NovelToon NovelToon
Dokter Tampan Itu Suamiku

Dokter Tampan Itu Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Dokter / Tamat
Popularitas:7.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Tri Ani

Felicia Daryl adalah gadis yang kurang beruntung di lingkungannya, saat semua anak seusianya sudah menikah dan memiliki anak, dia masih saja setia dengan kesendiriannya. Hingga sebuah rencana besar di lakukan untuknya, orang tuanya akan menjodohkannya dengan pria yang tidak di kenal membuatnya memutar otak untuk bisa terhindar dari perjodohan itu.

Di tengah kegundahaannya, akhirnya ia di pertemukan dengan seorang dokter muda yang dengan tulus menolongnya. Sebuah ide gila pun muncul, Felicia merancanakan sebuah pernikahan dengan dokter muda itu.
Frans Aditya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Ani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di pertemukan lagi dengannya

" Makasih loh kalau lo suka sama nama gue!"

"Baru kali ini nih gue ketemu cewek yang kayak gini, pe de abis!"

"Kalau gue nggak pe de gue nggak hidup sejauh ini!"

"Ya udah terserah lo, gue pergi dulu,ada yang harus gue kerjain!"

Dokter Frans pun berdiri, ia mengalungkan kembali kameranya dan hendak meninggalkan Felic, tapi Felic kembali memanggilnya karena ia mengingat sesuatu.

"Frans .....!"

"Ada apa lagi? udah kangen aja lo!"

Felic segera mengambil kantong plastik yang ada di keranjang sepedanya. dan menyerahkan ke dokter Frans.

"Niihhhhh !"

"Ini apaan?"

"Sepatu lo ....!"

"Makasih ya!" ucap dokter Frans sambil mengambil bungkusan plastik itu.

❤️❤️❤️❤️

Setelah insiden di antar oleh dokter Frans, kini gossip mengenai Felic semakin memanas

saja. Ibunya yang selalu menjadi bulan-bulanan tetangga, mereka mendesak ibu

felic untuk segera menikahkan Felic.

“Fe…, ibu mau bicara sama kamu!”

Ibu Felic sudah naik ke kamar Felic. Tak biasanya ibunya akan menemui Felic hingga

naik ke kamar Felic kalau tidak ada yang begitu penting.

“Ada apa bu?”

“kata ibu-ibu kamu kemarin malam pulang malam di anter sama cowok, siapa? Cowok

kamu?’

“Bukan bu …, itu temennya Felic yang meminjam sepeda kemarin!”

“kalau itu cowo kamu, ibu malah seneng Fe, segera saja menikah ya …!”

“Ibu ini apa-apaan sih …., Felic belum terlalu kenal sama dia, ketemu saja baru dua

kali!”

“Ibu padahal berharap sekali kamu akan segera menikah, usiamu sudah terlalu matang,

kalau kamu nggak dapat pacar juga terpaksa ibu sama ayah kamu yang akan carikan

calon untukmu!”

“Ibu apa-apaan sih …, Felic belum siap nikah bu …!”

“Nikah itu nggak nunggu siap nak, nanti kalau kamu udah nikah bakal siap sendiri!”

“Terserah ibu saja lah …!”

“jadi kamu setuju kalau ibu dan ayah cari calon buat kamu?”

“Nggak tahu lah bu …, aku pergi dulu …!”

Felic memilih menghindar setiap kali ibunya membicarakan tentang pernikahan.

“kebiasaan kamu Fe, ibu belum selesai bicara!”

Felic tidak mempedulikan omelan ibunya, ia memilih mengayuh sepedanya, ini hari

minggu, biasanya ia akan suka menghabiskan waktunya dengan laptop bututnya dan

menorehkan banyak hal di sana, masih teringat sekali ia membeli laptop itu dari

temannya dengan harga Sembilan ratus ribu, itu adalah gaji pertamanya,

laptopnya tidak akan menyala jika tidak dengan di sambungkan listrik, laptop

itu sudah sangat tua, bahkan masih windows tujuh.

