NovelToon NovelToon
Aku Bukan Bidadari Surgamu

Aku Bukan Bidadari Surgamu

Status: tamat
Genre:Anak Yatim Piatu / Tamat
Popularitas:83k
Nilai: 5
Nama Author: Rahma .R

Noda hitam yang sudah mengotori tak akan bisa di hapus oleh waktu. Menikahi perempuan yang pernah di sakiti tidak menjadikannya terobati. Tapi justru dendam akan menjadi bumbu rumah tangga. Tapi kini ia meminta maaf dengan kedatangan dirinya yang telah bertransformasi menjadi ustadz, apakah akan ada ujung dendam?
Simak kisahnya,,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahma .R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

9.Dakwah

Di sebuah ruangan gelap, Mina terkurung, ia tak tau tempat macam apa itu, tapi di sekitarnya tak ada orang. Ia sendiri. Begitu ia menoleh ke belakang, tampak Athar membawa pisau tajam. Athar mengarahkan pisau itu pada Mina.

"Mau ngapain kamu?" tanya Mina yang semakin takut.

Athar tertawa licik, raut wajahnya sangat mengerikan, "Aku akan membunuhmu Mina, bersiaplah untuk pergi ke neraka," ucap Athar.

Kini Athar semakin mendekat pada Mina, langkah demi langkah ia maju.

"A..." Mina berteriak. Ia membuka mata dan mendapati dirinya hanyalah bermimpi. Badannya sudah keringatan menghadapi mimpi mengerikan itu.

Mina menoleh ke arah Athar yang tidur di Sofa, sorot matanya begitu tajam, menunjukkan rasa bencinya pada Athar. Mimpi buruk itu mungkin di sebabkan karena Mina masih menyimpan dendam pada Athar.

"Lihatlah aku bisa membunuh mu sebelum kamu membunuh ku," batin Mina dengan segala kebenciannya.

Mina melihat ke arah jam dinding, "Biasanya jam segini dia udah bangun mau ke mesjid, kok belum bangun ya," batin Mina.

Tak lama kemudian Athar pun terbangun, ia buru-buru bergegas dari tidurnya. "Astaghfirullah.. hampir terlambat," ucap Athar.

"Mau sholat di mesjid? kan sakit?" tanya Mina.

"Iya, aku udah agak baikan kok, obat semalam cukup manjur," jawab Athar dan bergegas mandi.

"HM..kok ada ya penjahat yang mau sholat subuh di mesjid padahal jelas jelas dia semalam sakit," batin Mina menggelengkan kepalanya.

Mina pun bersiap siap untuk sholat subuh, biasanya ia selalu telat sholat, tapi setelah menikah dengan Athar ia harus sholat tepat waktu, karena jika tidak, Athar akan heboh membangunkan Mina untuk sholat.

Athar pun siap untuk berangkat ke mesjid, "Mau ikut nggak? habis subuh ada pengajian di mesjid loh," ucap Athar menatap Mina.

"Nggak!"

"Ayolah.. sekali-sekali, biar kamu nggak bosan di rumah terus,"

"Iya deh iya..bawel bangat sih," gerutu Mina, ia baru saja usai berwudhu dan sedang membenarkan mukenah nya.

"Cantiknya.." puji Athar menatap Mina.

"Mau mati?"

"Astaghfirullah..galak amat,"

Athar dan Mina pun berjalan beriringan ke mesjid, suasana subuh memang sangat segar. Baru kali ini Mina di ajak ke mesjid subuh subuh.

"Ih kok serem ya, sepi bangat lagi, kamu tiap hari lewat dari sini emang nggak takut apa?" Mina membuka percakapan.

"Takut apanya sih, takut hantu? nggak lah, Hantu yang takut sama manusia,"

"Sombong amat,"

Meong..suara kucing berhantam mengejutkan Mina.

"A.. setan.." Mina terkejut hingga spontan memeluk Athar dari belakang.

"huh..cuma kucing," ucap Mina setelah ia sadar ternyata hanya kucing. Namun rasa malu tak terungkapkan melihat tangannya yang memeluk erat tubuh Athar. Buru buru Mina melepaskan tangannya.

"Maaf maaf.." ucap Mina mengalihkan pandangannya.

Kina Athar senyum senyum sendiri melihat tingkah Mina. "Yah..batal deh," ucap Athar menatap Mina.

"Ya maaf, nggak sengaja tadi, ih ..sok ganteng bangat sih," cetus Mina dan berjalan cepat meninggalkan langkah Athar.

"Yah.. dianya yang meluk dia juga yang marah," ucap Athar berbicara sendiri. Ia lalu mempercepat langkahnya mengejar Mina yang berjalan dengan kecepatan tinggi.

Sampailah di depan mesjid, Mina masih bingung dimana tempat wudhu wanita, tapi ia gengsi untuk bertanya pada Athar. Untungnya Athar faham bahwa Mina belum tau tentang mesjid itu.

Athar mendekati Mina yang berdiri di depan mesjid, "Tempat wudhu wanita ada di sana, terus pintu masuknya nanti dari sana ya, awas jangan meluk lagi, ntar batal lagi dah," ucap Athar ke telinga Mina.

Kata kata terakhir Athar membuat emosi Mina menjulang tinggi, "Rasain nih," Mina menginjak jari kaki Athar dengan sekuat tenaga, hingga Athar spontan menjerit.

"Aduh sakit sakit.."

"Makanya jangan banyak ulah pak ustadz bohongan," cetus Mina dan buru-buru pergi.

Athar tak membalas perkataan Mina itu, ia tersenyum pelan memaklumi perkataan Mina. Karena wajar saja jika Mina masih menganggap Athar sebagai orang jahat.

