NovelToon NovelToon
Selingkuhan Berhasrat

Selingkuhan Berhasrat

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mafia / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nona Clue

Keluarga suamiku merendahkanku setiap hari, aku di jadikan babu di rumah itu, rumahku sendiri. Tapi suamiku tak peduli, ia hanya bisa terus berselingkuh dengan wanita di Bar.
Satu malam, aku mabuk berat dan tidur dengan pria asing yang ku temui di parkiran, kami melakukannya di mobil.
"Ah...lakukan dengan pelan." Kataku, karena hanya itu yang bisa ku balas pada dunia yang menyakitiku.
Tapi aku tak tau, pria itu ternyata....ketua organisasi paling berbahaya di kota ini.
Sekarang aku terjebak
Antara pernikahan yang akan membunuhku pelan pelan, atau pria yang bisa membunuhku dalam semalam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Clue, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10 Pertemuan kembali

"jahat!" Clare mendorong Hans pelan "pergi kalian semua dari kamar aku!" ujar Clare, suaranya terisak, tangannya menunjuk ke arah pintu

"udah deh ya! Jangan drama!" bentak Lena "kita dari tadi udah ngomong baik-baik sama kamu, Clare! Terus terang aja sekarang" Lena melirik Hans, mengisyaratkan nya untuk bicara

Hans mengangguk "oke! Aku nggak akan pura pura baik lagi! Pokoknya besok kamu harus ikut ke kantor untuk membahas kerja sama dengan Anata group" ujarnya

Clare tersenyum sinis "mengapa aku harus ikut!? aku bukan lagi Presdirnya!" jawab Clare

"tapi proyek itu awalnya kamu yang tangani! Kamu harus menyelesaikannya dulu bukan!?" jawab Hans lagi

Clare terdiam, menunduk *benar juga, aku tidak boleh membiarkan Hans menghancurkan perusahaan yang sudah mama dan papa bangun dengan susah payah. Lagipun perlahan aku akan ambil kembali perusahaan itu, aku tidak boleh membiarkan perusahaannya bangkrut begitu saja* batinnya

Clare mengangkat kepalanya "baik, aku akan bantu kamu dengan satu syarat" ujarnya

"syarat apa dulu yang kamu inginkan!" tanya Hans

"aku ingin terus bekerja di perusahaan itu! Jika kamu tidak setuju aku juga tidak akan setuju membantu kamu!" jawab Clare

Hans tak langsung menjawab *itu tidar buruk, aku bisa manfaatkan kecerdasan Clare. Apa yang harus ku khawatirkan perusahaan itu sudah milikku dia tak akan bisa mengambilnya*

"oke, kamu di departemen Design. Jadi karyawan biasa" ujar Hans

Clare pun menyetujuinya, dan pembicaraan itu pun selesai. Mereka semua pergi dari kamar Clare

****

"kak, apa gapapa dia kerja di perusahaan. Gimana kalau dia rebut perusahaannya, dia pasti punya koneksi, dulu dia Presdir nya!?" keluh Lena

"tenang aja, itu nggak akan merubah apapun. Semua anggota perusahaan pasti dukung Kaka dan nggak akan bersikap baik kepada Clare!"

"kenapa emang?" tanya Lena, kebingungan. Ia melirik ke Bianca dan dia tersenyum, lalu Bianca mengedipkan mata, Lena pun akhirnya mengerti

Mereka semua tertawa kecil

Pagi hari tiba

Clare sudah rapi, ia berjalan dari tangga menuju meja makan, meja makan itu sudah penuh di penuhi manusia-manusia tak tahu malu. Clare mencoba untuk mengabaikan merek. ia pun duduk

Lena menatapnya sinis "siapa yang mengijinkan kamu untuk duduk di sini" Clare meliriknya "kalau kamu mau makan, makan di dapur dengan pembantu jabatanmu sekarang di rumah ini bukankah untuk melayani kami, jadi kamu tidak pantas" ujarnya, wajah Clare marah. Namun tak sempat mengeluarkan kata

nyonya Letha menyenggol Lena "hey, baikin aja dia dulu. nanti kalau dia bicara macam-macam tentang Kaka kamu bagaimana?" ujarnya berbisik

"Clare, kamu tidak usah mendengarkan omongan Lena, kamu duduk saja" ujar nyonya Letha

*hmph, nggak tau malu* batin Clare, ia langsung mengambil roti dan pergi dari meja makan itu

Nyonya Letha menatap punggung Clare sinis

"tuh kan, ma. Sombong banget dia, sikap apaan kaya gitu" ujar Lena

"udahlah, kita sabar-sabar dulu aja. Nanti dia nggak akan bisa lagi bersikap gitu!" jawab nonya Letha lalu ia lanjut memakan sarapannya

