NovelToon NovelToon
Kabur Dari Tuan Muda

Kabur Dari Tuan Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Reinkarnasi / Balas Dendam
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Nana

Rania terlahir kembali ke lima tahun sebelum tragedi dalam hidupnya terjadi. Di masa depan setelah ia menikah dengan Arya, Rania dijebak oleh Salsa dan dibunuh tepat di malam pertamanya. Di kesempatan kedua ini, ia akan menghindar dari pernikahan itu agar tidak mengalami nasib yang sama.

Berhasilkah ia kabur dari genggaman sang Tuan Muda dan menghindari takdir kematiannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9. Kebenaran yang Terungkap

Malam itu, Salsa pikir dirinya sudah menang. Saingan cintanya sudah mati, itu artinya Arya akan jatuh ke tangannya. Setelah pulang dari hotel, Salsa langsung mengambil anggur lalu menyalakan lilin. Mematikan lampu ruang tengah, menciptakan suasana yang remang namun romantis.

Menyesap anggur miliknya sambil berdansa mengikuti alunan melodi dari musik yang ia putar. Suasana hatinya benar-benar sempurna untuk berpesta. Tapi dirinya harus menahan diri dan terpaksa merayakannya seorang diri.

Saat sedang menikmati suasana tersebut, tiba-tiba pintu rumahnya di dobrak dari luar. Suara yang begitu keras berhasil menciptakan kegaduhan di malam hari dan membuat suasana hati Salsa rusak seketika.

"siapa sih!"

Salsa hendak berjalan keluar tapi beberapa orang sudah menerobos masuk. Beberapa pria dengan pakaian rapih serba hitam. Lalu di belakangnya ada seorang pria yang tidak terlalu jelas wajahnya karena pencahayaan yang remang-remang.

"bawa dia."

Suara itu, suara yang selalu didambakannya. Suara dari pria yang dicintainya dengan segenap jiwa dan raga.

"Arya? apa itu kamu?"

Belum sempat ia memastikan siapa pria itu, dua orang pengawal sudah meraih lengannya lalu menyeretnya secara paksa.

"TUNGGU! ADA APA INI? APA YANG KALIAN LAKUKAN? TOLONG!"

Teriakannya tidak berguna sama sekali. Penghuni apartemen lainnya tidak ada yang berani keluar untuk melihat. Petugas keamanan pun tidak berani keluar dari pos keamanan. Tidak ada satu orang pun yang bisa menghalanginya karena orang itu adalah Arya. Sang penguasa yang ditakuti semua orang. Tindakannya yang selalu tegas dan kejam menjadikannya menjadi penguasa tanpa tahta.

Di dalam mobil, kedua mata Salsa ditutup dengan sehelai kain membuatnya tidak bisa melihat apapun. Mulutnya dibungkam dengan kain membuatnya tidak mampu bersuara untuk meminta pertolongan. Entah berapa lama ia berada di dalam mobil yang pengap itu. Setelah mobil berhenti, tubuhnya kembali diseret keluar. Langkah kakinya terseok-seok dan beberapa kali tersandung membuatnya terluka. Ditambah ia tidak memakasi alas kaki sama sekali, kakinya yang halus sudah berubah menjadi penuh luka lecet.

"masuk!"

BRUK!

"akh."

Salsa di dorong lalu jatuh ke lantai yang begitu dingin. Udaranya terasa begitu lembab dengan bau yang terasa aneh menyengat hidungnya. Ia merasa begitu ketakutan apalagi penutup matanya masih belum dibuka juga.

Tiba-tiba ia merasa ada sentuhan di kepalanya, dan ikatan matanya terbuka. Sebuah wajah penuh darah langsung menyapa matanya membuatnya langsung berteriak histeris.

"ssttt."

Salsa memelankan suaranya saat mendengar itu. Melirik ke kanan dan kiri, melihat ke belakangnya lalu melihat ke depan. Jeruji besi terlihat begitu kokoh di depannya dengan pintu yang terkunci gembok. Ia berada di dalam penjara dengan beberapa orang yang sudah terluka.

"kenapa kamu bisa sampai di sini?"

Tanya orang yang tadi melepaskan ikatan penutup matanya.

"aku tidak tau, aku tidak tau."

"tamat riwayatmu karena sudah sampai di sini tanpa tau apa kesalahanmu."

Salsa memegang bahu pria di depannya lalu mengguncangnya pelan.

"siap dia? siapa yang membawaku ke sini? kenapa aku dibawa ke sini dan apa yang akan mereka lakukan kepadaku?"

Pertanyaan beruntun itu keluar begitu saja dari mulutnya. Pria dengan penuh luka itu menyingkirkan tangan Salsa lalu berpindah duduk bersandar ke dinding.

"nanti kamu akan tau," jawabnya dengan begitu pelan lalu matanya terpejam.

