Zhang jiangwu berhenti dan menengok kebelakang. Namun tidak ada apa apa. Dia hanya bisa melihat bahwa hanya zombie yang sebelumnya di bawah pemimpin zombie.
"ada apa?" tanya wanita yang menggendong bayinya ketika melihat Zhang jiangwu berhenti dan menengok ke belakang. Dia sedikit khawatir.
"tidak apa,"
"ayo kita lebih cepat!" Zhang jiangwu dan keempat orang di sana berlari menaiki tangga.
Saat matahari menderang mulai memasuki mata. wanita itu melihat lingkungan kota yang kacau. Dia sudah dapat menebaknya. Namun kadang dia bingung. Bagaimana tidak ada zombie? Walau itu bagus tidak ada yang membahayakan selama perjalanan ia tetap bingung.
"ballbot!"
[baik tuan]
Balbot langsung berubah menjadi mobil putih yang hanya di lihat kau dapat tau bahwa itu terbuat dengan bahan yang kuat dan itu canggih. Coba bayangkan, bagaimana bola kecil dapat berubah menjadi mobil ?
"ayo masuk ! " Zhang jiangwu berseru kepada mereka yang masih bengong melihatnya.
Mobil Sport itu cukup besar dan merupakan mobil yang dapat menampung empat tempat duduk. Wanita masuk terlebih dahulu dan anak anak. Sedangkan pria umurnya hampir berkepala lima itu duduk di depan bersama Zhang jiangwu.
Zhang jiangwu mulai mengendarai mobil sport itu. Mobil sport terkenal karena cepat dan kuat.
Ketika ada segerombol zombie yang tiba tiba mendekat saat melaju Zhang jiangwu mengeluarkan aura. Kenapa dia tidak membunuhnya karena dia masih tidak ingin membunuh sesama zombienya. Apalagi mereka masih tidak memiliki kesadaran.
BRUMM
Mobil itu melaju dengan kecepatan konstan. Ketika Zhang jiangwu sudah dapat melihat hotel yang ia tempati dia segera mempercepat kemudinya.
Mobil akhirnya berhenti di dekat persimpangan hotel. Karena tidak mengeluarkan auranya zombie zombie itu mulai berdatangan mendekat. Tapi Zhang jiangwu memang sengaja. Dia ingin melatih kekuatan dan teknik dalam bertarung. Karena dia mungkin akan bertemu dengan raja zombie dalam buku sebelumnya.
Zombie berdatanagn dengan wajah dan tubuh mereka yang rusak, pucat, dan di darahi hasil buruan mereka pada manusia.
"kalian tetap di dalam." ucap Zhang jiangwu. Dia melihat tubuh mereka bergemetar saat melihat wajah zombie. Mereka bergemetar dan mengangguk paham.
BRAK
Zhang jiangwu menutup pintu dan menguncinya. Dia memegang pisau belati yang memiliki ukiran unik. Belati tajam terpegang mantap di tangan Zhang jiangwu.
KROOO
Zombie segera mendekati Zhang jiangwu tanpa ragu ragu. Zhang jiangwu melepar ke atas sedikit belati hitam berukir perak.
SWUSS
Ketika detik kedua ada lagi di tangannya dia segera melakukan serangan. Dia menyerang titik di mana zombie akan tidak bangun selama dua jam. Tepat di dekat leher dan nadi di tangannya.
SWUSS
Zhang jiangwu melangkah dengan kecepatan yang angin.
STARTT
Darah di zombie yang hitam keunguan memuncrat di sana. Itu adalah zombie pertama yang ia serang. Namun ia tak menyangka malah benar benar memotong kepalanya.
"hmmm, apa aku terlalu kuat dan bersemangat?" Dia memandang kepala zombie. Niatnya hanya menggores sedikit dalam. Namun tak menyangka akan sangan dalam.
Zombie lain muncul dari belakang ketika ia sedang merenung.
ZEP
Dia secara tanpa sadar langsung berbalik dengan cepat dan menusuk perut zombie dan menendangnya hingga dinding retak.
"baiklah, apakah sudah saatnya aku menjadi pembunuh." Zhang jiangwu memandang zombie zombie di depannya yang saat ini mulai melangkah bersamaan.
KROOAA
Zhang jiangwu menggerakan belatinya secara cepat dan mengenai dua kepala. Namun tak berhenti di sana dia menyerang kembali.
SRETT
SWOSSS
STRATT
BRAKKKK
Dari tusukan, menendang, menggores, memotong kepala. Hah, dia sungguh menjadi pembunuh.
