NovelToon NovelToon
Ruang Rindu

Ruang Rindu

Status: tamat
Genre:Pengantin Pengganti / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:79.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mister Y

Pernikahan merupakan impian semua orang, tapi tak semuanya mendapatkan pernikahan yang ia mau.

Dalam keadaan mendesak, Senja mengorbankan pernikahannya dengan seorang duda yang sama sekali tidak dikenalnya.

Ibunya yang sakit dan membutuhkan biaya operasi yang mahal, membuat senja melakukan apapun yang Ia bisa, termasuk menjadi pengantin bayaran.

Bagaimanakah kisah pernikahan tanpa rasa cinta? mungkinkah kedua pasangan yang saling terpaksa ini bisa bertahan?, mari simak cerita lengkapnya 😊😊.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mister Y, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ingin Membawa Kabur

Rio tengah mengemudikan mobilnya, matanya menatap jalanan Ibu kota yang ramai. Sesekali Ia menatap kearah Senja yang masih terdiam seribu bahasa.

Rio dibuat semakin penasaran melihat ekspresi Senja yang murung, padahal seharusnya ini malam yang menyenangkan, apalagi besok adalah hari pernikahannya.

Menurut pengamatan Rio sendiri, sejak acara lamaran tadi pagi Senja tak menunjukkan sekalipun senyum bahagia.

Rio memarkirkan mobilnya di sebuah rumah makan yang lumayan ramai, sejak meninggalkan rumah belum ada percakapan diantara mereka.

Rio yang sudah turun segera membukakan pintu untuk Senja, kemudian mengajak Senja segera memasuki rumah makan.

"Ayo" Ajak Rio yang mlihat Senja masih berdiri mematung.

"Oh, eh iya"

Senja segera mengikuti langkah Rio yang dua kali lipat lebih cepat darinya, langkah Senja tak sebanding dengan pria tinggi tegap dihadapannya.

Saat mulai memasuki area rumah makan, kenangan tentang malam itu muncul di ingatan Senja. Malam yang penuh tawa bersama dengan Kak Rey, entah kenapa akhir-akhir ini Ia sangat merindukan Kak Rey. Ingin sekali rasanya untuk sekedar bertemu untuk melepaskan rindu yang membebani pikirannya.

Rio segera menarik tangan Senja ketika seseorang hampir menabrak Senja, keduanya tanpa sengaja saling berpelukan untuk menghindari tabrakan.

"Maaf" Ucap Senja setelah melepaskan diri.

"Mbak Senja jangan ngelamun terus dong, untung tadi aku pas liat. Kalau tidak, bisa ketumpahan air panas kan?"

"Iya maaf, aku terlalu banyak fikiran"

Senja segera duduk, sedangkan Rio sedang ke Toilet sebentar.

Senja menatap meja sebelahnya, tampak sepasang kekasih yang saling tersenyum dalam perbincangan yang hangat. Lagi-lagi mengingatkan Senja pada sosok Rey yang sangat Ia rindukan.

Lamunannya buyar ketika pelayanan menghampirinya.

"Kakak mau pesen apa?" Kata pelayan wanita dengan rambut kucir kuda.

Senja yang kebingungan segera mengambil buku menu dihadapannya sembari menoleh ke kanan dan ke kiri, berharap Rio segera datang dan memilih menunya. Ia tak tau mau makan apa? Ia sendiri sebenarnya tak ingin makan, lebih tepatnya Ia tak nafsu makan.

Senja mencoba membuka lembar demi lembar menu, pelayan itu dengan sabar menunggu. Beruntung Rio muncul, setelah duduk Senja segera memberikan buku menu pada Rio.

"Aku ikut kamu aja" Ucap Senja mulai gelisah.

"Ya sudah aku pesen spageti dua dan minumnya jus jeruk aja" Kata Rey pada pelayanan yang menatap kagum kearahnya.

"Baik kak, kalau begitu silahkan menunggu"

Senja menarik nafas dalam-dalam, Ia mulai menceritakan awal mula Ibunya sakit dan membutuhkan biaya dan Ia terpaksa menandatangani perjanjian dengan Merry. Senja menceritakan serinci mungkin dan diakhiri dengan linangan air mata.

