NovelToon NovelToon
Tuan Tiada Tanding 2

Tuan Tiada Tanding 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: Abdul Rizqi

lanjutan novel Tuan Tiada Tanding

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abdul Rizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Introgasi

Siapa sangka pada detik ini puluhan polisi datang sambil menodongkan pistol mereka.

"Hei, angkat tangan kalian!"

"Ini penggrebekan kalian di tangkap!"

Siapa sangka Pak Rendy dan para jajarannya datang begitu saja, Pak Rendy dan para anak buahnya segera menangkap orang orang yang mencari penggandaan uang ini.

Arjuna jelas pada saat ini panik. Dia harus kabur dari tempat ini agar tidak terseret masalah ini, dia harus segera kabur!

Arjuna membalikan badannya dan mengendap endap untuk kabur, Namun sayang sekali Pak Rendy melihat Arjuna yang hendak pergi, "hei! Tangkap bujang kere itu juga!"

Dengan sigap anak buah pak rendy menangkap Arjuna.

"Aduhh!!" Ucap Arjuna dengan ekspresi pahit, dia paling malas jika harus berurusan dengan polisi, "sial betul nasibku!" Ucap Arjuna yang hanya bisa pasrah ketika di tangkap.

***

Waktu berjalan dengan sangat cepat, penangkapan Arjuna dan orang-orang di sana bukanlah untuk memenjarakan mereka. Ya sebab sejatinya mereka tidak mencelakai orang lain dan tidak memiliki niat jahat.

Pak Rendy hanya ingin memastikan para sindikat tidak menyamar menjadi warga biasa dan ikut kabur.

Di sebuah gedung yang ada di kota batu. Arjuna duduk di sebuah ruangan bersama dengan yang lainnya.

Mereka semua mendapatkan pembinaan dari aparat tentang penipuan seperti ini, agar tidak mudah di tipu di kemudian hari. Tentu saja ini hanya terjadi di novel di dunia nyata belum tentu.

Setelah acara selesai satu persatu orang orang mulai pergi dari tempat ini, begitu juga dengan Arjuna dia berjalan keluar dari gedung ini dengan ekspresi lega, "hah! Aku kira aku akan di tahan! Untung saja tidak.." ucap Arjuna sambil menghela nafas lega.

Arjuna tidak tahu saja pada saat ini Gumilar sedang memandangi Arjuna dari kejauhan, "setelah mengintrogasi Handi si bos sindikat penipuan itu, dia mengaku kesaktiannya menghilang setelah beradu tapak tangan dengan manusia biasa ini..."

"Hmm, apakah manusia biasa ini menyimpan rahasia?"

"Kalau dia memang orang sakti yang menyamar, apa motifnya?"

Ketika Gumilar sedang mengamati Arjuna Pak Rendy secara tidak sengaja melihat Gumilar.

"Gumilar, ada apa?" Tanya Pak Rendy.

Namun pada saat ini Gumilar masih melamun memandangi Arjuna yang ada di kejauhan.

Pak Rendy menjadi bingung, "halo Gumilar?"

Barulah saat ini Gumilar terbangun dari lamunannya dan langsung menatap Pak Rendy, "maafkan saya pak Rendy, namun bisakah anda menahan orang itu? Ada beberapa pertanyaan yang hendak saya tanyakan kepada dia." Ucap Gumilar sambil menunjuk Arjuna.

Mendengar itu Pak Rendy tidak banyak tanya, dia langsung menghampiri Arjuna dan memaksa Arjuna untuk memasuki sebuah ruangan introgasi.

***

Di dalam ruangan ini terlihat Arjuna yang duduk di sebuah kursi, di depannya tidak ada meja apapun yang ada hanya kursi lainnya.

Artinya apabila ada seseorang yang duduk di kursi itu, suasanyanya akan mirip menjadi introgasi.

Jelas hal ini membuat Arjuna gugup setengah mati. Tidak lama kemudian masuk seorang pria bertubuh tegap ke dalam ruangan ini, tentu saja dia adalah Gumilar.

Tanpa basa basi lagi Gumilar langsung duduk di depan Arjuna.

Suasana di sini benar-benar seperti di ruangan introgasi, hanya saja Arjuna tidak di rantai dan tidak di borgol.

Gumilar menarik nafasnya secara perlahan kemudian berucap, "menurut data yang kamu setorkan namamu adalah Arjuna? Damar Arjuna Wibisono?" Tanya Gumilar.

Arjuna menganggukan kepalanya, "benar pak, kira-kira mengapa saya di tangkap? Ah tidak maksud saya mengapa saya di suruh kembali, saya hanya penjaga toko biasa di jalan locari. Saya bukan bagian dari sindikat penipuan itu." Tanya Arjuna dengan ekspresi penasaran.

Gumilar tidak menjawab dia malah berucap, "namaku adalah Gumilar, aku memiliki beberapa pertanyaan khusus untukmu!"

Kemuduan mata Gumilar langsung menyipit ke arah Arjuna dengan tatapan tajam seolah sedang membaca pikiran Arjuna, "menurut pengakuan tersangka bos penipuan penggandaan uang dia mengaku kehilangan kemampuannya setelah beradu tapak tangan denganmu, jawab dengan jujur mengapa bisa seperti itu?" Tanya Gumilar.

