NovelToon NovelToon
Bibit Miliarder Sang Mafia

Bibit Miliarder Sang Mafia

Status: tamat
Genre:Mafia / One Night Stand / Tamat
Popularitas:547.8k
Nilai: 5
Nama Author: febyanti

Menjadi incaran gadis-gadis yang ingin memiliki keturunan darinya membuat Rayyan Smith sangat menjaga sekali bibit unggulnya. Hidup bergelimang harta selalu menjadi sorotan semua wanita.

Lalu, bagaimana kalau kejadian tak terduga menimpanya?

Akankah Rayyan mampu menolak setiap godaan wanita yang mengincar hartanya dan menukarnya dengan tubuhnya?

Yuk, simak dicerita BIBIT MILIANDER SANG MAFIA
Cerita ini hanya haluanku semata ya, jadi jangan komentar tak mengenakan karena ini hanya sebuah hiburan saja 🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon febyanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

Di kediaman Merlin.

Nolan baru saja tiba di sana, ia langsung mencari keberadaan Maura. wanita itu tengah bermain bersama putranya, Nolan tersenyum saat melihat interkasi ibu dan anak itu. Baby Zaen sangat menggemaskan, lalu ia menghampiri lebih dekat. Namun, saat itu juga Lisia datang dan ikut bergabung. Gadis itu membawa cemilan dan meletakkannya di atas meja.

"Maura?" panggil Nolan.

"Ya," jawab Muara.

"Betul, kalau kamu sepakat mendirikan pembangunan itu? Tadi aku bertemu dengannya di restoran," tutur Nolan.

"Aku belum memberikan izin, tapi setelah aku pikir-pikir niat dia bagus. Dia mendirikan gedung itu untuk kemajuan rakyat kecil, dia tidak mempermasalahkan tanah itu. Tanah itu tetap milik Morena," jawab Maura.

"Jadi kamu sepakat bekerja sama dengannya? Itu artinya kamu akan terus berurusan dengannya, kalau sampai dia tau soal ..."

"Tidak apa-apa, lambat laun dia pasti tau," pungkas Maura.

Lisia yang tidak tahu arah pembicaraan mereka hanya mendengarkan saja tanpa menyimak.

"Dia ingin bertemu dengan kita, kapan kamu ada waktu?" tanya Maura.

"Kapan pun aku bisa, semua terserahmu," jawab Nolan.

"Hmm, baiklah. Nanti aku coba jadwalkan pertemuan." Ucap Maura sembari menggendong baby Zaen.

"Keponakanku, sini, aku belum gendong dia hari ini," kata Nolan. Pria itu menggendong baby Zaen, balita mungil itu sangat aktif sehingga Nolan sedikit kewalahan.

"Sudah cocok punya anak, kenapa tidak cepat menikah saja? Kalau memang sudah ada calon kenapa menunggu lama?" tanya Maura.

Lisia yang mendengar langsung menoleh, ia berharap, ia yang dipilih sebagai istri dari Nolan.

"Tidak, aku lebih suka seperti ini. Ada baby Zaen jadi aku tidak kesepian," jawab Nolan.

"Dasar, jangan suka mempermainkan wanita," ujar Maura lagi. Candaan mereka terus berlanjut tanpa mereka sadari, bahwa di rumah itu kedatangan tamu yang tak diinginkan.

Masih keluarga nyonya Merlin, orang itu adalah cucu dari adik nyonya Merlin sendiri. Kekayaan yang dimiliki nyonya Merlin sangat banyak sehingga menjadi rebutan. Orang itu tetap minta bagian harta dari orang tuanya yang sudah meninggal dunia. Orang itu tidak rela jika warisannya jatuh kepada baby Zaen anak dari Morena.

"Nolan ...," teriak orang itu yang bernama Alex.

Seketika, Maura dan Nolan mendengar teriakan itu. Maura menghela napas panjang, mau apa orang serakah itu datang lagi? pikirnya.

"Biar aku yang temui dia, paling minta uang," kata Nolan.

"Jangan beri uang lagi, biarkan dia kerja sendiri," kata Maura yang sudah geram.

