NovelToon NovelToon
40 HARI MENCARI JASAD NENEK

40 HARI MENCARI JASAD NENEK

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Misteri
Popularitas:9.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ratna Jumillah

"Katanya, sebelum semua ilmu nya lepas.. nenek nggak akan bisa mati."

"Jadi sekarang nenek dimana?"

"Nenekmu sedang menjalani semua hukuman sebelum akhir nya dia mati. Selama 40 hari, dia akan dalam pengaruh Iblis."

"Tapi kan nenek udah meninggal!?"

Sebuah ilmu tua membuat seorang nenek mengalami hal di luar nalar ketika akan mendapatkan ajalnya.

Elma, gadis biasa yang baru saja datang dari Jakarta itu harus menelan bulat - bulat atas semua rentetan kejadian tak masuk akal yang dia alami selama mencari jasad nenek nya, dalam waktu 40 hari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ratna Jumillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPS. 9. Di jelaskan

Elma menarik abang sepupu nya itu ke sudut ruang tengah dimana dia juga masih bisa melihat nenek nya yang terbaring di tengah ruangan, dia lalu mendekat pada Tian seolah tidak mau ada orang lain yang mendengarnya.

"Kenapa toh, kok kamu serius banget?" Tanya Tian, dia bingung sekaligus penasaran.

"Bang, gue beberapa kali liat ada yang aneh sama nenek." Ucap Elma akhir nya, Tian pun jadi ikut menjadi serius.

"Aneh gimana?" Tanya Tian.

Elma pun menceritakan beberapa keanehan yang sempat dia lihat tentang nenek nya, yang dia melihat nenek nya menatap nya, dia melihat nenek nya berdiri, mendengar suaranya, sampai mimpinya semalam..

Tian mendengarkan dengan seksama dan dia ikut heran dengan apa yang Elma alami.

"Kamu sensitif ya, El?" Tanya Tian, Elma mengernyit.

"Sensitif apa? Aku lagi cerita keanehan nenek." Ucap Elma, dia tidak mengerti maksud Tian.

"Bukan, kamu bisa melihat yang ndak semua orang bisa lihat, kayak bapakku." Ucap Tian, Elma terdiam..

"Kok jadi samakan aku sama bapakmu!? Nggak mau aku!" Elma kesal..

"El, yang kamu ceritakan itu, bagian dari kelebihanmu. Kamu indigo nggak jangan - jangan?" Ucap Tian, Elma makin memutar bola matanya.

"Indigo pala kau! Udah lah minggir, nggak mood cerita lagi aku." Ucap Elma, dia kepalang kesal.

Elma pun melangkah pergi, tapi saat itu juga ada pakde nya atau ayah nya Tian. Entah kenapa tiba - tiba pakde nya itu terang - terangan menghadang jalan Elma.

"Nduk, kita perlu bicara." Ucap ayah Tian, Elma menatap pakde nya itu.

"Bicara apa?" Tanya Elma, meski dia benci tapi dia masih menjawab.

"Panggil ibumu juga, kita bicara di ruangan ini. Ada hal yang harus kamu tau, agar kamu ndak semakin salah paham." Ucap pakde nya, Elma mengernyit bingung.

Lalu akhirnya, semua keluarga pun berkumpul di ruang tengah dan ada juga mbah Surip di anatara mereka. Mereka duduk di mengelilingi nenek yang masih dalam posisi serupa, Elma heran kenapa mereka bicara serius tapi di depan nenek nya..

"Mungkin.. Ini salah satu hal yang membuat nenek jadi susah ajal, saya ndak yakin tapi ya kita coba saja." Ucap ayah Tian, semua orang saling pandang dengan bingung saat itu.

"Setau saya, nenek punya kesaktian. Saya masih mencari tau dari uwa, tapi uwa seolah ndak mau menceritakan nya dan malah ketakutan." Ucap ayah nya Tian. Uwa yang di maksud adalah adik nya nenek di Jawa timur.

"Tapi.. Karena Elma selalu salah faham, pakde ceritakan sedikit dari yang pakde tau ya, nduk." Ucap ayah Tian lagi, Elma masih hanya diam mendengarkan pakde nya.

"Ini juga pakde meminta abah Surip sebagai perantara untuk menceritakan karena beliau juga tahu sesuatu tentang nenekmu, nduk." Ucap pakde nya lagi, dan abah Surip manggut - manggut.

