Disisi lain Zixin yang merupakan kepala desa dan istrinya Yu Jie, merasa penasaran dengan Shen Liu yang membawa seorang anak saat berkunjung dikediaman mereka.
Setahu Zixin dan Yu Jie, Shen Liu hidup seorang diri dan tidak memiliki siapa-siapa. Kedatangan Shen Liu yang membawa seorang anak laki-laki tentu saja membuat mereka merasa heran, terutama kedekatan mereka yang seperti memiliki ikatan kelauarga layaknya ayah dan anak.
"Tuan Shen Liu, siapa anak yang anda bawa ini?" Tanya Zixin dengan rasa penasaran dan perkataan nya diangguki oleh Yu Jie yang berpikiran sama.
Shen Liu yang tengah menertawai Hou Yu segera menghentikan nya dan melihat kearah Zixin serta Yu Jie. Untuk sejenak ia berpikir harus menjawab apa pertanyaan dari kepala desa tentang Hou Yu yang dibawanya.
"Dia Hou Yu anak dari teman lamaku..." Ungkap Shen Liu dengan sedikit bumbu kebohongan agar Zixin dan Yu Jie tidak bertanya lebih jauh lagi jika sebenarnya ia menemukan Hou Yu didanau.
Mendengar balasan yang disampaikan oleh Shen Liu membuat Zixin serta Yu Jie mengangguk mengerti, sementara Hou Yu hanya memicingkan kedua mata nya mengetahui kebohongan yang disampaikan.
"Ah benar juga, sepertinya Hou Yu tertarik dengan putri anda dan dia ikut bersamaku kali ini untuk menemuinya!" Sambung Shen Liu yang mengatakan kebohongan berikutnya.
Hou Yu segera menginjak kaki Shen Liu dan menekan nya dengan kuat karena perkataan dari pria tersebut sangat memalukan baginya. Tetapi bukan nya merintih kesakitan, Shen Liu justru masih memasang ekspresi bahagia kepada sepasang suami istri tersebut.
Zixin dan Yu Jie saling memandang satu sama lain sebelum mengangguk kan kepala secara bersamaan. Raut wajah keduanya seketika berubah menjadi sedih, sekan ada hal yang tidak beres telah terjadi dengan putri mereka.
"Sebenarnya putri kami sudah sebulan ini sakit, kalau kamu ingin melihatnya silahkan saja..." Ucap Zixin sambil memberi isyarat kepada istrinya untuk mengantarkan Hou Yu menuju kamar Xia Yueyin.
Hou Yu mengangguk dan mengikuti Yu Jie dari belakang. Ada yang membuat Hou Yu merasa aneh sepanjang perjalanan, dimana Yu Jie membawanya kesebuah ruangan yang ada dibawah tanah.
Tidak ingin berpikir negative Hou Yu memutuskan untuk tutup mulut dan tidak bertanya apapun kepada Yu Jie. Sampai akhirnya mereka berdua sudah tiba didepan pintu sebuah ruangan.
Yu Jie kemudian mengeluarkan sebuah kunci dari saku bajunya dan membuka gembok yang mengunci ruangan tersebut. Begitu pintu sudah terbuka, bau menyengat langsung menyerbak keluar dan tidak enak dihirup.
Ruangan tersebut selain mengeluarkan bau tidak sedap juga terlihat lembab dan hanya diterangi oleh sebuah lentera yang cahaya nya remang-remang.
Hal yang membuat Hou Yu terkejut, ia melihat sosok Xia Yueyin tengah terbaring dikasur dengan kedua tangan dan kaki yang dirantai. Kondisi gadis tersebut juga sangat memprihatinkan dengan tubuh yang kekurangan gizi dan menderita penyakit kulit.
Tidak hanya itu saja yang membuat Hou Yu terkejut, dia juga melihat kasur tempat Xia Yueyin berada sangat kotor dipenuhi sisa-sisa makanan dan kotoran nya sendiri. Hou Yu seketika berpikir ini lebih cocok disebut penjara daripada sebuah kamar.
"Sudah sebulan ini putriku terkena penyakit kulit dan karena khawatir akan menular kamu terpaksa melakukan ini. Kamu bisa mengobrol berdua dengan nya, aku akan kembali keatas..." Ucap Yu Jie yang tampak tidak kuat mencium bau tidak sedap disana.
