NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Istri Kontrak Presdir Kejam

Reinkarnasi Istri Kontrak Presdir Kejam

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Nikah Kontrak / Angst / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:867.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: sayonk

"Apa ini?" Tanya seorang pria sambil mengernyitkan keningnya. "Surat kontrak pernikahan yang akan mengakhiri pernikahan kita setelah Tiga Bulan," jawab seorang wanita begitu tegas dan dingin.

Areum mendapatkan kehidupan kembali setelah mendapatkan kenyataan pahit. Di ceraikan oleh suami yang ia cintai, di perlakukan tidak adil oleh ibu mertuanya dan adik iparnya. Dikehidupan kali ini ia tidak ingin mengemis lagi, ia membiarkan suaminya yang ia cintai pergi dengan kekasihnya yang telah datang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sayonk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Helena 2

Pagi harinya.

Areum membuka kedua matanya sambil mengerutkan keiningnya. Ia merasakan sesuatu di salah satu kakinya. Kedua netranya melihat ke arah kakinya dan terlihat seorang pria yang sedang mengganti perbannya.

"Kau sudah bangun," ujarnya tersenyum tipis. Dia melanjutkan kembali melilit perban di kaki Areum. "Aku pasti membangunkan mu."

"Sudah," ucapnya. Dia membereskan kembali obat dan sisa perbannya ke dalam kotak. "Apa tadi malam tidur mu nyenyak?"

Areum masih terdiam, ah ia benar-benar malas untuk menjawabnya. "Ya, begitulah."

"Aku akan membawakan sarapan untuk mu." Edward bangkit, dia menuju ke arah laci. Meletakkan kembali kotak obat itu, kemudian melangkah ke arah pintu.

"Tidak perlu, aku bisa sen ...."

"Jangan menolak, ini kenginan ku." Edward memeotong perkataan Areum dengan cepat. Hatinya ingin melakukannya sendiri.

Areum melihat ke arah kakinya, lalu melirik ke arah pintu saat terdengar orang menutup pintu. Dia menarik sebelah sudut bibirnya. "Apa dia melakukannya karena menginginkan sesuatu?"

Sementara di lantai bawah.

Edward mengambil sebuah piring dan menaruh beberapa sandwich. Susu yang telah di siapkan untuknya, ia bawa untuk Areum.

"Edward, sarapan mu mau di bawa kemana?" tanya Mommy Amber. Sekilas dia menatap ke arah Alika.

"Iya Kak, mau di bawa kemana?" Alika bertanya dengan rasa penasaran. Dia mengambil segelas susu di sampingnya.

Edward menatap silih berganti Alika dan Mommy Amber. "Untuk Areum."

Alika langsung menyemburkan susu ke luar. Perkataan Edward seakan memukul punggungnya. Dengan cepat ia mengambil tisu di depannya. "What? Buat apa kak? dia bisa datang sendiri."

"Edward, semenjak kapan kau tidak waras. Jangan memanjakan Areum. Dia punya kaki yang harus dia gunakan." Mommy Amber menahan geram. Bisa-bisanya putranya itu membawakan Areum sarapan. Seorang Presdir hebat dan tampan harus membawakan makanan untuk istrinya?

"Kau bukan pembantunya, justru dia yang harus melayani mu."

Edward bingung dengan hidupnya, satunya lagi adalah istrinya dan satunya lagi adalah keluarganya. "Mom, kaki Areum terluka."

"Kau juga terluka Edward." Mommy Amber membantah. Putranya juga terluka, seharusnya memikirkan lukanya sendiri.

Mommy Amber menyuruh salah satu pelayan. "Ane, kau bawa sarapan itu untuk Areum."

"Baik Nyonya," ujar Ane.

Edward menghela nafas, dia pun memberikan nampan itu pada Ane.

"Sekarang sudah ada Ane yang mengantarnya. Lebih baik kau sarapan, kau juga harus memikirkan luka mu itu."

"Mom, aku ke atas dulu." Edward memilih pergi, Mommynya tidak akan berhenti sebelum menceramahinya panjang lebar.

Prang

Mommy Amber menaruh dengan kasar pisau di piringnya. Ia tidak bisa membiarkan Edward berdekatan dengan Areum. Bagaimana pun caranya ia harus memisahkannya.

