NovelToon NovelToon
SECRETS

SECRETS

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Keluarga & Kasih Sayang
Popularitas:38.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rawai

Mutiara, gadis yang menjadi korban keegoisan kedua orang tua berjuang untuk terus melanjutkan hidup dengan baik dengan bantuan sang eyang.

Namun saat orang terakhir yang menjadi alasan untuk hidup telah pergi untuk selamanya membuat Mutiara semakin terpuruk.

Namun hidup tidak lah seburuk itu.
Karena takdir memberikannya seseorang yang akan kembali menjadi alasan dirinya bisa kembali tersenyum pada kehidupan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rawai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 9

Hal pertama yang dilakukan Mutiara saat berada dalam kamar adalah membuka lemari dan mengecek semua yang dikatakan Dwi jadi dia tidak perlu mengambil tas pakaian yang sengaja dia sediakan sejak dirumah Eyang Murti.

Mutiara mengerutkan keningnya merasa heran dengan baju dan gaun yang kini ada didepannya. Semua sama persis dengan apa yang digunakannya selama ini.

Gadis itu sedikit merasa ada sesuatu yang aneh namun segera menepis kecurigaannya.

Mutiara memutuskan untuk mandi dan berganti pakaian kemudian menghabiskan waktunya dalam kamar hingga waktu makan malam tiba. Dia tidak perlu merasa harus memaksakan diri untuk dekat dengan Irena dan kedua anaknya.

Mutiara segera menghentikan kegiatannya saat mendengar ketukan kamarnya disusul suara seseorang memanggil namanya.

"Nona Mutiara"

Tok. tok

Mutiara membawa tubuhnya membuka pintu. Seorang pelayan sudah berdiri didepan pintu.

"Maaf Nona, Tuan menyuruh Nona untuk bersiap makan malam" dia menundukkan kepalanya.

"Baiklah aku mengerti, Terima kasih"

"Jangan sungkan Nona, kalau begitu saya permisi"

Mutiara kembali menutup pintu kamarnya, melihat kembali penampilannya dan memperbaiki sedikit riasan diwajahnya.

Dirasa semua sudah sempurna, Mutiara pun keluar kamar. Menuruni tangga dan bergabung dengan Ayahnya dan anggota keluarga lainnya yang sedang menyaksikan siaran berita.

Menyadari keberadaan Mutiara, mereka mengalihkan atensinya. Sesaat hampir semua terkesima dengan penampilan Mutiara, meskipun tampil dengan riasan sederhana namun tetap memperlihatkan kecantikan dan keanggunan tersendiri.

Mutiara memperlihatkan senyuman dan sedikit menundukkan kepalanya.

"Duduklah Nak, sebentar lagi keluarga teman Ayah datang."

"Baik Ayah"

"Tuan, tamu anda sudah datang"

"Ayo kita sambut tamu Ayah"

"Selamat datang dirumah kami Pak Sony dan Ibu Widya"

"Pak Dwi, Apa kabar? Maaf sedikit terlambat tadi sedikit macet dijalan maklum weekend kan"

"Tidak masalah yang penting tiba dengan selamat. Oh ya silahkan duduk"

"Terima kasih"

"Perkenalkan ini Putri Sulung saya, Mutiara Dwi Cahya dan 2 anak saya yang lainnya. pasti Anda sudah mengenal mereka"

"Tentu saja kalau yang Savira dan Rendi aku sudah mengenal mereka"

"Saya tidak menyangka rupanya Pak Dwi masih memiliki satu putri cantik"

"Selama ini dia tinggal bersama Eyangnya yang tinggal sendiri"

"Oh ya, Mutiara perkenalkan ini paman Sony Hendrawan sahabat Ayah. Dia banyak membantu saat Ayah dalam kesulitan"

"Jangan terlalu berlebihan, Aku juga sering meminta bantuanmu"

"Oh ya Mutiara, Ini istri paman panggil saja tante Widya"

Mutiara menyambut pelukan Widya saat wanita paruh baya itu terlihay begitu antusias menyambutnya.

"Dan ini putra paman, Arjuna" Paman Sony beralih melihat putranya dan memberi kode agar Arjuna segera memperkenalkan dirinya secara langsung.

"Arjuna" Ucap Arjuna memperkenalkan dirinya sambil mengulurkan tangannya pada Mutiara.

"Mutiara" Mutiara membalas uluran tangan Arjuna.

