NovelToon NovelToon
Talak Berakhir Penyesalan

Talak Berakhir Penyesalan

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Dijodohkan Orang Tua / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Penyesalan Suami
Popularitas:101.9k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Sabina

Melina Khairunisa seorang gadis berusia 19 tahun, yang tumbuh di panti asuhan tanpa tahu siapa orangtua kandungnya. Dirinya harus dipaksa menikah dengan putranya---Ishan Ganendra atas desakan Nyonya rumah bernama Adisti Ganendra, tempatnya bekerja sebagai ART.
Ishan Ganendra sebagai Aktor terkenal berusia 30 tahun, dan sudah memiliki kekasih---Livia Kumara seorang model papan atas. Setelah menikahi Ishan----tak sekalipun Melina di perlakukan selayaknya istri, bahkan seringkali mendapatkan KDRT, sikap kasar, dan ucapan yang menyakitkan hati dari mulut Ishan.
Suatu saat Karena Konspirasi dibuat Livia, membuat Melina masuk penjara dan Ishan meragukan anak di kandungannya.
Hidup selalu adil, di saat terpuruk Melina bertemu orangtua kandungnya seorang Perwira TNI dan Dokter berpengaruh, yang memiliki pengaruh besar sehingga Melina bisa bebas dari penjara. Bagaimana reaksi Ishan setelah tahu Melina tak bersalah dan anak yang dikandung Melina adalah anaknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Sabina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9

Suasana perlahan mencair, meski masih ada bisik-bisik tersisa.

Alvaro menoleh ke belakang ke arah Melina yang masih diam terpaku, wajahnya pucat pasi.

"Lo gak papa Mel?" tanya Alvaro suaranya melunak.

Melina hanya bisa tersenyum dan mengangguk pelan, meski masih menyimpan rasa takut dan trauma atas ucapan Livia tadi.

"Gak papa kok Al," jawab Melina dengan lembut.

"Makasih ya Al, lo udah mau bela gua," lanjut Melina tersenyum ke arah Alvaro.

Alvaro menghela napas, dan menatap ke langit-langit.

Hatinya merasa sakit dan sesak karena Melina akan menikah dengan Ishan Ganendra, namun saat ini selagi Melina belum resmi menjadi istri orang lain.

Maka sah-sah saja jika Alvaro tetap bersahabat dengan Melina.

"Eh BTW lo mau kemana nih abis ini?" tanya Alvaro.

"Gua mau ke panti, biasa gua mau ngemas barang-barang mau pindah ke rumah keluarga Ganendra," ujar Melina.

Melina mau pergi berlalu, tapi tangannya di tahan oleh Alvaro.

"Gua anter yaa," ujarnya.

"Hah kagak usah," tolak Melina dengan lembut.

"Udah gua anter aja, sekalian gua mau ke rumah Ishan soalnya pengen liat aja sebagai fans," jawab Alvaro sebagai alibi.

"Yaudah deh oke," sahut Melina dengan setuju.

Melina dan Alvaro berjalan menuju parkiran dimana, disana ada mobil Alvaro yang terparkir.

"Gila ya tuh model, berani gitu. Kalo misalnya demen ama Kak Ishan ya nikahin aja ngapain dia labrak lu di kampus."

Alvaro masih jengkel sambil menyetir mobilnya, sementara Melina hanya menghela napas lelah dan tersenyum.

"Udah lah Al, yang penting fokus utama kita ke hidup kita aja. Toh pasti salah satu anak-anak udah rekam paling juga nanti viral," kata Melina.

"Iya juga sih, inget aja nyokap gua pernah bilang, Karma is real."

Keduanya saling tertawa satu sama lain, dan berbincang.

Entah mengapa Melina saat bersama Alvaro, terasa bisa tertawa lepas dan tiada beban. Berbeda jika bersama Ishan yang Melina rasa adalah ketakutan.

Tanpa sadar keduanya sudah sampai di panti asuhan.

Suasana Panti Asuhan terasa begitu emosional dengan perpisahan Melina Khairunnisa.

Melina menghela napas menatap koper yang sudah terisi penuh dengan pakaian dan sedikit kenangan masa kecil yang di milikinya.

Dirinya mengingat saat tumbuh dewasa disini dan hari ini adalah hari kepindahannya, bukan karena usia dewasa bisa di bilang menikah muda.

Di ambang pintu, Bu Pipin berdiri dengan mata berkaca-kaca saat anak asuhnya mau pergi menikah.

Menikah dengan seorang aktor terkenal yang pasti kehidupannya akan terjamin.

Melihat Bu Pipin di ambang pintu, Melina segera menghambur ke pelukan wanita yang sudah di anggap sebagai ibu kandungnya.

Karena dari kecil Melina di rawat oleh Bu Pipin, terlihat Melina memeluk erat wanita itu.

"Bu, makasih ya sudah jadi ibu bagi Mel selama ini. Kalau bukan karena Ibu, Mel nggak tahu akan jadi apa," bisik Melina terisak.

