NovelToon NovelToon
Say, Love You Too

Say, Love You Too

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Ketos / Perjodohan
Popularitas:159.4k
Nilai: 5
Nama Author: sinta amalia

Dijodohkan dan bertunangan sejak putih abu membuat Naka dan Shanum menyembunyikan hubungan keduanya dari orang lain termasuk teman-temannya. Terlebih, baik Naka ataupun Shanum tak pernah ada di daftar putih masing-masing.

Tapi siapa menyangka, diantara usaha keduanya, perasaan cinta justru hadir mengisi setiap ruang hati satu sama lain. Siapakah yang akan duluan menyatakan cintanya?

Say, love you too....
Katakan, aku juga cinta kamu...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sinta amalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10 Balik bareng

Naka turut beranjak saat Shanum ngambek begitu, memancing Vero untuk melirik jam tangannya, "Ka, kemana? Masih lama kaliii..."

"Ke toilet, langsung ke kelas." Katanya meninggalkan tatapan kebingungan dan keanehan dari sisa penghuni meja, khususnya Airani.

"Lah, ini roti Lo..." kembali Vero mengangkat itu, dan Naka hanya mengangkat tangannya, "buat Lo aja."

**Depan Belakang Oke**

(**Canza**) *gue rapat MPK dulu bentar balik sekolah*.

(***Savero***) *akhirnya MPK akan rapat pada waktunya juga*.

(***Lutfi***) *dan anak OSIS akan gila pada waktunya 😆*

(***Savero***) *🤣 Ka, nih Ka si upi. Udah bosen jadi anak buah Lo, katanya mau beralih jadi anak buah pak Dedi*.

(***Canza***) *pak Dedi \= bapak aing. Naka \= uwa tere aing. (pakdhe tiri*)

(***Lutfi***) *🤣🤣*

(***Mainaka***) *MPK rapat, Za? Sampe jam berapa*?

(***Savero***) *kenapa lo? Mau nungguin ketuanya di pengkolan gara-gara proposal tadi*?

(***Mainaka***) *gue ada perlu sama Shanum*.

(***Canza***) *🥲 gue kata juga apa, Ka. Suka sama Shanum tembak langsung, saingan Lo kan bapak-bapak*.

(***Savero***) *si Alan bapak-bapak, mentang-mentang si Arjuna udah ada kumis tipis-tipis. 🤣 gue bilangin Lo dipecat jadi ketua komisi*.

(***Lutfi***) *udah paling bener yang gue bilang, Ka. Begal Shanum di jalan, abis itu Lo tembak...biar romantis*.

(***Canza***) *yang ada Naka kena tampol geng ceriwis, apalagi si Mumi*.

(***Lutfi***) *Lagian Naka suka Shanum tapi ngga keliatan, Lo ketos apa lelembut? Gue kalo jadi Shanum juga sama lah, cuma karena diliatin saban waktu mana notice, untung ngga dikira jelalatan*.

*Traktir makan geng ceriwis aja malah nyuruh bayar ke Pandu pake dalih ultah Vero, dikira sedekah lu, bro*...

(***Savero***) *Lo salah waktu berubah kawan. Tadi Lo liat Shanum digandeng Bapak-bapak malah berubah anteng, sabar...ya salah lah bro...mestinya Lo ngamuk di depan Shanum, kalo bisa ruang OSIS Lo bikin jadi ruang simulasi gempa tadi. Otak Shanum kan udah diracun gengnya, buat bikin image lo buruk, mana percaya kalo hati Lo ibu peri*...

(***Mainaka***) *oh*.

(***Savero***) *an jeng 😤*

(***Lutfi***) *Saravv 😭*

(***Canza***)*😂😂 mubazir kalimat petuah Vero sepanjang itu. Dijawab oh doang*.

Naka masih berada di ruang OSIS bersama Lutfi dan Vero.

Depan Belakang Oke

(Canza) bapak-bapak udah nutup rapat.

Ia segera beranjak dari duduk santainya sambil meneguk sisa air mineral miliknya dan melempar itu tepat masuk ke dalam tempat sampah.

"Kunci pintu Ro." Pinta Naka lalu, "bawa kuncinya."

Vero mele nguh sementara Lutfi sudah tertawa, "ah elah. Kalo gue telat datang besok gimana, Ka?"

"Ya jangan telat lah geblek." Lutfi turut mencangklok tasnya dan keluar sebelum Vero mengunci dirinya di dalam ruang OSIS.

Langkah Naka beriringan dengan langkah anak-anak MPK yang keluar dari ruangan mereka.

