[ SEBUAH BUKU ]

Zhang jiangwu melamun.

Mimpi itu awalnya hanya dirinya yang melihat Zixin di kamar lalu ketika rasa haus dan laparnya menguatkan pikiran, membuat otaknya kosong dan hanya ada daging manusia di pikirannya.

Dia meneguk ludahnya dan matanya menjadi kabur. Pandangannya buta, hanya melihat kegelapan yang dalam di sana. Hanya ada hasrat menggit. Ia kehilangan kendali/

Ia jatuh dan kemudian ketika sadar hanya ada seonggok daging di lantai yang berdarah. Dan pandangan kabur bukan lagi di rumahnya itu. Namun sosok zombie yang begitu banyak di sana. Mereka di tumpuk menjadi gundukan dan di bakar.

Kemudian....

Mimpinya buyar dan menghilang ketika pemandangan itu. hanya itu yang terakhir dan mimpi yang terus berulang di mimpinya.

Dia awalnya mengira itu hanya perasaannya dan terbawa dengan kisah di buku. Namun...

Tidak mungkin apa yang di buku benar benaar terjadi padanya, kan? bagaimana persis dengan buku?

Apakah pikiranku tentang akhir dunia benar benar terjadi. Kepercayaan pada buku itu sepertinya membuatku menyiapkan segalanya untuk akhir dunia. Buku panduan itu. Dimana bukunya?

Zhang Jiangwumulai mencari cari buku di rak dalam kamar dengan tertatih tatih di sebabkan tubuhnya yang kaku bagai mayat hidup. Loker, lemari, bawah meja, laci, dan di ruang rahasia bawah tanah di bawah kamar. Di ruang mana kira kira dia simpan. Di ruang rahasia.

"ketemu." Zhang jiangwu yang naik tangga mengambil buku di perpus besar bawah tanah yang ia sebut ruang rahasia kamarnya. Di sana ada banyak buku dan selain buku buku seperti di perpus ada ruangan untuk penelitian dan percobaan dalam praktik robotiknya sendiri.

Buku hitan dengan pola hijau dan biru gelap seperti membentuk pola segel buku. Dan Jiangwu perlu yang namanya meneteskan darahnya di sana. Segel darah.

Buku ini sangat sangat menarik Jiangwu. Karena dia sendiri tokoh di sana. Di sana mengisahkan dirinya dan akhir dunia.

Buku yang ia pegang ini mengungkap kisah kisah dirinya yang tersembunyi. Buku ini mengingatkan dirinya akan masa kecil yang menyakitkan yang ia terima di rumah dan lingkungan para orang kaya itu. Kebencian tersembunyi kepada ayahnya dan kakaknya setra ibu tirinya.

Kebencian masa kecil. Saat ini ia memutuskan menghapus kebencian dan menganggap orang orang itu tidak ia kenal dan hanya orang asing. Ia tak menginginkan rasa kebencian karena hal itu hanya akan membawa masalah pada dirinya dan orang sekitar. Dia selalu menanamkan diri bahwa sesusah apapun dan sesulit apapun jangan pernah membenci, kebencian membawa masalah hati sendiri dan bisa menyulitkan dan membawa masalah bagi banyak orang.

Ibunya yang meninggal pada usia empat tahun. Dirinya yang harus hidup dengan kakek dari ibunya sejak kecil. Kakeknya yang menyayanginya pun hanya bisa bersamanya hanya dalam dua tahun sebelum akhirnya meninggal menyusul ibunya.

Zhang Jiangwu terbiasa sendiri sejak itu. Hanya dengan robot pemberian ibunya ketika kecil dan buku buku yang di simpan kakeknya menjadi kumpulan besar buku yang menemani kehidupan kecilnya.

Alasan ia membenci ayah dan saudara tiri dan ibunya adalah merekalah penyebab semua kematian dua orang yang memberikan kehangatan pada nya. Seolah olah sebuah cahaya kecil yang menerangi dan menghangatkannya dalam waktu singkat itu di padamkan dan di lenyapkan tak tersisa. Aku tau alasan ayah membenci ibu. Dan aku tau kenapa semua orang membenciku saat itu.

Membenci seseorang yang membenci kita dan selalu mencari untuk membalas dendam bukalah solusi dalam menyelesaikannya. Biarkan waktu dan alam membalas mereka yang kejam pada dirinya dan orang orang yang mereka anggap tak berguna dan benci itu. Biarkan mereka yang menderita oleh rasa benci yang menginginkan membalas dendam. Apa yang kutanam dari kata kata ibuku dan kakek. yah kata kata itu pelindungku.