Brak

Karena tidak fokus, sepeda Felic mengenggol kap mobil seseorang, hingga membuatnya

terjatuh. Untung mobil itu berhenti tepat waktu sehingga tidak terjadi hal yang

lebih parah, tapi kap mobil itu sedikit lecet.

Mati kau Felic …., mati kau ….., apa yang kau lakukan ….

Gerutu Felic dalam hati, ia benar-benar mengutuki kebodohannya karena tidak hati-hati.

Mobil itu terlalu mahal, pasti biaya pengecatannya juga mahal.

“Fe …, kamu tidak pa pa?”

Suara seseorang yang sangat Felic kenal membuyarkan semuanya. Ia segera mendongakkan

kepalanya sambil memegangi sikunya yang lecet karena terbentur aspal.

“Astaga…, sikumu berdarah …!” pria itu segera mendekati Felic dan meniupi siku Felic

yang berdarah, sedangkan felic masih saja terbengong tidak percaya. Pria itu

adalah Rangga manta pacar felic.

Felic tampak terkesima dengan pria di depannya itu, ia benar-benar merasakan

jantungnya bekerja keras saat ini, ia sampai tidak berani bernafas karena

berada di dekatnya.

“Ayo kita duduk di sana!” Rangga mengajak Felic duduk di tepi jalan, seperti sedang

terhipnotis Felic menurut saja tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

“Biar aku ambilkan obat dulu di dalam mobil!” lagi-lagi hanya rangga yang bicara

sedang Felic masih memating, ia hanya tersenyum. Rangga segera berlari kembali

ke dalam mobilnya, mengambil kotak obart kecil di sana.

Dengan telatennya rangga mengoleskan obat ke siku Felic dan menutupnya dengan kain

kasa dan juga hansaplas.

“Sudah selesai!”

“Terimakasih!”

“Sama-sama …, sebenarnya aku yang minta maaf karena menabrakmu!”

“Bukan …, aku yang menabrakmu, jadi aku yang minta maaf. Aku akan mengganti biaya

perawatan mobilmu, aku janji!”

“Tidak perlu seperti itu Fe …, ini tidak pa pa! aku tadi nyetirnya nggak fokus, untung

kamu nggak kenapa-kenapa kalau sampai kenapa-napa aku pasti sangat merasa

bersalah!”

“Kau baik sekali …!”

“Aku senang bisa bertemu denganmu lagi!” ucap Rangga, dia menatap Felic dengan

tatapan yang sulit di artikan.

“Aku juga senang!” Felic merasa senang bisa bertemu dengan Rangga lagi, tapi ia juga

tidak boleh terlalu senang, hatinya akan kecewa saat ia mengingat sekarang

Rangga sudah punya tunangan, apalagi tunangannya sangat cantik dan sepertinya

terpelajar tidak seperti dirinya yang hanya lulusan SMA.

“Sebenarnya aku sempat beberapa kali mencarimu, tapi kau sulit di temukan, aku juga tidak tahu alamat rumah kamu. Dulu kau selalu tidak mengijinkanku ke rumahmu!”

Hah …., apa aku tidak salah dengar

…, dia mencariku? Untuk apa? Apa mungkin itu hanya basa-basi saja ….

Felic menatap Rangga tak percaya, ia hanya bisa membatin, bagaimana mungkin pria di

depannya ini mencarinya, kapan?

“Kenapa menatapku seperti itu? Seakan-akan kau tidak percaya padaku!”

“Bukan seperti itu, tapi untuk apa mencariku?”

“Karena_!”

Belum, sempat Rangga menyelesaikan ucapannya tiba-tiba seseorang datang menegur

mereka.

“Apa kalian tidak tahu cara memarkirkan mobil dengan benar, hai tuang …, lihat

mobilmu menghalangi jalanku!” teriak seseorang dari dalam mobilnya.

“Iya …, maaf pak! Aku akan meminggirkannya!”

Rangga pun meninggalkan Felic dan segera meminggirkan mobilnya.

