'' Tuan, terjadi masalah dengan produk yang akan kita luncurkan,'' ucap salah satu bawahan Jason.
Saat ini Jason sedang berada di ruangannya. Di depannya berdiri salah satu karyawan yang bekerja di perusahaan Jason. Karyawan itu melaporkan jika terjadi masalah yang datang secara tiba-tiba. Barang yang sudah disetujui klien dan siap diluncurkan ternyata sudah diluncurkan terlebih dahulu oleh perusahaan lain. Jason geram mendengar berita seperti ini. Ia tidak menyangka bahwa ada juga yang berani mengusik perusahaan raksasa yang ia kelola.
'' Bagaimana bisa ha? Guna kalian itu apa? Saya gaji kalian untuk berkerja bukan menghancurkan usaha ku seperti ini,'' ucap Jason marah.
'' Panggil Fernando cepat!'' titah Jason kepada karyawannya yang sudah sangat ketakutan.
Tak lama Fernando datang. Ia melihat bosnya tengah duduk dan menatap layar komputer. Fernando tahu jika sekarang suasana hati Jason tengah tidak baik. Ia harus berhati-hati agar tidak memancing emosi Jason menjadi lebih memburuk.
'' Kurang ajar. Rupanya hacker itu sudah beraksi lebih dulu,'' geram Jason masih terus menatap layar komputernya.
'' Apakah kamu sudah tahu Fer?'' tanya Jason yang menyadari Fernando berdiri di sampingnya.
'' Saya baru mendengarnya tuan. Maafkan saya, karena telah lengah,'' ujar Fernando berhati-hati.
'' Terpaksa aku yang akan melawan mereka sendiri,''
'' Bereskan produk kita yang gagal launching. Desain kita sudah lebih dulu dicuri perusahaan lain. Aku yakin sekali mereka pasti membeli itu dari hacker yang baru-baru ini beraksi,''
'' Siapkan markas ku sekalian untuk nanti malam. Sudah lama aku tidak menyentuh tempat itu. Aku ingin melihat seberapa hebat hacker itu,'' ucap Jason.
Fernando mengangguk kemudian berpamitan bergegas menjalankan perintah dari atasannya.
...****************...
'' Terima kasih Tuan Marvel. Saya berjanji akan memberikan pelayanan terbaik selama kerjasama kita,''
'' Tidak usah sungkan seperti itu Nona Lala. Saya ikhlas membantu mengingat jasa nona kemarin yang telah menolong saya,'' ucap Marvel.
Lala dan Marvel tengah berbicara tentang kerjasama yang sudah mereka sepakati. Mereka baru beberapa hari ini berkenalan, karena secara tidak sengaja Lala telah menolong Marvel. Kemarin saat Marvel tengah berjalan di parkiran mall dia dihadang oleh seorang preman. Beruntung Lala datang dengan membawa aparat keamanan. Akhirnya dengan terpaksa aparat keamanan bergerak untuk meringkus aksi preman yang sudah sangat meresahkan.
'' Tidak usah berlebihan Tuan Marvel. Sesama manusia haruslah saling tolong menolong,'' ucap Lala.
Mereka kemudian melanjutkan obrolan mereka. Tanpa sadar waktu mengharuskan Lala untuk berpamitan. Ia harus segera pergi menemui anaknya karena sudah saatnya jam pulang sekolah.
'' Terima kasih tuan, sekali lagi. Besok saya sendiri yang akan mengantarkan setiap pesanan makan siang ke perusahaan Davies. Semoga saja para karyawan menyukai masakan saya,''
'' Tentu nona. Baiklah saya juga harus melanjutkan kerja saya,'' ucap Marvel dan berlalu.
Lala pun juga berlalu meninggalkan tempat Marvel dan dirinya mengobrol tadi. Ia juga sudah mengabarkan kepada anak buahnya jika mulai besok kedai mereka akan memasok makan siang untuk karyawan perusahaan. Mereka sangat senang karena usaha mereka semakin maju.
'' Halo Jas,'' ujar Marvel menelpon Jason sebelum masuk ke dalam mobilnya.
'' Semua beres,'' ujarnya lagi.
'' Bagus. Terima kasih,'' ucap Jason di seberang sana. Kemudian Marvel melanjutkan langkahnya menuju mobil yang ia kendarai.
Kini Lala tengah sibuk menyiapkan bahan yang akan ia gunakan untuk besok. Ia harus membuatnya lebih banyak dari jumlah yang biasanya. Triplet sepulang sekolah ia suruh untuk tidur dan belajar di rumah. Sore nanti ia mengatakan akan cepat pulang. Dan sesuai keinginan Lala, triplet menyetujui perintah mama mereka.
'' Alhamdulillah ya Mbak Lala, usaha kita semakin maju '' ucap karyawan Lala yang membantunya menyiapkan untuk besok.
'' Iya benar. Setelah ini aku harap kalian tidak mengeluh karena harus berkerja ekstra,'' canda Lala.
'' Tentu tidak dong mbak. Justru kita malah senang bisa bekerja ekstra, kan nanti gaji kita juga nambah,''
'' Iya benar mbak,'' ucap karyawan Lala yang lain.
