[ LANTAI 2 #3 ]

Matahari terang benderang di langit. Sangat sangat terang dan terik. Gumpalan awan putih tak menghallangi cahaya dari sang mentari untuk terus bersinar benderang. Udara berangin di luar meniupkan debu dan sama sekali tidak membawa sejuk. Cuaca panas seharusnya hampir berakhir dan itu menyebabkan panas kali ini sangat sengat sekali.

Keringat menjuntai di dahi Penlu dan Voi mereka mengambil kardus bekas untuk mengipasi diri mereka.

"andai AC hidup saat ini. Akhh, Begitu gerah!"

"itu wajar untuk suhu saat ini yang mencapai empat puluh satu derajat." Zhang jiangwu memandang kedua orang yang terus berkeringat hingga baju mereka di basahi oleh keringat. Seperti di guyur air.

"ohh, aku tidak tahan untuk mandi!!" Penlu mengambil kaos yang tersedia di lantai dua ini juga perlengkapan mandi lainnya. Dia pergi ke toilet yang berada di pojok.

Sebelum dia melangkah. Dia memandang zhang jiangwu yang tidak masalah dengan panas. Bahkan tak berkeringat setetespun.

"hahhh, kenapa kau tidak berkeringat?" Dia sangat iri kau tau. Melihat Zhang jiangwu dia seperti melihat orang itu(ehem, zombie itu seharusnya) memiliki awan di atas kepalanya. Menghalangi sinar matahari dan panasnya yang di berikan awan teduh seperti AC.

"ada awan di atas kepalaku." ucapnya sembari tersenyum kecil seolah paham apa yang di pikirkan dan di bayangkan Penlu. Tapi memang benar ada awan berbentuk bola di sana yang tengah memberikan rasa sejuk di diri Zhang jiangwu. Dan alasan dia tak berkeringat memang sel selnya sudah tidak berfungsi semestinya. Hampir semacam mati.

Penlu dan Voi melihat bola putih itu. Mereka memandang iri dirinya setelah melihat awan berbentuk bola.

Sebenarnya Zombie masih dapat merasakan panas dan indra lainnya. Namun karena alasan tertentu ada beberapa fungsi yang berubah. Sejujurnya lagi, Zhang jiangwu memang tak merasakan panas. Hanya ingin memamerkan bola kecilnya yang merupakan hasil karyanya.

"PINJAMI AKU!" Seru Penlu dan Voi dengan cepat.

"Tidak, tidak, jangan pinjami Voi. Aku terlebih dahulu." seru Penlu tak menerima ketika suaranya berbarengan. Dia harus orang yang menjadi pertama. Panas cuaca tidak mampu ia tahan lagi. Ini seperti menemukan sebotol air di padang pasir yang terik.

"tidak bisa, aku mengatakan satu huruf lebih dulu darimu." Voi memandang Penlu dengan wajah tak terima.

"aku yang lebih dulu!"

"aku lebih dulu!"

"tidak! aku!"

Keduanya beradu mulut mendapatkan yang lebih dulu. Sementara Zhang jiangwu sendiri belum menyetujui atau memutuskan. Zhang jiangwu menghela nafas.

"tidak usah pedulikan mereka. Lebih baik pinjami aku... aku tak dapat mengeluarkan keringat tapi terasa panas."

Penlu dan Voi yang mendengar Xueyi menerobos antrian sementara mereka bertengkar langsung menoleh. "TIDAK!"

Pertempuran beradu berlanjut dan menambah kebisingan.

BRAK DAK DAK SKRAK

Suara di luar yang menggedor berbunyi. Bukan dari pintu yang mengarah ke tangga. Namun di pintu yang di depannya lif dengan tangga khusus pekerja. Sebelumnya memang sudah di kunci. Namun mungkin mendengar bising mereka langsung ingin merengsek ke dalam.

Ketiganya menegang. Suara ribut berhenti dan hanya terdengar gedoran pintu di sana. Zhang jiangwu meningkatkan auranya. Segera setelah itu gedoran tidak terdengar lagi. Xueyi tiba tiba jatuh berlutut.

Manusia mungkin tidak terlalu merasakan aura tingkat tinggi zombie dengan jelas saat ini. Namun Xueyi yang merupakan zombie tidak tahan dan seperti gertakan aura membuatnya merosot dan terdengar 'BRUK' dari suara dia jatuh berlutut.

"Xueyi, kenapa kau berlutut?" Xueyi menggeleng atas pertanyaan Voi.

Zhang jiangwu mengurangi sedikit auranya agar Xueyi dapat menahannya.

"ballbot pecah bagi dirimu."perintah Zhang jiangwu.

[ballbot menerima perintah tuan.]

Ballbot kemudian memecah menjadi tiga bagian. Dia pergi ke masing masing orang. Xueyi berdiri kembali dan merasa nyaman akan udara dingin yang menyejukan di teriknya panas.

Penlu dan Voi juga menikmati. Mereka seperti anak anak yang meminta es krim sebelumnya. Namun sekarang seperti di beri es krim yang mereka inginkan. Puas.

