Menguatkan Batin

Zixin dan Yu Jie yang melihat Hou Yu tampak termenung segera beranjak dari sana. Keduanya lalu masuk kedalam sebuah ruangan meninggalkan Shen Liu serta Hou Yu diruang tamu untuk membicarakan sesuatu berdua.

Melihat Zixi dan Yu Jie yang pamit untuk membicarakan sesuatu berdua, Shen Liu tidak menyianyiakan kesempatan tersebut dan ingin bertanya kepada Hou Yu tentang apa yang sudah terjadi.

"Bocah nakal, apa yang membuatmu terlihat risau seperti itu? Apa ada yang salah saat kamu bertemu gadis itu?" Tanya Shen Liu dengan suara lirih agar tidak terdengar oleh Zixin dan Yu Jie yang tengah mengobrol diruangan sebelah.

Hou Yu menggelenggkan kepala dan menjawab, "Benar-benar buruk dan tidak manusiawi, kamu akan mengetahuinya jika melihat dengan mata kepalamu sendiri paman..."

Mendengar apa yang diucapkan oleh Hou Yu membuat Shen Liu terheran-heran. Apalagi saat melihat tingkah bocah disampingnya yang tampak tegang tidak sesantai biasanya.

Sebelum Shen Liu ingin bertanya lebih lanjut lagi kepada Hou Yu, Zixin dan Yu Jie telah kembali yang membuat Shen Liu mengurungkan niatnya.

"Kami berdua sudah berbincang sebelumnya, Hou Yu apa kamu menyukai putri kami seperti yang disampaikan oleh paman mu? Jika ia maka kami ingin kamu menjaganya bagaimana?" Ucap Zixin sambil memasang senyuman hangat kepada Hou Yu.

Tubuh Hou Yu seketika menjadi kaku, ia tidak percaya dengan apa yang barusan didengar olehnya. Jika ia menyanggupi permintaan dari Zixin maka sama saja dia secara langsung menjadi pasangan gadis yang masih dalam masa pertumbuhan.

Hou Yu tentu tidak memiliki ketertarikan dengan gadis kecil, ini akan menjadi tekanan batin tersendiri untuknya. Namun karena tidak ingin melihat seorang gadis kecil mendapat perlakuan seperti itu dari orang tuanya, ia menyanggupi untuk menjaga Xia Yueyin.

"Baik aku menerimanya, terimakasih karena sudah diperbolehkan menjaga Xia Yueyin..." Ucap Hou Yu sembari tersenyum menutupi luka batin yang diterimanya saat ini.

Zixin serta Yu Jie istrinya tampak merasa senang dan terlihat raut wajah penuh kelegaan terpampang disana. Shen Liu sendiri hanya bisa ikut senang walaupun hal ini juga aneh baginya, dimana pasangan suami istri tersebut menjodohkan putri mereka dengan seseorang yang baru saja bertemu.

Akhirnya Hou Yu mengeluarkan sebuah kotak kayu kecil dari saku bajunya yang dimana terdapat benda paling berharga baginya. "Mohon terima hadiah kecil dariku paman Zixin..." Ucap Hou Yu sambil menyerahkan kotak kayu berharga miliknya.

Dengan senang hati Zixin menerima kotak pemberian dari Hou Yu yang secara langsung merupakan mahar untuk putrinya. Zixin sebenarnya ragu dengan apa yang diberikan Hou Yu kepadanya, tetapi tetap menerimanya hanya untuk sekedar formalitas belaka.

Saat Zixin membuka kotak kayu tersebut, ia dan istrinya serta Shen Liu dapat melihat permata memancarkan cahaya berwarna ungu yang sangat indah. Selain tampilan dari permata yang sangat menawan, ketiganya sekilas merasakan sebuah energy yang tidak bisa dijelaskan.

Hal yang dapat mereka rasakan pastinya adalah perasaan nyaman yang tidak bisa ketiganya jelaskan. Ada perasaan relaksasi tersendir yang mereka rasakan dan untuk Zixin serta Yueyin keduanya merasa aliran Qi didalam tubuh menjadi lancar.

Disisi lain Hou Yu menangis didalam batin nya. Bagaimana tidak, benda yang ia berikan merupakan Antimateri dengan harga jual satu gram USD 6,25 triliun jika dibumi. Butuh waktu sebulan untuk Hou Yu membuat Antimateri seukuran kelerang dan kini ia harus merelakan nya begitu saja.

