Lexi membiarkan Enola pergi, Lexi juga paham Enola bosan hanya berada dikantor.
“Awasi dia, jangan sampai dia terluka” tutur Lexi pada pasukannya.
Lexi selalu menyuruh beberapa pasukannya menjaga Lexi karena khawatir akan muncul Marko yang lain Lexi tak ingin Enola terluka.
Lexi dan Enola sudah berada di landasan pesawat pribadi Lexi.
Enola yang mengetahuinya terkejut dengan betapa kayanya pria yang berada disampingnya itu.
“Waw” ucap Enola dengan mulut menganga.
“Kau benar-benar seorang yang kaya raya” tambah Enola.
“Ini belum seberapa jika kau menginginkan semuanya” tutur Lexi yang mendengar perkataan Enola dengan tenang.
“Ahh.... Tidak, tidak” ucap Enola dengan cepat.
Lexi yang mendengar ucapan Enola tersenyum.
“Semuanya juga akan menjadi milikmu sayang” batin Lexi dengan melihat Enola sekilas.
“Kak, kami pergi dulu” ucap Dimas lirih.
Ini adalah kali pertamanya Dimas jauh dari Enola dan Reyhan.
“Chris tolong jaga dia, kumohon” ucap Enola dengan sedikit nada khawatir.
“Tenang saja aku akan menjaga dia” jawab Chris menyakinkan Enola.
“Bro, maaf merepotkanmu” sambung Reyhan.
“Tenang aja” ucap Chris pada Reyhan.
Chris yang biasanya melakukan perjalanan dinas sendiri kini ada yang menemaninya yang membuat Chris tak kesepian lagi.
Sebenarnya Lexi sengaja mengirim Dimas pada Chris dan Reyhan yang akan tinggal agar dia dapat mengatur waktu untuk shalat dia dan Enola berduaan.
Lexi melihat bahwa Reyhan kagum dengan Sinta jadi Lexi mendekatkan mereka dengan alasan pekerjaan agar tak mengganggu waktu Lexi dan Enola.
.....
“Selamat pagi” sapa Lexi yang baru saja keluar dari lift.
“Selamat pagi, tuan” balas pak Seto.
“Selamat pagi, duduklah biar sarapan” tutur Enola.
“Gimana pekerjaanmu?” tanya Lexi pada Reyhan.
“Baik-baik saja. Lancar kok semua” jawab Reyhan.
“Baguslah kalau begitu” tambah Lexi.
“Oh ya aku lihat Sinta wanita yang baik cantik pula, apakah tak mau dia menjadi istri mu” tutur Enola sambil terkekeh.
“Uhuk, uhuk” Reyhan tersedak oleh makanan yang bahkan belum sampai didepan mulutnya.
“Hati-hati” ucap Lexi.
“Kak ini, kami hanya rekan kerja” ucap Reyhan yang membuat Lexi tersenyum.
“Rekan atau rekan” goda Enola pada sang adik.
“Sudahlah aku, aku akan pergi duluan” ucap Reyhan dengan kesal.
“Hahahaha” tawa Enola melihat adiknya yang kesal.
“Sudah sudah, makan dulu kita juga akan pergi” tutur Lexi.
“Iya iya” ucap Enola.
Setelah sarapan Lexi dan Enola berangkat menuju perusahaan Lex Corporation.
“Masuklah” ucap Lexi pada Enola dan Enola menurut.
Tap.
Lexi dan Enola telah berada didalam mobil sport hitamnya.
Tiba-tiba Lexi mendekat kearah Enola yang membuat Enola menyilangkan tangannya seolah-olah ingin menangkis.
“Kamu mau ngapain?” tanya Enola.
Lexi tak menjawab Enola dan terus mencondongkan badannya kedepan Enola.
“Lex...” panggil Enola yang berusaha menghentikan Lexi.
“Apa aku Cuma mau bikin seatbelt kamu” tutur Lexi.
Lexi mengangkat seatbelt milik Enola dan menunjukkan pada Enola yang membuat Enola malu.
“Memangnya kamu pikir, aku mau ngapain ha” tanya Lexi sambil tersenyum seraya memakaikan seatbelt pada Enola.
Muka Enola merona mendengar perkataan Lexi.
“Kamu tuh, pikirannya” tutur Lexi yang fokus untuk mengemudikan mobilnya.
Mobil sport hitam itu pun keluar dari rumah besar pratama menuju perusahaannya.
........
Bantu untuk lebih semangat lagi ya guys dengan like dan vote.
Thankyou all.
Jangan lupa jaga kesehatan dan bahagia ✨
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 52 Episodes
Comments
sandi
lexi raja modus
2021-09-04
1
Riyas Warman
Enola itu waspada Lexi takut kamu kilhaf lagi 😂😂
2021-08-21
1