" Ia yang selalu terlihat bersinar! " gumam Lana saat memandang wajah lelaki dihadapannya.
Pria yang selama ini hanya ada didalam angan - angannya, kini secara nyata berdiri tepat dihadapannya. Kebahagiaan Lana sungguh tiada tara, seolah ia telah memiliki dunia dengan segala. Sejenak ia lupa akan lukanya yang masih basah - basahnya.
Lelaki tampan yang suara merdunya hanya ia dengar dari media pemutar musiknya, lelaki yang senyumannya hanya bisa ia lihat dari layar kaca, lelaki dengan kemisteriusannya mengundang banyak tanya kini benar - benar berdiri dihadapan Lana.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Little Peony, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MENJADI KOLEGA
Seminggu sudah berlalu dan kini tiba waktunya Lana bangun dari mimpi indahnya, ia sudah kembali ke Seoul. Liburan istimewa yang tidak terlupakan membawa sejuta bahagia bagi diri Lana, lukanya hampir kering. Perlahan ia berhasil melepaskan segala kepahitan yang sempat berjejal didalam sanubarinya.
Berkat Noah semua beban berat yang Lana pikul sendirian terlepas sudah, ia kembali merekahkan senyuman indah dari paras ayunya itu. Meski belum benar – benar sembuh namun ia sudah jauh lebih baik, ia bisa menerima keadaannya saat ini. Ia dapat menenangkan hatinya, juga meredam kekecewaan dihati kedua orang tuanya yang sudah terlanjur berharap lebih pada Jason.
Lana kembali berkantor hari itu, dan tentu saja sederet pekerjaan sudah menantinya. Mulai dari penyusunan jadwal Noah untuk kuartal berikutnya, administrasi surat menyurat dan dokumen proyek, agenda rapat dan dokumen legal lainnya, juga beberapa pertemuan penting yang sempat Noah undur karena kenihilan Lana.
“ Selamat pagi Bapak Noah, selamat berjumpa kembali. Apa kabar Bapak seminggu ini? “ Lana tersenyum riang sembari mengulurkan sebuah bingkisan keatas meja kerja Noah.
“ Apa ini? Apakah ini ucapan permintaan maaf karena menelantarkanku selama seminggu belakangan? “ Noah mengintip sekilas kedalam tas berwarna biru yang diulurkan oleh Lana.
“ Hahaha, atas perintah Bapak saya pergi berlibur Pak “ Lana terkekeh kegirangan.
“ Terima kasih Lana, terima kasih karena kembali dengan bahagia “ perubahan raut wajah Noah terlihat begitu kentara, ia menjadi begitu serius dan bersungguh – sungguh.
“ Semua berkat Pak Noah, maksudku berkat Oppa Noah “ Lana mengulum senyum mengkoreksi ucapannya.
Noah semakin melebarkan senyumannya, ia tampak sangat lega saat mendapati Lana kembali menjadi seseorang yang periang. Noah tahu betul bahwa perlahan luka Lana sudah terkikis, dan inilah yang ia harapkan bisa melihat Lana kembali menjadi wanita yang bahagia. Karena jujur saja, bahagianya Lana adalah semangat tersendiri bagi Noah.
Sebenarnya lelaki dua puluh delapan tahun itu begitu menaruh hati pada Lana, sahabatnya. Namun ia dengan sengaja menahan diri dan hatinya agar tidak melompati dinding yang sudah dibangun Lana sejak semula. Lagi pula ia tahu, bahwa ia tidak akan mungkin bisa mengambil Lana sebagai masa depannya. Noah sudah ditakdirkan menikah dengan orang – orang yang sepadan dengan ia dan keluarganya.
Kedua orang tua Noah tentu saja tidak keberatan dengan keberadaan Lana sebagai sahabat sekaligus orang kepercayaan Noah. Tetapi akan berbeda cerita jika mereka berdua mengetahui apa yang sejatinya dipendam oleh Noah, dengan terang – terangan orang tua Noah pasti akan menentangnya. Sehingga hanya ini satu – satunya cara yang dapat Noah lakukan, memendam rasanya dan tetap memastikan bahwa Lana hidup bahagia meski bukan didalam dekapannya.
“ Pagi ini akan ada pertemuan dengan Bang Si Hyuk PD Nim, persiapkan dirimu Lana kemungkinan hari ini kamu akan bertemu juga dengan ketujuh pria tampan yang begitu kamu idolakan itu “ Noah berujar pada Lana sembari memaikan pena ditangannya.
“ Wah, PD Nim akan membawa mereka sekaligus? “ Lana tanpa sadar membungkam mulut nya dan melupakan aksen formal dalam pembicaraannya.
“ Hmm, pukul sepuluh diruang meeting utama. Apakah Irene belum memberikan detail rundown pertemuan hari ini padamu? “ Noah kini beralih pada layar monitor dihadapannya.
“ Sudah Pak, hanya dalam rundown tidak diinformasikan bahwa anggota member akan turut hadir “ jawab Lana kemudian.
“ Oke, persiapkan saja dahulu berkas yang kubutuhkan Lana “ perintah Noah pada akhrinya.
***
Lana bersama Noah segera menuju kedalam ruang meeting yang sudah dipersiapkan sejak tadi pagi, Lee Dan – Ah beserta Pak Song Pyung Ahn yang menjabat sebagai Direktur Pemasaran juga beberapa staf sudah terlebih dahulu berada didalam ruangan tersebut.
“ Selamat pagi Pak Noah “ Pak Song Pyung Ahn bangkit dari kursinya dan memberikan hormat pada Noah. Meski Noah masih sangat belia namun tidak dapat dipungkiri bahwa ia adalah penerus tahta kerajaan bisnis Hyungsun Motor, sehingga ia begitu disegani.