Cukup lindungi apa yang ingin kau lindungi. Jaga mereka. Jika kau gagal jadilah lebih baik dan lebih baik lagi. Tak usah susah payah membalas dendam hanya karena kelemahan kita yang tak dapat menjaga. Jadilah kuat dan buatlah orang lain kuat untuk diri melindungi diri mereka sendiri.

Hidup itu rumit dan dunia itu bagai rimba. Kau akan di mangsa dan mudah di terkam jika lemah. Dan setiap makhluk punya pemikiran yang berbeda. Dua kubu berbeda. Jahat dan baik. Setiap orang berbeda pendapat dalam dua kubu itu. Ada orang yang mengira jahat itu baik dan baik itu jahat. Pemikiran rumit dan perbedaan yang menyeramkan.

SREK

Buku di setiap halaman di balik dalam kecepatan yang konstan 10 sekon per lembar. Dan dalam sekejab setiap membuka halaman ada keritan yang muncul semakin dalam di wajahnya. Ketika bagian akhir cerita ingin di baca.

Ssss

Buku hilang. Seperti kertas di bakar. Hal yang ia baca. Di tengah ceritanya berubah? Tapi bagaimana? Bagaimana begitu mirip dengan yang baru terjadi dan apa setelah aku membuat ruang bawah tanah dan akhir dunia terjadi? Lalu apa selanjutnya?

Ssss

Abu buku tiba tiba membuat tulisan 'Tentukan takdirmu dan orang sekitarmu. Ubah masa lalu dan masa depan dari cerita. Lakukan. Apapun.'

"Tentukan takdirmu dan orang sekitarmu. Ubah masa lalu menjadi masa depan. Lakukan. Apapun." Zhang jiangwu mengulang kembali. Suaranya yang serak dan kebas.

Ssss

Kata kata berganti. 'Jalan baru menantimu. Tuan baruku.' Dalam sekejab tulisan berubah menjadi cahaya yang menuju ke tengah dadaku. Pakaian yang di kenakannya hilang menjadi abu. Sebuah warna darah dan hitam gelap seperti gabungan antara gelapnya darah dan lubang hitan membentuk lingkaran. Perlahan itu mulai berubah menjadi sebuah permata. Dekat dengan jantungnya itu berubah menjadi permata dan kemudian menancap tepat di tengah dadanya, samping jantung yang saat ini tidak berdetak. Rasa sakit yang seharusnya tak terasa menyebar.

Zhang jiangwu menahan selama lima detik. Lalu muncul juga sebuah simbol simbol aneh yang aneh namun indah berwarna larva panas sama seperti rasanya dan hitam gelap yang tak sama sekali menyerap cahaya dari ruangan redup itu. Hanya gelap. Kegelapan tergelap yang sama dengan lubang hitam.

Tubuhnya melayang di udara. Zhang jiangwu sedikit menahan rasa sakit dari permata yang menancap dan simbol simbol itu sedikit memberi pengurang rasa sakit. Simbol menghilang dan rasa sakitnya yang berkurang sebelumnya berkurang naik menjadi sangat menyakitkan. Hanya ada permata yang tertancap dan pembuluh darah di dekat permata itu memerah menyala dan hitam gelap.

Rak buku dan ruangan di sekitar bergoyang seperti gempa, hampir roboh oleh Zhang Jiangwu yang mulai bertranformasi. Perlahan menjatuhkan tubuhnya di lantai dan duduk seperti bola. Menahan kepedihan dalam rasa sakit itu. Tangannya terus memegang permata di dadanya yang terlihat di tubuhnya. Tubuhnya perlahan dibungkus oleh sesuatu dan mulai membentuk telur.

"AKHHH!" begitu teriakan terdengar kemudian menghilang lagi oleh cangkang telur yang sudah sepenuhnya menutupi diri Zhang Jiangwu.

Tanah retak menahan beban dari telur besar berisi manusia itu. Retakan memunculkan sebuah tanaman merah darah yang mulai melilit terur yang saat ini berubah menjadi hitam. Bukan hanya hitam tak ternoda cahaya yang mewarnai telur namun juga Ruangan yang perlahan di isi kabut hitam. Dan Zhang jiangwu tertutup rapat. Memulai tranformasi yang tak pernah ia duga.

Sementara itu sebuah berita baru saja muncul dan menghebohkan. Dinyatakan ada seorang pasien rumah sakit yang menghilang dan memiliki gejala suka menggigit dan mereka akan menyerang siapapun.

 

 

 

 

Terpopuler

Comments

perrorro-perrorro

perrorro-perrorro

kerennnnnn gas trusss

2022-01-02

0

perrorro-perrorro

perrorro-perrorro

aku bacanya Zhang Jinwuu gak papa yah wkwkwk maapkan

2022-01-02

0

Nada

Nada

cerita sesungguhnya dimulai. wkkwkwkwkwk

2021-12-02

3

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!