NovelToon NovelToon
BAYANG BAYANG MASA LALU

BAYANG BAYANG MASA LALU

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Penyesalan Suami / Selingkuh
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Dinarta Firdaus

Enam tahun membina rumah tangga, Kirana merasa pernikahannya dengan Aris adalah definisi kebahagiaan yang sempurna. Namun, semua hancur saat Kirana menemukan kenyataan bahwa Aris kembali menjalin hubungan rahasia dengan Sarah, mantan kekasihnya yang dulu gagal dinikahi karena terganjal restu. Alih-alih menangis dan meminta cerai begitu saja, Kirana memilih jalan yang lebih gelap: menghancurkan Aris dari dalam dengan mendekati Bimo, sahabat karib sekaligus rekan bisnis Aris. Sebuah permainan ego, pengkhianatan, dan cinta yang keliru pun dimulai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dinarta Firdaus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SENTUHAN YANG MENGUBAH RITME

​Kirana menangkap sinyal itu dengan sempurna. Bimo sudah sepenuhnya masuk ke dalam perangkap emosional yang ia pasang. Kini saatnya menaikkan intensitas permainan.

​Kirana bergerak sedikit, memperkecil jarak di antara mereka hingga lengan mereka yang terbalut kain tipis saling bersentuhan. Ia mengulurkan tangannya untuk mengambil botol kecap asin di atas meja, namun gerakannya sengaja dibuat sedikit ceroboh hingga botol itu hampir terguling. Dengan sigap, Bimo mengulurkan tangan untuk menangkap botol tersebut.

​Pada detik itulah, telapak tangan Bimo mendarat tepat di atas punggung tangan Kirana.

​Bimo tertegun. Ia hendak menarik tangannya kembali dengan panik, merasa telah melanggar batasan kesopanan. Namun, alih-alih menarik tangannya sendiri, Kirana justru membalikkan telapak tangannya. Ia menyelipkan jari-jemari lentiknya di antara jemari Bimo, menggenggam tangan pria itu dengan kelembutan yang erat dan rapuh.

​Napas Bimo seketika tercekat di tenggorokan. Genggaman tangan Kirana terasa hangat, namun mengirimkan getaran hebat yang meruntuhkan seluruh logika hukum dan moralitas yang ia pelajari selama belasan tahun.

​"Kirana..." bisik Bimo, matanya menatap lekat pada tautan tangan mereka.

​"Tolong, jangan lepaskan, Bimo," lirih Kirana, menengadah menatap Bimo dengan mata yang dipenuhi permohonan yang begitu rapuh. "Hanya untuk beberapa menit saja. Aku hanya butuh merasakan bahwa aku masih berharga bagi seseorang. Aku tidak kuat jika harus menanggung semua rasa sakit ini sendirian."

​Pertahanan Bimo runtuh total. Logikanya menguap bersama aroma melati dari rambut Kirana yang kini berada sangat dekat dengannya. Ia membalas genggaman tangan Kirana, bahkan menggunakan tangan satunya untuk mengusap punggung tangan wanita itu dengan sangat lembut, seolah-olah Kirana adalah sebongkah porselen langka yang bisa pecah kapan saja jika ia tidak berhati-hati.

​"Aku ada di sini, Kirana. Aku akan selalu ada di sini untukmu," ucap Bimo, suaranya serak oleh hasrat dan emosi yang berkecamuk. "Kamu tidak akan pernah sendirian lagi. Aku berjanji."

​Kirana tersenyum di dalam hatinya. Sebuah senyuman kemenangan yang dingin. Sentuhan yang sengaja ini telah mengubah ritme permainan. Bimo bukan lagi sekadar penasihat hukum yang membantunya karena rasa kasihan profesional. Pria itu kini telah bertransformasi menjadi seorang pria yang sedang jatuh cinta, siap mengorbankan apa saja demi wanita yang ada di ada di pelukannya.

​Setelah batasan fisik pertama itu dilanggar, dinamika di antara mereka berubah dengan sangat cepat. Pertemuan di ruang kerja Bimo tidak lagi hanya diisi oleh keluh kesah tentang kerapuhan rumah tangga Kirana. Mereka mulai bergerak secara taktis dalam kegelapan, di bawah hidung Aris yang masih terlalu sibuk bersenang-senang dengan Sarah.

​Dua minggu setelah insiden makan siang itu, Bimo memanfaatkan sebuah celah besar dalam struktur keuangan perusahaan. Aris, yang sangat ambisius untuk memenangkan tender proyek reklamasi pantai utara, membutuhkan modal segar dalam jumlah raksasa. Sarah bersedia memberikan dana tersebut melalui konsorsiumnya, namun dengan syarat yang sangat ketat: pengawasan keuangan harus dipegang oleh pihak ketiga yang independen untuk menghindari penyalahgunaan dana oleh Aris untuk kepentingan pribadi.