Nolan mengangguk, lalu menyerahkan baby Zaen kepada ibunya. Ia langsung menemui Alex.

"Ada apa? Tidak perlu teriak-teriak!" kata Nolan yang tengah menuruni anak tangga.

"Aku butuh uang, kenapa kamu tidak menerima panggilan dariku, hah?! Jangan menghindariku, di mana Morena? Aku butuh uang sekarang juga," tuturnya lagi.

"Ada apa menyebut namaku? Harta bagianmu sudah habis," jawab Maura tiba-tiba.

Alex langsung tertawa. "Mana mungkin? Belum juga separuh aku minta bagian orang tuaku, kamu itu pelit, aku ingin bertemu nenek kalau begitu," ujar Alex.

Kondisi nyonya Merlin sudah sakit-sakitan, wanita tua itu tengah beristirahat sehingga Maura tidak mengizinkan Alex menemui neneknya. Maura sudah geram dan tak akan lagi memberikan uang pada Alex.

"Pergilah, kalau mau uang itu kerja jangan hanya mengemis," kata Maura.

"Untuk apa kerja kalau harta sudah banyak, hah? Buang-buang waktu, jangan bilang uang bagianku kamu dirikian gedung itu," kata Alex mengenai bangunan yang tengah dibangun oleh Rayyan. Yang Alex tahu bangunan itu didirikan oleh Maura. "Kamu jangan licik Moren, diam-diam buat perusahaan baru tanpa sepengetahuanku."

Keributan itu terdengar langsung oleh nyonya Merlin, diusianya yang sudah tua ia hanya ingin kedamaian antara keluarganya itu. Tanpa diketahui olehnya, ternyata yang menyebabkan kematian Morena adalah Alex sendiri. Dan pria itu kesal karena pembunuhan yang dilakukan gagal. Padahal, Morena yang dianggapnya sekarang memang sudah mati. Morena yang sekarang adalah Maura.

"Nek," ucap Alex.

Merlin berjalan dengan pelan, kesehatannya memang sudah menurun tapi ia harus melerai antara Alex dan Maura yang akhir-akhir ini sering bertengkar.

Alex sok baik, pria itu langsung membantu memapah nenek tua itu. Alex masih cucunya juga, bahkan hidup sebatangkara. Maura memutar bola mata jengah, ia tahu akal bulus pria itu.

"Duduk sini, Nek Kabar Nenek bagaimana?" tanya Alex basa-basi.

"Nenek baik, kamu kenapa selalu teriak-teriak kalau kesini? Tidak bisa nada bicaramu itu turunkan sedikit? Kuping Nenek sakit rasanya."

Tak lama dari situ, Lisia datang sambil menggendong baby Zaen. Balita itu terbangun dari tidurnya. Dan Alex langsung mendekat bahkan mengambil alih baby Zaen.

"Anak haram ini sudah besar ya?" celetuk Alex.

Maura yang mendengar itu langsung marah dan mengambil baby Zaen. "Jangan sentuh anak-ku! Dia bukan anak haram," cetus Maura.

Alex tertawa. "Apa namanya kalau bukan anak haram? Lahir tanpa seorang ayah apa itu bukan anak haram?" Alex tidak suka pada bocah itu karena baby Zaen yang menjadi pewaris. "Lihat saja, akan aku singkirkan anak ini," batin Alex.

"Kalian jangan bertengakr terus," kata nenek Merlin. "Beri apa yang dia mau, Nenek ingin dia pergi," katanya lagi.

"Nenek mengusirku?" tanya Alex.

"Untuk kali ini tidak, aku tidak akan memberikan uang sepeser pun, aku tidak sudi!" Maura marah karena kesal anaknya dibilang anak haram. Biarkan saja pria itu kelabakan.

Alex langsung murka, bahkan dia hendak memukul Maura. Untung ada Nolan, pria itu langsung sigap menangkal tangan Alex yang sudah melayang ke udara.

"Berani kau!" ujar Alex dengan mata yang menyalak. Dan terjadilah perkelahian di antara Alex dan Nolan pada saat itu.