“Apa dia bilang, pria setampan gue di panggil pak!” gerutu pria di dalam mobil itu.

Dia adalah dokter Frans. Tatapannya tertuju pada seorang gadis yang sedang

duduk di tepi jalan itu.

“Gadis itu …, syukurlah gue menemukannya!”

Felic terkejut saat melihat pria yang sama yang sudah dua kali ini ia temui. Dokter

Frans turun dari mobil dan menarik tangan Felic begitu saja.

“Eh …, ada apa ini? Lepaskan tangan gue!”

Rangga yang melihat Felic di tarik tangannya oleh seorang pria segera menghampiri

mereka.

“Apa-apaan anda? Siapa anda hingga menarik tangan teman saya seperti ini!” hardik Rangga.

“Jangan ikut campur, ini urusan rumah tangga!” ucap dokter Frans asal membuat Rangga

terdiam begitu pun dengan Felic yang tak kalah terkejutnya.

“Rumah tangga?”

Akhirnya Rangga membiarkan dokter Frans membawa Felic begitu saja. Felic benar-benar

tidak mengerti dengan pria di sampingnya itu. Felic hanya terdiam sepanjang

jalan, ia tidak protes atau apapun atas perlakuan dokter Frans. Hingga mereka

sampai di sebuah kafe. Dokter Frans memarkirkan mobilnya.

“Kita di mana?”

“Kita di kafe, kali ini gue butuh banget bantuan lo!”

“Bantuan apa? Gue tidak kenal sama lo, tapi kenapa lo minta gue buat bantu bantu lo?”

“Karena lo tidak kenal gue, makanya gue butuh lo untuk bantu gue. Gue janji

setelah ini lo boleh minta apapun dari gue sebagai balasannya!”

‘Memang gue harus nglakukin apa? Gue kok malah curiga ya!”

“Di dalam sana ada ibu-ibu yang mengatakan kalau dia akan menikahkan gue dengan

putrinya. Ibu –ibu itu pasien gue, karena lo pandai bicara jadi gue mohon

bicaralah dengannya dan mengatakan kalau lo adalah istri gue!”

“Istri lo?” ucap Felic terkejut.

“Iya …..!”

“Kenapa lo tidak mengatakan sendiri jika lo sudah punya istri, kenapa harus bawa-bawa

gue?”

“Gue udah berkali-kali mengatakannya bahkan malah udah puluhan kali tapi dia tidak percaya, dia tetap meminta bukti kalau gue udah nikah!”

“Astaga rumit sekali hidup lo!”

“Ayo turun!”

“Baiklah …, tapi ini tidak gratis, ok!”

“Iya…., bawel!”

Mereka pun akhirnya masuk ke dalam kafe, seperti yang di katakan oleh dokter Frans. Di

sana sudah duduk seorang ibu yang sepertinya tidak sabar menunggu kedatangan

dokter Frans.

“Selamat siang bu!”

“Dokter…, saya sudah lama menunggu dokter!”

“Kenalkan bu ini istri saya, Felicia!”

“Jadi dokter beneran sudah nikah ya?”

“Iya bu …, saya istri dokter Frans. Kami sudah menikah tiga bulan. Dan ini dalam

perut saya ada bayi kami, iya kan sayang …!”

Felic benar-benar pandai berekting, dulu dia selalu mengikuti teater di sekolah,

ternyata kemampuannya sangat berguna saat ini.

‘Saya tidak percaya. Mana buktinya kalau kalian sudah menikah?”

“Bukti?”

“Iya …, bukti!”

Astaga …., aku tidak punya cincin

atau apa, aku harus melakukan apa?aku harus melakukan sesuatu yang luar biasa

saat ini ….

"Di dalam perut saya ada janin Frans bu, ini buah cinta kita berdua, iya kan sayang?" ucap Felic sambil mengelus perut ratanya sambil bertanya pada dokter Frans.

"Iya benar bu, istri saya sudah hamil dua bulan!"

"Saya tetep nggak percaya, suami istri kok nggak ada mesra-mesranya!" ucap ibu itu dengan masih meminta bukti.

