Revisi😁....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon UDY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
mempelajari teknik TEBASAN DEWA(Revis1i)
" Wow, apakah itu benar" ucap pemuda yang lain.
" Siapa nama anda" ucap bapak bapak maju menggendong anak dalam gendongan nya.
" Perkenalkan, saya Rian, saya berasal dari wilayah C dan memiliki misi untuk menyelamatkan umat manusia lain yang memerlukan bantuan saya" ucap Rian dengan sopan.
" Apakah kalian aman tinggal di sini" tanya Rian karena di sini tidak ada yang melindungi, dan itu juga hanya dengan senjata sederhana seperti pisau dapur.
Sungguh miris. Mereka dulu yang hidupnya mewah sekarang hanya bisa mencari makan di tanah. 1 roti pun harus di bagi menjadi sekecil biji dadu untuk dibagikan dengan yang lain walau tidak cukup.
" Sistem apakah ada makanan di jual" tanya Rian lirih.
[ ada]
[ menampilkan menu makanan.....]
Lalu muncul panel transparan di depan Rian, Rian mencari cari makanan yang murah dan cukup untuk mereka semua.
Mereka yang ada di sana melihat Rian dengan bingung, sedang apa pemuda/ anak ini, apakah kepalanya terbentur sehingga menjadi seperti itu. Batin orang orang.
Rian menatap mereka lalu...
" Berapa jumlah semua orang yang berada di sini" tanya Rian menatap bapak bapak yang menggendong anak kecil.
Bapak itu pun menghitung.
" Total nya ada 400 orang 200 orang bapak bapak,100 orang perempuan, 20 orang pemuda dan sisanya anak anak" ucap bapak paruh baya tersebut dengan detail.
" Baiklah" ucap Rian lalu ia membeli daging sapi yang sudah di panggang sesuai dengan jumlah orang yang berada di sana. Ia juga menyiapkan beberapa persediaan untuk mereka gunakan secara teratur untuk beberapa bulan ke depan.
" Jangan kaget dan tetap tenang" perintah Rian lalu muncul cahaya di depan semua orang. Perlahan cahaya itu memudar dan terlihatlah sepiring daging yang di balut dengan saus lezat dan uap hangat yang mengepul dan menyeruak di sekitar mereka.
Makanan yang dapat menggugah selera siapapun!, tentunya daging ini memiliki manfaat yang tak bisa di jelaskan untuk mereka yang memakan nya. Mereka menatap makanan itu terkejut dan lapar.
" Kalian boleh memakan nya. Setelah ini aku akan menaikkan tanah agar tidak bisa di jangkau para zombie" ucap Rian lalu mereka makan dengan rakus.
" Saya pergi dulu sebentar" ucap Rian dan langsung menghilang di telan cahaya, mereka masih shock dengan apa yang terjadi.
Semua ini seperti fantasi di novel dan komik seperti yang pernah mereka baca.
Rian masuk ke dalam cincin ruang dimensi.
Rian segera membuka buku dan mempelajari teknik tebasan dewa, dengan hanya menyentuh buku itu, Rian menghapal semua teknik yang kira kira memiliki 30.000 halaman.
Rian lalu mempraktekkan jurus itu kepada sebuah pohon yang ada di cincin ruang dimensi.
Hanya satu tebasan tapi hasil dari tebasan itu ada bekas gelombang yang membesar, saat mengenai pohon. Pohon tersebut terbelah menjadi 2.
' Woow' batin Rian yang masih terkejut dengan dahsyatnya teknik itu.
Rian keluar dari cincin ruang dimensi dan mengejutkan mereka, karena Rian muncul secara tiba tiba seperti debt collector penagih hutang.
Rian terbelalak betapa laparnya mereka. Baru berapa menit semua piring tandas tanpa sisa.
Rian hanya tersenyum saat mereka semua menunduk kan kepala karena malu, lalu ada seorang gadis bertanya.
" Kenapa anda mau menyelamatkan kami yang bahkan baru pertama kali bertemu" tanya seorang gadis yang cantik walau kucel itu.
" Seperti tadi yang saya bilang, saya mempunyai misi untuk membasmi para zombie dan menyelamatkan umat manusia dari kepunahan. Dari semua kejadian saat ini semoga kalian mendapatkan pelajaran. Dulu manusia selalu mengejar para hewan dan memburu serta membunuhnya dengan brutal. Ada yang untuk makan dan ada yang untuk bersenang senang. Sekarang kalian merasakan sendiri kan bagaimana rasanya diburu. Jadi saya di sini mempunyai misi menyelamatkan kalian dari para zombie" ucap Rian yang Jlebb di hati dan pikiran mereka.