Zhang jiangwu menggeleng geleng atas apa yang terjadi.

"ahhh, kenapa kau baru sekarang. Beruntung Zombie itu pergi." Penlu menikmati udara dingin dari bola robot. Kembaran itu memang berwajah halus berdiri bersampingan. Penlu mempunyai tahi lalat di dekat mata sebelah kanan. Sedangkan Voi tidak punya tahi lalat.

Dia awalnya sedikit bingung dengan penyebutan nama. Dia agak susah mengingat wajah seseorang. Inipun dia baru menyadari perbedaanya.

Zhang jiangwu pergi mengambil sushi salmon di Freezer. Menggeser penutup dan mengambil dua kotak. Dia mendiami daging sebentar agar tidak terlalu beku dan mencair. Dalam waktu sepuluh menit setelah ia duduk sembari memejamkan mata. Ikan itu sudah kembali kenyal dan empuk.

Zhang jiangwu membuka mata dan mengambil makanan itu. Satu potong di lahap dan berlanjut sampai habis. Setelah satu kotak di habiskan dia mengambil kotak kedua.

"hahaha, Jiagwu kau ternyata berhobi makan dan tidur." Voi tertawa melihat tingkah laku Zhang jiangwu.

"Xueyi, mau?" tawar Zhang jiangwu pada Xueyi yang memandang daging ikan itu.

Tanpa basa basi dia mencomot ikan itu dengan sumpit yang dia ambil dari tempat berisi alat makan.

Setelah makan mereka berkumpul melihat ke adaan di luar.

"ku rasa besok militer akan datang." Zhang jiangwu telah menunggu kedatangan tim militer saat ini setelah mendengar bahwa mereka akan datang setelah mengambil pakan dan membuat jalan untuk sampai ke kota D yang merupakan kawasan teraman tempat pemeran utama di buku ada. Dan kota A juga dekat dengan kota B dan kota B dekat dengan kota D.

Pertama jalur yang dengan terowongan adalah B dan itu dekat dengan kota A. Lalu dengan melewati jalur jembatan besar yang memperdekat jarak yang menghubungkan kota B dan D mereka bisa dengan cepat tidak perlu melewati kota C yang jalurnya adalah di bawah jembatan dan mengarah ke barat.

"selama dua hari ini berarti mereka membuat jalan ke kota A." gumam Zhnag jiangwu.

"hei, bagaiman kau tau mereka akan tiba?" Penlu menatap Zhang jiangwu dengan tatapan curiga.

"kuping dan indra lain." Zhang jiangwu menunjuk kupingnya dan hidung dan kulit.

"aku akan pergi keluar." ucap Zhang jiangwu kepada mereka. Dia butuh tempat dan menyebarkan benih tanaman untuk meningkatkan energi dan kecepatan dalam menaiki levelnya.

Tanaman itu juga sudah lama tidak ia gunakan. Tiba tiba saja ia menginginkan bertarung melawan manusia atau zombie. yah, cukup bertarung saja. Tidak sampai membunuh.

"sendiri?" tanya ketiganya memandang Zhang jiangwu yang sepertinya tidak membawa apa apa di sisinya. Seperti semacam senjata tajam.

"membosankan di sini." Zhang jiangwu mengatakan sejujurnya yang ia rasakan.

"tapi di luarkan..." Voi dan Penlu melirik kebawah yang memiliki segerombolan zombie.

"tidak apa, Kalian tidak tau apa kekuatan diriku yang aku bawa, yah, selain Ballbot."

"apa kami boleh ikut denganmu?" tanya Penlu. Sebenarnya sangat nyaman dekat Zhang jiangwu. Seperti mendapatkan tempat aman.

"tidak, aku akan sendiri."

"dan...bagian dari Ballbot akan bersama kalian untuk jaga jaga. Kalau ada apa apa kalian tanya saja ke dia. Dia tau informasi dan sebagainya." ucap Zhang jiangwu yang sudah di depan pintu yang ia kunci. Pintu tangga. Dia menyebarkan auranya.

Ketika dia merasakan bahwa zombie itu menjauh dia membuka pintu dan menutupnya. Ketiga orang yang melihat sedikit khawatir dengan Zhang jiangwu. Termasuk Xueyi, walau dia zombie dia masih agak khawatir dengan sesama spesiesnya yang zombie.

Zhang jiangwu melangkah menuruni lantai dua dan pergi ke lantai satu yang sudah bersih oleh zombie ketika ia lihat. Itu karena auranya yang besar.

Zhang jiangwu akhirnya berjalan dan pergi sembari mengeluarkan kantong berisi benih baru. Dia melangkah agak jauh untuk menghindari dari tatapan orang yang mengenalnya. Dia pergi ke tempat para zombie banyak berkumpul dan tempat zombie mutan ada.

Lorong bawah tanah!

 

 

Terpopuler

Comments

Leader

Leader

apakah ballbot adalah singkatan dari bola robot?😆

2021-12-02

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!