Setelah sesi perkenalan dan makan malam bersama, Mutiara dan Arjuna di beri kesempatan untuk berbicara berdua dengan maksud saling mengenal lebih dalam.

Para orang tua kembali ke ruang tamu sedangkang Mutiara dan Arjuna memilih untuk duduk ditaman samping rumah yang masih bisa terlihat oleh orang-orang yang duduk diruang tengah rumah melalui dinding kaca.

Dari dalam rumah mereka terlihat rendi bermain game diponselnya sambil sesekali melihat ke arah Mutiara dan Rendi berada.

"Mutiara?" Panggil Arjuna memecah keheningan diantara keduanya. "Kamu setuju dengan perjodohan ini?"

"Kata Ayah ini hanya sekedar perkenalan" Ucap Mutiara datar setelah sepersekian detik membisu.

"Ah iya benar" Arjuna tersenyum tidak enak setelah mendengar sanggahan dari Mutiara apalagi ekspresi datar gadis itu membuatnya sedikit salah tingkah.

"Tapi bukankah perkenalan seperti ini biasanya langsung disambungkan dengan perjodohan?" Arjuna kembali melanjutkan teori awalnya tentang pertemuan mereka malam ini.

"Kalau aku setuju apa kamu keberatan?" Balas Mutiara tetap tenang namun saat melihat ekspresi keterkejutan di wajah Arjuna, membuat Mutiara sedikit merasa kurang sopan.

"Oh ya Maaf sebelumnya kalau tidak salah usiamu lebih muda setahun dariku jadi tidak masalahkan aku tidak memanggilmu dengan kata kak atau abang?"

"Benarkah?" Lagi-lagi Arjuna terkejut dengan perkataan Mutiara.

"Itu kata Ayah"

Memang sebelum pertemuan, Dwi memberitahu Mutiara jika Anak temannya yang akan dikenalkan berusia satu tahun lebih muda dan itu tidak di permasalahkan oleh Mutiara karena dirinya sendiri pun tidak terlalu yakin pertemuan itu akan menciptakan suatu hubungan khusus.

"Usiaku 28 tahun" Terang Arjuna menyebutkan usianya sekarang

"Usiaku 29 tahun" Mutiara ikut memberitahu.

Arjuna kembali terkejut, dia memang tidak diberitahu apapun tentang Mutiara karena sejak awal dirinya tidak begitu suka rencana pertemuan itu.

Namun saat pertama kali melihat Mutiara dia membuat kesimpulan sensiri kalau usia Mutiara berada dibawahnya bahkan dibawah Savira dan Rendi sekaligus. Ternyata anggapannya terpatahkan.

Melihat Arjuna tidak berniat untuk berbicara lagi, Mutiara kembali mengeluarkan pendapatnya setelah beberapa saat tadi memperhatikan pemuda itu.

"Biar aku tebak kamu tidak menyetujui tujuan mereka memperkenalkan kita kan."

"Maaf?" Kilah Arjuna pura-pura tidak mengerti maksud ucapan Mutiara. Dia hanya sedikit menyembunyikan rasa keterkejutannya yang kembali hadir.

Arjuna berpikir Mutiara memiliki indera ke enam yang disembunyikan.

"Aku sempat melihatmu melirik ke arah Savira beberapa kali, Kalau boleh aku tahu apa kalian punya hubungan sebelumnya atau itu ketertarikan pada pandangan pertama?"

Mendengar ucapan Mutiara, Arjuna terkekeh pelan. Anggapannya pada Mutiara tentang indera ke enam ternyata salah. "Apa terlalu terlihat jelas ya"

"Sepertinya orang tua kita tidak menyadarinya. Entahlah" Mutiara menaikkan bahu nya tak acuh.

"Sebenarnya Savira adalah mantan kekasihku" Jujur Arjuna kemudian menoleh ke arah rumah dimana ada Savira dan Rendi dengan ponsel di masing-masing tangan mereka.

"Dan kamu masih belum bisa melepaskannya" Sela Mutiara yang ikut melihat ke arah pandang Arjuna.

Sekilas pandangan keduanya bertemu dengan Savira namun dengan cepat Savira kembali mengalihkan netranya pada ponsel ditangannya.

Tak lama Savira beranjak ke ruangan lain. Tentu saja dia merasa tidak nyaman merasa diperhatikan dengan intens oleh dua orang yang kata Ayahnya akan dijodohkan.

"Lebih tepatnya aku belum bisa move on" Tukas Arjuna kembali melihat Mutiara saat Savira tak terlihat lagi.

