NovelToon NovelToon
Cinta Beda Dunia

Cinta Beda Dunia

Status: tamat
Genre:Romantis / Hantu / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:5.9M
Nilai: 4.7
Nama Author: Riska Almahyra

Vanessa seorang mahasiswi penyuka novel horor yang bertemu dengan Pria dingin di sebuah rumah kosong.

Vanessa terkejut saat mengetahui Nathan yang dia temui itu ternyata bukan seorang manusia.

Nathan meminta bantuan pada Vanessa untuk mencari seseorang yang sudah berani menusuknya.

Vanessa sudah jatuh cinta pada Nathan, setelah Vanessa menemukan orang yang menusuk Nathan, tiba-tiba arwah Nathan menghilang lenyap bagai di telan bumi.

Bagaimana di dunia nyata Vanessa bisa melihat manusia yang persis seperti Nathan apakah itu Nathan, atau hanya kebetulan mirip saja ?

Yuk baca dan ikuti kisah mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riska Almahyra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9 (Kesepakatan)

“Loh memangnya kenapa? Putri itu sahabat gue,” Tanya Vanessa.

“Lebih baik lo pergi dari sini, gak usah temui gue lagi!” ujar Nathan.

Vanessa membulatkan matanya mendengar Nathan kembali mengusirnya, “Lo itu kenapa sih?”

“Pergi dari sini!” bentak Nathan marah.

“Gue gak mau pergi sebelum lo jelasin semuanya,” tandas Vanessa.

Nathan berjalan meninggalkan Vanessa sendiri di depan pintu, senyum Nathan mengembang saat merasakan tanggannya di pegang oleh Vanessa, Nathan dengan cepat merubah raut wajahnya seperti biasa dan membalikan tubuhnya menatap Vanessa tajam.

“Sorry,” Vanessa buru-buru melepaskan tangannya.

“Mau lo apa?” tanya Nathan dingin.

“Karena kita udah berteman gue mau lo jelasin dulu kenapa Putri gak boleh datang ke sini?” Tanya Vanessa penasaran.

“Putri gak bisa liat gue,” jawab Natahan sambil memperhatikan ekspresi yang akan di tunjukan Vannesa.

“Putri bisa liat ke gantengan lo kok, dia gak buta … serius,” ucap Vanessa meyakinkan.

Nathan menghela nafasnya lelah, “Cuma lo yang bisa liat gue, orang lain gak bisa liat wujud gue.”

“Gimana sih gue gak ngerti maksud lo?” Tanya Vanessa dengan raut wajah yang terlihat bingung.

Nathan menggaruk rambutnya yang tidak terasa gatal, “Gue bukan manusia,” ungkap Nathan.

Vanessa membulatkan matanya terkejut dengan ucapan Nathan, “B-bukan manusia?” Tanya Vanessa gugup.

Nathan menganggukan kepalanya berjalan kearah sofa yang masih tertutup kain putih dan duduk di atasya.

Vanessa masih diam mematung di tempatnya memperhatikan Nathan yang terlihat santai duduk di sofa.

“Terus kalau bukan manusia lo sejenis apa?” Tanya Vanessa dan mengigit kecil bibir bawahnya.

“Gue juga gak tau,” jawab Nathan acuh.

“Gue bukan anak indigo yang bisa liat hantu,” tutur Vanessa.

“Gue bukan hantu!”

“Terus apa dong?” Tanya Vanessa dan berjalan mendekati Nathan mencoba meraba bahu Nathan.

“Arwah gentayangan mungkin,” jelas Nathan.

“Haha becanda aja lo,” kata Vanessa sambil memukul pelan bahu Nathan.

Nathan menggelengkan kepalanya, “Aku gak becanda!”

“Serius arwah gentayangan, Memang kamu sudah mati?” sadar dengan ucapannya sendiri Vanessa berjalan mundur beberapa langkah dari Nathan.

Nathan tertawa melihat reaksi Vanessa, “Aku di tusuk oleh seseorang,” Nathan berjalan mendekati Vanessa meraih tangannya dan menempatkan tangan Vanessa tepat di dadanya, “Di sini!”

Vanessa menarik tangannya, jantung nya berdetak lebih cepat dari biasanya wajahnya pucat tubuhnya lemas.

Melihat wajah Vanessa yang pucat Nathan menuntun tangan Vanessa agar duduk di sofa, Nathan tau Vanessa pasti terkejut mendengarnya.

“Lo satu-satunya manusia yang bisa liat gue,” ucap Nathan menatap lekat mata Vanessa, “Dan bisa nyentuh tubuh gue.”

Vanessa menggelengkan kepalanya tidak percaya ini dunia nyata bukan sebuah mimpi, bagaimana bisa Vanessa bisa melihat dan menyentuh Nathan yang jelas-jelas bukan manusia.

“Ayo bangun Vanessa ini cuma mimpi,” gumam Vanessa sambil memukul pelan pipi kanannya.

“Ini bukan mimpi,” sahut Nathan.

‘deg’ jantung Vanessa rasanya berhenti seketika.

Dengan ragu-ragu Vanessa menatap mata Nathan, “Ini beneran nyata … bukan mimpi?” Tanya Vanessa ragu.

“Iyah ini bukan mimpi Vanessa, ini nyata,” ucap Nathan menggenggam tangan Vanessa erat.

Manesa menarik tangannya dari genggaman Nathan, “Lo manusia Nathan!” tegas Vanessa.

“Gue bukan manusia, kalau lo enggak percaya tanya teman lo, dia gak bisa melihat gue.”

Vanessa menggelengkan kepalanya masih tidak percaya, ‘Ini gak masuk akal’ batin Vanessa.

“Gue harus pulang!” ucap Vanessa dan berjalan meninggalkan Nathan yang menghela nafasnya kasar.

“Harusnya gue tau diri!” teriak Nathan.

Mendengar teriakan Nathan Vanessa menghentikan langkah kakinya, “Gue harus ketemu Putri dulu, sorry” lirih Vanessa dan kembali berjalan meninggalkan halaman rumah Nathan.

1
Shecilia Kristi
Kecewa
Shecilia Kristi
Buruk
Usmi Usmi
males dah baca nya SDH bulet
Usmi Usmi
gantian ya Thor koma🤣
Usmi Usmi
yg ingikutin Vanessa kayak nya kerjaan pak habdako deh yg anak nya d perkosa Nathan
Usmi Usmi
kok jd mistis sih Thor
Usmi Usmi
Vanessa harus dewasa Thor jangan menye2 terus
Usmi Usmi
gak akan mati Natan Nya kemungkinan setelah sadar akan lupa sama Vanessa
pejuang rupiah😶‍🌫️
Lumayan
pejuang rupiah😶‍🌫️
Luar biasa
ChaManda
langsung to the point ya 👉🏻👈🏻
ChaManda
naksir yaa bangg/Facepalm/
Nabila Aulia
wow
Dianwati
good
Ivana
sangat menarik thor
riskaalmahyra: terima kasih 💕
total 1 replies
karin
Lumayan
Delvia Sari
kenapa gw harus suka gorengan,, gak elit x kan tor🤣😂
riskaalmahyra: definisi hidup sehat ni 😂
total 1 replies
Nur Adam
smgt untuk ktya mu thoor
Bhre Sandra
menhibur..good story
riskaalmahyra: terima kasih 💕
total 1 replies
Bundane Rafkawae
Kecewa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!