Lelaki berwajah tampan itu kemudian mengambil tempatnya sembari mendiskusikan materi meeting yang sudah dipersiapkan diatas meja bersama Lana. Wajah Noah tampak begitu serius namun juga terlihat begitu antusias. Pukul sepuluh kurang lima belas menit terlihat Bang Si Hyuk PD Nim menampakkan dirinya diikuti oleh tujuh orang pria tampan dibelakangnya serta dua orang staf lain.
Ketujuh lelaki yang sangat mempesona itu tampak mengekor dibelakang CEO mereka, Noah yang semula duduk dikursinya turut bangkit berdiri menyambut kehadiran tamunya. Pak Song Pyung Ahn yang sudah mengenal dekat Bang Sin Hyuk PD Nim langsung mendatanginya dan keduanya saling berjabat tangan.
" Bang PD Nim selamat datang, perkenalkan ini Bapak Jung Noah. Beliau adalah Wakil Presiden Direktur Hyunsun Motor “ Pak Song Pyung Ahn menunjuk ke arah Noah. Pria tampan itu pun mengulurkan tangannya yang kekar dan menjabat tangan bos entertaimen itu dengan penuh percaya diri.
“ Jung Noah, senang bertemu dengan mu Bang Si Hyuk PD Nim. Terima kasih karena bersedia meluangkan waktu bertemu dengan kami “ ucap Noah dengan antusias.
“ Tentu saja Pak Noah, karena secara pribadi saya percaya perusahaan yang Bapak pimpin ini memiliki nilai – nilai yang sejalan dengan apa yang kami yakini “ sama antusiasnya Bang Si Hyuk menanggapi perkataan Noah.
“ Lalu perkenalkan ini ketujuh member yang akan turut serta berkontribusi dalam upaya marketing Hyunsun Motor “ Bang Si Hyuk menunjuk kearah tujuh pria dibelakangnya.
“ Ah tentu saja saya mengenal mereka, senang bertemu dengan mu Kim Nam Joon - ssi, Kim Seok Jin - ssi, Min Yoongi- ssi, Jung Hoseok- ssi, Park Jimin- ssi, Kim Taehyung- ssi dan Jeon Jungkook- ssi “ satu persatu Noah menjabat tangan para member sembari menyebut nama mereka tanpa ada kesalahan.
Cast
BANGTAN - BTS
(Source : Internet)
“ Wah, tidak kami sangka Pak Noah bisa begitu hafal dengan nama – nama mereka “ Bang Si Hyuk PD Nim merekahkan senyumannya.
“ Tentu saja Bang PD Nim, nama Bangtan- BTS sangat terkenal hingga seluruh dunia jadi akan mustahil jika sampai saya tidak mengenal mereka “ Puji Noah.
“ Baiklah jika demikian bisa kita mulai untuk meeting kali ini “ Noah kemudian kembali ke kursinya di ikuti oleh Lana.
Kini semua peserta rapat sudah duduk ditempatnya, Lana berada tepat diarah pukul dua belas Min Yoongi, lelaki yang sempat ia jumpai ketika dirinya berlibur di Bali. Sejenak Lana merasa sedih karena pria itu tidak mengenali dirinya, padahal hari ini ia sudah begitu antusias karena berharap Min Yoongi tidak melupakannya.
Presentasi dimulai, Lee Dan – Ah kini terlihat memaparkan setiap rancangan branding dan strategi marketing yang sudah disusun oleh timnya dan tentu saja telah memperoleh persetujuan dari Noah. Namun meski sudah membaca secara lengkap proposal pengajuan dari departemen pemasaran, nyatanya Noah masih sering berbisik pada Lana dan meminta sekretarisnya itu mencatat beberapa poin yang ingin ia kaji kembali.
“ Lana sepertinya konsep iklan harus sedikit diubah, tolong tambahkan pada catatan kaki, pada bagian ini “ Noah berbisik pada Lana sambil menunjukkan materi meeting ditangannya, jarak keduanya teramat dekat.
“ Apakah benar jika menggunakan media cetak target market kita akan tercapai? “ Noah lagi – lagi meminta Lana menuliskan notes – notes tambahan pada presentasi Lee Dan – Ah.
“ Lana, apakah kamu menyadari ada satu lelaki yang sejak rapat dimulai dia tidak melepaskan pandangannya dari mu? Min Yoongi, lelaki itu menatapmu terus menerus “ Noah semakin mempersempit jarak dengan Lana. Mata Noah baru saja beradu dengan mata Min Yoongi.
“ Hmm Pak Noah, jangan bahas hal lain selagi rapat “ Lana menatap tajam ke arah Noah, membuat pria itu sedikit beringsut sembari mengerucutkan bibirnya. Pria itu kemudian kembali berfokus pada Lee Dan – Ah dan menyimak setiap kata yang keluar dari mulut stafnya itu.
Sementara Lana? Bergantian melemparkan pandangannya pada Min Yoongi, dan benar saja tatapan mata keduanya saling bertemu. Bahkan lelaki itu merekahkan senyuman tampannya pada Lana, gadis itupu tak urung menjadi salah tingkah.
“ Demikian pemaparan dari kami, baik Bapak Noah maupun Bang Si Hyuk PD Nim jika memang ada sesuatu yang ingin ditambahkan atau dikoreksi kami persilahkan “ Lee Dan Ah mengakhiri presentasinya dan bergantian memberikan ruang untuk para stakeholder mengemukakan pendapatnya.
dan biasanya Suga 🤣
kita satu server thorr kalo emang bias nya Suga 🤣🤣
tuing.... lampu hijau mulai menyala...
hai thor... maaf, baru bisa mampir lagi...