Rio tampak begitu syok mengetahui fakta yang sebenarnya, Ia merasa sangat kasihan dengan Senja. Demi menyelamatkan Ibunya yang harus dioperasi, Ia harus melakukan pernikahan yang tentu bukan kemauannya. Tapi mau bagaimanapun juga Rio tak bisa membantu, bahkan Ia sempat terfikir untuk membawa kabur Senja jikalau tak mengingat Bryan adalah kakaknya.

"Jadi... " Tanya Rio menunggu jawaban.

"Mau tidak mau, senang tidak senang aku harus menikah dengan Mas Bryan yang sama sekali aku tak kenal dengannya"

Rio menghela napas pasrah, baginya ini sangat tidak adil. Harusnya Merry yang harus menikah dengan Kakanya Bryan bukan Senja.

Dalam hatinya, Rio sama sekali tidak iklas kalau Senja harus menikah dengan kakaknya. Karena Ia mulai jatuh cinta dengan Senja sejak pandangan pertama, sejak Senja menabraknya di Rumah Sakit.

"Kamu kenapa gak nikah sama aku aja sih?" Celetuk Rio gemas.

"Mana bisa, kan aku udah kontrak"

"Kita kabur aja hehe"

"Kak Rio asyik juga becandanya"

"Aku serius Senja Atmajaya"

"Kalaupun bisa, aku gak akan mau. Karena aku harus membayar hutang itu dengan cara ini"

Rio cemberut.

"Aku juga demikian, kalaupun aku bisa bawa kamu kabur aku pasti dibenci semua orang. Orang-orang akan mengira aku merebut calon istri Kakakku sendiri, kedua orang tua ku sudah pasti akan membenciku. Dan aku cuma bercanda wkwkw"

"Aku tahu Kak Rio baik"

"Kata siapa?"

"Aku"

"Aku tuh gak sebaik itu, buktinya aku sengaja bawa kamu kesini untuk kabur"

Senja cemberut.

"Beneran nih, berarti aku di culik dong?"

"Iya, kamu jangan coba-coba teriak. Aku akan langsung menembakmu"

"Huwa haha"

Tawa pecah di meja makan mereka, beberapa orang melihat kearah mereka dengan tatapan heran.

"Udah ah Kak, jadi malu" Lirih Senja yang menutupi sebagian wajahnya karena beberapa orang menatapnya karena suara tawanya yang kenceng.

"Gak papa, gak usah malu"

"Muka Kakak mah udah sekeras tembok jadi wajar"

"Kamu mau aku ajarin biar keras?"

Tiba-tiba pelayan datang membawa nampan berisikan spageti dan jus menghentikan percakapan antara Senja dan Rio.

"Break dulu becandanya, sekarang makan dulu ya"

"Makasih Kak Rio udah bisa buat aku ketawa, setidaknya aku nanti ada teman kalo udah nikah sama Kak Bryan. Sepertinya Kak Bryan juga terpaksa menikah sama aku, aku gak tahu bagaimana rumah tangga ku nanti"

"Husst.... jangan bilang kayak gitu, aku yakin kalian bisa. Kalau gak bisa biar aku gantikan hehe"

Senja kembali mesem, Rio benar-benar membuatnya bisa tertawa.

"Ya udah kita makan, kok masih diam aja. Apa mau aku suapin juga?"

"Boleh deh" Ucap Senja memasang muka imut dan segera membuka mulutnya.

"Manja kali bayi satu ini" Rio segera menyuapi Senja bak seorang kakak beradik.

"Kak Rio jadi kakak aku kenapa?"

"Eh.. mana bisa. Kau kan akan menikah dengan Kakak ku jadi setelah akad aku yang akan manggil kamu Kak"

"Tapi aku gak mau"

"Itu terserah kamu aja sih"

Mereka terus mengobrol dengan begitu hangat, sampai tak terasa makanan mereka sudah habis.