Bu Pipin mengelus rambut Melina yang di ikat setengah dengan lembut, dan memeluknya dengan erat.

"Kamu akan tetap menjadi anak kebanggan ibu, di mana pun kamu berasa selalu ingat rumah ini ya, Nak."

Bu Pipin melepaskan pelukan Melina, tangannya membelai rambutnya dengan lembut.

"Ibu, nanti saat Mel menikah...Ibu harus datang ya sebagai orangtua Mel, karena Mel cuman punya ibu dan adik-adik panti," pinta Melina dengan tulus.

Setelah berpamitan dan bersalaman dengan adik-adik panti yang menangis melepas kepergian kakak mereka.

Melina menarik napas dalam dan langsung melangkah keluar rumah.

Kenangan akan masa kecilnya disini berkelebat begitu saja, dan teringat akan dulu Bu Pipin mendidiknya menjadi gadis mandiri.

Di depan gerbang panti asuhan.

Alvaro sudah menunggu di depan gerbang dengan mobilnya.

Pemuda itu tetap setia menunggu gadis yang di cintainya, dirinya mengamati soal masalah tadi.

Jika suatu saat Melina bercerai, dirinya sudah siap menerima jandanya.

Kenapa dirinya berpikir buruk seperti itu.

"Ya allah maafkan hamba sudah berpikir buruk begini," ucapnya.

Tak lama Melina mengetuk kaca mobil tepat di dalam ada Alvaro.

Hal yang membuat Alvaro terbuyar akan lamunannya.

"Eh Mel," ucap Alvaro segera keluar mobil.

Alvaro keluar dari dalam mobil dan segera membantu Melina memasukan koper ke bagasi dan mengantarnya menuju kediaman Ganendra.

Sepanjang perjalanan, Melina hanya diam dengan mata yang sembab.

Melina memandang jalan dengan perasaan campur aduk.

"Woy Mel?" tegur Alvaro.

"Ngomong apa?" lanjut Alvaro yang sok asik dan berusaha mencairkan suasana.

"Iya kenapa Al," jawab Melina dengan nada lembut namun ada seraknya.

Alvaro berusaha bercanda membuat Melina tersenyum, karena ini senyum terakhirnya sebelum Melina bersama pria lain.

Namun, canda tawa mereka sirna saat mereka sampai di depan sebuah rumah megah dengan pilar-pilar tinggi megah.

Tak lupa lantai marmer yang berkilau dan gerbang yang menjulang tinggi dan mewah.

"Bujut buneng rumahnya mewah bener Mel, wajar sih Aktor."

"Mau masuk? sekalian minta foto ama Mas Ishan?" tawar Melina.

"Kagak dah Mel, takut nanti masuk portal lambe turah lagi," tolak Alvaro seolah dirinya tahu.

"Lu ikut portal lambe turah, dih cowok suka juga lu gosip."

Melina tertawa sambil bercanda dengan Alvaro.

"Yaudah lain waktu deh Mel, semoga nanti offline kuliah biar gua bisa ngobrol ama lu."

"Ciee yang mau jadi bini artis!" ucap Alvaro menyetir mobil sambil tertawa.

Begitu Melina masuk gerbang sambil menggeret koper.

Lalu di depan pintu besar baru saja melangkahkan kakinya di depan pintu rumah mewah itu.

Ishan Ganendra muncul di balik pintu dengan wajah marah.

Penampilannya mengenakan baju lengan pendek memakai tulisan promosi film terbarunya yang bertajuk “The Unknown” dan celana jeans gelap.

Melina sempat kaget melihat Ihsan berdiri menatapnya seperti itu.

Tanpa sepatah kata pun, Ihsan langsung maju dan menarik paksa tangan kanan Melina.

"Aw! Sakit, Mas Ishan!" rintih Melina.

Buku-buku yang di dekap hampir saja terjatuh karena tarikan kasar itu.

Ishan tak peduli dengan rintihan Melina, seolah gadis itu baru saja melakukan kesalahan fatal.

"Kamu diam dan ikut saya!" ucap Ishan.

"Mas ampun jangan kaya gini sakit!" rintih Melina sekali lagi.

Terlihat bekas cengkraman tangan Ishan di tangannya, bisa di bayangkan seberapa kuat cengkraman tangan pria itu padanya.

