NovelToon NovelToon
Bukan Pilihan Tapi Garis Takdir Yang Telah Ditetapkan

Bukan Pilihan Tapi Garis Takdir Yang Telah Ditetapkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Perjodohan / Nikahmuda
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Yuli Zarti

sebuah kisah yang sangat menyentuh namun juga menyakitkan tapi tetap dijalani dengan cara yang kadang sulit untuk di terima. Akankah antara Aira dan Ridwan sanggup menjalani? dan bagaimana dengan Zaki. Apakah yang terjadi selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuli Zarti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 10 kehangatan di pagi hari

Setelah seminggu berlalu setelah menggelar pernikahan kini Zaki sudah mulai masuk ke kantor. Pagi ini Aira telah mulai melaksanakan tugasnya sebagai seorang istri. Ia melayani suaminya dengan tulus.

Pagi-pagi sekali Aira sudah berada di dapur. Saat ini Zaki belum mempunyai asisten rumah tangga. Namun Aira tidak merasa keberatan dengan itu.

Sedangkan Zaki masih tertidur pulas di kamar. Ketika Zaki membuka mata ia tidak melihat keberadaan istrinya.

"Mungkin dia lagi di dapur" , gumam Zaki. Karena pagi ini sudah mulai masuk kantor akhirnya Zaki pun bangun dari ranjang menuju ke kamar mandi. Setelah selesai membersihkan badannya Zaki pun keluar dari kamar mandi.

Namun sebelum Aira menuju dapur ia telah menyiapkan pakaian untuk Zaki untuk pergi kekantor. Melihat semua itu Zaki merasa bahagia. Aira meletakkan pakaian Zaki dengan rapi dan sudah tersedia semuanya.

Setelah itu Aira pun pergi kedapur untuk memasak sarapan pagi untuk dirinya dan suaminya.

Karena selama ini Aira bisa mengerjakan tugas rumah dengan sendiri. Sedangkan orang tua Zaki kini telah kembali kerumah lama mereka. Ayahnya Zaki tahu bahwa istrinya itu kurang setuju dengan menantu mereka.

Zaki melihat Aira begitu cekatan dalam memasak. Zaki berdiri disamping Aira. "Ada yang bisa aku bantu sayang ?"

"Eh kamu udah siap kekantor mas, ini aku udah siapin sarapan aku selesai kok mas ".

"Maafkan aku ya sayang saat ini aku belum memikirkan untuk mempunyai asisten rumah tangga. Tapi kalau memang kamu memerlukan asisten rumah tangga nanti akan aku usahain buat kamu ya ? ", ucap Zaki dengan penuh kelembutan.

"Gak apa-apa kok mas aku bisa kok sendiri mengerjakan tugas rumah tangga. Ini sudah biasa aku kerjain sebelum kita menikah. Jadi aku sudah terbiasa dengan hal ini" .

"Yaudah ini sarapan pagi udah siap bagaimana kalau kita sarapan dulu nanti kita pikirkan bagaimana baiknya".

"Yaudah ayo" , ucap Zaki. Zaki pun duduk di meja makan sambil melihat ponsel untuk memeriksa apakah ada pesan masuk.

Sedangkan Aira mengambil nasi goreng dan menyendok kan kedalam piring Zaki.

" Wah kamu masak apa nih sayang baunya enak bangat membuat aku penasaran dengan rasanya. Pasti aku akan ketagihan terus dengan masakan kamu nih ! "

" Alhamdulillah kalau mas suka ini aku masak nasi goreng spesial pagi ini. Aku gak tahu kamu suka apa jadi aku masakin nasi goreng aja".

"Aku gak pilih - pilih makanan kok sayang. Apapun yang kamu masak pasti akan aku makan".

Aira pun merasa cukup senang melihat Zaki yang terlihat begitu menyayangi dirinya. Lain halnya dengan Zaki ia belum berniat untuk menyentuh Aira tanpa Aira yang memintanya.

Ia melihat Aira yang sudah mulai menerima pernikahan ini. Mungkin dengan perlahan -lahan Aira bisa menerima dan mencintai Zaki.

Namun Zaki berpikir bahwa suatu saat nanti ia akan mengembalikan Aira pada Ridwan. Karena saat ini kondisi kesehatan Zaki tidak memungkinkan untuk bersama Aira selamanya.

Penyakit yang ia sembunyikan selama ini membuat dirinya semakin tak berdaya. Setelah selesai sarapan Zaki pun berangkat ke kantor.

"Sayang aku kekantor dulu ya kamu hati - hati dirumah. Kalau ada apa-apa hubungi aku ya" .

"Ya mas, kamu juga hati - hati dijalan" . Aira pun meraih tangan Zaki. Aira pun menyalami dan mencium tangan Zaki dengan penuh takzim.

Assalamualaikum sayang,

Walaikumsalam mas, oh ya bolehkah aku mencium keningmu ?

Melihat Zaki bertanya Aira pun merasa panas diwajahnya. Entah itu malu atau apa namun dengan dengan anggukan kepala Aira menundukkan boleh Zaki mencium keningnya.

Zaki pun mencium kening Aira.

"Cup !"

Namun tak sampai disitu Zaki pun mencuri kesempatan untuk mencium pipi istrinya itu.

" Cup !"

Aira pun tidak memberi penolakan terhadap apa yang di lakukan oleh Zaki terhadap dirinya itu.

1
Rev
👍🏻
Adiba Azahra
Halo kak izin mampir yha 🙏😊🌸😍
Adiba Azahra: 👍🙏😊🌸😍
total 3 replies
Kayla Rane
aku mampir k.. cerita ya 😭 juga♥️

salam DUA SAHABAT DAN BAYI MISTERIUS 🙏🏻🤭
Yuli Zarti: oke terimakasih sudah mampir😍😍😍
total 1 replies
aku
jangan smpe aira jd istri second ya!! 😌🙏🙏
Yuli Zarti: 😊😊😊😊 terimakasih sarannya kak,
total 1 replies
Yuli Zarti
terimakasih 😍😍😍😍
Adiba Azahra
Terus semangat kak bagus loh ceritanya 👍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!