Melihat mereka semua terdiam Rian membuka suara.
" Persiapkan diri kalian" perintah Rian mutlak tanpa bantahann mereka yang mendengar itu pun bersiap agar tidak terkejut.
" Elemen tanah" ucap Rian menjeda.
" Kekuatan DEWA BUMI" ucap Rian lantang hingga semua mendengarnya.
Tanah bergetar, dan perlahan naik dan terus naik sampai di atas awan. Rian mengatur kemiringan tanahnya adalah 90 derajat.
" Barrier wind" ucap Rian lantang, lalu tercipta sebuah pelindung transparan dan terbuat dari angin. Mereka semua terkagum kagum.
" Saya akan merobohkan tenda kalian dan membangun sebuah perumahan kompleks" ucap Rian dan langsung meratakan tenda mereka dengan tanah. Lalu Rian membangun rumah mewah yang dapat ditempati 25 orang per rumah.
" Kalian harus bercocok tanam, dan saya sudah menyiapkan bibitnya di masing masing rumah, jadi belajarlah bercocok tanam" ucap Rian, lalu setelah itu ia kembali meminta System memanipulasi pikiran mereka untuk menjaga kerahasiaan ini.
Setelah pikiran mereka semua di manipulasi, Rian segera pamit dan langsung pergi dari sana.
Rian lalu melihat ke bawah di mana semua zombie mengelilingi tempat di bawah. Mereka tidak bisa memanjat dan tidak punya otak jadi mereka merasa aman aman saja.
Rian pamit kepada semua orang dan berteleportasi ke wilayah C, dan pergi ke Heaven Compleks. Di sana ia memeriksa keadaan kakek dan neneknya.
Ia juga mandi dan mengganti bajunya dengan baju yang di jual di sistem. Di sistem baju yang dijual sangat bagus dan dapat menyesuaikan bentuk tubuh pemakai.
Desain dan warna nya pun bisa di ubah sesuai kehendak pemakainya.
Rian kagum dengan barang dari masa depan. Sistem sungguh membantu sekali.
' jika aku memberikan sebuah system kepada orang lain nah yang aku takutkan nanti mereka di gigit zombie, pas pakai sistem. 'kan aneh zombie menggunakan sistem. Nanti jika mereka pintar maka keberadaan manusia akan semakin terancam' batin Rian.
Dia mondar - mandir kesana kemari memikirkan nya dan hanya ada 1 keputusan untuk itu semua.
Jangan membagikan sistem kepada orang lain. Terlebih sekarang mereka semua egois.
Rian keluar dari rumah dan turun ke bawah, ia meratakan semua bangunan setelah mengambil semua persediaan makanan.
Setelah meratakan tanah ia pun membangun tembok besar mengelilingi wilayah C setelah memastikan bahwa tidak ada zombie.
Ia berencana untuk membuat kota yang terbang di atas awan, agar aman dari zombie, dan jika perlu, tanah yang di bagian bawah akan di ubah menjadi tempat pembuangan.
Tapi ia harus memastikan dulu semuanya, karena ini menyangkut masa depan umat manusia. Jika zombie tidak bisa di musnahkan maka ia harus memikirkan cara lain.
' siapa sih yang ciptakan ini virus. Tidak mungkin ini karena kesengajaan ini pasti karena ketidak sengajaan. Haaah mending habisi aja dulu semua zombie baru pikirkan yang selanjutnya' batin Rian.
Rian lalu keluar, sesampainya di luar rumah semua orang membungkuk hormat kepadanya karena ia telah menyelamatkan nyawa mereka.
Mereka juga mendengar bahwa Rian memberikan keluarganya misi untuk menyelamatkan manusia di daerah lain agar tidak punah.
Mereka salut kepada Rian yang memperdulikan orang lain. Rian tersenyum untuk membalas mereka yang membungkuk dengan hormat.
Rian pergi ke bawah ' sana' ( sana dalam petik adalah kota zombie ya). Ia melihat tidak melihat para zombie satupun, karena ia telah membantai semuanya dan membuat kota zombie itu menjadi tanah kosong tak berpenghuni.
___
bersambung,,, jangan Lupa untuk menekan tombol
# komen
#like
#vote
# dan jangan lupa share ke temen temen kalian oke!