Salsa merasa begitu frustasi karena hal seperti ini menimpa dirinya. Hal pertama yang harus dilakukannya adalah mengamati sekitar dan mencari jalan untuk menyelamatkan diri. Tapi entah sudah berapa lama ia dikurung, tidak ada satu orang pun yang datang. Tidak ada makanan dan minuman bahkan tidak ada toilet. Aroma anyir darah sekarang bercampur dengan bau pesing dan bau busuk dari kotoran manusia. Bahkan ada yang meninggal begitu saja karena luka parah yang terinfeksi ditambah tidak ada asupan makan dan minum sama sekali.

Suasana yang begitu mencekam dan keji itu membuat Salsa gila. Ia duduk di sudut dengan memeluk kakinya sendiri. Setiap saat berharap ada seseorang yang menolongnya.

Di saat putus asa mulai menyelimuti dirinya, ada seseorang yang masuk lalu membuka gembok pintu.

"kamu keluar."

Salsa melihat orang itu menunjuknya. Dengan susah payah, ia bangkit lalu berjalan tertatih keluar dari jeruji besi tersebut.

"baunya sangat menjijikan," ucap pria itu dengan cukup keras dan bisa didengar semua orang.

Setelah keluar dari jeruji besi, ia berjalan keluar dari pintu ruangan dan melihat lorong panjang yang begitu sepi.

"ada satu lagi yang mati, segera buang."

"baik!"

Setelah itu, dua orang yang berjaga di depan pintu pun masuk dan tidak lama kemudian keluar dengan menyeret mayat keluar dari sana. Di dalam penjara memang cukup gelap membuat Salsa tidak bisa melihat dengan jelas apa yang terjadi. Tapi di lorong ini cahayanya cukup untuk melihat dengan jelas. Saat ia berjalan mengikuti orang di depannya, ia menoleh ke belakang melihat mayat yang sedang diseret keluar. Ternyata tubuhnya penuh dengan darah dan ada beberapa bagian yang membusuk. Jari tangannya sudah tidak ada dan jari kakinya hanya tersisa ibu jari saja. Ada belatung yang menggerogoti luka-luka itu. Salsa langsung merasa mual saat melihat pemandangan tersebut. Ia tadi berada dalam satu tempat dengan pria itu.

"masuk!"

Salsa langsung fokus lagi saat mendengar perintah dari orang di depannya. Mereka berhenti di depan sebuah pintu hitam.

"ini di mana?"

"MASUK!"

Bukan jawaban yang didapat, justru sebuah sentakan yang ia terima. Ditambah ia didorong dengan kasar hingga hampir terjatuh.

Di dalam ruangan itu ada berbagai peralatan yang tidak ia ketahui fungsinya. Di tengah sana ada sebuah kursi kayu dan lantainya penuh dengan cairan berwarna merah kehitaman yang sudah mengering.

Bulu kuduknya seketika merinding ketika membayangkan apa yang akan menimpa dirinya. Tiba-tiba ia menerima sebuah dorongan dari belakang membuatnya jatuh tepat di depan kursi tersebut. Belum sempat ia berdiri, tubuhnya sudah ditarik lalu dipaksa duduk dan diikat di kursi tersebut. Setelah itu mereka mundur dan berdiri di dekat pintu. Tubuhnya memberontak berusaha melepaskan diri dan ia pun berteriak dengan suara yang sudah serak tapi usahanya sia-sia saja.

Beberapa saat kemudian, pintu terbuka lagi. Kali ini sebuah aroma maskulin diikuti dengan aroma mawar langsung menyerbu masuk ke dalam ruangan. Lalu sosok pria tinggi dengan jas mahal melekat di tubuhnya masuk dan duduk di kursi dekat pintu. Cukup jauh jaraknya dari dirinya, namun masing-masing bisa melihat dengan jelas.

"Arya?"

Yang disebut namanya pun hanya diam tidak menanggapi. Ia menatap Salsa dengan tatapan tajam dan dingin. Tatapan yang hanya ia tunjukan kepada musuhnya saja.

"Arya, apa kamu datang ke sini untuk menyelamatkanku? tapi kenapa kamu duduk di sana?"

"bodoh."

Arya memberikan isyarat kepada dua pria di belakangnya dan mereka langsung bergerak. Mengambil sesuatu lalu berdiri di samping Salsa.

"kuliti wajah bagian kiri."

"TUNGGU! APA MAKSUDMU? APA YANG AKAN KALIAN LAKUKAN?"

Panik langsung menyerangnya setelah mendengar instruksi dari Arya.

"Wajah Rania sebelah kiri hancur karena jatuh dari gedung, jadi wajahmu juga harus mengalami hal yang sama," ucapnya dengan santai membuat Salsa semakin panik.

"Lakukan!"

"TUNGGU! Akh!!"

Jeritan kesakitan darinya menjadi melodi yang begitu indah di telinga Arya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!