Hati Aulia

Bel istirahat berbunyi para siswi dan siswa melakukan ritual makan siang dikantin sekolah, nampak hanya Aulia dikelas, Andreas baru saja selesai dari mengantar buku-buku keruangan guru dia mendapati Aulia yang duduk memandang kearah luar jendela, Andreas pun melihat sekeliling dan segera mendekat dengan senyum hangatnya..

"hey.. kok sendirian aja, gk kekantin" sontak membuat Aulia kaget dan membetulkan posisinya

"gk ndre, cuman nitip aja sama Angel, habis kaki gue lagi gk mau diajak buat jalan dulu" nampak senyum dibibir Andreas merekah bagai bunga yang membuat Aulia senang dengan senyum itu..

"iiihh.. kok senyum-senyum sih, gk lucu tau"

"habis, biasanya selalu nabrak gue sekarang karena lagi kesakitan malah diam ditempat aja, biasanya kaya tanduk banteng hehehe"

"iihh.. malah ketawa, iya juga yah, kenpa gue selalu aja nabrak elu yah, hahaha" mereka pun tertawa, baru kali ini Andreas tertawa selepas itu semenjak kepergian ibunya 2 tahun lalu, diposisi lain Aulia terlihat mengendalikan diri yang sedari tadi jantungnya seperti mau melompat..

"eehh.. Andre gk pergi makan.?" membuat pemilik nama berhenti tertawa dan sedikit menggaruk kepalanyanya terlihat salah tingkah

"mmm.. mau makan sih, ehh.. ya uda gue kekantin dulu, lia gk nitip apa gitu"

"gk usa uda ad Angel kok, kalau bisa suruh Angel cepat aja" keduanya pun berpisah dengan salah tingkah masing-masing, dikantin Angel yang duduk ditemani Adrian dan juga Aditya hanya makan dalam diam karena Angel yang sedikit kesal melihat ulah Aditya yang selalu menggodanya, Andreas yang melihat memilih duduk di seberang mereka yang dua baris dibelakang Adrian dan juga Aditya, buru-buru Angel menghabiskan makannya dalam diam dengan wajah kesal..

"rian, gue duluan yah" Aditya pun melambaikan tangannya dengan wajah yang sedikit menggoda

"bye, Angel hati-hati yah, awas rindu ntar" Angel yang mendengar dibuat nabrak dengan suara Aditya barusan dan langsung melihat kearah Aditya dengan tatapan membunuh sangking kesalnya Angel lupa membawa cemilan untuk Aulia, melihat reaksi dan tingkah Angel membuat Andreas segera beranjak dari makannya dan membeli sekotak susu dan roti isi untuk dibawa kekelas segera..

nampak dilorong sekolah Andreas melihat Angel dipanggil oleh guru keruangan segera mungkin Andreas pergi kekelas dengan tergesa-gesa takut bel sekolah berbunyi untuk masuk, karena Andreas masih menutup diri dari para saudaranya untuk kepo urusannya sekarang ini..

"lia ini, susu dan roti isinya" nampak menyodorkan susu dan juga roti kehadapab Aulia, Aulia yang melihat Andreas dengan keringat dijidadnya dengan suara yang berburu membuat heran Aulia dengan secepat kilat dia mengambil makanan dan minuman itu dan membukanya..

"ndre, gue kan gk suruh elu" masih memakan roti isi itu dengan lahap

"gue tau, cuman.., Angel gk sempat belu karena guru memanggilnya tadi, jadi gue inisiatif aja" berbicara dengan sedikit mengatur nafasnya, Aulia nampak terpesona dengan tingkah Andreas yang perhatian membuat jantung Aulia seperti mau melompat dengan tingkah yang serba salah dia meminum susu pemberian Andreas

"makasih yah, padahal gk apapa loh"

"jangan... lagian gue merasa bersalah dengan keadan lu sekarang ini, liat sendiri tuh" sambil menunjuk kaki yang masih dibalut perban "iya juga sih, tapi gk sepenuhnya salah lu juga kok, emang gue aja yang keras kepala, gk pernah dengar apa kata kakak gue" meminum susu itu sampai tandas..

"ya udah, lebih baik elu gk usa kemana dulu trus pulang sebentar kamu naik apa.?" mendengar Andreas yang memanggil dengan sebutan kamu membuat Aulia bersemu, melihat warna muka Aulia berubah membuat Andreas sedikit panik dan berusaha memegang dahi Aulia..

"kamu kenapa lia, gk apapa kan.?" lantas membuat Aulia makin salah tingkah dan sontak berdiri ingin menghindar tanpa ia sadari dengan luka yang masih sakit membuatnya hampir oleng, Andreas melihat reaksi gelagapan Aulia membuat Andreas segera menangkap pinggang Aulia denga sedikit dramatis membuat pasangan itu saling menatap, tak ingin membuat keadaan hati tak karuan cepat-cepat pasangan itu memisahkan diri dan berusaha mengontrol jantung mereka..

