NovelToon NovelToon
KATA MEREKA MASA DEPANKU SURAM

KATA MEREKA MASA DEPANKU SURAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Balas Dendam / Penyelamat / Tamat
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ayah Balqis

Lumpuh di hari pernikahan.
Dibuang keluarga sendiri.
Mereka bilang hidupku sudah tamat.

Tapi demi Nisa…
aku akan bangkit dan membuktikan kalau masa depanku belum suram.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayah Balqis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gaji Pertama Dari Jari Patah

Lampu LED 50 ribu itu nyala 3 malam. Terang. Nisa belajar. Aku nulis. Istriku jahit. Kandang ayam yang bocor terasa kayak rumah.

Tapi malam keempat, lampu redup. Batre habis. Listrik PLN belum ada. Aku dorong kursi roda ke warung Pak RT lagi. "Pak, numpang ngecas."

Pak RT geleng. "Galih, HP lu tiap hari cas di sini. Lampu lu juga. Malu sama tetangga. Pasang listrik lah. Utang dulu sama aku gapapa."

Utang. Kata itu berat Jendral. Aku udah janji ke Nisa gak akan utang lagi. Cukup kata yang jadi uang.

HP nyala. Notif NovelToon masuk. "Selamat! Episode #8 Anda Berhasil. Royalti Pembaca: Rp 85.000 masuk saldo."

85 ribu. Saldo total jadi 145 ribu. Masih jauh dari 1,2 juta buat pasang listrik.

Aku buka komentar Episode #8. 70 komentar. Satu komentar paling atas dari akun "BundaRere": "Pak, ini kisah nyata? Kalau iya, saya mau transfer langsung. Kasih rekening. Anak saya nangis baca Bab 7."

Jantungku berhenti. Ada yang mau transfer langsung. Bukan dari NovelToon. Dari pembaca.

Tanganku gemeter ngetik balasan. "Terima kasih Bu. Ini kisah nyata saya. Tapi saya gak bisa terima transfer langsung. Saya mau berjuang lewat tulisan. Doakan saya cepat kontrak. Itu lebih dari cukup."

Aku hapus balasan itu. Gak aku kirim. Aku takut Jendral. Takut dibilang ngemis. Takut akun NovelToon-ku dibanned karena transaksi di luar.

Malemnya Nisa demam. Gara-gara kehujanan tiga hari berturut-turut. Badannya panas. Istriku kompres pakai air hangat. Obat turun panas di warung 15 ribu. Uang sisa tinggal 130 ribu.

Aku liat Nisa menggigil di dipan. Dia pegang buku tulisnya. "Yah... besok Nisa ulangan... Nisa belum belajar..."

Aku ambil HP. Buka NovelToon. Dashboard nulis. Jari patahku ngetik Bab 11. 500 kata. Selesai jam 2 pagi. Langsung aku submit.

Jam 7 pagi, notif masuk. "Selamat! Episode #9 Anda Berhasil. Bonus Kecepatan: Rp 50.000. Royalti Pembaca: Rp 95.000. Total masuk saldo: Rp 145.000."

Saldo total jadi 275 ribu. Aku langsung tarik ke DANA. Biaya admin 2.500. Sisa 272.500.

Jam 9 pagi aku ke bidan desa. Bayar 50 ribu buat obat Nisa. Sisa 222.500.

Jam 10 pagi aku ke pasar. Beli beras 5 liter 70 ribu. Minyak 1 liter 20 ribu. Telur 1/2 kg 15 ribu. Sisa 117.500.

Sore, Nisa udah mendingan. Dia duduk, minum obat, sambil buka buku. Lampu LED udah aku cas di warung Pak RT tadi siang.

"Yah, Nisa udah sehat. Makasih ya Yah udah beliin obat." Dia senyum. Lalu nulis di bukunya: "Cita-citaku: Jadi dokter. Biar bisa obatin Ayah gratis."

Aku diem Jendral. Dada sesak. Ini gaji pertamaku dari nulis. Bukan 2.4 juta. Cuma 272.500. Tapi cukup buat obat, beras, dan senyum Nisa.

Malamnya aku buka dashboard lagi. Episode #10 udah aku tulis setengah. Target hari ini 3 bab. Kurang 14 bab lagi untuk kontrak.

Kutulis di kardus Indomie: "SISA 14 BAB \= 2.127.500 LAGI. LISTRIK 1,2 JUTA. MOTOR BEKAS 3 JUTA. RUMAH 100 JUTA."

Angka itu gak nakutin aku lagi. Karena aku udah pegang buktinya. Jari patah bisa hasilkan uang. Pena bisa jadi obat. Kata bisa jadi beras.

Editor NovelToon, 14 bab lagi. Aku ngerti sistem kalian. Makin rajin update, makin cepat direview. Besok 3 bab lagi aku kirim.

Untuk Nisa, Ayah gak akan berhenti ngetik. Sampai kontrak itu pecah di rekening kita.

1
Raihan
mampir juga lah di novel ku
Raihan: ya sama kan kita harus saling support mampir juga ya di novel ku 😄
total 2 replies
Raihan
kak bagus cerita
Tuti irfan
maaf mo nanya bukannya lumpuh pas ijab kabul ya kok udah punya anak
ELNARA: Halo Kak Tuti, terima kasih sudah mampir dan bertanya ya, izin saya jelaskan sejelas-jelasnya ya Kak 🤗

Betul sekali Kak, kejadiannya memang tepat pas hari ijab kabul, saya ambruk dan lumpuh saat itu juga. Tapi di cerita "KATA MEREKA MASA DEPANKU SURAM" ini ceritanya baru di bagian awal kejadian itu, jadi di sini BELUM ADA Balqis sama sekali.

Balqis itu anak saya, dia lahir dan ada bertahun-tahun SETELAH kejadian sakit itu. Kisah perjuangan saya membesarkan Balqis, berjuang demi dia sampai bangkit dan sukses, itu diceritakan di karya saya yang lain, judulnya "AYAH BALQIS".

Jadi urutan ceritanya begini Kak:

1. 📕 Cerita ini: Sakit pas nikah → orang bilang masa depan saya suram → belum ada anak.

2. 📘 Cerita Ayah Balqis: Bertahun-tahun kemudian → saya berjuang hidup → dikaruniai Balqis → berjuang demi dia sampai berhasil buktikan semua orang salah.

Memang beda judul dan beda fokus ceritanya, tapi itu satu perjalanan hidup saya yang dibagi jadi dua buku biar lebih jelas alurnya. Makasih banyak ya Kak sudah perhatikan detailnya, semoga sekarang sudah paham ya. Sehat selalu dan bahagia ya Kak 🙏✨
total 1 replies
Tuti irfan
mampir Thor, Bru baca selamat berkarya 💪
ELNARA: "Alhamdulillah, makasih banyak ya Kak Tuti! 🥰 Senang banget sekali ceritaku bisa diterima dan dibaca saksama sama Kakak. Semoga makin betah, makin penasaran, dan ceritanya makin menyentuh hati Kakak sampai akhir nanti. Lanjutkan ya Kak, masih banyak perjuangan dan kejutan selanjutnya! Sehat selalu dan bahagia ya Kak, terima kasih banyak sudah mampir dan dukung terus karyaku 🙏✨"
total 1 replies
ELNARA
Makasih banyak ya sudah jadi pembaca setia novel ini 😊
Author benar-benar menghargai setiap like dan hadiah yang kamu kasih 🙏 Semoga cerita ini selalu bisa nemenin harimu, dan jangan bosan ikut perjalanan mereka sampai akhir ya ✨
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!