Selamat Tinggal

"A-Apa yang terjadi, kenapa tanaman ini bisa tumbuh subur kembali seperti yang aku pikirkan?" Tanya Hou Yu kepada ayah nya ketika melihat tanaman tersebut tumbuh subur dan bahkan terdapat buah blueberry.

Dokter Niel tersenyum dan mengacak-acak rambut Hou Yu sebab merasa lucu dengan ekspresi anak nya yang terkejut melihat hasil penemuan nya selama ini. Ia kemudian memetik buah blueberry yang ada di pot dan memetik nya sebagian lalu memakan nya sambil tersenyum ke arah Hou Yu.

Melihat ayah nya yang tidak menjawab pertanyaan dari nya dan justru malah memakan blueberry, hal ini membuat Hou Yu memasang wajah kesal. Namun tatapan Hou Yu tampak menatap lurus ke arah buah blueberry tersebut dan menelan salivanya.

Mengapa Hou Yu bisa melihat buah blueberry dengan tatapan dan rasa ingin memakan nya sangat tinggi, sebab sudah sepuluh tahun ia tidak memakan buah segar setelah ia bereinkarnasi ke dunia ini, dimana dunia yang Hou Yu tempati kini sudah tidak ada lagi tumbuhan segar akibat perang besar seratus tahun lalu dan ia disana hanya bisa memakan makanan sintetis saja.

Dikarenakan hanya makanan sintetis saja yang kerap dimakan di dunia tersebut, membuat makanan segar atau organik sangat bernilai tinggi dan bahkan jika seseorang memiliki satu buah jeruk ia bisa mendapat satu kilogram emas di pelelangan.

Oleh karena itu Hou Yu yang melihat buah blueberry di hadapan nya ingin memakan nya. Karena sudah tergoda dengan buah segar tersebut, tanpa sadar tangan Hou Yu bergerak secara perlahan untuk memetik buah tersebut yang kini di bawa oleh dokter Niel.

Dokter Niel yang melihat Hou Yu menginginkan buah blueberry di tangan nya tersenyum tipis dan berniat mengerjai anak nya.

Saat tangan Hou Yu hampir menyentuh buah blueberry, Dokter Niel segera berdiri dan mengangkat pot tinggi-tinggi yang membuat Hou Yu merasa kesal hingga membuat nya melompat-lompat untuk mendapatkan buah blueberry tersebut.

"Berikan aku sebutir saja ayolah." Ucap Hou Yu sembari melompat-lompat untuk menggapai tanaman blueberry yang kini berada di tangan dokter Niel. Hou Yu tampak sangat kesulitan untuk menggapai tanaman tersebut karena postur tubuh nya yang hanya sebahu dokter Niel.

Melihat tingkah dan mendengarkan perkataan dari Hou Yu, membuat dokter Niel tertawa dan semakin meninggikan pot berisikan tanaman blueberry ditangan nya, yang membuat Hou Yu semakin kesulitan untuk menggapai nya.

"Jika kamu mau berusaha lah sedikit." Balas dokter Niel yang terlihat suka melihat bagaimana anak nya sekarang bisa beraktivitas seperti manusia pada umumnya. Ia juga sangat beryusukur dengan serum hasil ciptaan nya yang bekerja.

Ditengah perebutan buah blueberry di antara mereka, dokter Niel mendapat panggilan dari bawahan nya dan membuat Hou Yu yang melihat kesempatan tersebut, ia langsung meraih beberapa buah blueberry lalu memakan nya.

Hou Yu sangat menikmati blueberry yang ia makan dan membiarkan ayah nya tengah mendengarkan panggilan telfon tanpa menghiraukan nya. Tetapi begitu dokter Niel menutup panggilan nya, Hou Yu yang tengah makan segera ia bawa dengan paksa keluar kamar.

Raut wajah dokter Niel terlihat begitu panik saat membawa Hou Yu di belakang nya. Hal ini disebab kan saat ia menerima telfon tadi, bawahan nya mengabarkan jika sekelompok orang bersenjata menyerang gedung tersebut dan sudah melumpuhkan hampir semua penjaga.

Aneh nya kelompok bersenjata tersebut memakai peralatan khusus dan setelah dokter Niel cerna informasi sebelum nya, kelompok tersebut tidak lain merupakan militer yang di kirim khusus oleh federasi untuk menangkap nya terutama Hou Yu.

Dokter Niel tidak menyangka jika informasi tentang keberhasilan serum miliknya sudah di dengar oleh para pemimpin negara. Ia sengaja menyembunyikan serum hasil ciptaan nya dari orang-orang dan hanya yang mengerjakan selama ini seorang diri.