"Savira yang mengambil keputusan sendiri agar kami berdua berpisah" Arjuna menundukkan kepalanya terlihat ada sedikit penyesalan di wajahnya.

"Apa alasannya saat itu?"

"Mungkin terdengar aneh, dia bilang karena diantara kami tidak ada kecocokkan. katanya aku tidak bisa menjadi seorang kekasih yang bisa mewujudkan impiannya saat menjalin hubungan" Arjuna mengulang kata yang pernah diucapkan Savira.

"Kamu menerima keputusannya begitu saja tanpa mencoba untuk mempertahankan hubungan kalian?"

Mutiara sedikit memiringkan kepalanya, sedikit heran dengan alasan Savira, memang terasa aneh.

"Kamu pernah mendengar tingkatan paling tinggi dalam mencintai adalah mengikhlaskan orang yang kita cintai demi bahagia dengan pilihannya"

"Dengan mengorbankan perasaanmu sendiri?" Mutiara berucap pelan agar Arjuna tidak tersinggung.

"Tidak apa-apa sejauh ini semuanya baik-baik saja"

(Ω Д Ω)

1
.
belum selesai lagi
Rio: 😆😆😆😆..,.....
total 1 replies
🍾⃝ͩᴅᷞεͧᴅᷠεͣ ᴅrε
semoga sukses y /Rose/
Rawai hiatus ✅: Terimakasih kak sudah mampir
total 1 replies
🔵🌼⃝⭕Tunik
Hai Mutiara....Ara nya Ayahnya,Salam kenal ya💐🌼
Rawai hiatus ✅: Salam kenal kak tun
🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
total 1 replies
jemput aja yah
Rawai hiatus ✅: datang sendiri lah.. manja klo pake jemput2an/Facepalm/
total 1 replies
bunda y dh gada kah
Rawai hiatus ✅: nggak adaa... harusnya tadi aku bilang like saja ya /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
brrti Muti blm siap menika kmu
Rawai hiatus ✅: ?????? /Speechless//Speechless/
total 1 replies
Sila☺
,🤔🤔🤔🤔 dipantau
ahma
luar biasa
.
semangat
.
Belum selesai sudah di up
Rawai hiatus ✅: 🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
total 2 replies
Kayla El_Fariza
penasaran bgt...apa ky yg di film Mangkujiwo ya
Rawai hiatus ✅: kak bisa bagi link? 🙏.. film mangkujiwo yg sy dpt jauh beda dgn ceritaku... ttg pengusaha batik yg kena santet.. trus film mngkujiwo lain yg judulnya makmum...
total 4 replies
Rose_Ni
bakal ada pelakor ini
Rawai hiatus ✅: 😅😅😅 semoga nggak ada lagi...

susah punya istri 2 harus kerja berat tiap hari... 🤣🤣🤣
total 1 replies
Rose_Ni
Semangat ! ! !
Rawai hiatus ✅: Semangatt kakkk. 🥺

masih harus harus banyak belajar
makasih kakk atas dukungannya.

kakak juga semangatt..
total 1 replies
Rose_Ni
maksudnya?
Rawai hiatus ✅: Semangaaaat.... Semangatt... semangaatt....
total 6 replies
Rose_Ni
aku pun bila diposisi Ara juga begitu,mungkin lebih parah
Rawai hiatus ✅: Okkeyy 🤗

sekali lagi makasih kak udah singgah di karyaku yg masih banyak kurang..

Selalu Sehat dan Semoga sukses disetiap usaha..
total 3 replies
Rawai Na
.....
Azkam
Untuk karya yang baru dibuat, sudah lumayan meski banyak kesalahan penulisan. semangat
𝕄𝕚𝕒📴
hadir, semangattt💪💪💪
𝕄𝕚𝕒📴: dih anak ini, goo semangat.b
total 2 replies
🍾⃝ʙͩaᷞiͧ ǫᷠiͣɴƓǫɪɴƓ 💞🇵🇸
aku like kamu like kita semua like...

babai hadir disini untuk memberi semangat kaka author yang kecteh.. /Determined//Determined//Determined//Determined//Determined/
Rawai hiatus ✅: Terimakasih kak 😂😂😂🤗
total 3 replies
❀∂я🤎AnitaPraditaM⃟3💋
waduh ayah y Ara maksa banget, ada apa sebenarnya nih Ara suruh dtng kerumah ayah y🤔
Rawai hiatus ✅: nggak taw 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!