NovelToon NovelToon
Kedua Tanpa Cinta

Kedua Tanpa Cinta

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Poligami / Tamat
Popularitas:46.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ni R

Kanaya Anastasia, harus rela menikah dengan pria yang sudah beristri demi menyelamatkan panti asuhan agar tidak di gusur oleh keluarga Alexander.

Pernikahan tanpa cinta dari kedua belah pihak, Kanaya hanya di jadikan babu oleh istri pertama yang bernama Bella dan suaminya yang bernama Melvin.

Anehnya, sikap Melvin suka berubah-ubah hingga membuat Naya dilema. Jika tidak ada Bella, sikap Melvin sangat baik pada Naya dan sebaliknya, jika ada Bella maka Melvin akan bersikap jahat pada Naya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ni R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10.Oh Maaf!

Malam telah larut, Naya yang kelelahan benar-benar terlelap begitu saja di sofa. Sedangkan, Melvin yang kesal karena nomor telpon Bella masih tidak bisa di hubungi.

Melvin yang masih duduk di balkon kamar hanya bisa mengumpat dalam hatinya. Pria ini ingat lagi jika tadi siang dirinya ada mengambil gambar bersama Naya.

Melvin iseng membuka galeri ponselnya dan terdapat banyak foto Naya bersama dirinya. Sesekali bibir Melvin tersenyum tipis melihat potret mereka.

"Sebenarnya dia tidak buruk, hanya saja di sudah masuk kedalam kehidupan ku dan Bella. Kanaya cukup sederhana," batin Melvin.

Udara semakin dingin, Melvin memutuskan untuk masuk kedalam dan beristirahat. Baru saja hendak memejamkan mata, Melvin terbayang Naya yang tidur meringkuk di atas sofa.

"Huh....sialan!" umpat Melvin kesal.

Mau tidak mau pria ini kembali memindahkan Naya ke atas ranjang.

"Tempat tidur ini sangat luas, apa salahnya jika aku berbagi dengan dia?"

Melvin memberi sekat guling di antara dirinya dan Kanaya. Pria ini kemudian merebahkan tubuh yang lelah dan terlelap begitu saja. Entahlah, rasanya sangat nyaman sekali. Di bandingkan tidur bersama Bella, Melvin seperti mendapatkan kehangatan ketika tidur bersama dengan Naya meskipun mereka tak bersentuhan.

Malam telah berganti pagi, Naya yang merasa nyaman dengan tidurnya belum bangun juga. Sedangkan Melvin hanya membuka mata mengumpulkan nyawa yang masih tertinggal di alam mimpi.

"Dia belum bangun?" batin Melvin.

Melvin tertarik menatap wajah polos istrinya ini. Wajah sederhana yang jauh dari sentuhan alat make up. Wajah mulus tanpa bekas jerawat dan bibir berwarna merah jambu asli pemberian Tuhan.

Bulu mata lentik dengan hidung yang tidak terlalu mancung. Sungguh, pagi ini Melvin sangat menikmati pemandangan alami di depannya.

Berbeda dengan Bella yang hampir setiap waktu berpoles cantik bahkan wanita itu sudah beberapa kali melakukan operasi plastik demi kecantikan.

Naya mulai mengerjapkan matanya, wanita ini langsung mengubah posisinya menjadi duduk ketika melihat Melvin ada di sampingnya.

"Kenapa aku bisa tidur di sini?"

Naya panik.

"Aku tidak tahu, mungkin saja kau mengigau!" bohong Melvin, "sudahlah, jangan di pikirkan. Cepat mandi, aku akan mengajak mu ke suatu tempat!"

Naya menggaruk kepalanya tak gatal, jantung wanita ini hampir saja lompat dari tempatnya ketika wajahnya dan wajah Melvin berada sangat dekat.

"Heh, malah melamun. Cepat mandi sana!" tegur Melvin, buru-buru Naya masuk ke kamar mandi.

Pukul setengah delapan pagi, baru lah Naya dan Melvin turun untuk sarapan di restoran hotel. Sejenak Kanaya berpikir aneh akan perubahan sikap Melvin yang jauh lebih baik beberapa hari terakhir.

Sebenarnya,Melvin sangat merindukan Bella. Laki-laki ini juga merasa sedih karena sudah satu minggu tidak melihat wajah istri yang sangat di cintai. Sesekali, terbesit rasa marah pada Naya yang telah menjadi penghalang dalam rumah tangganya.

Namun, ketika Melvin melihat wajah bahagia Naya yang sedang menikmati pemandangan kota mendadak hilang begitu saja.

"Ikut aku...!" ujar Melvin menarik tangan Naya begitu saja.

Mereka berjalan mengikuti trotoar, Melvin masih menggenggam tangan Naya, membuat wanita itu tak berkutik di buatnya.

"Mau apa kita ke sini?" tanya Naya bingung.

"Pilih satu ponsel yang kau suka," perintah Melvin.

"Untuk apa? selama ini aku tidak pernah menggunakan barang seperti ini,"

"Jika kau hilang lagi, akan lebih mudah kau menghubungi ku!" ujar Melvin membuat Naya terdiam, "ingat, kita di negara orang. Biar bagaimana pun kau tetap tanggung jawab ku!"

"Kau saja yang memilih, aku tidak tahu barang seperti ini," ujar Naya.Sebelum menikah, Naya sangat di larang oleh ibu panti untuk menggunakan ponsel atau pun membeli barang-barang aneh. Semua gaji Naya langsung di serahkan kepada ibu Amber.