"aku juga berangkat" Hans berdiri, merapikan jasnya lalu pergi

Di bawah gedung Dewana group

Clare keluar dari taxi. Ia masuk ke dalam namun tatapan semua orang aneh padanya

"mengapa tatapan semua orang aneh padaku, ada apa di wajahku" gumam Clare, tapi ia tak memikirkan itu semua dan tatap berjalan

setelah sampai di tempat tujuan, Clare langsung menghampiri mantan asistennya

Tok... Tok... Pintu terketuk

"masuk" sahutan dari dalam

Clare membuka pintunya pelan, ia melihat Ayana mantan asistennya yng sekarang menjadi asisten Hans sedang fokus dengan komputernya

"Ay!?" panggil Clare

"ya" jawab Ayana, ia tak menoleh namun terdiam jarinya berhenti mengetik. Ia mendengar suara yang tak asing memanggilnya

Ayana melirik perlahan ke arah suara "Bu, Clare!!?" ujarnya, terkejut

"Hay" Clare melambaikan tangan

Ayana langsung berdiri, menghampiri Clare dengan riang

"Bu, Clare kembali bekerja lagi!?" tanyanya

Clare menjawab tanya Ayana dengan tersenyum

"berarti, Ibu. Akan menjadi bos saya lagi?!" tanya Ayana penuh harapan

Clare berhenti tersenyum wajahnya berubah masam, dan itu sudah menjadi jawaban untuk Ayana

"mengapa?" ekspresi Ayana berubah

"kamu sudah tahu mengapa, Ay" jawab Clare. Lalu ia teringat sesuatu

"oh ya, aku ingin tanya mengapa tatapan semua orang padaku tak seramah saat aku masih menjadi Presdir!?"

Ayana tak langsung menjawab tanya Clare, ia terdiam beberapa detik, menatap lantai

"pak Hans" jawab Ayana

"dia menghasut semua orang termasuk seluruh pemegang saham untuk benci padamu agar posisi dia semakin kuat dan terpercaya menjadi Presdir baru"

Clare tak terkejut "lalu"

"tapi aku tak terhasut sama sekali oleh omongannya, karena aku sudah mengenali kamu, aku sudah menjadi asisten kamu selama kamu awal menjabat" jawab Ayana

"dia membicarakan ku bagaimana!?" tanya Clare lagi

"sebenarnya dia sudah memfitnah mu jauh sebelum kamu di gantikan oleh pak Hans, yaitu ketika kamu masih menjabat sebagai Presdir, namun mereka semua tak ada yang membicarakan karena kamu bos di kantor ini, tapi setelah pak Hans yang menjabat rumor-rumor kotor tentangmu mulai di bicarakan di mana mana"

Clare menghembuskan nafas, wajahnya terlihat sangat kesal namun ia tak bisa apa-apa sekarang

"aku udah berusaha jelaskan semuanya, tapi mereka lebih percaya apa yang di isukan pak Hans!" ujar Ayana

"yasudah lah, Ay. Lagipun semua sudah terjadi, sudah terlambat jika kita ingin menjelaskan apapun, namaku sudah jelek di mata mereka" Clare berjalan ke kursi, ia terduduk lemas, pasrah

Ayana berbalik menghampiri Clare, ia ingin berbicara namu....

"Ayana!" suara panggilan muncul dari balik pintu, Hans muncul, lalu matanya menyapu Clare di ruangan itu

"kamu di sini, Clare!" ujarnya datar namun ia sedikit mencari celah apa yang sedang terjadi

"kebetulan kamu ada di sini" matanya melirik Clare "dokumen yang akan kita tunjukkan kepada Anata group kamu periksa ulang. Presdir Anata group akan segera sampai" ujar Hans lalu ia pergi lagi

"dia sungguh tak tahu malu" gumam Ayana sembari melirik sinis punggung Hans

"kerjakan saja, cepat atau lambat dia nggak akan bisa bersikap seperti itu lagi" ujar Clare

Ayana melirik Clare, tersenyum "apa kamu!?"

Clare menjawabnya dengan tersenyum juga

Tittt... Tittt...

Suara mobil riuh di bawah gedung, semua orang di lantai atas berlari ke jendela untuk melihat, mereka sudah mengetahui siapa yang akan datang sekarang

Hans memanggil Clare dan Ayana, terburu-buru

"cepat kita akan sambut Presdir Anata group" mereka berjalan sangat cepat menuju lift

"kalian harus bersikap baik nanti, jangan permalukan perusahaan kita" ujar Hans

_

Presdir Anata group keluar, Hans Clare dan Ayana berjejer beserta seluruh pengawal, bersiap menyambut

"selamat datang tuan Jhon, selamat datang di perusahaan kami"

1
Hamzah
W untuk mbok Lastri ❤️‍🩹
Hamzah
noo mertua matre 🥲
Hamzah
belum apa - apa udah tegang aja nih🗿
Hamzah
halo kak, aku mau baca kalau ada waktu, jangan lupa saling support 😇
Starval
Waduh kak jadi takut, jangan lupa mampir ya kak saling suport
Maharani Martosono
😄
Nona Cloe: rating dong kak, makasih 😘🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!