​Aris yang sudah dibutakan oleh ambisi bisnis dan pesona Sarah, mendatangi ruangan Bimo dengan wajah frustrasi.

​"Bim, wanita itu... Sarah, dia sangat keras kepala tentang klausul pengawasan keuangan ini," keluh Aris sambil melempar draf kontrak kerja sama ke atas meja Bimo. "Dia tidak percaya pada tim akuntan internal kita. Dia ingin aku menunjuk sebuah firma penilai independen atau menyerahkan hak veto keuangan proyek kepada entitas hukum khusus. Aku tidak mau kendaliku atas proyek ini hilang!"

​Bimo mengambil draf kontrak tersebut, berpura-pura membacanya dengan sangat teliti, padahal dialah yang diam-diam menyarankan klausul pengawasan ketat itu kepada pengacara Sarah melalui jalur belakang.

​"Ini sebenarnya hal yang lumrah dalam investasi skala besar, Ris," ucap Bimo dengan nada suara yang sangat tenang dan meyakinkan. "Sarah hanya ingin melindungi uang konsorsiumnya. Tapi aku punya solusi yang bisa memuaskan kedua belah pihak. Kamu tetap memegang kendali operasional, tapi kita buat sebuah posisi baru: Independent Financial Trustee (Wali Amanat Keuangan Independen)."

​"Siapa yang mau kita tunjuk? Kalau kita sewa firma asing, biayanya mahal dan mereka pasti akan mengorek semua pembukuan lama kita. Kamu tahu sendiri, ada beberapa laporan pajak kita yang... agak kreatif," ujar Aris dengan nada khawatir.

​Bimo tersenyum tipis, sebuah senyuman yang terlihat sangat protektif di mata Aris. "Bagaimana kalau kita tunjuk seseorang yang memiliki latar belakang pendidikan formal yang mumpuni, mengerti struktur dasar perusahaan ini, dan yang paling penting: orang yang paling bisa kamu percaya di dunia ini setelah aku?"

​Aris mengernyitkan kening. "Siapa?"

​"Kirana."

​Nama itu membuat Aris terkejut. "Kirana? Kamu gila, Bim? Kirana itu arsitek lanskap, dia tidak mengerti soal keuangan korporasi yang rumit!"

​"Jangan meremehkan istrimu sendiri, Aris," Bimo memajukan posisi duduknya, menyusun argumennya dengan sangat rapi. "Kirana memiliki gelar sarjana dari universitas ternama. Dia sangat teliti dengan angka—kamu tahu sendiri bagaimana dia mengatur anggaran rumah tangga dan renovasi penthouse kalian tanpa meleset sepeser pun. Lagipula, dari sudut pandang hukum, menunjuk istri sah sebagai trustee akan memberikan kesan kepada konsorsium Sarah bahwa kamu menjaminkan seluruh reputasi keluargamu untuk proyek ini. Sarah pasti akan luluh melihat komitmenmu yang begitu besar."

​Bimo menambahkan argumen pamungkasnya dengan sangat cerdik, memanfaatkan ego Aris. "Dan keuntungan terbesarnya bagi dirimu? Kirana adalah istrimu yang penurut. Dia tidak akan pernah mengaudit pengeluaran pribadimu atau mempertanyakan ke mana perginya uang operasional harianmu. Kamu bisa mengendalikan tanda tangannya dengan sangat mudah di rumah. Posisi ini hanya formalitas di atas kertas untuk menyenangkan Sarah, tapi kendali penuh tetap ada di tanganmu."

​Aris terdiam. Otaknya mulai menimbang-nimbang kata-kata Bimo. Di satu sisi, ia merasa ini adalah ide yang brilian untuk menipu Sarah dan mengamankan posisinya. Di sisi lain, ia tersenyum geli membayangkan betapa ironisnya situasi ini: istrinya yang sah akan menjadi pengawas keuangan untuk proyek yang ia kerjakan bersama wanita simpanannya, dan istrinya yang bodoh itu tidak akan pernah tahu apa-apa.

​"Kamu benar, Bim. Kirana pasti mau kalau aku yang memintanya. Dia tidak pernah bisa menolak permintaanku," Aris terkekeh, merasa dirinya adalah pria paling cerdik di dunia. "Siapkan dokumen penunjukannya. Aku akan membawanya pulang malam ini untuk meminta tanda tangan Kirana."

​"Akan kusiapkan sekarang juga, Ris," jawab Bimo, matanya menatap Aris dengan pandangan yang seolah sedang melihat seekor domba yang dengan sukarela berjalan menuju tempat penjagalan.

1
Ara putri
mampir ya kak. Jika berkenan mampir juga keceritaku TUAN AYAZ, TOLONG BERHENTI!
Dinarta Firdaus: baik kakak terimakasih sudah mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!