NovelToon NovelToon
Simpanan

Simpanan

Status: tamat
Genre:Poligami / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:154.5k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Leo

Status simpanan itulah yang harus disandang wanita cantik bernama Dista karna sebuah kesalahan fatal yang ia lakukan dengan suami sahabat karibnya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Leo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 9

bab 9

.

.

Tengah malam Aqil tetap tak bisa memejamkan kedua matanya. Ia yakin sekali jika Dista tengah hamil. dan sudah pasti hamil anaknya.

"Aku harus kesana.."Gumam Aqil seraya melirik Arumi yang sudah nyenyak tidur.

.

.

Ternyata Dista juga belum bisa memejamkan kedua matanya. Rayyan terpaksa pulang karna adiknya dirumah juga sakit. Dista hanya seorang diri dirumah sakit. tatapan matanya kosong menatap keluar jendela yang sengaja tidak boleh ditutup oleh Dista.

Perlahan tangan dista memegang perutnya yang masih rata.

"Kehamilan begitu dinanti sahabatku Arumi selama ini.. tapi kenapa malah aku yang kau beri titipan Tuhan.. Maafkan aku.. tapi aku seperti tidak mampu mempertahankan dia.."Ucap Dista lirih.

"Jadi kau benar hamil?? " Suara Aqil mengejutkan Dista.

Dista membulatkan kedua matanya saat melihat Aqil sudah didalam ruangannya.

"Mas.."

"Lalu kenapa kau sembunyikan Dariku Dista?? " Aqil menatap intens Dista saat sudah dekat.

"Lalu aku harus apa mas.?!! memberitahumu?? dan arumi?? Memberitahu jika kita pernah tidur dihotel??!! " Dista membalas tatapan Aqil.

"Setidaknya beritahu aku dulu... aku yakin itu adalah anakku.."Aqil.

"Jika bukan bagaimana?? " Dista

"Bagaimana bisa bukan, bahkan aku yang memecahkan keperawananmu Dista?!! jangan membuatku tambah berdosa dengan mengabaikan kehamilanmu!!!" Aqil ikut menitikkan air mata.

Dista hanya bisa menangis tertunduk. apalagi suara Aqil cukup lantang tadi. melihat itu, Aqil langsung meraih Dista dan memeluknya.

isak tangis Dista tumpahkan didada Aqil. "Aku takut mas.. aku takut."

"tenanglah.. kau tidak sendiri.."Aqil berusaha menenangkan Dista. sembari memejamkan mata, Aqil melanjutkan perkataannya. "Aku pasti akan bertanggung jawab. tenanglah.."

Dista langsung membuka pelukannya. " maksudnya?? "

"Kita akan menikah."Ucap Aqil.

Dista menggeleng. "Aku tidak mau mas..kau suami temanku, Bagaimana nanti dengan Arumi??!! "

"Lalu kau mau bagaimana?? Anak kita juga butuh orangtua??!!"Timpal Aqil.

"Tapi Arumi..-"

"Kita rahasiakan pernikahan ini.."Ucap Aqil. Dista menatap Aqil dengan mata basahnya. Aqil hanya mengangguk serius.

.

.

.

Tiba dirumah Aqil menatap Istrinya yang masih terlelap tidur. Wajah sendu dan terlihat cantik meski tanpa riasan membuat senyum Aqil perlahan terlihat.

Usapan lembut Diberikan Aqil dikepala Arumi. "Maafkan aku Arumi.. maafkan aku yang melakukan dosa besar itu.. maafkan aku.."Batin Aqil.

Arumi mengeliat tapi tidak bangun. ia terus tidur dengan nyamannya. hingga kecupan singkat dilandaskan Aqil dikening Arumi.

"kau boleh membenciku sayang.. tapi aku mohon jangan benci temanmu.."Kembali Aqil bicara namun hanya didalam hati.

.

.

Dista yang ngotot ingin pulang akhirnya diizinkan oleh pihak rumah sakit. meski tubuhnya masih terasa lemah. sengaja Dista tidak mengabari Rayyan maupun Aqil bahkan Arumi dan Tia juga tidak diberitahu olehnya.

Dista hanya seorang diri keluar dari rumah sakit. dengan dibantu perawat, Dista masuk kedalam taksi. Sepanjang jalan pun Dista hanya terdiam menatap keluar jendela. ia terus memikirkan ucapan Aqil semalam, Benarkah semua yang dia katakan ??

.

.

Aqil yang tidak tau jika Dista sudah pulang, pagi itu menyempatkan datang kerumah sakit. namun saat masuk keruang rawat Dista, Aqil malah menemukan perawat yang mulai membersihkan kamar itu.

"Loh.. pasiennya kemana sus?? " tanya Aqil.

"Baru saja pulang tuan.."Balas perawat itu.

"pulang?? " Aqil tak percaya. apalagi Dista masih terlalu lemah.

"Terima kasih.."Aqil langsung bergegas pergi. beberapa kali Aqil mencoba menghubungi Dista namun tidak diangkat, hal itu malah menambah kekawatiran Aqil.

Dirumah, Arumi mencari keberadaan suaminya. saat terbangun Aqil sudah tidak ada disisinya.

"Nona cari tuan ya?? Tuan sudah kekantor.."ucap pelayan dirumah itu.

"Benarkah?? kenapa pagi sekali?? "Arumi keheranan.

"Tidak tau juga."Balas Pelayan.

Arumi mengangguk lalu memilih kembali kekamarnya.

.

.

.

1
kimiatie
saya sendiri menjadi geram dengan perangai dista
kimiatie
bukankah baru keguguran.. kenapa berhubungan badan...
kimiatie
lupa dista yang bersamanya suami sahabat nya sendiri
kimiatie
habislah dista...keserakahan sudah datang
Noerlina
Luar biasa
Noerlina
Lumayan
SisAzalea
good job Wisnu
SisAzalea
pengorbanan apa yg kamu lakukan dista?
Sivia
Arumi akan selalu lebih bahagia ❤️
Fitriah Fitri
hamil ni
Fitriah Fitri
next double up thor 🙏
Fitriah Fitri
double up plise thor
Jin Jan
cari di tong sampah
Jin Jan
semoga keguguran dan ga bisa hamil lagi
Jin Jan
akhirnya , semoga karma cepet datang pada kalian berdua, memang penghianat dan pelakor sangat cocok, sama2 sampah
Jin Jan
haduhhh jalang, ko Mala ngelunjakk
Jin Jan
huuhh dasar pelakor
Jin Jan
sebaik baiknya pelakor, akhirnya egois juga, km yg hanya nyuri suami orang aja sakit, apalagi istri sah nya
Fitriah Fitri
sabar wira .. semua butuh proses
meMyra
dista ternyata sangat sangat egois
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!