Ketika hanya lima lagi tersisa. Dia melompat dan menggunakan teknik langkah cepat yang pernah ia pelajari dari buku.
SWOSS
SWUUSS
SRASS
ZLEP BRAKK
SWOSSS SWUUSS
Semua itu terjadi dalam keadaan cepat. Kau hanya dapat melihat bayangan yang bergerak cepat dan kilatan perak dari belati yang membentuk garis cerah yang menandakan serangan. Teknik yang sangat cepat. Kelima zombie langsung tumbang dan darahnya menyemprot keluar.
"ayo keluar. sebelum semakin banyak yang datang." Zhang jiangwu membuka knok kunci dan membuka pintu.
Mereka segera ke tangga besi di pojok. Di sanalah zombie paling sedikit di temukan.
Zhang jiangwu kini tak ingin membunuh bunuh apapun. Dia sudah tidak mood ketika tersembur darah zombie.
Ketika auranya di lepas zombie yang ingin turun dan menyerang berbalik ke atas dan bersembunyi.
[][][][]
"apakah Jiangwu akan baik?" ucap Penlu khawatir.
"aku kira dia akan tidak apa apa." Xueyi menjawab. Dia tau seberapa kuat Zhang jiangwu. Jadi dia tidak terlalu khawatir.
DOK DOK DOK DOK
Suara gedoran pintu besi yang ada di belakang berbunyi dan sontak mereka bangit dan melihat apa yang ada di sana.
"Jiangwu! " Seru Voi yang melihat ke lubang kecil pintu.
Dia membuka kunci dan kemudian membuka pintu.
Ketika mereka melihat Zhang jiangwu masuk. Bukan hanya dia sediri namun ada orang lain yang ikut di belakangnya.
"aku menyelamatkan mereka."
"mereka akan tinggal di sini." ucap Zhang jiangwu.
Mereka mengangguk. " itu baik. "
"minumlah ini." Penlu memberikan botol air ke Zhang jiangwu.
"terimakasih."
"ini juga uuntuk kalian." Penlu menyerahkan botol lainnya keempat orang yang ada. Kecuali bayi.
"hahhh..." tenggorokan mereka akhirnya di isi oleh air. Orang yang di selamtkan Zhang jiangwu menghela ketika botol itu habis.
"terima kasi telah menyelamatkan kami!" Pria paruh baya itu membungkuk bersamaan dengan wanita yang menggendong bayi.
"tidak apa. Ngomong ngomong siapa nama kalian?" tanya zhang jiangwu.
"namaku Luiqi." ucap Luiqi mengenalkan dirinya. Dia adalah wanita yang menggendong bayi.
"lalu, ini anakku yang kedua, Mu peng, dan yang pertama dia, Mu Dalu." Luiqi menunjuk anak di gendong dan anak yang tengah berdiri bengong menatap Zhang jiangwu.
"Dalu ucapkan halo." kata Luiqi.
"Halo!" suara khas anak kecil itu sangat imut di dengar. Zhang jiangwu tidak dapat membayangkan bahwa anak kecil saat ini harus melihat adegan berdarah.
"namaku Mu anan."ucap pria paruh bayah memperkenalkan dirinya.
"sekali lagi terimakasih menyelamatkan kami." lanjutnya.
"ya, namaku Jiangwu." perkenalkan Zhang jiangwu. Dia hanya memakai nama belakangnya dalam berkenalan.
"aku Penlu."
"aku Voi."
"aku Xueyi."
"kalian pasti lapar. Ambilah makanan dan susu untuk bayinya." ucap Zhang jiangwu.
"dan aku akan pergi berganti baju." lanjutnya.
Zhang jiangwu pergi ke kamar mandi di sana. Kamar mandi itu sudah bersih saat ini dari lukisan darah dan tanah.
Zhang jiangwu menutup pintu dan membuka kemejanya yang terkena darah zombie saat tadi.
Dia melihat Redblack diamond di dadanya. Ini seperti apa yang ada di flim 'Dragon nest' yang pernah dulu ia tonton pada yang season 1. Namun kegunaan nya dia belum mengetahui.
Zhang jiangwu mulai berfikir. Jika ini ruang bisakah ia masuk kedalamnya?
Ketika pikirannya tentang itu keluar. Dia menemukan cahaya kemerahan membasuhi dirinya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 56 Episodes
Comments
Leader
masih penasaran dengan misteri diamonnya🤔
2021-12-08
0
Leader
dibayangi 1000 tahun puk gak bakalan nemu, bola kecil jadi mobil😂
2021-12-08
1