Pintu kamar akhirnya ditutup kembali dan meninggalkan Hou Yu berdua dengan Xia Yueyin. Hou Yu lantas menghampiri gadis tersebut dan mengebaikan bau serta pemandangan yang tidak sedap disana.
Setelah mendekat Hou Yu dapat melihat jelas wajah Xia Yueyin yang sangat berbeda dengan terakhir kali ia melihatnya. Wajahnya kini dipenuhi oleh bintik-bintik yang terdapat cairan seperti nanah dan ada luka lebam juga disana.
Pandangan keduanya kini bertemu, Hou Yu bisa melihat tatapan nanar dari Xia Yueyin dan seperti ingin menyampaikan sesuatu kepadanya. Hou Yu langsung mendekatkan telinganya kemulut Xia Yueyin yang terlihat kering.
"Bawa aku pergi dari sini..." Ucap Xia Yueyin dengan sisa-sisa tenaga dan suara yang sangat lirih.
Hou Yu mengangguk dengan melihat semua yang terjadi disana, ia dapat sedikit memahami apa yang dirasakan Xia Yueyin saat ini. Tetapi disisi lain Hou Yu merasa bingung harus melakukan apa, ia juga tidak tahu penyakit yang Xia Yueyin derita saat ini.
Meskipun tidak tahu harus berbuat apa, Hou Yu tentu ingin membantu Xia Yueyin sebisa mungkin. Melihat tempat Xia Yueyin berada, ia ingin membawa gadis tersebut keluar dari sana dan menempatkan nya ditempat yang lebih baik.
Cukup sulit untuk Hou Yu membawa Xia Yueyin keluar dari sana, mengingat kedua orang tua dari gadis tersebut. Jika membawa Xia Yueyin keluar secara diam-diam, mustahil untuk Hou Yu hidup tenang didunia nya sekarang.
Hanya hari-hari penuh pengejaran selama hidupnya jika ia menculik putri seorang kepala desa. Orang-orang terutama pembunuh bayaran pasti akan mengejarnya sesuai permintaan orang tua Xia Yueyin.
Hou Yu menggigit ibu jarinya dan berpikir sangat keras. Membiarkan seorang gadis berusia sepuluh tahun dengan kondisi seperti ini akan membuat tekanan batin untuk dirinya sendiri setiap hari nantinya.
"Kamu tunggu sebentar disini, aku akan membicarakan nya terlebih dahulu dengan orang tuamu!" Ucap Hou Yu dengan lembut sebelum ia beranjak pergi dari ruangan tersebut.
Disisi lain Xia Yueyin yang melihat kepergian Hou Yu tatapan nya menjadi putus asa. Keinginan nya untuk bebas dari tempat yang seperti penjara ini seakan sirna. Ia hanya bisa menatap kepergian Hou Yu dengan tatapan nanar dan meratapi nasibnya.
...****************...
Setelah sampai diruang tamu, Hou Yu duduk kembali disamping Shen Liu dan melihat kearah Zixin serta Yu Jie untuk sesaat. Hou Yu kini hanya bisa menunduk kebawah sambil menggenggam tangan nya melihat perlakuan orang tua dihadapan nya kepada putri mereka sendiri.
Hou Yu sendiri sebenarnya sedikit paham tentang pengobatan, namun saat melihat penyakit kulit yang diderita Xia Yueyin ia tidak tahu sama sekali. Ini seperti sebuah penyakit buatan yang menyerang kulit serta imunitas seseorang dan jelas terdapat unsur kesengajaan.
Hal yang paling membuat Hou Yu aneh pada saat berada diruangan tempat Xia Yueyin, ia sekilas melihat sedikit serbuk merkuri pada pakaian yang dikenakan oleh gadis tersebut.
Shen Liu sendiri yang melihat Hou Yu tampak murung dan tidak terlihat senang setelah menjenguk teman nya menjadi heran. Ia seketika merasa ada hal yang tidak beres dan curiga dengan situasi disana.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 49 Episodes
Comments
Nur Ngabe'y
good gas keun thor
2021-11-11
0