"Aulia, kakimu kan masih sakit jadi please duduk aja yah, daripada jatuh nanti, gue keluar sebentar oke, takut anak-anak masuk nanti" Aulia hanya tersenyum, Andreas pun berlalu bergegas menuju atap sekolah, sementara Aulia sedang mengatur ritme jantung yang makin gk karuan, Angel yang berjalan kearah kelas dengan banyak tumpukan buku ditangannya memperlambat jalannya takut jatuh, diseberang arah Angel Aditya yang sedang berjalan didepannya segera berlari mengahampiri Angel..

"sini gue bawain" nampak Aditya mengambil tumpukan buku ditangan Angel ingin bersikeras namun Angel didahuli Aditya yang sudah memegang buku-buku itu, dilorong sekolah Angel dab Aditya hanya diam, tak berselang waktu ada seorang siswi mendekati Aditya..

"hay adit.. gue boleh gk foto bareng ama kamu.?" Aditya hanya tersenyun tanda terima, siswi itu pun memberikan ponselnya ke tangan Angel, "ngel.. tolong yah" Angel hanya menerima dengan sedikit bete, sudah selesai foto-foto waktunya Angel lanjut jalan meninggalkan Aditya, Aditya pub berlari mengejar dengab sedikit menggoda Angel..

"hey tunggu.., lu kenapa sih ngel., cemburu yah, maklum gue kan artis" Angel yang mendengar tidak terima

"siapa juga, emang gue siapanya elu, uda deh masuk gih simpan diatas meja itu" dengan menginterupsi Aditya untuk meninggalkan buku-buku itu diatas meja guru, Aditya pun masuk meninggalkan buku-buku itu, dan mengahap ke wajah Angel, melihat kedatangan Angel dan juga Aditya Aulia yang sudah mengatur jantungnya itu hanya tersenyum dengan adegan didepanya..

"awas kalau lu jatuh cinta ama gue yah" sambil menunjuk wajah Angel, membuat Angel sedikit memundurkan kepalanya "kenapa juga gue harus jatuh hati ke elu, gk mungkin uda lu pergi sana" tanpa Angel menyuruh Aditya sudah pergi keruangan kelas disebelah kelas Angel, Aditya pergi masuklah Adrian dari pintu sebelah kearah Aulia yang masih melihat Angel dengan wajag kesalnya, melihat Adrian datang Angel pun meluapkan kekesalannya ke Adrian..

"rian.. bilang yah ke adik lu, gue gk suka ama dia, dan satu hal lagi bilangin jangan suka godain orang, iseng banget sih" dengan kata-kata yang membuatnya makin kesal, membuat Adrian hanya duduk dihadapan Aulia dan mengamati Aulia dengan senyum dibibir Aulia, Angel yang melihat membuat dia makin kesal dan mengahampiri Adrian..

"rian, elu denger gk.? elu yah sama aja ama adit, uda awas elu dimeja lu sana uda mau masuk" Adrian pun berdiri

"ia Angel bawel, nanti gue bilangin Aditya, lagian elu duduk disebelah Aulia kok malah suruh gue pindah" tak lama bel pun berbunyi dan membuat senyum kemenangan diwajah Angel..

"tuh dengerkan uda bel masuk" Adrian pun duduk diseberang Aulia, nampak parah siswa dan siswi sudah memasuki ruanga kelas masing-masing, tak lupa juga Andreas masuk sekilas melihat kearah Aulia dan langsung duduk di seberang Adrian, mereka duduk sejajar tapi yang memisahkan adalah jalan untuk dilalui, selama pelajaran dimulai Aulia merasa kenapa dengan hatinya, ada apa dengan hatinya selama kedekatannya dengan Andreas sampai detik ini mengapa hatinya selalu berdetak tak karuan bila dekat dengan Andreas, Angel yang melihat Aulia melamun membuat Angel penasaran..

"lia, sstt.., kenapa sih" menyenggol sikut Aulia, Aulia hanya menggeleng kepalanya sekilas ia melihat arah guru..

waktu pulang tiba, Angel membantu Aulia berdiri sehabis anak-anak keluar karena tak ingin hal-hal yang tak diinginkan bila berdempetan keluar dengan para siswi siswa lain..

"yukk.., pak Tarjo uda didepan" terlihat Angel memapah Aulia dengan berjalan yang disesuaikan dengan langkah Aulia yang sedikit meringis..

di parkiran nampak mobil Aulia sudah berdiri pak Tarjo disamping mobil, mobil Adrian dan Aditya sudah berlalu karena ada janji masing-masing, tapi nampak mobil Andreas masih terparkir, didalan mobil Andreas melihat Aulia yang baru keluar dari pintu utama sekolah..

flasback Andreas :

diatap sekolah Andreas mondar mandir tak jelas yang membuat dia gusar dan mengatur ritme jantungnya..

"aaahhh.. kenapa sih gue" sambil berteriak dengan menarik rambutnya, terlihat ia terduduk dengan memegang dada, Andreas memikirkan adegan tiap adegan selama ia dekat dengan Aulia tak sadar senyum merekah diwajahnya

"apa gue uda jatuh cintah dengannya, gk mungkin, masa sih" jeda "tapi kalau sampai terjadi apa yang harus saya lakukan" bel pun berbunyi membuat Andreas mengatur nafas dan berjalan kearah kelas..