Namun ia tidak tahu siapa yang sudah menyebarkan informasi tersebut. Dokter Niel merasa curiga jika ada orang yang dikirim oleh federasi memata-matainya selama pengembangan serum untuk menyembuhkan putranya.

Sebenarnya serum ciptaan dokter Niel bisa membantu untuk perkembangan medis dan tentu nya menghijaukan kembali dunia tersebut. Tetapi dokter Niel tidak mau melakukan hal tersebut di karenakan ada efek lain selain itu dan ia membuatnya sejak awal hanya untuk menyembuhkan Hou Yu.

Selain faktor tersebut, dokter Niel berfikir serum ciptaan nya malah akan membuat perang kembali muncul dan perang tersebut akan jauh lebih besar dari seratus tahun yang lalu.

Ia tidak ingin hal tersebut terulang kembali dan menewaskan ratusan juta manusia hanya untuk kepentingan para elite global.

Disisi lain Hou Yu yang tiba-tiba digendong oleh ayah nya kesuatu tempat dengan tergesa-gesa merasa bingung.

"Kita mau kemana dan kenapa ayah terburu-buru?" Tanya Hou Yu dengan rasa pensaran.

Dokter Niel tidak menggubris pertanyaan dari Hou Yu dan mempercepat langkah nya untuk mengamankan diri. Prioritas dokter Niel sekarang yaitu keselamatan dari Hou Yu, sementara file hasil penelitian selama ini sudah ia lenyapkan sewaktu melihat Hou Yu mulai pulih sebelumnya untuk menghindari kejadian semacam ini. Artinya hanya Hou Yu lah yang mendapatkan serum tersebut dan kini ia menjadi incaran berbagai negara.

Hou Yu mulai merasa curiga dengan situasi yang saat ini terjadi, dimana ayah nya tidak mau membalas pertanyaan dari nya dan terlihat panik. Ia juga mendengar dengan jelas suara alaram peringatan yang menggema di gedung tersebut.

Hingga akhirnya mereka sampai di ujung lorong yang buntu. Di sana untuk pertama kalinya Hou Yu melihat pemandangan cukup aneh. Pada dinding dilorong terrsebut ia melihat foto-foto seorang pria mengenakan seragam militer pada masa perang dunia pertama dan kedua.

Namun bukan seragam biasa yang pria tersebut kenakan, seragam tersebut terpasang berbagai pangkat tinggi di satuan militer dan hal yang membuat Hou Yu terkejut ialah pria yang ada di foto tersebut merupakan ayah nya sendiri.

Melihat hal mengejutkan itu membuat berbagai pertanyaan muncul dikepala Hou Yu tentang sosok ayah nya tersebut.

Jika benar yang ada didalam foto tersebut ayah nya, maka berarti sudah tiga ratus tahun lebih usia ayah nya. Hal ini sangat membuat Hou Yu kebingungan mengapa ayah nya bisa terlihat masih muda sementara usia nya sudah sangat tua.

Saat Hou Yu ingin mengajukan pertanyaan, dokter Niel menekan sisi pada dinding yang membuat sebuah ruangan terbuka. Dokter Niel segera masuk kedalam bersama Hou Yu sebelum dinding tersebut menutup kembali.

Ketika masuk kedalam, Hou Yu diperlihatkan berbagai senjata canggih masa depan dan sebuah pesawat tempur yang memiliki bentuk seperti pesawat perang untuk di luar angkasa. Ukuran pesawat itu tidak terlalu besar dan hanya seukuran pesawat tempur konvensional.

Dokter Niel segera menurunkan Hou Yu dan mengambil satu set baju yang sudah di siapkan khusus, ia kemudian segera mengenakan pakaian tersebut di tubuh Hou Yu dengan cepat. Kejadian ini membuat Hou Yu merasa tidak enak karena di perlakukan seperti anak kecil. Tetapi Hou Yu memilih diam begitu melihat ekspresi serius yang di tunjuk kan oleh dokter Niel.

Ditengah memakaikan baju khusus dan beberapa perangkat pendukung kepada Hou Yu, dokter Niel bertanya kepada putra satu-satunya itu, "Menurutmu dunia paralel itu benar-benar nyata atau tidak, Nak?" Ucap dokter Niel sambil tersenyum hangat.

Hou Yu yang sudah mengalami kejadian tentang dunia paralel agak ragu untuk menjawab nya dan tetap ingin merahasiakan hal itu untuk dirinya sendiri. Namun saat melihat kejadian aneh hari ini membuat Hou Yu mengangguki pertanyaan dari dokter Niel.

