Eps. 7 : Pesta

“Tolong Bapak, jangan keterlaluan. Saya disini untuk memastikan keamanan Bapak bukan sebagai wanita penghibur bapak” pinta Enola pada sang tuan dengan menahan segala amarahnya, dalam perkataan amarah itu ada rasa perih yang membuat Lexi merasa bersalah.

“Maaf kan saya” lirih Lexi seakan anak kecil yang melakukan kesalahan.

Tok tok tok..

.....

“Apa ada masalah?” tanya Sam begitu pula dengan yang lainnya.

“Tidak ada, aku hanya kaget ada kucing lewat tadi” ujar Enola yang tak mau membuat para adiknya khawatir.

“Kita lanjutkan perjalanan” timpal Enola kembali.

.....

Sanggat canggung terasa akibat ulah bosnya yang brengsek itu, sedangkan Lexi hanya menyalahkan dirinya karena tak mampu menahan diri.

“Apa yang kau lakukan Lexi, kau harus bersabar atau dia akan kabur dari mu. Tidak, aku tidak akan membiarkan perempuan ini kabur” batin Lexi yang hanya menggerutu tak karuan.

Enola ditempatkan satu ruangan dengan Lexi, karena Enola lah yang diminta khusus untuk menjadi penjaga yang disamarkan menjadi sekretaris Lexi.

.....

Satu minggu sudah Enola dan adik-adiknya bekerja kepada Lexi dan merasa lega karena melalui dengan aman, terutama Enola sebab sang tuan tak mencari masalah padanya.

Berbeda dengan Enola, Lexi harus menahan semua hasratnya ketika melihat Enola.

“Tuan, nanti malam jam 18:00 ada pesta peresmian perusahaan baru” tutur Christ yang memberitahukan jadwal.

“Kau, ikutlah denganku nanti” perintah Lexi pada Enola.

“Siapkan kebutuhannya” timpalnya pada sekretarisnya Christ.

“Baik tuan”

....

“Apakah yang lain ikut?” tanya Enola

“Tentu saja mereka ikut, apakah kau ingin hanya kita berdua saja” goda Lexi.

“Aku hanya bertanya saja” Enola menjawab dengan berusaha mengendalikan rasa malunya atas jawaban konyol sang bos.

17:45 Kediaman Lexi.

Tapi tap tap tap

Terdengar suaranya langkah kaki yang langsung disambut oleh semua pasangan mata yang berada ditempat itu.

“Ehmm, ehhm” Sam berdehem yang menyadari bosnya itu menatap kakaknya tanpa berkedip, dan membuat Lexi salah tingkah.

“Kenapa lama sekali?” ujar Lexi yang dibuat berpura-pura marah.

“Siapa suruh anda meminta saya untuk memakai ini” jawab Enola.

Meskipun Lexi pernah mengatakan untuk tidak usah formal terhadap dirinya, tetapi Enola selalu memanggil dengan formal.

“Sudah-sudah mari kita berangkat nanti telat” saran sibungsu itu pada tuan dan kakaknya.

Lexi membukakan pintu untuk Enola dan membuat Enola merasa sedikit tak enak hati dengan yang dilakukan bosnya itu.

“Masuklah, cepat tangan ku pegal” pinta Lexi agar Enola segera masuk.

“Ahh, makasih tuan” jawab Enola sambil tersenyum canggung, tetapi untuk pria yang diberikan senyum canggung itu merasa itu manis yang membuat jantungnya berdegup kencang.

Deg deg deg.

“Tolong jangan tersenyum” batin Lexi.

"Kau sungguh candu, langsung dapat membuatku jatuh hati padamu sayang" batin Lexi sambil memperhatikan punggung Enola yang kelihatan.

Karena Enola memang memakai baju yang bagian belakangnya cukup terbuka sehingga menampakkan punggung indah Enola.

....

Malam semakin larut para tamu undangan sudah meninggalkan aula tempat pesta.

Saat ini Lexi sedang dibopong menuju kamarnya, Lexi mabuk karena terlalu banyak minum, Lexi biasa tak minum dalam jumlah besar hanya menikmati dua hingga tiga gelas saja.

Karena malam ini Lexi tuan rumah tak enak jika ada kolega atau client yang mengajaknya minum.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Bantu untuk lebih semangat lagi ya guys dengan like dan vote.

Thankyou all.

Terpopuler

Comments

sandi

sandi

waaahhh modus baruu nyari bini nih lexi😆😆

2021-09-04

1

Riyas Warman

Riyas Warman

seru

2021-08-19

2

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!