seorang Cowok yang mencintai gadis kejam tapi banyak nya kesalah pahaman
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Junita Aisyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
10
"Benar" Lilis ngangguk
"Ehh kaliann kenal?" mama Taevin
"Teman kelas" Lilis senyum
"Wahh Kalian cocok loh!!" Mama Taevin senyum
"Hahaha benar-benar!!" mama Lilis
"Aku teman cewek yang di sukai nya Tan" Lilis natap mama Taevin
"owhh ya?" mama Taevin kaget
"kamu ada cewek yang kamu suka? Kenapa kamu gak bilang?" mama natap Taevin
.....
"Tapi Susah kaek nya!, dia gak peka!" Lilis natap Taevin lagi makan
"hmm" taevinn ngangguk
"kalian ngomongin apaan?" Rosyi natap mereka
"tau!" jenisa bingung
"kepo!!"
....
Saat pulang sekolah jenisa dapat pelanggan jadi pergi pulang sama jiaqi, dan Dia fokus sama kegiatan nya.
Saat Malam jenisa pergi keluar buat ngantar pengiriman Lukisannya ke alamat yang lumayan jauh, dan siapa sangka jenisa Gak sengaja melewati Para preman yang lagi nongkrong di tepi jalan yang jarang di lewati orang-orang, dan para preman itu Mulai mengejar jenisa, dan Jenisa terus mengegas motor nya, dan Mereka sangat cepat, saat jenisa hampir di tangkap mereka tiba-tiba Ada Segerombolan Orang nolong Jenisa, dan para preman itu pergi kabur, dan Jenisa natap mereka, salah satu nya senyum menatap nya dia pakai helm, dan Jenisa hanya heran dan pergi.
.....
Pulang dari sana, jenisa Mengalami kecelakaan Karena Preman lain mengejar lagi.
"Anjingg! Preman yang satu udah di lewati! Ada lagi!! sialan!!" Jenisa terlalu fokus ke Kaca motor nya melihat yang mengejar nya, dan Jenisa Gak sadar kalo lampu merah dia trobos aja dan terjadi lah kecelakaan.
.....
Jenisa di bawa kerumah sakit, dan keluarga nya berdatangan pada khawatir, dan Jenisa Mengalami Luka parah, karena Yang nabrak nya mobil yang melaju cepat.
"Ini salah ku!!" Mama nya nangis muluk-muluk diri nya
"Salah ku!!" mama nya nangis-nangis
"Apakah dengan keluarga korban?" polisi Natap Orang tua jenisa
"iya pak ada apa?" papa jenisa yang nangis-nangis
"Kami sudah cek rekaman kejadian, Anak ibuk di kejar para preman, dan para preman itu adalah orang yang kami cari, jadi Mereka mungkin akan mulai mencari anak ibuk buat di tindak sama mereka agar anak ibuk tidak Melapor ke polisi, Jadi Saya minta izin sama ibuk buat merahasiakan identitas Anak ibuk, Dan juga Saya teliti anak ibuk sekolah di SMA ** Jadi Rahasiakan Kondisi anak ibuk karena ini taruhan nya nyawaa keluarga ibuk sendiri, Kami hanya membantu keluarga ibuk dan anak ibuk dari preman ini, karena kami sekarang lagi mencari lebih lanjut" Polisi natap mama jenisa
"baik-baik pak" Mama nangis-nangis
"Kalo gitu kami pergi dulu" Polisi lalu Pergi
"kamu dengar kan?" papa natap Jiaqi
"iya" Jiaqi ngangguk
"Sama siapapun jangan kasih tau!!" papa natap Jiaqi
.....
Besok nya jiaqi sekolah
"ehh tumben nih gak sama Jenisa?, mana bocah?" Lilis natap Jiaqi
"Dia ada bisnis" jiaqi berbohong
"Mata Lo kok bengkak? Habis nangis y?" Rosyi natap Jiaqi
"Kalian kepo banget! Urusan gue mau bengkak atau gak nya!!" jiaqi lalu pergi
"kok judes amat?" Lilis sama Rosyi kaget di nyolotin jiaqi
"Cih!! Anehh!!" Lilis
Sementara Taevin saat masuk kelas dan belajar gak melihat jenisa.