"Hah... Benda kecil ini membuatku merasa nyaman, terimakasih Hou Yu. Sekarang aku serahkan putriku dan kamu bisa membawanya..." Ucap Zixin tanpa memandang kearah Hou Yu dan hanya fokus kepada permata ditangan nya.

Hou Yu mengangguk dan tersenyum pahit mengetahui jika kedua orangtua tersebut sama sekali tidak perduli dengan putri mereka sendiri. Ia kemudian bangkit dan beranjak pergi menjemput Xia Yueyin.

Beberapa saat kemudian Hou Yu telah sampai dikamar Xia Yueyin dan segera membungkus beberapa pakaian gadis tersebut yang berada dilemari menggunakan kain.

Xia Yueyin yang melihat kedatangan Hou Yu secara tiba-tiba dan membungkus pakaian miliknya tanpa izin. Disana Xia Yueyin benar-benar tidak bisa berbuat apa dan hanya bisa membiarkan Hou Yu berbuat semaunya.

Begitu selesai membungkus beberapa pakaian milik Xia Yueyin yang masih layak digunakan, Hou Yu berbalik dan melihat gadis tersebut menangis tanpa bersuara sama sekali yang membuat dirinya tidak tahu cara mengatasinya.

Hou Yu menghela nafas panjang dan duduk disamping Xia Yueyin sembari melepaskan rantai yang mengekang gadis malang tersebut. "Berhentilah menangis... Aku akan membawamu pergi dari sini..." Ucap Hou Yu yang mencoba menenangkan Xia Yueyin.

Setelah melepas semua pengekang dikedua kaki dan tangan Xia Yueyin, Hou Yu kemudian memakaikan kain kepada gadis tersebut agar tidak kedinginan dan langsung menggendong nya dibelakang tanpa berpikir panjang.

Melihat Hou Yu yang menggendong dirinya yang sangat bau, kotor, dan memiliki penyakit kulit yang terlihat sangat menjijikan, tentu hal ini membuat Xia Yueyin merasa tidak enak dan berusaha melepaskan diri dari Hou Yu dengan sisa tenaganya.

"Jangan banyak bergerak dan tidurlah, kamu bisa tenang sekarang selama ada aku disini..." Ucap Hou Yu sambil membawa Xia Yueyin dan bungkusan kain pergi dari sana.

Seketika Xia Yueyin berhenti memberontak dan menjadi tenang. Meski ia ragu Hou Yu akan menyelamatkan dirinya dari kedua orangtuanya, Xia Yueyin tidak punya piihan lain dan hanya bisa mempercayai Hou Yu saat ini.

Xia Yueyin lantas menyandarkan kepalanya dibahu Hou Yu dan memejamkan matanya lalu terlelap karena sudah sangat kelelahan.

Ketika Hou Yu sudah sampai diruang tamu dengan membawa Xia Yueyin yang tertutup sehelai kain, ia melihat jika Shen Liu, Zixin, dan Yu Jie sudah menunggunya diteras rumah.

Hou Yu lantas menghampiri mereka dan seketika ketiga orang dewasa tersebut menutup hidung karena mencium bau menyengat dari Xia Yueyin.

"Sebelum pergi, aku meminta permintaan kepada kalian agar menyembunyikan anak itu dan jangan sampai orang didesa melihat keberadaan nya lagi..." Ucap Zixin yang terlihat sudah tidak kuat mencium bau menyengat dari putrinya sendiri, bahkan Yu Jie ibu kandung nya langsung masuk kedalam rumah karena tidak tahan lagi.

Segera Hou Yu mengangguk dan pergi meninggalkan kediaman kepala desa tanpa sepatah katapun diikuti oleh Shen Liu dari belakang. Tidak ada perbincangan diantara keduanya saat melewati pemukiman warga yang sudah sepi mengingat kini sudah malam hari.

Sesampainya dirumah, Hou Yu segera masuk kedalam kamarnya dan membaringkan Xia Yueyin yang sudah terlelap dikasur dengan hati-hati agar tidak terbangun.

Shen Liu yang juga masuk kedalam kamar Hou Yu, sekarang dia mengerti sumber bau yang sepanjang jalan dihirupnya dan melihat kondisi gadis kecil diatas kasur Hou Yu.

Benar-benar sangat tidak manusiawi seperti yang dikatakan oleh Hou Yu. Shen Liu dapat melihat banyak luka cambuk dan luka lebam pada gadis kecil yang malang tersebut.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!