"hhmmm.. Aulia apa iya gue uda jatuh cinta ama lu" terdengar Andreas merasa belum habis pikir dia memperhatikan Aulia yang memasuki mobil, dia pun membuka kaca mobilnya dan menancap gas sedikit lambat menuju arah Aulia, Aulia yang terhenti sejenak untuk masuk mobil yang melihat kearah Andreas yang berlalu membuat dia mengaharap Andreas melihat kearahnya, Angel yang melihat reaksi itu mengamati bola mata Aulia..

"ternyata baru gue sadar, Aulia gue ini lagi jatuh cinta yah, tapi dia belum mengakuinya" Aulia yang mendengar ucapan Angel barusan buru-buru ia memasuki mobil dengan sedikit menahan rasa sakit, Angel yang melihat reaksi tak menyangka dengan reaksi Aulia yang sedikit salah tingkah ia berusa menggoda lagi didalam mobil yang sudah melaju..

"cieee.. sejak kapan nih cerita dong" Aulia yang tak mau mendengar omelan Angel langsung menghadapinya dengan pertanyaan yang menggebu-gebu, ia tidak pernah menyembunyikan sesuatu apapun itu sejak orang tuanya meninggal karena hanya ada Angel yang selalu disisinya begitu pun Angel..

"sssttt.. Angel, gue gk tau apa yang gue rasa saat ini tapi kenapa gue selalu aja salah tingkah dihadapnnya..."

"wahh.. lia, elu bener suka tuh ama orang itu tapi siapa sih, Adrian yah" ngomong-ngomong Angel tidak sempat melihat Andreas saat diparkiran tadi, Aulia yang mendengar hanya menggelengkan kepala..

"bukan ngel, masa elu gk liat sih tadi mobil yang lewat diparkiran" Angel yang bingung hanya mengkerutkan dahi dan menggeleng membuat Aulia sedikit kesal..

"eehhh.. ya uda elu cari tau aja siapa tapi, kalau elu uda tau please jangan bilang siapa-siapa,"

"kalau abang Angga gimana"

"siapapun.. termasuk abang" Angel hanya mengangguk dan menghela nafas

"ternyata teman gue uda mulai jatuh hati nih, gue pengen juga deh" Aulia yang mendengar hanya mengangkat alis dan tersenyum..

"masa belum ngerasain, tuh Aditya dikemanain" gk terima dengan ucapan Aulia, Angel langsung menyenggol bahu Aulia, "yeee,, lia, dia, gk mungkin masa ia gue harus beruruusan dengan para fans wanitanya gk banget, dan gk mungkin"

"awas loh, kalau sebaliknya gimana.?"

"gk mungkin" percakapan usai mereka melihat arah luar jendela masing-masing, tak lama kemudian sampailah digerbang pintu rumah..

"sampai deh, sini gue bantu lagi" terlihat Angel mengulurkan tangannya dan Aulia pun turun, mereka duduk disofa ruang TV..

"lia, kita kedokter aja yuk, sekalian ganti perbanmu" Aulia menolak dengan meyakinkan Angel bahwa ia suda bisa jalan, "gk aahh.. lagian gue uda bisa berdiri dan jalan, dibersihin aja pake plesteran uda mulai kering juga kok didalamnya"

"emangnya kamu tau kalau lukanya uda kering, kan lututmu lagi diperban lia," sambil menggelengkan kepalanya Angel merasa heran terhadap Aulia..

"uda aahh.. daripada elu cerewet ambilin kotak P3K aja deh" sambil menyuruh Angel berdiri, Angel pun pergi keruang tengah mengambil kotak P3K tersebut..

"sini gue yang bersihin, sekalian ngelatih kemampuan gue" Aulia pun duduk diam dihadapan Angel, Aulia tau Angel ingi sekali menjadi Dokter, setelah selesai tak lupa Angel memberikan sentuhan terakhir dengan membaluti luka Aulia dengan plester..

"uda deh, bisa jugakan gue"

"iya deh bu dokter, ngel, habis makan kita ke restauran yuk, gue pengen ketemu kak Bunga" mereka berdiri menaiki tangga lantai atas Angel hanya mengangguk tanda setuju..

Terpopuler

Comments

RA💜<big><_

RA💜<big><_

kak q mampir bawa boomlike dan bintang lima buat kakak, semangat

mampir yuk ke novelku yang berjudul
"pergi ke masa lalu"
"siculun dan pangeran tampan"
minta dukungannya lewat rate komen like dan votenya, apabila suka alurnya bisa klik favorit

salam santun dariku Rija Annisa

2020-08-01

1

Arthur

Arthur

Bagus kak lanjuut 😆
Semangat nulisnyaa

🌸Halo ini author Fur Therese yuk mampir dan saling like, rate5 dan vote🌸
Tambahkan ke favorite ya karena bakal up setiap hari ❤

2020-05-15

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!