Jevandra Raksa Bumi, Seorang laki-laki tampan yang tidak banyak di ketahui orang jika di balik wajah tampannya terdapat sosok iblis yang sangat kejam.
Hidup dalam dendam masa lalu yang membuatnya begitu membenci keluarga besar Bagaskara hingga membuatnya terpaksa menikahi seorang gadis bernama Diara Bagaskara sebagai tumbal atas balas dendam masa lalu.
Akankah Diara berhasil membuat Jevandra melembut dan luluh akan kelembutannya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tessa Amelia Wahyudi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kebencian
Jevandra masih menatap gadis itu. Dia melihat bagaimana pelayan sedang mengobati lukanya.
Dari tatapannya saat ini, Jevandra sekali terlihat tidak peduli dengannya. "Sudah selesai nyonya." ucap pelayan tersebut pamitan pada nyonya dan tuannya.
Dia keluar dari ruangan itu, dan berlalu meninggalkan sepasang suami istri yang membutuhkan waktu untuk berdua pikirnya.
"Tidurlah lebih dulu, tuan muda. Saya-"
"Memangnya siapa dirimu berani mengaturku?" potong Jevandra membuat Diara terdiam.
Dia tidak pernah bermaksud untuk melakukan hal itu. Dia hanya tidak ingin membuat laki-laki itu merasa terganggu dengannya.
"Kau tidur di sofa! Aku tidak akan pernah Sudi tidur dengan keturunan pembunuh sepertimu!"
Deg!
Jantung Diara seperti di tusuk ribuan anak panah setelah mendengar perkataan Jevandra padanya. Walau dia tau, niat laki-laki ini menikahinya hanya untuk membalas dendam atas kejadian masa lalu. Tapi tetap saja rasanya begitu menyakitkan.
"Kenapa? Apa ada yang salah?" tanya Jevandra.
Dia berjalan mendekat ke arah wanita itu, lalu melihatnya dari atas sampai bawah. Mencengkram dagunya hingga membuat Diara merasa kesakitan.
"Tu-an..."
"Kau pikir, dengan memakai pakaian seperti ini aku akan tergoda pada tubuh rendahan mu ini?" Diara berusaha menguatkan hatinya agar tidak menangis di depan Jevandra.
Dia tidak ingin terlihat lemah di depan Jevandra, hingga membuat laki-laki itu merasa puas.
"Saya tidak pernah berpikir untuk menggoda tuan muda dengan tubuh rendahan saya. Jika saya ada pakaian yang lebih layak untuk saya pakai, mungkin saya juga tidak akan pernah mau menggunakannya. Apa anda tau, jika pakaian ini begitu menyebalkan?" jawabnya dengan berani membuang Jevandra langsung menghempaskan cengkeramannya begitu saja.
Tubuh Diara di hempaskan begitu aja hingga terjerembab ke atas sofa. "Jangan pernah berpikir jika aku akan tidur dengan mu. Karena itu tidak akan pernah terjadi!" ucapnya penuh ancaman, membuat Diara meringis kesakitan setelah rahangnya di cengkraman Jevandra.
Lihat, laki-laki berhati iblis itu langsung meninggalkannya begitu saja. "Dasar iblis berwujud manusia!" umpat Diara setelah tidak ada laki-laki itu di kamarnya.
"Apa dia pikir aku ingin tidur dengan tiang listrik yang memiliki bahaya tegangan tinggi seperti itu? Hanya menang kaya, tinggi dan ya berwajah tampan saja. Sayang sekali, berhati iblis dan memiliki attitude yang buruk!" umpatnya mencaci maki laki-laki itu.
"Di sofa lebih baik dari pada berada di tempat tidur yang berisi ribuan pecahan beling itu!" umpatnya lagi.
Diara mengemasi barang-barangnya, mengambil bantal, serta selimut untuk menutupi tubuhnya saat tidur.
Sedangkan Jevandra, dia pergi ke ruang latihan, dan melampiaskan kekesalannya. Karena setiap merasa kesal dan marah, dia selalu pergi ke ruang latihan hanya sekedar untuk mengeluarkan keringatnya saja.
Dia bukan mafia, bukan juga bandit. Dia hanya manusia biasa yang terperangkap oleh dendam masa lalu.
Entah sampai jam berapa Jevandra disana, hingga saat dia kembali hari sudah begitu larut. Di lihatnya gadis itu dari jauh, dan semakin dia melihatnya semakin rasa benci itu membelenggunya.
"Aku bersumpah akan membuatmu menerima semua rasa sakit atas perbuatan keluargamu. Akan ku pastikan jika kau akan seperti hidup dalam penjara. Aku pastikan itu Diara Bagaskara!" gumam Jevandra melihat Diara yang terlelap dengan begitu damainya.
Tapi mengingat nama itu, Jevandra teringat jika dia pernah mengatakan jika mulai saat dimana mereka menikah, Diara bukan lagi memiliki nama Diara Bagaskara, tapi Diara Jevandra Raksa Bumi.
"Ck, wajah menjijikan itu!" umpatnya setelah menatap betapa damainya wajah Diara ketika tidur.Di saat dia begitu susah untuk tidur di malam hari.
***
keren ini mah calon mommy banyak pikiran gampang di bikin hamil
biasanya cepat Up nya..
laki jg pny ksbrn.... jd jgn uji ksbrn ny... jk gk mau hal keras trjd
dgn wajah yg tak sama kau dgr...
kalo mdel yak gn trs ya mt kau🤣