Felic menatap dokter Frans, ia pun mulai mendekatkan tubuhnya pada dokter Frans. Ia

sebenarnya ingin mencium pipi dokter Frans tapi ternyata sasarannya salah, saat

sama-sama bingung, dokter Frans menoleh kea rah Felic saat felic sudah bersiap

menciumnya hingga membuat bibir mereka bertemu.

Cup

Mata mereka saling bertemu, mereka terpaku satu sama lain.

“Astaga …, kalian pasangan muda, nggak punya malu bermesraan di depan umum seperti ini,

ya ampun ….!”

Ternyata ketidak sengajaan itu membuat ibu itu percaya kalai mereka sepasang suami

istri. Ibu itru walaupun terus menggerutu tapi ia meninggalkan mereka berdua.

“Astaga …, astaga …!” setelah ibu itu meninggalkan mereka, mereka saling membuang muka dan menghapus bibirnya.

“Kenapa lo nyium gue kayak gitu?” protes dokter Frans.

“bagaimana gue tahu kalau lo bakal berbalik menatap gue, gue hanya ingin mencium pipi lo!”

“Gue tahu gue emang tampan, tapi tidak begitu juga caranya! Lo ini …., bibir gue belum

tersentuh siapapun, dan Lo mengambilnya dari gue!”

“Astaga …, Lo ini cewek atau cowok sih …, nggak ngerti gue sama jalan pikiran lo!"

"Gue pergi …., tangisi tuh keprawanan bibir lo!”

Felic begitu kesal dengan pria yang bernama Fran situ, bukannya berterimakasih pria

itu malah meributkan keprawanan bibirnya.

***Cinta dan jodoh adalah dua kesatuan yang tidak terpisahkan, di mana ada cinta kadang tidak jauh-jauh dengan jodoh

Jangan lupa untuk kasih dukungan untuk author dengan memberikan like dan komentarnya ya kasih Vote juga yang banyak ya

Follow Ig aku ya

tri.ani.5249

Happy Reading 😘❤️❤️***

1
Momcia
Reoni...
Marhaban ya Nur17
ayolah Frans lu nyuruh felic buat jauhin mantannya eh malah lu sendiri yg kejebak
Marhaban ya Nur17
gw jg ikut tegang klo ada nyonya ratih wkwkwkw
Marhaban ya Nur17
ceroboh kau fe kwkwkwkkwi
Marhaban ya Nur17
kos-kosan lagi
Marhaban ya Nur17
gw jg ketawa 😀🤪😝
Marhaban ya Nur17
balok es pasti nanya nya itu wkwkwkkw
Marhaban ya Nur17
rangga tuh nanti jd asistennya rendi kan ????
Marhaban ya Nur17
😔🤭
Marhaban ya Nur17
oh kamar mandi felix pake shower jg y 😄 tak kira msh pake gayung
Marhaban ya Nur17
abi = rangga
Marhaban ya Nur17
apakah rangga abi itu ????
Marhaban ya Nur17
keprawanan bibir wkwkkw
Nurmala M Manik
apa judul cerita ersya dan divta y thor
Tri ani: jaka rasa duda, kak
total 1 replies
Mbs Madu Gomilk
iya dehh,,,
sekalian biar para suami merasakan gimana susahnya ibu hamil,,,
ehh tp kasihan jg sihh, nanti gk bisa kerja malah tiduran aja, yg repot istri juga,.. tp kalo suaminya sultan mah duwit ngalir sendiri 🤭🤭🤭🤭🥺
Mbs Madu Gomilk
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 lucu deh abang Wilson nya
Masniah Hilwan Iin
mf biasa aj
Agung
suka deh sama visualnya Wilson
Yuni Luthfi Jamilah
sangat bagus cerita nya
Ida Ida
baru mau komen pak Seno nikah SMA bini aj kan s bibi msh single..dh kenal lgi pasti Rangga SMA zea setuju ..itung2 sambil ngerawat cucu..sambil d dampingin istri baru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!