot yang tengah memotong rumput di lapangan rumput.
"dokter ZIXIN!"beberapa orang memanggil Zixin. Ia menoleh. Itu adalah para pelayan yang biasanya ada di ruma ini.
"kalian sejak kapan di sini?"
"kami saat itu kaget sekali ada makhluk aneh yang menggit beberapa orang saat itu. Lalu kemudian robot bulat ini datang dan menyerang zombie itu. Saat itu kami tak tau apa yang terjadi. Kami baru saja sampai dari liburan dengan keluarga kami. pelayan di sini mengajak tur bersama. Lalu seperti blablablabla."
"oke oke, penjelasan yang cukup."
"kita masuk dulu ke dalam."
Zixin membawa mereka memasuki rumah. [silahkan masuk.] suara sistem keamanan.
Kelima orang yang baru di bawa juga takjub dengan teknologi yang sangat maju di rumah ini. Mereka bertanya tanya siapa orang yang mempunyainya.
Ketika masuk sudah ada anak kecil dan beberapa remaja dari keluarga pelayan. Ada juga empat pasang kakek nenek.
"dokter Zi dimana tuan Jiangwu? aku tak dapat menemukannya."kata kepala pelayan.
"hahh, akupun tak tau. Tapi dia mengatakan dia sudah sembuh. Dan bola robot memang di kirim untuk menjaga kita di rumah."
"dan, di sini kita sudah di tetapkan aturan."
"huh, apa itu?"
"bola robot bisa kau tunjukan aturan yang di kirim tuanmu. akupun tak melihatnya."
[ya, tuan menaruhnya di sini.] bola robot menunjuk ke dinding dekat brangkas. itu memang dinding baja di sekeliling brangkas dan dinding terluas dan tertinggi.
Bola robot bergetar. Zixin dan beberapa orang memperhatikannya. Lalu dinding yang mulus berubah menjadi dinding bercetakan tulisan. Itu berubah seperti ada mekanisme dalam dinding.
[ini yang di titipkan tuan.]
Orang orang itu takjub dengan pembuatannya.
[lima aturan yang harus di jalani. 1) Tidak ada perkelahian untuk makanan semua di bagi secara rata, anak kecil, remaja, dewasa, orang tua, semua sama. Jika iya kalian ribut karena itu maka kalian akan di keluarkan dari tempat ini.]
[2) Pergi mencari makanan jika hampir habis. Semua orang bekerja. Ada beberapa fasilitas yang bisa kalian pakai untuk bekerja selain mencari, namun ini khusus anak kecil dan orang tua. Terus mencari. Untuk anak anak latih mereka untuk bertarung melindungi diri sendiri. Semua di wajibkan berlatih minimal 3 jam sehari.]
[ 3) Tidak ada yang berkuasa seenaknya. Di sini tidak di perbolehkan membuat kelompok lain dengan pimpinan lain. Diskriminasi dilarang. Zixin ku titip untuk menjadi pemimpin. Jadilah lebih kuat untuk lindungi dirimu dan orang sekitar.]
[ 4) Kalau kalian ingin membalas dendam pada seseorang atau zombie jangan membawa orang lain yang tidak ada sangkut paut, atau memaksa orang lain ikut. Pergi sendiri.]
[5) Tidak menghancurkan apalagi merusak barang di sini dengan sengaja. Kalian harus melindungi tempat ini dan membawa orang orang yang dapat di selamatkan kemari. Kumpulkan mereka. ]
[bermacam hukuman berlaku. Termasuk eksekusi olehku yang menulis ini, aku punya banyak mata.]
Dan tulisan berakhir. Mereka tertegung dan meneguk ludah untuk yang mengerti jelas tuisan.
Anak anak yang melihat hanya kagum oleh teknologi. Mereka baru sedikit dapat membaca. Zixin tersenyum. 'aihhh, kau berkembang sangat banyak bocah. ' batinnya.
Dilain tempat. "HACHI!"
"apakah zombie juga bersin?"heran Zhang jiangwu.
Tanpa sadar ia yang tengah menggunakan kekuatan tanaman bersin dan membuat energi pecah dari tanaman itu. Kemudia pecahnya energi tanaman membuat suatu biji cantik. "apa ini benih?"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 56 Episodes
Comments
Bawang
Merusak barang berarti membeli ya thor😌🤭
Lanjooet ✈️
2021-12-06
2
chamomilee id
semangat torr!!!
2021-11-17
1