Nyonya Merlin pun akhirnya benar-benar drof melihat kejadian itu. Semuanya jadi kacau setelah cucunya kembali dan melahirkan seorang anak. Kemarahan Alex sering meletup-letup, bahkan selalu meminta uang.

Baby sitter baby Zaen langsung menghampiri dan mengambil baby Zaen. Mendengar keributan itu membuat balita itu menangis. Kejadian itu langsung terdengar di telinga Rayyan.

Rayyan mengepalkan tangan karena marah saat tahu ada orang yang berani mengganggu ketenangan anaknya. Ia rasa musuhnya bertambah. "Terus awasi gerak-gerik di sana," ucap Rayyan pada pengasuh baby Zaen.

"Ada apa?" tanya Leon.

"Singkirkan orang yang sudah berani mengganggu ketenangan anakku," kata Rayyan. "Namanya Alex, dia masih kerabat nyonya Merlin aku tidak peduli dia saudara Maura atau bukan," ujar Rayyan lagi.

Leon mengangguk mengerti. "Aku rasa keberadaan Maura di sana tidak aman, apa tidak sebaiknya kita bawa mereka?" usul Leon.

"Aku sudah merencanakan semuanya, Leon. Tunggu sampai hunian untuk mereka selesai, tinggal beberapa persen lagi," jawab Rayyan.

Pria itu sedang menyiapkan rumah untuk anaknya, ia ingin saat itu tiba semuanya sudah siap. Ia tak akan membiarkan anaknya hidup tanpa sosok ayah.

1
Nurul Aeni
apa kbr dg Nolan thoorr??
Namira Puja Najya
kan baru beberapa hari Thor ko udah jd aja, biasanya nunggu 1 bln😁
🌸ReeN🌸
baru mampir thor
Yuni
/Heart//Heart/
Maya Ratnasari
berfoya-foya
fantastis

eleuh eleuh, author nya Sunda pisan euy, heheheee
Maya Ratnasari
memfasilitasi
Ryan Jacob
semangat Thor ditungggu karya-karyanya
Rhmad Flash
Angga asyik ceritnya
Rhmad Flash
aku sngt sk gds cantik pintar d glk.meskipun miskin TPI tdk BS d injak
Rhmad Flash
aku jg sk cek umr d b2h 20 thn,d cek diatas 30. dan cek ya orang mskin
Erlinda
aq stop sampai disini. aq pikir awal nya bagus ternyata aq kecewa
Erlinda
si rayyan ga cocok jadi mafia dia cocok jadi anak mama terlalu lembek seperti ayam sayur. ganti judul aja Thor jadi MAFIA AYAM SAYUR ini baru pas
Erlinda
terlalu bertele tele cerita nya si nenek Merlin dan Nolan sudah tau klo si Alex itu jahat dan ingin membunuh Maura dan anak nya tapi tidak mengambil tindakan tegas lagian si rayyan yg katanya mafia hebat kok ga membunuh si Alex padahal dia sudah melihat sendiri aksi si lintah darat itu yg aq tau ttg mafia Thor biasa nya dia terganggu dikit aja lansung menghabisi org itu .disini terlihat ga sesuai dgn judul cerita
Erlinda
ga sesuai dgn gelar nya raja mafia
Erlinda
kok Nolan ga membekali Maura ttg bisnis dll nya ya biarpun Maura bukan cucu asli nenek Merlin biar kerjasama nya ga ketahuan oleh rayyan
Ryan Jacob
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Lagi bagus kalo Lusiana yg menikah dgn Zaen, biar harta Zaen jatohnya juga buat Lusiana anaknya Leon, Anggap aja Zaen balas budi papi Leon yg tlah bersusah payah menjaga dan menyelamatkan nya dr bayi sampai gede..
Qaisaa Nazarudin
Waah udah hede aja Zaen, Aku gak rela mereka cepat banget gede nya..😂
Qaisaa Nazarudin
Udah deh gak usah di jodoh jodohin deh, yg menjalani nya nanti mereka,Biarkan mereka memilih pasangan hidup mereka masing2..
Qaisaa Nazarudin
Lah aku pikir Lisia yg muntah2,Ternyata Maura..😀😀
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!