NovelToon NovelToon
LUSIANA

LUSIANA

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Anak Genius / CEO
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: putrinw

Kisah seorang anak perempuan yang selalu mendapatkan ketidakadilan dari sang ibu. gadis itu sering di bandingkan dengan saudara saudara nya sendiri. karena tuntutan ibunya, Lusiana harus terjun menjadi wanita malam, di sebuah club ternama di kota.

bagaimana car gadis itu bertahan dari keras nya dunia. apakah gadis itu mampu bahagia, atau malah sebaliknya?? ikuti kisah Lusiana sekarang juga!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putrinw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.10

 Akhirnya dengan segala pertimbangan nya, dia pun mengambil nominal cek yang sudah Ken sediakan. Tak ada pilihan lain, saat ini.

"Terima kasih." ucap lusi dengan nada terpaksa, dan perasaan nya begitu hancur saat mengambil keputusan seperti ini. Ayah nya butuh biaya, dan dia harus memberikan nya segera mungkin. Semua ini demi keluarga nya, dan dia juga sudah terlanjur berada di posisi seperti ini.

"Cih, tadi kau menghina ku secara keras. sekarang malah menerima cek nya haha, gadis murahan seperti mu benar benar bisa dibeli dengan uang!" ucap Ken dengan nada angkuh nya. Dan merasa menang saat gadis itu sama saja seperti wanita malam lainnya.

 Lusi terlihat memejamkan mata nya, saat Ken berbicara menghina nya, beberapa kali air mata nya jatuh secara tiba tiba.

"Aku membutuhkan nya saat ini tuan, kau tak akan pernah tau seperti apa keras nya hidup orang miskin seperti ku ini. terima kasih atas cek nya, semoga kita tak akan pernah bertemu lagi!" ucap lusi yang langsung mengambil tas nya pergi dari kamar Ken saat ini.

 Saat melihat kepergian Lusi, Ken tersenyum sinis nya. Pria itu kesal dengan gadis seperti Lusi yang masih saja angkuh dan berani menjawab ucapan nya tadi. Entah mengapa saat melihat wajah gadis itu sedikit mengusik pikiran nya.

Lusi berjalan menuju ke arah halte bus. Pandangannya kosong, dan cek yang berisi uang tuna itu, masih ada di dalam tas nya. Sedari tadi, mata nya sembab dan merasa bahwa jalan nya sudah hancur. Masa depan yang di jaga dengan sangat baik, kini tak ada sisa nya. Dia benar benar bingung harus bagaimana lagi.

"Tin!" bunyi suara klakson mobil yang terdengar di telinga Lusi. Hal itu membuat nya tersentak kaget. Dia benar benar ceroboh seperti ini.

"Hei, apakah kau tak melihat jalan. Kau bosan hidup ya!" teriak salah satu pengemudi yang kesal saat melihat Lusi yang terlalu berjalan di tengah tengah jalan.

"Maaf pak, maaf." ucap lusi yang merasa benar benar bersalah.

Mobil itu langsung pergi, setelah puas memaki Lusi. Lusi langsung menuju ke terminal bus, dan dia akan pulang ke desa hari ini juga. apalagi saat ibunya mengirimkan pesan bahwa ayah nya masuk rumah sakit. Perasaan nya benar benar kacau dan kalut saat ini.

Sepanjang perjalanan menuju ke desa nya, Lusi tampak melamun saja. Bahkan gadis itu hanya menatap kosong ke arah kaca jendela bus.

"Masa depan yang aku impikan, kini hancur. Tak ada lagi yang tersisa. aku benar benar tak pantas hidup bahagia." gumam nya sambil meneteskan air mata nya dengan rasa penuh kesedihan.

Seorang wanita tua yang melihat ke arah Lusi, menyodorkan sebuah roti ke arah Lusi.

"Nak, apakah kau baik baik saja?" tanya nenek tua itu dengan tatapan cemas dan khawatir nya.

Lamunan Lusi buyar seketika, menoleh ke arah kiri nya yang melihat seorang wanita tua, yang menyodorkan sebungkus roti untuk nya. Dia langsung tersenyum tipis ke arah nenek itu.

"Aku baik baik saja nek." ucap lusi yang memaksakan senyum tipis nya.

"Ini untuk mu, ayo dimakan."

"Wah terima kasih banyak ya nek, apakah nenek sudah makan rotinya?" tanya Lusi yang takut kalau ini satu satu nya roti yang dimiliki oleh nenek nenek itu.

"Tenang saja, aku sudah memakannya. Jadi Ambil lah ini, untuk mengganjal isi perut mi."

"Terima kasih ya nek." ucap lusi yang merasa beruntung bisa bertemu dengan orang orang baik kepada nya.

Setelah melakukan perjalanan sekitar 3 jam lama nya. Lusi akhirnya sampai di terminal bus. Gadis itu langsung turun dan langsung mencari angkutan umum untuk menuju ke arah desa nya itu. jarak nya tak terlalu jauh, hanya sekitar 15 menit lamanya.

"Eh, neng Lusi. Pulang juga akhirnya." ucap sopir angkutan Umum itu yang bernama mang Ujang. Dulu saat masih tinggal di desa, Lusi sering naik angkutan umum nya mang Ujang, jadi saat melihat Lusi, mang Ujang langsung tanda dengan gadis yang dulunya sering naik angkutan umum nya itu.

1
Nyonya Gunawan
Lusi hamil..
Nyonya Gunawan
Nanti kira" siapa y yg bucin,,lusi atau ken..😄😄
Nyonya Gunawan
Akhirnya sah jga,,
Apa mgkin Lusi putri konglomerat yg di culik waktu bayi..
Dinda Putri
up lagi rhooorrr semangaaaaaaat
Dinda Putri
luar biasa
Dinda Putri
lanjut
Nyonya Gunawan
Makanya yg pintar lusi jgan bodoh,,pergi jauh" ganti nmor hpmu,,jgan trlalu lemah sdah di tindas msh jga punya rasa lemah
Nyonya Gunawan
Seharusnya lusi cari tau dlu ttg keluarganya,,
Dinda Putri
lanjut
§͜¢🦢🍒 Triya_S ♬⃝❤️
double up de /Determined//Determined/
§͜¢🦢🍒 Triya_S ♬⃝❤️
i chose to stay and wait 🥰
kaylla salsabella
lanjut
Nyonya Gunawan
Kasian bget lusi di jadikan sapi perah ma keluarganya..
kaylla salsabella
aku mampir thor
macha late: terima kasih kak🥰
total 1 replies
mary dice
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!