"Nenekmu iki ngelmu, nduk. Saya tau kamu di ganggu." Ucap abah Surip, Elma menatap abah Surip.

'Kok tau dia.' Batin Elma..

"Iyo, abah tau karena abah bisa melihat dan mendengar sesuatu yang ndak semua orang bisa. Seperti isi pikiranmu saat ini." Ucap abah Surip, seketika kedua alis Elma yang semula mengkerut tiba - tiba terangkat.

"Nduk, nenekmu iki punya ilmu.. Dan ndak semua orang bisa menguasainya. Ini dari sedikit yang abah tau.. Nenekmu dulu saat masih muda adalah perempuan yang sangat cantik, kuat, cerdas, berwibawa, dan memiliki banyak bakat, salah satunya ya bisnis perkebunan nya itu." Ucap abah Surip, mulai membuka cerita.

"Tapi, ilmu nya ini ndak akan bisa lepas karena penjaga nya sudah terikat dengan nenekmu untuk terus menjaga nenekmu, apapun keadaan nya.. Kecuali, ilmu nya ini di turunkan pada keturunan nya yang di rasa cocok." Ucap abah Surip.

Abah Surip juga mengatakan bahwa penjaga nenek nya itu akan memilih dengan sendiri nya keturunan yang mana yang secara garis darah langsung dari nenek yang bisa menjadi tuan nya yang baru, dan sampai nenek sakit - sakitan 5 tahun terakhir sosok itu belum menunjuk siapa yang akan menjadi tuan nya.

"Bapakmu.. Bukan orang yang cocok, nduk. Tapi bapakmu ingin mendapatkan kesempatan itu, dia ingin memiliki kesaktian nenekmu iki." Ucap pakde nya Elma.

Ayah nya Elma merupakan orang tumpul juga sebenar nya, dia tidak pernah melihat apapun tapi dia sangat percaya bahwa mereka yang tak terlihat itu ada. Saking ingin nya dia mempelajari hal yang tidak semestinya itu, dia lalu mengajak abang nya.. Yakni pakde nya Elma untuk ikut menemani nya melakukan ritual.

Dan karena sesuatu yang tak semestinya itu di paksakan, akhir nya ayah nya Elma terkena serangan balik. Penjaga nenek nya itu menolak ayah nya Elma itu menjadi tuan nya, sampai akhir nya ayah Elma itu sakit.. Dampak dari ritual nya, dan akhir nya meninggal 2 tahun lalu.

"Jadi karena dia ndak mampu menampung besar nya energi, akhir nya bapakmu yang kalah dan akhirnya meninggal." Ucap pakde nya Elma..

"Dan sampai sekarang, sosok penjaga nenekmu iki masih ada dan masih belum mau lepas dari nenekmu." Ucap abah Surip.

Elma diam.. Dia terkejut mendengar apa yang baru saja pakde nya dan abah Surip ucapkan tentang ayah nya..

"Iya kak, mama yang liat sendiri papa tiap malam melakukan ritual." Ucap ibunya, Elma makin tidak bisa menyangkal lagi setelah ibunya ikut bicara.

"Pakdemu sudah memberi tau, sudah memperingatkan kalo itu bahaya, tapi papamu kukuh. Pakde ndak ada kaitan nya sama kematian papa, itu semua ulah papa sendiri. Sebagai abang, pakde sudah melarang adiknya, tapi papamu keras kepala.." Ucap ibunya lagi sambil terisak.

Elma mencerna tiap - tiap kata yang ibunya, pakde nya dan abah Surip ucapkan.. Itu semua mematahkan semua asumsinya tentang pakde nya yang memaksa ayah nya melakukan hal - hal berbau magis.

Sampai karena terpukul nya Elma, dia kemudian bangun dan pergi ke kamar nya tanpa mengatakan sepatah kata apapun. Elma mengurung diri di kamar, sejak dia masuk sampai akhir nya malam tiba, dia masih dalam posisi yang sama, duduk menyender di kaki ranjang sambil melihat ke arah jendela.

Tak peduli siapa yang memanggil, bahlan ibunya pun dia tidak membuka pintu, seolah dia terhenyak dengan kenyataan tentang kematian ayah nya.

