SEQUEL MENGGODA MY SEXY BODYGUARD
Rossabelle Lucette Mayer (24), putri tunggal Louisa Rae dan Ethan Mayer itu adalah seorang model yang sedang berada di punca popularitasnya.
Ke mana pun Rosabelle pergi, akan selalu ditemani oleh dua sahabat sekaligus bodyguardnya yang tampan dan seksi, Noah (23) dan Gavin(24).
Kebersamaan mereka rupanya menimbulkan cinta satu sama lain, cinta yang cukup pelik tapi juga manis.
Rossabelle mencintai Gavin yang sangat manis, dan selalu memanjakannya. Cinta itu tidak bertepuk sebelah tangan karena Gavin juga mencintainya, bahkan ingin menjadikan Rosabelle sebagai istri.
Namun, entah bagaimana di hati Rossabelle juga tersimpan nama Noah, meskipun dia dingin, kaku, dan tidak ada yang bisa menebak isi hati dan kepala pria itu.
Satu hal yang pasti dari Noah, pria itu rela mati untuk Rossabelle.
Lalu, bagaimana benang cinta segitiga itu akan terurai?
Apakah Noah juga menyimpan nama Rossabelle di hatinya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SkySal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dalam Bahaya?
"Kenapa kamu harus cemburu pada dirimu sendiri, Rose?"
"Huh?"
Rossabelle menganga mendengar apa yang Gavin katakan, ia langsung menatap pria itu dengan bingung. Hingga tiba-tiba Gavin bersimpuh di depannya, membuat Rossabelle terkejut.
"Rose, I love you," ucap Gavin sambil tersenyum manis.
"HAH?" pekik Rossabelle, belum selesai keterkejutannya dari pernyataan Gavin sebelumnya, sekarang ia kembali dibuat terkejut dengan pernyataan cinta Gavin.
"Kamu tidak perlu menjawabnya, Dear," kekeh Gavin, merasa gemas dengan wajah terkejut Rossabelle. "Aku hanya tidak bisa menahan perasaanku lebih lama lagi."
"Kamu ... mencintaiku sebagai wanita?" cicit Rossabelle dengan wajah merona merah, dadanya langsung berdebar.
"Tentu saja, Dear," jawab Gavin sambil tertawa kecil. "Memangnya kamu ingin aku mencintaimu sebagai apa jika bukan wanita? Sedangkan aku sangat normal."
"Oooh!" Rossabelle hanya ber-Oh-ria, hingga bibirnya membentuk huruf O. Yang ia maksud sebagai wanita, adalah pasangan. Karena selama ini, ia berpikir Gavin peduli dan sayang padanya sebagai saudara.
"Kau tidak perlu memikirkan perasaanku, aku hanya mengungkapkannya. Bukan memintamu membalasnya." Gavin berujar sembari beranjak berdiri. "Sudah malam, ayo tidur!" Ia mengulurkan tangan, dan Rossabelle menyambutnya dengan senang hati.
Tak jauh dari sana, Mom Louisa memperhatikan kedua insan itu sambil tersenyum manis. Hingga tiba-tiba sang suami datang dan langsung memeluknya dari belakang.
"Kau terlihat cemburu melihat mereka bermesraan, my girl," bisik Daddy Ethan di telinga sang istri. "Kau merindukan masa muda kita, Hem?"
"Sangat!" Mom Louisa menjawab sambil berbalik badan, hingga kini ia berhadapan dengan sang suami. "Aku merindukan masa-masa itu, tapi aku juga menyukai masa kita yang sekarang."
"Sekarang semakin sempurna, hem?" Daddy Ethan mencumbu lehernya dengan intens, tetapi Mom Louisa langsung mencegahnya.
"Anak-anak akan melihat!" desis wanita itu dengan wajah yang memerah.
Benar saja, tak lama kemudian Gavin dan Rossabelle muncul. Dua orang itu berpegangan tangan, dan itu membuat Mom Louisa berpikir mereka telah menjalin hubungan yang serius.
"Di mana Noah, Gavin?" tanya Mom Louisa basa-basi.
"Tidak tahu, Aunty," jawab Gavin sembari melepaskan tangannya dari tangan Rossabelle.
"Tidak tahu, atau kau tidak membiarkannya mengganggu kalian?" goda Mom Louisa, ia menggerling nakal pada Rossabelle, membuat putrinya itu melotot kesal.
