NovelToon NovelToon
Starfall: The Last Child From The Stars

Starfall: The Last Child From The Stars

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Akademi Sihir
Popularitas:531
Nilai: 5
Nama Author: Dorin

Pada malam ketika sebuah bintang jatuh menghantam bumi, takdir sebuah kerajaan berubah selamanya.

Ditemukan di dalam bola perak misterius dan dibesarkan sebagai pangeran, ia dianggap sebagai kegagalan karena tak memiliki mana di dunia yang menjadikan sihir sebagai segalanya.

Namun, di balik kelemahan itu tersembunyi kekuatan kosmik yang jauh melampaui sihir.

Kini, ia hanya ingin hidup normal sebagai siswa Akademi Sihir. Sayangnya, ketika kegelapan mengancam dunia yang telah menjadi rumahnya, pemuda dari bintang-bintang itu tak punya pilihan selain melepaskan kekuatan sejatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dorin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8 – Puncak Pertarungan: Wujud Sang Dewa!

Situasi di dalam ruangan itu seketika berubah menjadi sangat berbahaya.

Edward masih belum memberikan respons sedikit pun sejak tubuhnya dihantam pilar batu besar dan terlempar keluar ruangan.

Sementara itu, Jenderal Vermont juga masih tertimbun reruntuhan batu pasca ditendang secara telak oleh lelaki misterius tersebut.

“Saatnya untuk serius.”

Ia mendadak mengatupkan kedua tangannya rapat-rapat.

Bibirnya bergerak cepat merapalkan bait-bait mantra sihir yang sama sekali tidak dimengerti—sebuah bahasa yang terasa teramat kuno dan terkutuk.

Zzzt...

Gumpalan aura berwarna merah kehitaman mendadak membumbung tinggi dari lingkaran sihir darah yang terlukis di atas lantai batu.

Aura pekat itu naik perlahan, menyelimuti seluruh tubuh si lelaki misterius, sebelum akhirnya dipaksa masuk menerobos setiap lubang di tubuhnya—mata, hidung, mulut, hingga kedua telinganya.

“AAHHHH!”

Ia berteriak histeris di tengah kegelapan ruangan.

Serat-serat otot di tubuh kurusnya dipaksa tumbuh membengkak secara tidak normal. Dalam hitungan detik, figur rapuh itu bertransformasi menjadi sosok yang begitu berotot dan kekar.

Kulitnya yang tadinya pucat kini berubah warna menjadi merah terang, pekat bagaikan warna darah segar.

Ritual terkutuk itu telah berhasil diselesaikan.

Kekuatan sihir hitam terlarang kini telah menyatu sepenuhnya di dalam tubuh lelaki itu.

Ia mendarat perlahan di atas tanah, lalu mengalihkan pandangannya ke arah sesosok mayat lelaki yang sebelumnya dijadikan tumbal pengorbanan.

Mayat yang tadinya utuh itu kini telah berubah menjadi tumpukan tengkorak kering yang kehilangan seluruh esensi hidupnya.

Brak.

Jenderal Vermont melangkah keluar dari balik tumpukan reruntuhan batu, menatap pemandangan mengerikan di hadapannya dengan sepasang mata terbelalak ngeri.

Ia bisa merasakannya dengan jelas. Aliran Mana musuh mendadak melonjak drastis secara teramat tidak wajar.

Secara mengejutkan, kapasitas kekuatan si lelaki misterius telah melonjak naik menembus Lingkaran 7!

“Kekuatan ini... mengalir begitu dahsyat di dalam nadiku. Aku bisa merasakannya... Tubuh yang benar-benar sempurna!”

Lelaki bertubuh merah darah itu mengangkat satu tangannya, lalu mengibaskannya dengan gerakan menyabet yang amat cepat ke arah samping.

SWOOSH— BOOM!

Di saat yang bersamaan, sebuah tebasan angin destruktif yang mengerikan mendadak tercipta!

Tebasan itu memotong dan membelah lantai serta dinding gua secara presisi, hingga meruntuhkan struktur bebatuan dan memperlihatkan pemandangan area luar Hutan Runn.

Dampak dari tebasan tersebut juga memicu terjadinya angin ribut yang berembus teramat kencang di dalam ruangan. Jenderal Vermont bahkan nyaris diterbangkan oleh pusaran angin itu jika saja ia tidak membumikan tubuhnya dan berpegangan erat pada gagang pedang besarnya.

Ini benar-benar gawat... Jika orang gila ini berhasil lolos dan keluar dari Dungeon, dia akan membawa bencana besar bagi penduduk kerajaan! Aku harus menghentikannya di sini, apa pun yang terjadi! batin sang Jenderal penuh tekad.

Mulut Jenderal Vermont mulai komat-kamit merapalkan kalimat mantra suci.

Sret...

Pendar cahaya keemasan yang teramat terang perlahan-lahan mulai membungkus seluruh tubuh Jenderal Vermont.

Zirah perak yang melindunginya berubah warna menjadi putih keemasan yang berkilau anggun. Pedang besar di genggamannya memancarkan pendar silau, seakan-akan bilah baja itu murni terbuat dari bongkahan cahaya suci.

Satu per satu, lingkaran sihir bercahaya muncul mengelilingi tubuh sang Jenderal.

Setiap kali sebuah lingkaran sihir baru terbentuk, peningkatan statistik tempurnya melesat tajam—mulai dari stamina, kekuatan fisik, kapasitas Mana, kecepatan bergerak, akselerasi penyembuhan, daya hancur serangan, hingga penghapusan otomatis atas seluruh efek negatif miasma.