Saat jam istirahat
"Jenisa mana?" Taevin natap jenisa
"Yaelahh! Kata adek nya ada bisnis!!, Terus Juga Dia nyolot sama kami! Apa dia iri kali karena kami bertanya-tanya tentang jenisa? Atau dia bertengkar sama jenisa?" Lilis natap rosyi
"Gak mungkin!!! jiaqi butuh uang ke jenisa, gak mungkin!!" Rosyi geleng-geleng
"Iya sihh!" Lilis ngangguk-ngangguk
...Saat jam istirahat...
Jiaqi ke ruang kepala sekolah mengurus sekolah kakak nya dan polisi juga ikut bersama Jiaqi membahas sekolah jenisa.
"ehh itu jiaqi kok bisa sama polisi?" Lilis sama Rosyi natap kaget
"Gak tau!! Samperin yuk!" Rosyi kepo
"ehh!" Rosyi natap Jiaqi tapi jiaqi main pergi aja dan Gak mengacuhkan mereka bicara
"Idih! cuek amat!!" Lilis kesal
"Berarti kalo depan jenisa aja dia baik sama kita!!" Rosyi mulai julid
Saat pulang sekolah taevin menghampiri Jiaqi.
"Jiaqi" Taevin menghampiri Jiaqi yang udah naik ke motor nya dan lagi Makai helm nya
"ada apa kak?" Jiaqi natap Taevin
"Jenisa tumben gak hadir?" Taevin natap jiaqi
"dia ada bisnis! emg orang Lilis gak ngasih tau?" Jiaqi natap Taevin dan Taevin hanya menggeleng kepala nya bingung
"Iya dia ada bisnis! Gak tau sampai kapan" jiaqi senyum
"tadi kenapa kamu berurusan sama polisi?" Taevin natap Jiaqi
"owhh kakak ku bisnis nya keluar negeri dan Polisi bantu aku buat Bantu sekolah kakak ku agar aku yang jalanin ganti dia" Jiaqi senyum
"Owhh! Emg jauh?" taevin kepo
"yaa seperti itu lahh! Aku gak tau! Keluarga ku aja gak ada yang tau" jiaqi natap Taevin
"Dia tau lah orang nya seperti apa!" Jiaqi natap Taevin
"baik lah aku pergi dulu"jiaqi senyum lalu pergi
Di sepanjang jalan Jiaqi nangis-nangis dia walaupun Begitu jenisa tapi dia tetap merasa kasihan sama kakak nya, dan Apalagi baru dengar kata polisi kalo kakak nya kaek nya koma dalam jangka panjang, Dia sekarang seperti mayat hidup.
...........
"Tumben banget jenisa sibuk!! Biasanya dia paling gercep nih kalo Gue chat!!" Lilis natap hp nya
"Kenapa kamu?" mama Nya Liat Lilis Ngomong sendiri
"ini! Jenisa! Dari tadi pagi ku chat gak di balas!! Kata nya bisnis! masa bisnis Sampai Gak sempat liat hp!!" Lilis natap mamannya
"Ada orang yang ambis di kerja malas belajar nahh mungkin jenisa type yang seperti itu!!" Mama Lilis
"Mama sok tau banget!" Lilis
"Yaa mama tau lahh! karena mama juga orang yang ambis kerja!! Makanya mama bangun kaffe" mama nya senyum
"Kalo orang seperti kamu baru Gak ada gunanya baru di curigai kenapa sok sibuk!" mama nya langsung ke poin inti nya
"Idih!! Gitu amat ngomong nya!!" Lilis natap mama nya
"Udahh! Mungkin dia memang sibuk!! Kan ada Rosyi!!" mama natap Lilis
"akhh rosyi! kalo di ajak jalan! Slalu pengen cepat pulang!!" Lilis kesal
"Yaa bagus dong! Gak harus keluyuran sampai lupa jalan pulang!" mama nya natap Lilis
"Mama ini di pihak siapa sih?, dari tadi nama orang aja di belain!" Lilis natap mama nya
"Yang mama bilang itu benar!, Papa kamu aja sampai marah sama mama kalo mama kasih kamu uang jajan lebih!!" Mama natap Lilis
"Itu terus mama ungkit!! Malas ah!! Mending aku pergi jalan!!" Lilis langsung ambil kunci motor
"nahh kan!! Baru juga di bilang!" mama nya geleng-geleng