Melihat Hou Yu yang mengangguk, dokter Niel merasa cukup puas dan melepaskan kalung miliknya lalu memakaikan nya keleher Hou Yu. Dokter Niel juga melepaskan sebuah cincin hitam yang tidak pernah ia lepas dari jarinya dan langsung memakaikan nya di jari Hou Yu.

Hal mengejutkan lain terjadi dimana cincin yang diberikan oleh dokter Niel langsung menyesuaikan bentuk dijari Hou Yu. Sebelum Hou Yu sempat bertanya tentang semua hal aneh yang berentetan hari ini, dokter Niel langsung menuntun nya masuk kedalam pesawat.

Begitu masuk kedalam, dokter Niel menyuruh Hou Yu untuk duduk dibangku kemudi sementara dirinya tengah menjalani prosedur pengaktivan pesawat. Saat semua prosedur telah selesai dan pesawat sudah siap terbang, dokter Niel menekan sebuah tombol dan membuat sebuah batu semacam kristal muncul.

Saat batu tersebut muncul dan terlihat melayang-layang, dokter Niel menyayat ujung jarinya hingga berdarah dan meneteskan darahnya ke batu kristal tersebut. Batu tersebut tampak bereaksi dan berputar dengan sangat cepat hingga bercahaya saat terkena darah dari dokter Niel.

Hou Yu yang melihatnya bertanya-tanya tentang fenomena aneh di depan matanya. Begitu ingin bertanya tentang batu kristal di hadapan nya yang berputar sendiri seperti gasing dan bercahaya, tiba-tiba dokter Niel menyentuh leher Hou Yu dengan dua jari dan membuat tubuh Hou Yu terasa sangat lemas bahkan ia mulai kehilangan kesadaran diri.

Dokter Niel yang melihat anak nya perlahan-lahan kehilangan kesadaran tampak tersenyum dengan sedih. Ia lalu mengusap rambut Hou Yu dengan lembut seraya berkata, "Maafkan ayah, tetapi hanya inilah satu-satunya cara agar kamu selamat Hou Yu."

Setelah mengatakan hal tersebut dokter Niel segera keluar dari pesawat dan melihat pesawat yang ditumpangi Hou Yu mulai melayang ke atas. Atap tempat tersebut mulai terbuka dan memberi jalan keluar untuk pesawat itu mengudara.

Arah pesawat mulai menukik ke atas dan tak lama kemudian langsung melesat kelangit dengan kecepatan cahaya menembus kegelapan malam hari.

Hou Yu yang masih sadar namun tidak bisa menggerak kan tubuhnya karena sangat lemas, ia melihat dari layar monitor dihadapan nya yang menampilkan gedung dengan bentuk modern tempat tinggal nya selama ini.

Ia melihat dengan jelas pasukan militer sudah mengepung gedung tersebut dan membuat Hou Yu sadar jika apa yang membuat ayahnya sangat panik karena hal tersbut.

Disisi lain dokter Niel yang menyaksikan peluncuran pesawat sukses hanya bisa tersenyum puas. Ia kemudia duduk dilantai dan mengeluarkan foto seorang wanita dari saku jubah medisnya dengan raut wajah penuh kerinduan.

"Aku akan segera menyusulmu sayang..." Gumam dokter Niel saat memandangi foto mendiang istrinya yang sudah tiada usai melahirkan Hou Yu pada saat itu akibat pendarahan hebat dan membuat nyawanya tidak tertolong.

Dokter Niel melihat kearah terbang nya pesawat yang ditumpangi oleh Hou Yu. "Jaga dirimu baik-baik Hou Yu..." Ucap dokter Niel sembari mengeluarkan alat pemicu dari jubah nya.

Bertepatan dengan munculnya beberapa pasukan militer yang berhasil menemukan jalan keruangan itu, dokter Niel langsung menekan tombol pemicu yang membuat ledakan besar digedung tersebut.

Disisi lain Hou Yu bisa melihat dengan jelas kilatan cahaya dari layar monitor, yang berasal dari tempat ayah nya berada dan tak lama kemudian ia melihat ledakan hebat yang menghancurkan gedung serta wilayah sekitarnya.

Hou Yu yang tidak bisa melakukan apa-apa hanya dapat menitikan air mata dan tak berselang lama pesawat yang ia naiki melaju semakin cepat hingga melebihi kecepatan cahaya. Sebuah portal seketika muncul dan pesawat yang di tumpangi Hou Yu masuk sesaat sebelum portal menutup kembali.

Terpopuler

Comments

Thoriq

Thoriq

emang author ni the best lah

2022-01-04

1

Akiraa

Akiraa

semangat

2021-12-07

1

senja

senja

mewekkkk, berarti gak bs dapet kasih sayang dr keluarga asliii

2021-11-20

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!