Aku naima umurku 19 tahun.Aku tak tau siapa orang tua ku yang aku tau aku hidup bersama ibu panti ku " ibu sari".
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rahmaza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
9.Pertemuan Naima
Oh Tuhan aku tak tau arti nya Cinta, dan baru ini mengenal cinta, ada getaran aneh bila berdekatan dengan nya, rasa berdebar di dada dan rasa canggung bila ada di dekat nya.
Oh Tuhan semoga dia lah jodohku yang Kau berikan untuk ku.. untuk melindungi ku, untuk menyayangi ku selama nya, Aamiin.
Sebelum pergi Naima menulis sebuah kata di diary kesayangan nya, bibir nya tak henti nya tersenyum sambil membayangkan seseorang yang akan menjemput nya malam ini untuk dinner.
Baju pink dengan rambut panjang nya yg tergerai indah Naima siap di jemput sang Pangeran pujaan hati nya.
" Ya Allah, semoga ortu nya Alex senang dengan kedatangan ku, Aamiin. " kata Batin Naima dengan khidmat.
5 menit kemudian datang lah Alex, dengan penampilan nya yang keren, tak lupa wajah tampan nya dengan alis hitam bak ulat bulu terpampang nyata ciptaan Tuhan yang paling keren.
Mereka pun segera berangkat menuju rumah kediaman orang tua nya Alex.
Sesampainya di rumah Alex, Naima di sambut gembira oleh kedua orang tua Alex, suara heboh Ibu Rani menggelegar di ruangan tersebut, yang tadi nya sepi sekarang seperti pasar ikan(istilah nya ya).
Tapi memang ini lah yang di Tunggu-tunggu oleh Orang tua Alex untuk bertemu pujaan hati nya Alex.
Setelah jamuan makan malam, Alex pun mengajak Naima untuk berpamitan pulang dengan kedua orang tua Alex.
Naima mencium kedua punggung tangan Ibu dan ayah nya Alex.
Tanpa sengaja Ibu Rani melihat kalung yang ada di leher Naima.
Dari mana dia dapatkan kalung itu... batin Ibu Rani.
Dengan tak sabar Ibu Rani pun bertanya kepada Naima.
" Nai, Kamu dapat kalung itu dari mana? "
" kalung apa mah? " kata Alex.
" Ini kalung saya dapat dari Ibu Sari bu, Ibu panti asuhan saya".. jawab Naima.
Alex pun dengan sigap melihat kalung yang di pakai Naima. Dan seperti nya dia mengenal kalung itu.. mirip kalung mamah nya.
" kalung Nai mirip punya mamah ya, tapi kan yang jual kalung kayak gini banyak mah, bener kan mah" kata Alex.
Ibu Rani tak bisa berkata-kata mulut nya seperti terkunci..sambil membayangkan kejadian beberapa tahun yang lalu.
iya kalung itu mirip tapi tidak mungkin dia..
" ya udah Lex.. antar Naima cepat udah larut malam kan" ucap Ayah Alex sambil menggandeng istri nya untuk masuk kedalam rumah.
Alex pun bergegas membukakan pintu mobil buat Naima, Dan melesat melintasi jalanan.
Di dalam mobil.. Alex tak henti nya tersenyum melihat Naima yang cantik sepeti bidadari.
Tanpa basa basi Alex pun berkata..
" Nai.. kamu cantik malam ini"
" makasih lex" Naima tersenyum malu-malu.
" Dan aku suka kamu,mau kah kamu jadi pacar ku?!" Alex memegang tangan Naima dengan lembut.
Naima langsung gugup.. tangan dingin hati deg-deg seer jadi satu.
Naima tak bisa berkata apa-apa.. lidah nya kelu.. tapi hati mau.
" Nai, kok diem sih jawab doong, aku butuh kepastian, aku udah lama suka kamu Nai.. tapi baru kali ini sanggup untuk ungkapkan" Alex terus berharap semoga Naima mau menerima cinta nya.
" Mmm... i... ya... Aku mau" jawab Naima.
" Apa Nai.. gak kedengaran tau "
" Iya aku mau jadi pacar kamu lex"
" Alhamdulillah.. terimakasih sayang ku" Alex tak henti- henti nya mencium tangan Naima sampai Naima merasa risih.
" Alex udah dong cium tangan terus"
" emang kamu mau nya aku cium apa, hayoo" Alex mulai menjahili Naima.
" Dih... gak ada cium-cium.. fokus aja sama jalanan noh" elak Naima dan itu berhasil buat Alex diam dan fokus ke depan.
bersambung....
like.. komen... rate.. gift n Vote nya ya
terimakasih atas dukungan nya
berkah selalu 🙏💕
next 🌹🌹🌹