Eps. 10 : Adik

“Kak, kami sudah selesai” ucap Dimas yang sudah selesai berbelanja dengan Reyhan pada Enola.

“Mari kita pulang” sambung Enola.

.......

“Aku masak dulu” ucap Enola setelah sampai diruangan CEO tempat Lexi berkutat dengan dokumen.

“Dimas bantu ya kak” tutur dimas yang dibalas anggukan Enola tanda memberi izin.

Adik-adik Enola memang berada dikantor Lexi karena Lexi yang meminta.

Flashback on...

Setelah sampai diperusahaan.

“Kalian mau kemana?” tanya Lexi pada pengawal yang tak lain adalah adik-adiknya Enola.

“Maaf Pak, kami akan lanjut bertugas” jawab Reyhan dengan singkat.

“Tadi kan kakak kalian udah bilang mau makan bersama, ngapain lagi kalian pergi. Ayo ikut kami” tutur Lexi pada pengawalnya itu.

Reyhan, Sam, Eza dan Dimas memang memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda-beda tetapi fokusnya pada keamanan sang CEO.

Reyhan dan Dimas ditempatkan di bagian Pengawasan yang ada di ruang kontrol, sedangkan Sam dan Eza dibagian Penjagaan langsung terhadap CEO tetapi ada jarak, perintah langsung dari CEO.

Sang kakak beradik itu saling padang dengan ajakan sang bos.

“Tidak usah pak, kami akan makan dikantin perusahaan saja” jawab Eza menolak dengan sopan.

“Ini perintah” timpal Lexi sambil berjalan.

“Sudah ayo, kalian dengar PERINTAH katanya” sambung Enola yang berusaha meyakinkan para adiknya.

“Oke deh kak” jawab Eza.

Flashback off....

Suasana canggung yang amat terasa menyelimuti ruangan sang CEO karena tak ada percakapan apapun hingga sang CEO bertanya.

“Kemarilah, duduk bersama” ajak Lexi pada Reyhan, Sam, dan Eza.

“Baik tuan” sahut Reyhan.

“Tak usah merasa terlalu formal, pada akhirnya aku akan menjadi kakak ipar kalian” tutur Lexi yang membuat mereka bertukar pandangan.

“Panggil saja aku Lexi” tambah Lexi.

“Saya Reyhan, ini Sam , ini Eza dan yang sedang membantu kak Ola namanya Dimas “ tutur Reyhan sambil memperkenalkan diri.

“Ola?” tanya Lexi

“Ahh, iya kak Enola terkadang kami panggil dengan nama kak Ola” sambung Sam sambil terkekeh.

“Ohh” sahut Lexi.

“Kalian enak sekali punya kakak seperti dia” tutur Lexi dengan nada pelan.

“Ya kami sangat bersyukur memiliki kakak seperti kak Ola” tutur Eza.

“Ya meskipun kak Ola bukan saudari kandung kami tetapi dia menyayangi kami bahkan dia lupa akan kebahagiaan dirinya sendiri” tambah Reyhan dengan lirih tentang kasih sayang Enola pada mereka.

“Bukan saudari kandung?. Bagaimana bisa?” tambah Lexi, meskipun Lexi sudah mengetahui sejak awal bahwa mereka tidak ada ikatan darah, Lexi hanya ingin mengetahui tentang mereka lebih lanjut.

“Kak Ola membawa aku dari gang kumuh ketika aku sedang di hadang oleh preman, kak Ola melawan para bajingan itu. Kak Ola membawa ku kerumahnya dan memberi ku makan. Tutur Reyhan menceritakan pertemuannya dengan Enola.

“Kak Ola begitu baik kepada kami. Kak Ola adalah seorang yatim piatu yang tinggal sebatang kara” tambah Reyhan.

"Kami adalah anak yatim-piatu yang dibawa pulang kak Ola, dirawat, dan diberi segala kebutuhan" sambung Eza.

"Kak Ola bahkan sering melupakan kesehatan bahkan kebahagiaanya sediri" sambung Sam.

“Maaf kan aku telah membuat kalian bersedih” ucap Lexi dengan lembut.

“Ahh, tidak apa-apa pak” jawab Reyhan yang sedikit kaget dengan perkataan maaf dari sang tuan.

“Aku kan udah bilang panggil Lexi atau kakak ipar” tutur Lexi.

.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Bantu untuk lebih semangat lagi ya guys dengan like dan vote.

Thankyou all.

Terpopuler

Comments

sandi

sandi

oh may lex!!! 🤣🤣🤣

2021-09-04

1

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!