Eps 6 : Sangat Menggoda

Enola dan adik-adiknya mengikuti Christ masuk.

“Silahkan duduk, saya akan memanggil tuan” timpal Christ pada Enola dan para adiknya.

....

“Tuan Enola dan adiknya telah berada dibawah tuan” tutur Christ sang sekretarisnya.

“Mari kita turun” ajak Lexi dan beranjak dari depan cermin.

.....

“Perkenalkan ini tuan Lexi, yang akan kalian jaga dan lindungi” tutur Christ memperkenalkan pria tinggi nan tampan tersebut. Sedangkan Lexi hanya diam dengan wajah datar tanpa ekspresi.

“Selamat pagi tuan” sapa Enola pada sang tuan. Enola paham bahwa ia haruslah sopan pada sang majikan.

“Hmm, temani aku sarapan!” ucap Lexi.

“ Dan tak ada penolakan” tambahnya karena belum ada jawaban.

Ucapak Lexi tersebut membuat para kakak beradik tersebut saling pandang dan mengangkat bahunya yang mensyaratkan ketidaktahuan serta bingung pada majikan barunya itu.

Sementara itu Christ kembali kekantor untuk urusan yang dipercayakan sang tuan padanya.

“Baik tuan” jawab singkat Enola dan mengikuti sang tuan. Sebenarnya Ola dan adik-adiknya sudah sarapan sebelum kerumah Lexi, tetapi agak kurang pantas rasanya mereka perintah aneh tuannya itu.

Lexi yang tidak pernah sarapan dirumah, kini sarapan untuk pertama kalinya yang membuat Seto yang bekerja sebagai kepala pelayan dirumah Lexi bingung dengan sikap baru sang tuan.

Mereka menyantap makanan mereka tanpa ada suara sendok dan piring bersentuhan.

“Pak Seto, tolong antarkan mereka kemar masing-masing” perintah Lexi pada sang kepala pelayanan yang sudah paruh baya itu.

“Baik tuan” jawab singkat pria paruh baya itu.

“30 menit, aku tunggu” timpal sang tuan.

.....

“Kau ikut aku” perintah Lexi pada Enola.

Lexi melempar kunci mobil yang lain pada adik-adiknya, sedangkan kunci mobilnya diberikan pada Enola.

Enola langsung sigap melakukan pekerjaan nya.

“Silahkan masuk pak” pinta Enola yang membuka pintu belakang pada sang tuan.

Bukannya masuk melalui pintu yang dibukakan Ola, Lexi langsung masuk ke kursi penumpang disamping pengemudi. Yang membuat Enola menghela nafas.

“Mengapa lama sekali?” tanya pria didalam.

“Ahh, baik tuan. Maaf tuan” jawab Enola, Enola sedikit kesal dengan sikap bos barunya itu.

Dalam perjalanan Lexi menatap Enola seakan ingin menerkam dan melahap sang mangsa.

Lexi berusaha mengalihkan perhatiannya dari dua buah jeli kembar yang begitu kenyal dan bibir merah muda yang sangat menggoda.

Enola hari ini memakai pakaian serba hitam dengan baju bagian dadanya yang lumayan turun sehingga dua jely yang kenyal itu kelihatan dengan polesan make up simpel ala dirinya.

“S****, mengapa dia begitu menggoda, bahkan kau membangunkan yang tidak seharusnya kau bangunkan” gumam Lexi sambil melemparkan pandangannya ke arah jendela disebelahnya.

Enola tiba-tiba rem mendadak yang membuat mobil di belakang langsung berhenti, Enola tiba-tiba merasakan padangannya dihalangi dan bibirnya sedang menempel dengan bibir sang tuan yang membuat Enola terkejut dan marah.

“emm” dorong Enola pada sang tuan.

“Tolong Bapak, jangan keterlaluan. Saya disini untuk memastikan keamanan Bapak bukan sebagai wanita penghibur bapak” pinta Enola pada sang tuan dengan menahan segala amarahnya, dalam perkataan amarah itu ada rasa perih yang membuat Lexi merasa bersalah.

“Maaf kan saya” lirih Lexi seakan anak kecil yang melakukan kesalahan.

Tok tok tok..

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Bantu untuk lebih semangat lagi ya guys dengan like dan vote.

Thankyou all.

Terpopuler

Comments

sandi

sandi

bujrengggg maen sosor aje!!?

2021-09-04

1

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!