Mina baru pertama kali menginjakkan kaki di mesjid itu, ia heran melihat para ibu ibu yang memandanginya. Suara bisik bisik sesekali ia dengar.

"Eh itu istrinya ustadz Athar,"

"Iya iya,"

"Cantik ya,"

"Nggak biasa aja kok,"

"Yang penting pak ustadz nya cinta sama dia,"

Mina pun risih mendengar bisik bisik ibu ibu di mesjid itu. "Ini emak emak mau sholat apa mau ngomongin orang sih," batin Mina sedikit kesal.

Usai sholat Qobliyah subuh, suara Iqamah pun berkumandang.

"Allahuakbar..." suara imam terdengar memulai takbir.

Sholat subuh berjamaah pun di tunaikan dengan khusyuk. Tampak mina berada di saf paling depan.

Usai sholat dan berdzikir, kini dilanjutkan dengan tausiyah ustadz. Semua jamaah tak sabar menantikan dakwah.

Mina baru kali ini berada di mesjid itu, ia menoleh ke samping kiri, ada ibu ibu yang sedang fokus menunggu ustadz.

"Bu, yang tadi jadi imamnya siapa sih," bisik Mina.

"Lah itu kan suami kamu dek, masa nggak tau sih, ini juga yang mau di tungguin berdakwah ya suami adik juga, ustadz Athar," jelas si ibu.

Mina ternganga, ia masih tak yakin dengan yang barusan ia dengar.

"Nggak..ini nggak mungkin, dia itu Athar, laki-laki jahat dan keji, nggak mungkin dia benar-benar jadi ustadz, paling ustadz bohongan," batin Mina yang masih kukuh dengan pemikirannya.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh," ucap Athar memulai dakwahnya. Panjang lebar ia memulai dakwah dengan mukadimah dan lain lain. Mina yang duduk di saf paling depan masih tak percaya dengan pemandangan di depannya.

"Ah paling juga materinya udah di hafal kian, ustadz kayak begini mah cuma modal tampang doang," batin Mina.

" Jamaah sekalian seperti makna yang terkandung dalam QS Ali 'imran ayat 134-135 bahwa ..Sifat orang yang bertakwa adalah senantiasa menginfakkan hartanya baik itu di saat kaya maupun susah, menahan kemarahannya dengan bersabar, dan memaafkan orang yang bersalah terhadapnya. Allah mencintai orang-orang yang baik dalam berinteraksi, memohon ampunan kepada-Nya jika berbuat dosa kecil atau besar, dan yakin tidak ada yang dapat mengampuni dosa melainkan Allah, serta tidak terus menerus melakukan kemaksiatannya, mereka mengetahui betapa buruknya kemaksiatan, namun jika mereka bertaubat niscaya Allah akan menerima taubat mereka"

Mina yang mendengar itu masih tak mau tau dengan dakwah Athar. Hingga tibalah Athar mengucapkan kata kata yang menyindir Mina.

"Jamaah ku sekalian, kita tau bahwa sangat sulit untuk memaafkan, kenapa? karena imbalannya adalah surga, maka jamaah yang saya cintai, marilah kita saling memaafkan jangan menyimpan dendam yang menyebabkan kerusakan hati,"

Mina mulai merasa tersinggung dengan ceramah Athar, ia memutuskan untuk keluar dari mesjid sebelum Athar menyelesaikan dakwahnya.

1
Riadatul Jannah
benci saya lihat karakter mina yg awal polos tapi kejam. athar yg sudh berubah sprtinya lbh baik mencri yg bner2 menrima masa lalu seorang. kalau krakter mina gak baget di crta ne. males sy bacanya
amalia gati subagio
poor nurul, naif, egoistis, narsistis absurd!!! apa penderita sindrom hubungan rumit tuan dan hamba? menggunakan syariat utk memuaskan kebutuhannya utk menghamba, gpp mengorbankan org yg katanya dia 'cinta' ? Gpp tuan besar melakukan apa pun, nerimo aja, hamba syahaya hrs & wajib menerima, karna Allah aja maha pemaaf?! #poor syariat #RIP akal sehat
Memyr 67
cerita apa lagi ini? kakak ipsr modelan gitu siii, aq tinggal. alhamdulillah ayah ibuq masih hidup sampai aq nikah, jadi nggak harus tekanan batin ma kakak ipar munafiq.
Memyr 67
ooou dah tamat
Memyr 67
mina sok tau. memang sudah pernah ngurus anak dari bayi? sok sok an jijik, kalau ayamnya buang kotoran, laa nanti kotoran anaknya pas dia pup waktu bayi, bakalan jijik juga? kotoran ayam si kecil, kotoran pupnya bayi lebih banyak min
Pena R
Semangat mba min..
Risanna Rambe
Oke Thor...
Risanna Rambe
Kaget lihat author tiba-tiba up banyak sampe di tamatin hari ini dong..
Makasih Thor..
aku tunggu karyamu yang lain..
Risanna Rambe
Terimakasih up nya thor
Risanna Rambe
Keren mas Athar mendirikan Panti asuhan
Risanna Rambe
Aisha beruntung menemukan keluarga seperti mas Athar dan mba mina
Risanna Rambe
Tante Maya mau beraksi lagi???
Risanna Rambe
🥰🥰🥰🥰🥰
Risanna Rambe
Semoga Tante Maya nggak jahat lagi
Risanna Rambe
Tamu siapa ya..
Risanna Rambe
Tetangga ngeselin..🤣
Risanna Rambe
Makin seru ini..
Risanna Rambe
Kasihan mba min😔
Risanna Rambe
Bagas cuma tempat curhat 😁
Risanna Rambe
Pendukung Bagas✊✊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!