*

*

*

*

*

*

1
sunaryati jarum
Thoor kok semua visual tokoh bisa mirip.sesuai isi ceritanya
Putri Sabina: ada kak cara bikinnya🤭
total 1 replies
Ma Em
Thor jgn sampai Melina kembali pada si Ishan lbh baik Melina dgn Alvaro saja rasanya tdk rela kalau Melina kembali si Ishan biarkan dia menyesali semua perbuatan nya seumur hdp nya .
Putri Sabina: nggak akan di izinin dong Ama Baskara dan Amelia. Tapi nggak tahu endingnya diapain lagi tuh Ihsan Ama Baskara
total 1 replies
Yuli Yulianti
untuk ap kembali untuk lelaki bajat seperti mu
Putri Sabina: udah trauma
total 1 replies
Uyen Uyen
hmm.sudah melakukan kdrt selingkuh juga sampai memasukkan burung ingin rujuk.kalau sampai Melani mau itu namanya Melani yg bodoh jangan jangan sekarang Ihsan sudah kena penyakit menular
Putri Sabina: Surat cerai lagi di proses Ama Baskara, mana mau Melina bekas celup sana sini.🥺
total 1 replies
Kasoon A20
tula la kau bodoh mel..mel...xnk dgr ckp org tua knxnk mngaku org tua sndr..
Putri Sabina: yah masih sakit hati Melina kak, jadi kena batunya.
total 1 replies
Kasoon A20
adeh..mel..mel..klo bkn sb ibunye dh lame c isan seret ko dlm kete...bodoh amat...
Putri Sabina: keras kepala ya kak
total 1 replies
Kasoon A20
mel..mel...knp lo bodoh bangat ii....ape yg lo rase mmg sakit tp meka org tua lo....ntah ye ntah c isan mau cerai sma lo....
Putri Sabina: namanya juga masih polos di tambah hamil, plus mikirin gengsi🥺
total 1 replies
Kasoon A20
harap baskara cpt amik melina n tau sgala nye rhsia...
Putri Sabina: Nanti juga di ambil Ama ortunya kak, cuman Melina yg nggak mau. Karena kecewa🥺
total 1 replies
Kasoon A20
hais.....bodoh ii sume...aku dh ckp.....thor pn same bodoh....
Putri Sabina: sabarrr kakakka🤣🤣
total 1 replies
Kasoon A20
melena bodoh bg kado dikit ucap timekasih seyum mulu aje....bosan baca...
Putri Sabina: namanya juga masih polos dan gampang dinbodohi😩
total 1 replies
sunaryati jarum
Sat- set gitu lho Pak Letnan masa kalah sama mahasiswa Alvaro,dulu mengeluarkan Melina dari penjara keduluan Alvaro, sekarang cepat urus perceraian Melina dengan Ishan bukankah bukti sudah banyak, KDRT ,Fitnah hingga memenjarakan,dan perselingkuhan Ishan dengan Livia,itu mempercepat prosesnya.
Putri Sabina: lagi di urus kak, sabar kalo ngurus surat cerai emang lama.
total 1 replies
Ma Em
Emak saja si Ishan mau balik lagi sama Melina kelakuan kejam begitu sama Melina , pokoknya Melina jgn mau untuk balikan sama Ishan lbh baik cari yg lain saja lelaki yg baik sayang dan mencintai Melina dgn tulus .
Putri Sabina: Ya baskara Ama Amelia juga nggak akan ngizinin, siapa ortu yang rela anaknya di perlakukan begitu
total 1 replies
sunaryati jarum
Aktor Arogan sudah celap- celup sama Livia,mau rujuk pada Melina.Dia sudah trauma berhadapan padamu , Ishan
Putri Sabina: namanya juga NPD kak, yang penting Livia udah di penjerong🤭
total 1 replies
Ma Em
Semoga perceraian Melina dgn Ishan bisa di percepat dan selesai , rese banget si Ishan nya takut Melina disakiti lagi sama si Ishan .
Putri Sabina: NPD ya kak si Ishan😩
total 1 replies
sunaryati jarum
Semoga setelah ini jalan yang kau lalui mulus,Mel.Walaupun mungkin ayahmu bersikukuh menjodohkanmu dari kalangan militer.Untuk menolaknya tekankan jika mereka orang tuamu tidak mengatur hidupmu setelah 20 tahun menelantarkan hidupmu.
Putri Sabina: yah seenggaknya amanlah dari terkaman buaya air tawar🤣
total 1 replies
sunaryati jarum
Dokter kok gitu , walau membalaskan anaknya.
Putri Sabina: seorang ibu pasti akan mengeluarkan sisi buruknya jika anaknya tersakiti.
total 1 replies
Ida Malik
lebih cakepan wajah Delon dari pada ishan...
Putri Sabina: Karena aura Delon lebih bersinar di banding Ishan, kan author sengaja milih muka ishan begitu kak🤭bikin pembaca jengkel
total 1 replies
Ma Em
Biar si Ishan tinggal lama dirumah sakit bila perlu sampai berbulan bulan agar Melina aman sampai waktu persalinan nya nanti .
Putri Sabina: jika sembuh pun Baskara Ama Amelia nggak akan izinin ketemu kak
total 1 replies
Herdian Arya
sat set gitu lo thor, maaf jujur saya mulai agak males alurnya lambat, maaf ya thor bukan niat jelek, tapi tetep semangat ya saya tunggu gebrakannya
Putri Sabina: nggak papa kak sarannya di tampung, soalnya author fokus ke konflik dulu
total 1 replies
sunaryati jarum
Walau hasilnya anakmu, jangan harap Melina kembali padamu
Putri Sabina: nggak akan di izinin Ama Baskara
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!