Shanum masih dibuat badmood oleh Naka. Ia bingung harus bilang apa pada bunda, sebab...ia malas untuk kembali bicara dengan Mainaka, seolah ia begitu mengemis kedatangan pemuda itu.

Sesiang yang menyilaukan matanya itu, angin sepoi-sepoi menerpa kulitnya, membawa serta pikiran yang hanyut untuk berpikir, apakah ia berbohong saja pada bunda dan nantinya ia akan mengantarkan makanan itu langsung--sendiri ke rumah tante Anyelir.

Teriakan Jemima memecah lamunannya, "saravvv, Canzaaa!" temannya itu bahkan sudah mengejar dan siap melempar botol minuman kosong pada cowok paskibra itu.

"Dijemput mang Dadang atau ngojol?" tanya Frizka sangat tau, jika MPK mengadakan rapat begini Shanum terkadang memesan ojek online tak memakai jasa ojek langganan bunda.

"Ojol kayanya, takut mang Dadang lagi narik penumpang, kasian."

Frizka mengangguk paham. Namun, dari belakang langkah beberapa orang tiba-tiba menyamai langkahnya, "gue anter ya Num? Ojek langganan ngga jemput, kan?" ucapnya so paling akrab.

Frizka melongo tapi Altair, dan Navvaro tersenyum, dari ruang berbeda entah baru saja selesai dengan kegiatan ekskulnya, Ghibran ikut bergabung.

Ada sapaan berupa tepukan pundak dan ocehan ketiga teman Arjuna lain termasuk Ghibran yang diantara mereka ia anggota OSIS sendirian.

"OSIS ngga rapat Ghib?"

"Kan udah tadi sebelum istirahat. Capek kaliii saban waktu rapat." jawabnya.

Shanum masih memandang Arjuna yang memandang penuh sorot berharap, ia mengerutkan alisnya, apa jadinya jika ia pulang diantar Arjuna bukannya Naka, bunda mungkin akan aneh dan kebingungan meskipun bisa saja ia berbohong, tapi...

"Sha," suara itu menyapa begitu tenang, datar dan terkesan kalem, meski begitu mampu membuat mereka langsung melihat ke arah sumber suara.

Cowok jangkung dengan tampilan yang sudah sedikit berantakan, ujung baju seragam yang keluar dari celana, menyampirkan jaket di lengan dan tas yang ia gendong di sebelah pundak. Tapi tentu saja, itu tak mengurangi kadar kharismatik dan kegantengannya secuil pun.

Mainaka dan kedua lainnya menyusul Canza, bukan---bukan hanya Canza, karena jelas yang dilirihkan Naka adalah nama Shanum. Kok bisa? Mungkin begitu pikir yang lain, ada urusan penting apa? Bukan apa-apa pasalnya antara Shanum dan Naka itu tak pernah terlibat urusan apapun dan kecil kemungkinan memiliki urusan.

Shanum mematung memasang tampang malas, "sorry boleh pinjem Shanum sebentar...gue ada perlu?" kembali Naka berucap.

"Oh, ada perlu ya Ka?" tanya Frizka.

"Ada perlu apa, proposal atau urusan MPK?" tembak Juna.

Netra Naka menatap tajam Arjuna, "apa harus gue bilang disini juga kepentingan pribadi gue sama Shanum?"

Kesal sekali.

Shanum langsung menggeleng, "sorry, gue duluan ya. Ada perlu sama Naka. Friz, Lo duluan aja ya..."

"Mimaaa!" seru Shanum pada Jemima yang sudah meraih Canza dan melampiaskan kekesalannya dengan menjambak lelaki berambut pendek nan rapi itu, potongan militer yang kesulitan ia genggam.

"Gue duluan ya!"

"Oh iya, Num...udah dijemput atau balik ngojol?!" tanya Jemima.

"Ojek kayanya." Jawab Shanum kini mengikuti kemana arah Naka berjalan. Dan kepergian keduanya tentu menimbulkan pertanyaan untuk anak-anak MPK termasuk geng ceriwis yang mengira buntut dari pengembalian proposal dengan Omelan Arjuna pada Naka berujung getahnya untuk Shanum, sebab Shanum yang awalnya dimintai Naka untuk langsung menyerahkan proposal tanpa membawa Arjuna.

"Kok gue jadi khawatir ya, Pris..." Jemima sudah kembali dan berjalan bersampingan dengan Frizka.