"Mom kita harus bertindak tegas," ujar Alika. Lama-lama ia merasakan keanehan kakaknya itu. "Kapan Helena akan datang kesini?"

"Hari ini, Mommy sudah berbicara dengannya."

Sedangkan Areum, dia tak berniat mengucapkan terimakasih pada pria di sampingnya itu. Sebelum makan ia sudah kehilangan selera.

Edward duduk di sampingnya dan menatapnya. "Makanlah."

Masih tak bergeming, Edward mengambil piring di atas nakas itu. Kemudian menyodorkannya ke mulut Areum.

Areum memalingkan wajahnya, sejujurnya ia merasa hangat hatinya saat Edward menaruh perhatian padanya, tapi ia tidak ingin berharap terlalu dalam seperti kehidupan masa lalunya yang bodoh.

"Areum."

"Aku sedang tidak ingin makan Edward. Taruh saja,"

Edward menurunkan tangannya, mengembalikan sandwich itu ke atas piring. "Aku sudah berbaik hati mengambilkan sarapan dan kau malah tidak menghargainya."

Edward sangat kesal dengan Areum yang tidak memakan sarapannya. Bagaimana kalau Areum sakit?

"Aku tidak menyuruh mu. Masalah menghargai, aku lelah menghargai mu."

Edward tertohok dengan ucapan Areum. Dia tak berani mengucapkan sepatah kata lagi.

"Sudah untung kamu di perhatikan oleh Edward." Mommy Amber menyela, dia datang tanpa di undang ke kamar Areum dan Edward. "Kau bukan Nyonya di rumah ini. Jangan bersikap manja."

"Cih, perempuan seperti mu masih saja bersikap manja. Dasar tidak tau diri."

"Mom, Alik, kalian bisa keluar." Edward mengusir kedua wanita berbeda umur itu. Bukannya mengademkan suasana, malah menambah panasnya suasana.

"Saya memang bukan nyonya di rumah ini dan hanya Helena nyonya di rumah ini."

"Untunglah kau sadar diri, berarti kau masih punya otak."

"Mom!" Edward tak bisa mengontrol emosinya. Untuk pertama kalinya dia menaikkan nada tinggi pada ibu yang melahirkannya itu.

"Ya sudah kami keluar," ujar Mommy Amber. Dia tidak memiliki keberanian kalau Edward sudah marah. Jujur saja ia merasa kecewa pada putranya itu. Ia bersumpah akan memisahkan mereka berdua.

"O iya. Helena akan datang kesini. Sebaiknya kau barsiap-siap untuk menemuinya."

Mommy Amber pun menarik Alika keluar bersamanya.

1
Dewi Anggraeni
Thor lanjut dong ceritanya buat Alika ....
Karo Karo
🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻👍🏻
Wine Wins
eh udhan ini..
masa tamat ajh..
alika gmn?
Murni Dewita
👣👣👣
Umun Munawaroh
Luar biasa
Hamidah Hamidah
mlas ngelanjutin masa saudara satu ayah menikah
Hamidah Hamidah
kok ngotot sih thor gak boleh tau nikah sama saudara se ayah, masa gak ngerti agama sih thor nnti salah persepsi loh klo ada kasus yg sama
Moreno: bukan saudara sih Kak. Bapaknya Edward selingkuh sama ibunya Helena. Helena mah anak bapaknya lah 😅
total 1 replies
Hamidah Hamidah
saudara satu bpk kok mau nikah
Hamidah Hamidah
berarti edwaed saudara satu ayah sama helena
Yuni Hartati
Kecewa
Yuni Hartati
Buruk
Yani Agustyawati
Luar biasa
KATLIE🌛
BAGUSSS ALURNYA
Endang Sulistia
Luar biasa
Anastasya
plot twist
Yenisia Afila
Kenapa ribet sekali, coba aja nenek meli bilang siapa helena sebenarnya sama menantu dan cucunya masalahnya selesai
Amriati Plg: Klo orang sudah suka banget sama seseorang mereka ngk bakalan langsung percaya ucapan nenek mely
total 1 replies
VaNiLaLuLaBo
jika nk d ikutkan... nenek melly laaa punca penderitaannya....
Dwy Widya
Luar biasa
Anonim
bagus menarik
Nur Hayati
heeeh.. kukira cewenya aja yg hidup lagi... eh cowo nya juga...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!