NovelToon NovelToon
Kau Milikku! Saudara Tiriku

Kau Milikku! Saudara Tiriku

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / BXB
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: zean amora

sebuah kisah dua orang asing yang ditakdirkan menjadi keluarga. tanpa tau bahwa pertemuan mereka akan mengubah segalanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zean amora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 9

tek tek tek!

bunyi papan diketuk,..

"Perhatikan semuanya. " ucap guru dikelas itu.

Seketika, siswa dan siswi yang semula masih sibuk mengobrol langsung terdiam. Tatapan mereka tertuju kepada sang guru.

"Sebentar lagi kalian akan menghadapi ujian dasar sebagai persiapan sebelum ujian nasional yang sebenarnya dimulai, " jelasnya.

"Jadi, mulai sekarang Bapak minta kalian lebih serius dalam belajar. Jangan sampai ada yang menganggap ujian ini sepele."

Beberapa siswa mulai saling pandang. Suasana kelas yang tadinya santai perlahan berubah tegang.

"Dan satu lagi," lanjut sang guru.

"Bapak berharap tahun ini kalian bisa kembali mendapatkan peringkat pertama, seperti yang kalian raih pada ujian sebelumnya."

Beberapa siswa langsung berbisik pelan. Ada yang terlihat antusias, tetapi sebagian lainnya justru mulai merasa terbebani.

ketegangan itu langsung buyar saat ada siswa yang mengangkat tangan dan menjawab

"tenang pak, tahun ini saya yang akan mewakili sekolah kita. menjadi peringkat pertama" ucapnya.

Ahahhaha, sudah. pecah tawa mereka semua melihat itu.

bukan maksud meremehkan, tapi..

mereka yakin hanya Zean lah yang bisa melakukannya. baginya berada diatas adalah hal yang mudah.

tapi, dia tidak tau kalau dia akan dibawah dalam satu hal. skipp!

"haishh, baiklah baiklah. belajar yang rajin kamu." ucap sang guru final. sudah tidak kuat dengan tingkah siswa itu.

"hey Zean. " sapa salah satu siswi dikelas itu.

"hm? " jawab Zean penasaran

"semangat.hehe." ucapnya.

"ya, Zean semangat. "

"kami mengandalkan mu Zean. " ucap lainnya.

"yoi. dia si Zean jenius kita. beri dia reward, jangan hanya ucapan begitu. " ucap Faris meminta hadiah dari supporter nya Zean. Zean hanya menatap malas temannya ini.

yang di tatap hanya cengengesan.

Zean kemudian melanjutkan belajar nya.

Dan,.. mereka benar-benar menganggap ucapan Faris suatu kebenaran.

kini mereka bertiga sekarang.

kantin sekolah..

"Apaan ini? dari mana buaya ini dapat sponsor? " tanya Arine jengah melihat Faris memeluk semua makanan dan snack.

"haha, " tawa kecil Zean.

lihatlah, Faris benar-benar seperti anak kecil yang takut makanannya diambil.

Zean menyodorkan beberapa snack ke depan Arine.

"huh? "

"huhhh.. Faris bercanda dengan mereka untuk memberikanku penyemangat dalam belajar" jawabnya sambil menghela nafas.

"owhh.. " jawab Arine.

"ey buaya, itu milik Zean. jangan mengambilnya semua. " ucap Arine sambil berusaha merebut snack disana.

"eh, eh minggir cenayang. ini punya gua. " jawab Faris. dan merekapun saling memperebutkan snack milik Zean.

"aish.. " keluh Zean tidak habis fikir dengan mereka. tapi ini menjadi hal terpenting nya. Zean bahagia melihat tingkah mereka. beban di pundaknya, dan rasa lelahnya mulai ringan dengan hal itu.

mereka pulang sekolah. Dengan berjalan kaki bersama. yaa, Arine mendapatkan snack yang dia inginkan. Zean? dia tetap disisakan kok.

sampai pertigaan, mereka berpencar. karena arah rumah mereka memang berbeda.

saat menuju ke rumah, dia melihat mobil mewah di depan rumahnya.

Zean sedikit berlari. Dan.. dia melihat ibunya,..

Clara menatap Zean sekilas, dan kemudian masuk ke dalam mobil untuk pergi. tapi sebelum itu, Zean menahan jendela penumpang tempat ibunya berada.

"Apa yang nyonya Adrian lakukan disini?. " tanyanya dengan sedikit geram.

Clara tersenyum, dan mengusap helai rambut Zean yang sedikit menutupi mata indahnya.

Dia berhenti, saat melihat tatapan itu. Dia menghela nafas dan..

"Kau sangat naif Zean, sama seperti ayahmu. tidak ada hal baik apapun yang dia wariskan untuk mendukungmu. " ucapnya santai.

Zean geram mendengar hal itu. Dia kemudian menepis tangan Clara, dan meninggalkan nya.

Dari dalam mobil, Clara berteriak pada Zean.

"Zean, tawaran mama masih berlaku. Ikutlah dengan mama,dan tinggalkan rumah kumuh itu.. "

tidak ada jawaban, hanya keheningan. sebelum Zean, benar-benar masuk ke dalam rumahnya.....

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!