Seketika itu juga Arjuna menggaruk kepalanya, jujur saja Arjuna juga bingung pada malam hari itu, "saya juga tidak tahu pak. Tiba-tiba dia langsung pucat..." kemudian Arjuna menambahkan, "mungkin dia sebelum bertemu saya bertarung dengan seseorang dan memiliki luka dalam?" Tebak Arjuna.

Ketika mendengar hal ini Gumilar langsung termenung, apakah benar Handi di bos sindikat itu berwajah pucat dan tidak bisa melewati manusia biasa ini karena dia sudah terluka parah akibat tinju brajamusthinya?

Gumilar kembali mengaktifkan mata batinnya untuk memindai Arjuna, "auranya nihil, apakah dia benar-benar manusia biasa? Kalau dia memang manusia biasa berarti aku harus berhati-hati dalam menanyakan hal mistis." Batin Gumilar.

Bagi Gumilar manusia biasa tidak pantas untuk mengetahui tentang dunia bawah tanah dan kemistisan di dalamnya.

Kemudian Gumilar kembali bertanya, "lantas apa tujuanmu menghentikan bos sindikat itu?" Tanyanya.

Arjuna menjawab dengan tegas, "karena sebelum ini aku yakin mereka adalah penipu, tidak ada penggandaan uang di dunia ini!"

Kemudian gumilar menanyakan pertanyaan lainnya. Setelah memberikan beberapa pertanyaan kepada Arjuna Gumilar duduk bersender di kursinya sambil melamun, berfikir keras pada saat ini.

Semua pertanyaan yang di jawab Arjuna penuh dengan kejujuran. Dan Arjuna tidak menunjukan tanda-tanda bahwa dia adalah orang sakti. Dia murni seratus persen orang biasa.

Arjuna yang berada di depan Gumilar balik bertanya, "umm... pak Gumilar saya sudah menjawab semua pertanyaan anda.. bolehkan saya pulang?" Tanyanya.

Siapa sangka Gumilar terbangun dari lamunannya, "tidak! Kamu harus aku bawa ke guruku terlebih dahulu!"

"Guru?" Ulang Arjuna dengan ekspresi aneh, kemudian Arjuna menatap Gumilar dari atas sampai bawah.

Gumilar jelas melihat penadangan aneh sari Arjuna, "ada apa?" Tanyanya.

"Kamu sudah sangat tua untuk berada di bangku SMA..." dari pandangan Arjuna, Arjuna yakin sebarusnya Gumilar sudah tidak berada di bangku SMA.

Seketika itu juga Gumilar mengedutkan matanya mendengar pertanyaan konyol Arjuna, "bukan guru kelas! Namun guru spiritualku!"

Kali ini Arjuna yang mengedutkan matanya, "mengapa? Aku tidak menyakiti orang lain, tidak melakukan kesalahan apapun dan tidak menipu. Lalu mengapa aku harus bertemu dengan gurumu? Apakah gurumu adalah hakim?" Tanya Arjuna.

Arjuna sekarang merasa semua kecurigaan sedang di tumpahkan kepadanya dan dia sedang di persulit. Jelas Arjuna tidak terima dengan perlakuan Gumilar yang semena mena ini.

"Aku tidak akan ikut denganmu! Aku ingin pulang!" Ucap Arjuna yang masih kekeh untuk pulang.

Gumilar menggelengkan kepalanya, "kalau kamu menolak, aku tidak segan-segan untuk meminta Pak Rendy untuk menahanmu, dan menggeruduk rumahmu..." ucap Gumilar yang mengancam.

Mau tidak mau Arjuna menggertakan giginya, "keparat! Apakah kamu kira aku bandar narkoboy sampai-sampai rumahku mau di grebek? Baiklah! Aku akan ikut denganmu..." mau tidak mau Arjuna harus ikut dengan Gumilar untuk menemui gurunya.

1
Pencuri Hati
upppp thorrrr....
Pencuri Hati
Maheswari mau nambah benjol di kepala kali😆
Rere Emon
/Drool/upp lagi kak thor
Jadi Orang
knp mc nya di buat tolol
Pencuri Hati
crazy up Thor....
brajamusti
yg banyak thorrr.. jangan males up nya
Pencuri Hati
lanjuttt
Pencuri Hati
up Thor 🙏
heru Rujak
receh
watno antonio
bagus
Arman Jaya
semangat...../Good/
Aqlul /aqlan
tetep smngt thor...merdeka...
Vinski Ambar01
semoga lekas diberikan kesembuhan dan bisa beraktivitas seperti dulu lagi.. aamiin
Eva Akmal
semoga lekas sembuh aamiin..
Pencuri Hati
Syafakallah semoga cepet sembuh 🤲
brajamusti
wah up nya cuma 1 uyy
Aqlul /aqlan
wah kabuuuurrrr.....lnjut tpi jngan kabur ya thor....
Lilis Khotimah
lg dong ceritanya
Aries Hikmal
💝
Aqlul /aqlan
hhhh...bolo sewu opo srewu tor...lnjut...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!