Melvin menunjuk satu ponsel keluaran terbaru. Untuk beberapa saat Pria ini mengajari istrinya. Setelah Naya bisa menggunakannya, Melvin langsung membayar ponsel tersebut kemudian mereka pergi.

"Kau ingin membeli apa lagi?" tanya Melvin bingung sendiri.

"Tidak ada,...!" jawab Naya membuat wajah Melvin langsung melongo tidak percaya.

"Kau ini sangat aneh, aku memberi mu uang. Biasanya perempuan akan pergi berbelanja jika sedang liburan, apa kau takut menggunakan uang itu?"

"Tidak, hanya saja aku tidak pernah melakukan apa yang orang lain lakukan. Hidup ku semuanya serba di atur. Makan dan apa yang aku pakai semuanya di atur oleh ibu Amber!" tutur Naya membuat Melvin bergeleng kepala mendengarnya.

"Kau ini sudah dewasa, kau berhak menentukan jalan hidup mu sendiri. Lihat diri mu, kebodohan apa yang membuat mu ingin menjadi istri kedua ku?"

"Aku hanya membalas jasa atas kebaikan mereka yang sudah merawat dan membesarkan ku. Jika mamah mu benar-benar menggusur panti asuhan itu, ada berapa banyak anak yang akan terlantar di jalanan. Lebih baik aku mengorbankan diri ku demi mereka semua!" ucap Naya sambil memandang riuh ombak sungai, yang sejak tadi banyak lalu lalang perahu kecil.

Melvin hanya diam saja, jauh dari lubuk hatinya pria ini mengatakan jika Naya adalah perempuan baik.

"Kehidupan ku tidak seberuntung kalian, ayah dan ibu ku meninggal dalam kecelakaan. Hanya aku yang selamat, semua saudara memutuskan untuk menaruh ku ke panti asuhan. Jadi, apa salahnya jika aku membalas budi. Meskipun dalam hati ku, aku memiliki mimpi tersendiri dalam hidup ku. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya, tapi ku harap suatu saat jika kita berpisah setidaknya aku tidak pernah merasa bersalah karena aku sudah berkorban untuk panti."

Benar-benar terdiam, Melvin tidak tahu harus menanggapi apa. Jika di simak menggunakan hati, Kanaya sama sekali tidak bersalah atas pernikahan ini, Melvin sadar akan hal tersebut setelah dirinya dan Naya banyak mengobrol.

"Apa kau ingin naik perahu itu?" tawar Melvin.

Naya tersenyum tipis, menatap kembali lalu lalang perahu yang membawa para wisatawan.

"Menaiki perahu bersama orang yang paling aku cinta juga termasuk impian ku. Tapi, berhubung kau memberi penawaran secara gratis, ya sudah."

"Apanya yang ya sudah?" tanya Melvin tidak mengerti.

"Aku mau naik perahu. Kenapa tidak menawari ku sejak tadi?" canda Naya.

"Kau kan sibuk curhat tadi...!" seru Melvin membuat Naya merasa malu.

"Oh maaf, lagian kau tidak akan peduli juga dengan isi curhatan ku!" ucap Naya merasa tidak enak hati.

Tak mau menanggapi lagi, Melvin langsung mengajak Naya naik perahu setelah membayar ongkos. Senyum Naya terpampang jelas, wanita ini terlihat sangat bahagia.

Dari ujung perahu, Melvin diam-diam mencuri gambar istrinya sendiri. Entah apa yang ada dalam pikiran pria ini, sejak kemarin dirinya sangat suka memotret Naya.

1
Dyah Oktina
ceritanya kok ngak d lanjut thor.. pdhal seru.. mana dah ganti tahun nih.. bukan 2023 lagi..
Dyah Oktina
kuatir pd bella...bukan pd naya
Dyah Oktina
kata2nya banyak yg kurang thor.. tolong d revisi ya.. 💪
Dyah Oktina
iya lah apa2.. lah sudah ada yg servis kamu ya bella
Dyah Oktina
hah...malvin.. punya istri matre.. ngak bakal mau d ajak susah.. jahat pula.. sudah buta matamu krn cinta sama bella
Dyah Oktina
ibu pantinya jahat ya
Dyah Oktina
kurang lengkap tulisannya...harusnya dgn putra tunggal ......
Maria Margaretha Supiana
lho kok ceritanya berhenti, terus dong sedang seruuuu
✨viloki✨
Bwahahhaha kepala terongnya nunggu dibalado tuh Nay wkkwkw


Toorrr ayo mangaat dilanjut lagi, seru lhoo ini ceritanya !!!
✨viloki✨
Semoga gara2 ini naya jd bucin ya sama melvin 😅
✨viloki✨
Nayaaa jangan digalakin teruslaah laki lu, gitu2 jg dia yg nolong lho
✨viloki✨
Ayooo bikin kehangatan yg laen melvin xiixixi
✨viloki✨
Cewe mah gitu bang sekalinya lu punya salah bakal diinget & diungkit terooos
Forgive but no forget ! 😝
✨viloki✨
Lha si amber jg ogeb sih ngapain bukti kejahatan dikumpulin
✨viloki✨
Ayooo kumpulin semuanya !
✨viloki✨
Ada gitu ya yg jahat mamfaatin dana anak yatim piatu
✨viloki✨
Ayo melvin bikin naya jatuh cinta dong jangan digalakin aja
✨viloki✨
Tu otak dipake buat kriminal ajaaa
✨viloki✨
Jarang2 tuh cewe nolak duid
Kezie Fitri
ka novel ini di lanjut ga sih, mff ya nanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!