"Sudah malam, hati-hati di jalan!" ujar Daddy Ethan.
"Terima kasih, Uncle," ucap Gavin. "Aku pulang dulu, besok pagi aku akan di sini sebelum kau bangun," ujarnya pada Rossabelle.
Rossabelle hanya mengangguk sambil mengulum senyum manis, setelah ia ditarik pergi oleh sang Ibu.
"Kalian jadian, ya?" tanya Mom Louisa tanpa basa basi yang membuat Rossabelle melotot terkejut.
"Tidak!" jawabnya sambil menggeleng.
"Lalu, untuk apa tadi dia bersimpuh di depanmu seperti itu?" Mom Louisa langsung menatap wajah putrinya lekat-lekat. "Lihatlah, kamu tersipu, Rose! Kamu mencintai?"
"Mom?" rengek Rossabelle. "Mommy pikir kau mencintai Noah karena kamu selalu mencari pria itu setiap kali dia tidak ada di hadapanmu, ternyata Gavin, eh?"
"Bukan begitu, Mom." Rossabelle kembali merengek pada sang Ibu.
"Jadi kamu tidak mencintai Gavin?"
Rossabelle menatap sang Ibu dengan sayu, ia juga menggigit bibirnya sambil memikirkan jawaban dari pertanyaan itu.
Selama Ini, Rossabelle sangat nyaman berada di dekat Gavin. Ia juga takut cemburu jika ada wanita yang mencoba mendekatinya, bahkan itu terjadi sejak mereka masih kecil. Rossabelle ingin Gavin hanya dekat dengannya, dan mencurahkan seluruh perhatian hanya untuknya.
"Aku tidak tahu," jawab Rossabelle lirih. "Aku hanya berpikir, apakah bisa aku mencintai sahabatku sendiri?"
"Kenapa tidak? Kami semua tahu, Gavin sudah mencintaimu sejak dulu, bahkan beberapa kali Mommy dan Daddy sudah membicarakan hubungan kalian dengan orang tua Gavin."
"Benarkah?" pekik Rossabelle dengan kedua bola mata yang melotot sempurna.
"Yaps," jawab Mom Louisa. "Perasaan Gavin sangat mudah tertebak, dia sama sekali tidak pandai menyembunyikan perasaannya, berbeda dengan Noah."
"Noah seperti robot, Mom," ucap Rossabelle sambil merengut kesal. "Dia seperti hanya bisa bergerak, tanpa bisa berpikir atau merasakan sesuatu."
...🦋...
Sementara itu, Noah kembali ke rumahnya setelah ia mengawasi Dimitri yang masih belum juga siuman. Evelin juga masih menjaga pria itu, sementara Pedro justru pergi entah ke mana.
Ponsel Noah tiba-tiba berdering, dan pria itu langsung menjawab panggilan yang masuk karena itu dari ibunya.
"Ya, Mom?" sapa Noah sembari menaikkan kecepatan mobilnya.
"Kamu di mana, Noah? Katanya kamu tidak bersama Rossabelle dan Gavin seharian ini."
"Aku ada sedikit pekerjaan, Mom, dan sekarang aku sedang dalam perjalanan pulang."
"Berapa menit lagi kamu akan sampai? Apa kamu ingin Mommy menyiapkan makan malam?"
"Tidak usah, Mom," tolak Noah dengan cepat, apalagi ini sudah sangat malam. "Aku akan sampai lima belas menit lagi."
"Baiklah, 15 menit, okay?"
"Hem" Setelah menjawab dengan singkat, Noah memutuskan sambungan panggilannya, tetapi bersamaan dengan itu, tiba-tiba ada sebuah mobil yang menabrak mobilnya dengan sangat keras dari samping. Membuat mobil Noah langsung berbalik dan ia pun langsung berdarah.
selain berjuang mengalahkan musuh, ternyata mereka juga berjuang u/ mendapatkan cinta yang begitu rumit. Antara cinta,saudara,dan persahabatan.
Kami menanti kelanjutan kisah mereka
penasaran..
mang dah tamat ya?
Jangan berduaan bersama Noah karena akalmu bisa oleng dan akhirnya terjadilah tragedi kecap kecup...deg deg serr takut ketahuan,tapi nikmat yg pingin di ulang 😂😂
Hmmm..gimana nanti nasib Gavin klo Rossabelle pindah haluan sma Noah ? 🥺