Lala senang, rejeki selalu menghampiri dirinya dengan lancar. Baru saja dirinya membuka usaha di kota, sekarang malah berhasil mendapat tawaran kerjasama baru. Lala berharap semoga usahanya bisa menguntungkan banyak orang.
'' Mbak sepertinya kita harus memikirkan menu baru. Karena tidak mungkin jika kita mensuplai makan siang dengan menu yang sama setiap harinya,''
'' Kalian tenang saja. Bakso kita memang akan menjadi menu utama namun aku juga sudah menyiapkan banyak resep menu baru untuk mendukung kualitas kedai kita,''
'' Karena setahuku, karyawan cenderung akan lebih mudah bosan dengan olahan menu yang kurang bervariasi,'' ucap Lala.
Lala melanjutkan aktivitasnya. Sebagian karyawan ada yang bekerja di dapur dan ada yang bertugas menangani di luar. Kali ini usaha Lala akan merambah ke dunia catering. Lala dengan yakin usahanya kali ini juga akan berkembang.
Tangan Lala dengan cekatan melakukan pekerjaannya saat ini. Disisi lain di sebuah ruangan bernuansa serba hitam, ada Jason duduk dan dihadapannya menampilkan layar komputer yang menyala.
Ia tengah mengerakkan jari-jari tangannya untuk menekan berbagai tombol yang ada pada keyboard. Layar itu menampilkan banyak huruf dan angka dengan background semua hitam. Tidak hanya itu saja, layar itu juga menampilkan tanda dan simbol yang mengartikan kode-kode untuk melaksanakan berbagai perintah main menu.
Seorang user yang berpengalaman pasti tahu maksud dari kode-kode tersebut. Kemudian Jason mengetikkan sesuatu untuk memancing orang yang saat ini sedang ia incar.
Jason mengrimkan banyak virus yang membuat akun orang yang ia incar menjadi terganggu. Ia juga memberikan banyak serangan untuk mengecoh musuh. Jason mengirimkan pesan melalui email kepada orang itu.
Black hat hackers...
^^^Red hat hackers...^^^
Apakah ada cara membuat anda menyerah?....
^^^Jangan mengusikku.....^^^
Anda yang memulai....
Aku akan menemukan siapa anda....
^^^Coba saja.....^^^
Tak lama komunikasi singkat itu ditutup oleh pihak sana. Jason kehilangan kesempatan untuk berinteraksi dengan black hat hackers itu. Bahkan semua serangan yang Jason berikan kini beralih kepadanya.
'' Rupanya dia membalas pesanku hanya untuk mengecoh ku. Bahkan orang itu berhasil mengirim serangan itu berbalik kepadaku,'' gumam Jason.
Jason belum menemukan petunjuk untuk melihat siapa identitas black hat hackers itu. Namun ia sangat yakin jika mereka tidak hanya satu melainkan lebih. Mereka saling bekerjasama dan membentuk pertahanan yang kuat.
Sementara orang yang tadi menjadi lawan penyerangan Jason tengah bernafas lega. Untung saja orang itu dapat dengan baik melarikan diri. Jason benar orang itu tidak hanya satu melainkan ada beberapa.
'' Baguslah Max, untung saja kamu tadi berhasil membalas pesan dari red hat hackers tadi. Sehingga aku dan Matt dapat dengan mudah menyerang orang itu dengan mengembalikan serangan yang dia berikan,''
'' Red hat hackers itu tidak akan tahu siapa kita. Karena tadi aku sama sekali tidak menyinggung informasi yang menjurus ke kita,''
'' Kita hentikan aksi kita untuk sementara waktu. Takutnya red hat hackers masih mengincar kita lagi. Dan untuk uang hasil kemarin apakah sudah kamu simpan Max? '' ucap Matt.
'' Aman. Uang itu berada di tempat yang aman saat ini. Mama juga tidak tahu tentang uang hasil yang kita peroleh,'' ucap Max.
'' Baguslah sebaiknya kita tidur. Jangan sampai besok mama berteriak-teriak hanya untuk membangunkan kita,''
'' Jangan lupa matikan segala akses komputer kita. Walaupun komputer itu mati tetapi sinyalnya masih bisa dilacak oleh orang lain,'' peringat Matt.
Oliver dan Max bergerak mematikan komputer mereka. Mereka sepakat tidak akan menggunakan komputer sampai batas waktu yang tidak ditentukan.
Setelah itu mereka bergegas tidur agar besok pagi tidak kesiangan untuk pergi ke sekolah. Selain itu mereka juga takut jika kena ceramahan Lala yang tidak mungkin hanya sekali.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 90 Episodes
Comments
Aries suratman Suratman
Ingat Istilah Didunia Ini ngga ada yang Gratis Apalagi Yg melibatkan Aparat Kepolisian Semua harus Bayar walaupun Kita sebagai Korban
Dari: Membuat laporan, Membayar pengacara, Apalagi kalo Soal Pesta Hiburan, Bayar laporan Mahal
2025-03-24
0
Natha
Aparat keamanan turun tangan dengan terpaksa..
coba bayar... bela yang salah pun mau🤣
2025-01-08
2
guntur 1609
tanpa kau sadari yg melawan tu adalah anak2 mu jas
2025-04-03
0