Sedang Revisi...!!
Di mana letak hancurnya sebuah rumah tangga? semua bermula dari pihak ke tiga dari masa lalu juga tanpa restu dari mertua.
Kebodohan seorang suami juga sangat berpengaruh bagi rumah tangganya. Bahkan, banyak kesalahpahaman yang terjadi hingga membuat Arumi memutuskan dengan mantap untuk menceraikan Dirga.
Setelah bercerai dari Dirga, wanita itu kembali menikah dengan mantan kakak iparnya. Kembali menikah dengan laki-laki bodoh yang membuat Arumi harus kembali bercerai untuk yang kedua kalinya.
Pada akhirnya, Arumi memilih pergi jauh membawa anaknya hasil pernikahan dengan Dirga. Memutuskan semua komunikasi dengan mantan suaminya, ayah dari anaknya.
Penasaran?? yukk baca😊😊
Jangan lupa Rate Like, Vote and Coment ya😊😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ni R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
08.Kakak Mohon
Sudah beberapa hari sejak kelahiran anak nya, Arumi tidak ingin bertemu dengan Dirga sama sekali. Rasya bahkan sudah membujuk adik ipar nya itu. Untuk saat ini hati Arumi masih kekeh pada pendirian nya.
"Kau tidak ingin memberikan Dirga kesempatan ke dua?" tanya Rasya kembali.
"Jangan bertanya hal seperti itu lagi kak. Alu sudah muak." jawab wanita itu.
"Setidak nya izinkan suami mu melihat anak nya sebelum aku mengajak nya pulang." pinta Rasya.
"Tidak! untuk apa? bukankan dia tidak pernah menginginkan kelahiran anak ini? lalu untuk apa dia meminta?" tanya Arumi membuat Rasya terdiam sejenak.
"Kakak mohon." ucap Rasya mengunci manik mata adik ipar nya itu. Sungguh bergemuruh hati Rasya, jika boleh di katakan Arumi adalah wanita pertama yang bisa membuat Rasya jatuh cinta. Dulu ketika Arumi masih bekerja di perusahaan keluarga nya sebagai OG Rasya selalu mencuri pandang pada wanita itu. Namun ia tidak pernah menyangka jika Arumi dekat dengan Dirga bahkan hingga menikah.
Kecewa sudah tentu, namun sebagai kakak Rasya tak ingin egois. Pria itu juga ingin melihat wanita yang ia cintai bahagia meski tak bersama nya. "Kenapa kakak begitu perhatian pada ku?" tanya Arumi seketika membuyarkan lamunan Rasya.
"Apa salah nya jika aku khawatir pada adik ipar ku sendiri? apa lagi rumah tangga kalian sedang dalam masalah." ujar Rasya.
"Pulanglah kak. Aku butuh sendiri. Ajak Dirga sekalian." pinta Arumi.
"Izinkan dia melihat anak nya. Baik buruk nya perlakuan nya, Dirga tetap lah ayah kandung dari anak mu."
Arumi menghela nafas dalam lalu menatap wajah anak nya yang tertidur pulas. "Baiklah!" gumam nya pasrah.
Rasya tersenyum, ada sedikit kelegaan karena Arumi menginginkan adik nya untuk bertemu dengan anak nya. Rasya kemudian keluar dan masuk kembali bersama Dirga. Mata pria itu berkaca-kaca, di gendong nya dan di cium nya lembut bayi yang berjenis kelamin laki-laki itu.
Wajah nya sangat mirip, bahkan tak ada beda nya dengan Dirga. "Tolong jaga dan rawat dia dengan baik." pinta lirih Dirga.
"Tanpa kau minta pun selama ini aku sudah menjaga nya dengan baik." jawab dingin Arumi. Dirga menatap ke arah wajah istri nya, perempuan yang dulu di kenal lembut dan sangat patuh itu kini berubah menjadi sosok yang dingin dan cuek.
Dirga hanya terdiam karena ia sadar akan kesalahan. Setelah cukup puas pria itu meletakkan kembali anak nya. Hanya sekedar pamit kemudian pulang. Tak pulang ke rumah orang tua nya, Dirga memutuskan untuk pulang ke rumah nya sendiri.
Dirga pun sudah mulai kembali memimpin perusahaan nya. Pria itu mulai fokus dengan pekerjaan nya meski pikiran nya melayang jauh memikirkan anak dan istri nya juga nasib rumah tangga yang di ambang perceraian.
Siang ini Dirga dan Rasya janjian makan siang bersama. Tak jauh daru kantor, hanya sebuah cafe yang biasa mereka datangi.
"Tumben kau mengajak kakak makan siang. Ada apa?" tanya Rasya penuh selidik.
"Kak, aku ingin bertemu dengan anak ku." ujar Dirga. Sudah hampir satu minggu pria itu melihat anak nya.
"Kau tinggal pergi saja kan. Apa susah nya?"
"Arumi pasti menolak ku kak.Bagaimana bisa dia berubah secepat itu?"
"Dia berubah karena kau! jadi jangan pernah menyalahkan nya." bela Rasya yang tidak terima dengan ucapan adik nya.
"Aku tidak ingin bercerai kak." ucap nya sedih.
"Lalu kakak harus bagaimana? selesaikan rumah tangga mu. Kakak tidak ingin ikut campur terlalu jauh." tukas Rasya ada benar nya juga.
Dirga hanya membuang nafas kasar. Makanan yang terhidang di atas meja sudah tidak membuat nya berselera. Dan akhirnya mereka memutuskan untuk kembali ke kantor masing-masing.
semangat Arumi
cerai dari adik nya lalu kawin dengan Kaka nya mantan suaminya
harusnya ganti judul ' Arumi sang maniak kawin