"Apa kamu sudah kenyang?" Tanya Rio yang memandang Senja menghabiskan suapan terakhirnya.

Senja hanya mengangguk karena mulutnya masih penuh dengan spaghetti.

"Kamu tunggu sini ya, aku mau bayar dulu"

Senja sekali lagi hanya mengangguk karena ia tengah meminum jus, perutnya yang belum terisi sejak pagi membuatnya sangat kelaparan.

.

.

.

Sementara itu,

Di rumah Senja Rey tampak mengetuk pintu kontrakannya.

"Assalamualaikum?"

"Assalamu'alaikum?"

"Iya sebentar" Sahut seseorang dari dalam.

Pintu terbuka, wanita paruh baya menatapnya dengan ekspresi kaget.

"Nak Rey, wajahnya kenapa?" Tanya Ibu Senja yang tengah memandang perban di jidat Rey.

"Kecelakaan kecil buk"

"Masuk dulu Nak Rey, Ibu buatkan teh"

"Gak usah tante, makasih. Senjanya ada?"

"Tadi pergi sama Nak Rio katanya mau belanja keperluan akad besok"

Deg.

Rey langsung meremas dadanya yang tiba-tiba terasa sesak.

"Saya cuma mau kasih ini buk" Rey memberikan bingkisan warna ungu.

"Ini untuk Senja?"

"Iya Bu, bilang aja hadiah pernikahan dari saya"

"Oh iya, nanti bakal Tante kasih"

"Kalau begitu, saya permisi dulu Tan" Rey segera mencium tangan Ibu Susi.

"Ya sudah, kamu hati-hati ya Nak"

"Iya tante, assalamu'alaikum?"

"Waalaikumsalam"

Ibu Susi menatap Rey dengan perasaan yang sangat sedih, keinginannya adalah Senja menikah dengan Rey. Tapi takdir berkata lain.

.

.

.

1
Raudatul zahra
apa yaa isi paket nya???
Raudatul zahra
Rey mau ngapain??
Raudatul zahra
nggak suka aku sama orang² yang memanfaatkan kesusahan oranglain demi dirinya sendiri kayak Merry 😤😤
Mister Y: iy nih kak
total 1 replies
Raudatul zahra
haii thoorr.. salam kenal..

baru nemu niih novel author.. aku lanjut baca dulu yaa.. kayaknya seru niih.. openid nya bagus,, bikin pengen lanjut bab selalu
Mira Andani
mampir thor
Ruslinawaty Marzuki
saya curiga sama mawar karena mawar yang menyuruh orang untuk membunuh anak kandungnya sendiri dan mawar juga yang mengancam senja.
Chocolla: Hai kak, mampir yuk ke ceritaku 😊
total 2 replies
վմղíα | HV💕
kasian meryy cincin nya palsu,
jangan jangan cinta pacar nya
juga palsu😄😄
Mister Y: wkwkw
total 1 replies
վմղíα | HV💕
semoga bahagia ya senja,
վմղíα | HV💕: wkwkwk 😄😄😄
total 2 replies
Eliani Rahel
serruuuu
Mister Y: nantikan selanjutnya, akan ada drama yang greget
total 1 replies
վմղíα | HV💕
bawa lari Roy sejauh mungkin.
վմղíα | HV💕
up
վմղíα | HV💕
lanjut thor 👍👍
Mister Y: siap kakak
total 2 replies
վմղíα | HV💕
semoga laris jualan nya ya senja
Mister Y: amin kakak
total 1 replies
վմղíα | HV💕
Merry mata duitan
վմղíα | HV💕
teman tapi mesra
վմղíα | HV💕
Rey jangan bikin rencana jahat ya
վմղíα | HV💕
semoga Rey menolong senja
վմղíα | HV💕
sabar sanza.
վմղíα | HV💕
saya nyimak thor salam kenal dari yunia mampir juga kecerita ku semoga kita bisa saling mendukung
kedepan nya👃👃
Mister Y: siap kak
total 1 replies
Aira Zaskia
Terbaik
Mister Y: Aaaa... terimakasih kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!