"Iya. Tadi kan kata Chika Naka ngga ngamuk di ruang OSIS ditambah---" dugaan Airani berpacaran dengan Naka semakin menguatkan alibi jika Shanum--bakal diapa-apain Naka.

"Perasaan gue ngga enak, sumpah...apa kita tungguin aja ya?" tanya Frizka memandang Jemima, "alesannya apa coba, ngintip? Nungguin ketidakpastian, minta tolong aja sama Lutfi, Vero atau Canza, takut Shanum diapa-apain Naka."

Jemima praktis menggeleng, "ogah ah, apalagi sama si ireng."

"Terus gimana?" tanya Frizka.

Shanum memasang tampang ketus, "gue kira ngga dibaca. Lagian kasih respon kek atau apa gitu kalo orang kirim pesan tuh!" omelnya. Naka mendengus, "lah, gue kira bukan wa dari Lo. gue kira lo sibuk wa an sama cowok Lo, si Juna."

Shanum melotot dengan memundurkan wajahnya, "cowok darimana! Gue sama Juna ngga ada apa-apa. Lo sama Airani kalii yang pacaran."

"Tadi Lo mau-maunya digandeng. Mau pamer?" tanya Naka kesal juga mengingat itu. Keduanya sudah berada di parkiran, tepatnya di dekat motor Naka.

"Lah, refleks. Ngga bisa bedain ya yang refleks sama yang suka-suka aja." Sedetik kemudian Shanum menghela nafasnya, "apa-apaan sih, ini kita ngeributin apa juga?! Gue ngga mungkin kan balik bareng Lo begini?" tanya Shanum menyadari apa yang terjadi.

"Terus gimana, tujuan kita kan sama ke rumah Lo?"

"Ya udah Lo naik motor, gue ojek."

Naka berdecak setelah memakai helm full facenya, "ribet banget, Sha..."

"Ya udah, gimana lagi? Yang ada temen-temen makin syok lah liat gue dibonceng Lo." sewot Shanum lagi.

"Syok kenapa, biar aja lah...capek gue begini terus..."

Shanum semakin mengernyit, "maksudnya?"

"Ya udah lah, biar aja mereka tau." lirih Naka sudah menyalakan motornya.

"Ih ogah ya, Naka!" seru Shanum langsung mendapatkan tatapan tajam dari celah helm hitam itu, "terus mau Lo gimana? Ya udah gue tungguin Lo naik ojek di depan."

.

.

.

.

1
deeRa
Astogeh, jujur sekali🤣🤣🤣🤣🤣
Anis Jmb
senyam senyum baca kisah mereka,,,🤭sweet ny naka😍
Visencia Alingga
kaaaaannnnnnn, ini bocah mulutnya los dollllll 🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣🤣🤣
mommyanis
Naka teeinspirasi dr si rusa yg mo nyosor Shanum td kayaknya 😂😂😂😂
deeRa
Waduuhh 😅
Ray Aza
otakku knp mendadak traveling yak? 🤣🤣🤣🤣
Kh2103💙
Hadeuh....bang nesh anakmu tuh maen k**op aja... pengen cepet" dihalalin tuh.. sebelum kejadian kayak ortunya terjadi, mending jaga"...😊😊
Maria Kibtiyah
ya salam segala daleman di omongin🤭
Visencia Alingga
ujung2nya di pangku jg 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Zahra Astri
aduuuch bahaya klo berdua² trz,,😄
klo keblabasan ya bablas num,,😄
bablas angin e trz kembung,,🤣🤣
Visencia Alingga
bola dunia maksudnya ya kan 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Visencia Alingga
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ieda1195
sederhana tp kok sweet yaaa
Visencia Alingga
jangan di raba2 num-num, nti ada yg tegak walaupun ga setinggi monas 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
May Maya
yukkkkk kuatkan iman n Imin kalian jgn sampai kebablasan meskipun ortu Klian merestui n dari kluarga kaya raya tp tetap aja GK baik n akan bs jd Boomerang tuk kalian sendiri d umur yg masih muda n labil KLO kalian sampai punya debay. jgn ya dek ya jgn 😆
Eci Rahmayati
di surudukkkk c burung Kaka tua nya 🤣
Ade Salamah Alam
haaaaaaahhhhhhhhh
rizky tria
om Nes itu loh anaknya harus dipasang cctv, lengah dikit pd nyosor 🤭🤣🤣
Sri Wahyuni Abuzar
omaasa icaaaa...naka nac kall bin ja hill 🤣🤣
Iccha Risa
tuh Naka inget Sha laper, jadi disimpen tuh mienya... manisnya perlakuan mas mas ketos
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!