"Kak, sudah malam lho.. Kamu nggak laper, apa? Buka dong kak, mama khawatir." Ucap ibunya dari luar.

Elma baru bergeming, dia di dalam kamar sendirian dengan keadaan lampu kamar mati.

"Mama tidur aja, aku nggak kenapa - kenapa." Ucapnya, sambil melihat bayangan kaki ibunya dari celah bawah pintu.

"Ayo lah nak, mama pengen lihat kamu sebentar." Ucap ibunya, tapi Elma tidak bangun.

"Aku nggak bakal ngelakuin hal konyol ma, mama istirahat aja." Ucap Elma, dia sungguh tidak mau di ganggu.

"Mama nidurin adek dulu ya, nanti mama kesini lagi bawa makanan yang baru buat kamu." Ucap ibunya, Elma hanya menatap bayangan kaki ibunya saja yang kemudian pergi.

Elma lalu menunduk, dia menatap hp nya yang hancur dan kembali memeluk nya.

"Kakak kangen papa." Gumam Elma.

"Tok! Tok! Tok!" Tiba - tiba pintu kamar nya di ketuk seseorang.

Elma menoleh ke arah celah pintu, dia pikir ibunya kembali lagi, tapi.. Dia tidak melihat ada bayangan sama sekali dari celah pintu. Seharus nya jika memang ada yang berdiri di depan pintu, Elma bisa melihat bayangan kakinya dari celah pintu seperti dia melihat bayangan ibunya tadi, ini tidak!

"Elma.. Buka pintunya, nduk." Panggil suara ibunya, tapi cara nya memanggil Elma beda.

"Ini bukan mama." Gumam Elma, dia merinding.

...BERSAMBUNG!...

1
💜⃞⃟𝓛 S҇ᗩᑎGGITᗩ༄⃞⃟⚡ 𝐀⃝🥀
siapa yng memulai ritual nenek tri
💜⃞⃟𝓛 S҇ᗩᑎGGITᗩ༄⃞⃟⚡ 𝐀⃝🥀
mang udin di sesat kan oleh jin
💜⃞⃟𝓛 S҇ᗩᑎGGITᗩ༄⃞⃟⚡ 𝐀⃝🥀
elma indigo atau memang oramg yg dipilih
SENJA
hmmm gitu toh 😳😑
SENJA
bu de sama pakde orang baik 😳
💜⃞⃟𝓛 S҇ᗩᑎGGITᗩ༄⃞⃟⚡ 𝐀⃝🥀
nenek mau main kemana
neni nuraeni
aduhhh nekk dcari malh petak umpet... kan bingung tu warga nek..
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ
nenek... ?!? 🙀🙀🙀
Ai Emy Ningrum: nggoleki putu kok ora sopan 👻👻 tak pateni kowe punya emeng 🐈🐈🐈
total 5 replies
ᥫ᭡◦•●◉✿ 𝑟𝑖𝑠𝑘𝑎 ✿◉●•◦ᥫ᭡
hayoo lo siapa itu, apakah nenek tri yang muncul, pagi¹ udah dibikin merinding kak thor hiiiii..
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
siapa Weh yang mencoba membangkitkan kembali sosok itu ..aduh cari gara2 aja
Nureliya Yajid
Semangat lanjut thor
Nureliya Yajid
Lanjut thor
𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽᴛ⑅⃝ˢ🐈
lha nenek ketemu gitu
hayooo kek mana coba

nenek idup lagi
Tina Febrianti
kenapa ganti sampul Thor?
Husna
siapa kira-kira ya?
masih kerabat kah?
dlm penglihatan Elma, waktu ditunjukin nenek masih muda, ada ayah dan pakde masih kecil... ada siapa lagi ya?

ato jangan-jangan Tian??
@🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
nahh kaann. udah aku duga..
@🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
bukan salahmu El , kmu juga nggak bsa berbuat apa2
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Siapa kiranya, orang yg sudah masuk ke ruangan itu🤔 Salsa atau justru Elma yg tanpa sadar
🌸Sakura🌸
nahkan bener ada orang lain yang masuk ke ruang it, pasti yg tau ttg nenek tri dan tau seluk-beluk rumah it
🌸Sakura🌸
kaget 😮
pasti ada yg msk tp lwt pintu lain
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!