“Divine Gods-Form: Lumen Iudicii!”

Sebuah sihir transformasi tingkat akhir dari cabang sihir cahaya—sebuah teknik terlarang yang meminjam langsung wujud kekuatan milik Dewa Penghakiman.

Dengan memasuki wujud ini, tingkat kekuatan Jenderal Vermont sebagai seorang Ksatria Sihir telah melonjak setara dengan si penyihir hitam Lingkaran 7 di hadapannya.

Namun, kekuatan setingkat dewa ini menuntut bayaran yang sangat mahal.

Penggunaan wujud ini akan memotong sisa usia hidupnya secara drastis, dan Ia hanya memiliki batas waktu singkat selama 30 menit sebelum wujud dewa ini luruh dan menguras habis seluruh energinya.

Karena itulah, ia tidak boleh membuang waktu walau cuma sedetik.

Di sisi lain, si penyihir bertubuh merah darah menatap sinis ke arah perubahan wujud Jenderal Vermont.

Ia lalu menyeringai seram, melepaskan tekanan aura masif yang teramat berat hingga menggetarkan udara di sekitar mereka.

“Hiahahaha... Kau menarik sekali! Aku ingin mencicipi sihir cahaya itu!”

“Dalam mimpimu, Pengikut Setan!”

Kedua orang itu mendadak melesat ke udara secara bersamaan dengan kecepatan yang setara!

Pertarungan udara yang teramat sengit pun meletus seketika.

Wush! Wush! Wush!

Jenderal Vermont melayangkan tebasan demi tebasan pedang besarnya secara brutal, menyerang si penyihir hitam berkali-kali dengan kecepatan yang sudah tidak mungkin lagi bisa diikuti oleh mata telanjang.

Namun, si lelaki misterius bergerak dengan kelincahan yang sama tingginya. Alhasil, ia sanggup menangkis setiap tebasan bertubi-tubi yang dilancarkan oleh sang Jenderal menggunakan kedua lengan merah darahnya.

TRANG!

Adu kekuatan mematikan terjadi di udara.

Jenderal Vermont menekan dengan bilah pedang cahayanya, sementara si lelaki misterius menahannya dengan kedua telapak tangan. Kini, wajah mereka hanya terpisah jarak beberapa sentimeter saja.

“Menakjubkan. Kau benar-benar mampu mengimbangi kekuatanku. Aku jadi semakin tertarik padamu,” bisik si penyihir hitam dengan seringai liar.

“....”

Jenderal Vermont tidak membalas sepatah kata pun. Ia hanya menggerakkan rahangnya, menggeletuk gigi dengan raut wajah yang dipenuhi amarah.

“Anak tadi....”

Celetukan si lelaki misterius seketika membuat sepasang mata Jenderal Vermont terbelalak lebar.

“Ia juga tak kalah menakjubkannya darimu. Anak itu sama sekali tidak memiliki Mana, tetapi mempunyai kekuatan murni yang setara denganku. Setelah menghabisimu, aku akan menghisap habis kekuatan anak itu dan menjadi eksistensi abadi yang sejati!”

BOOM!

Ledakan energi cahaya yang teramat silau mendadak keluar dari tubuh Jenderal Vermont, menghempaskan si penyihir hitam hingga terlempar jauh ke belakang.

Namun, si lelaki misterius dengan cepat menguasai posisi tubuhnya di udara, mendarat mulus di atas tanah tanpa menghantam apa pun.

“Berani-beraninya kau mengancam keluarga kerajaan...” ujar Jenderal Vermont dengan suara dingin yang menusuk.

“Bagi siapa pun yang berani mengancam keselamatan keluarga kerajaan... maka hukuman matilah satu-satunya hal yang pantas untuknya!”

Pendar cahaya suci yang membalut pedang besar Jenderal Vermont menguat secara drastis. Cahaya itu memancar makin terang, menyilaukan, dan begitu pekat.

SWOOSH—!

Hanya dalam satu ayunan tebasan udara, sebuah gelombang cahaya berbentuk sabit berukuran raksasa meluncur deras membelah segalanya!

“Holy Judgment Slash!”

Larik cahaya suci itu bergerak begitu cepat hingga si penyihir hitam sama sekali tidak memiliki kesempatan untuk menghindar.

ZRAAT!

Secara mengerikan, tubuh lelaki misterius itu terbelah dua secara vertikal.

Tak berhenti di sana, serobotan tebasan cahaya itu terus melesat menerobos dinding gua, memotong Hutan Runn, hingga membelah deretan pegunungan yang berdiri jauh di seberang sana!

Tebasan tunggal itu meninggalkan jejak berupa ngarai raksasa yang terbelah sangat dalam hingga dasar tebingnya nyaris tak bisa dilihat oleh mata.

Cahaya di zirahnya meredup tipis.

Tersisa 15 menit....

1
Dorona
Cerita bagus bgt. aku suka alurnya. sering2 up 👍👍
Dorin: Terima kasih kak sudah mampir 😍😍😍. siap laksanakeun 🤣🤭💪💪
total 1 replies
SilentNovels
lumayan ni alurnya
Jangan lupa ke naskah aku juga ya
Dorin: Terima kasih kak sudah mampir 😁😄. semoga enjoy dengan ceritanya 🥰😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!