NovelToon NovelToon
NAMA LAIN DIBIBIRNYA

NAMA LAIN DIBIBIRNYA

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Single Mom / Mengubah Takdir
Popularitas:17k
Nilai: 5
Nama Author: Mamany Ali

Raya tidak menyangka kalau Suami yang sudah sepuluh tahun menikah dengannya , jatuh cinta lagi dengan wanita lain. Andini adalah nama wanita itu. Saat Bagas suami Raya mengaku mencintai Andini. Dunia Raya terasa runtuh.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mamany Ali, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bimbang.

Bagas berdiri membelakangi koridor, didepannya Andini. Tersenyum licik, tangan terulur mau memegang lengan Bagas lagi.

  “ Mas, dengarin aku dulu. Mereka nggak butuh kamu, Aku yang ada pas kamu jatuh, aku yang..”

 “ Aku bilang cukup, Din.” Suara Bagas pecah. Berat. Dia tidak melihat.” Kamu ngikutin aku sampai sini. Kamu tidak punya malu?”.

  Andini tertawa kecil. “ Malu? Buat dapetin kamu, tidak. Mas. Kamu itu punyaku.Dari kantor, dari ranjang, dari…”

 Plak. 

Bukan suara tamparan. Melainkan itu suara kaki Galang yang tidak sengaja menginjak kerikil.Keras.

 Bagas dab Andini sama sama melihat. Galang berdiri diujung koridor, kaos bola masih kotor dengan tanah merah.  Medali juara tiga masih menggantung di lehernya.Tapi matanya..mata itu bukan mata anak sembilan tahun lagi.

 Dingin. kecewa. Remuk.

 “ Papa. “ Satu kata. Pelan. Tapi bikin dengung ditelinga Bagas lebih kencang dari pada suara Ac dikantor.

Gilang lari dari toilet, celananya belum dikancing dengan benar. “ Bang, aku sudah selesai..”  Dia terdiam saat melihat Papanya dengan wanita asing yang belum pernah dia jumpa.

 Bagas panik. “ Galang, Gilang..Papa bisa jelasin..!”

  “ Jelasin apa , Pa?” Galang maju selangkah, dadanya naik turun.” Jelaskan kenapa pa? Bohong. Papa bilang mau jemput Galang yang habis tanding, tapi malah disini bersama dengan orang asing..?” 

 Andini pasang muka manis.” Eh Sayang, Tante cuman lagi ngomongin kerjaan sama Papa,”

  “ Diam,” Baru kali ini Galang membentak orang dewasa. Suaranya pecah, tapi tegas.

  “ Jangan panggil aku sayang, yang bisa manggil aku sayang cuman mama. Dan mamaku cuman satu.” Tegas Galang.

  Andini Kaku, senyum liciknya runtuh.

  “ Galang..!” Bagas juga tersulut emosi, tanpa sengaja kini membentak Galang dihadapan Andini.

  Andini yang tadi kaku sekarang mulai tersenyum penuh kemenangan.

“ Nak,, Papa..” Bagas baru saja sadar membentak Galang.

I

  Bagas mencoba memeluk  Galang yang kini hatinya sangat terluka.

“ Jangan mendekat..” Galang mendorong Gilang ke belakang badannya. Jadi benteng dia. “ Gilang jangan lihat, tutup mata kamu lang!”

  Gilang nurut, tangan kecilnya mulai menutup mata, tapi telinganya masih bisa mendengar.

Galang menatap Bagas lurus lurus, air mata sudah diujung, tapi ditahan, Dia adalah benteng yang harus melindungi mama dan adiknya dari seorang yang zalim. 

  “ Mama sekarang menunggu di parkiran motor.” Suaranya bergetar,” Mama sudah cantik dari dulu sudah cantik, wajah mama yang selalu tersenyum ke Papa, tapi kenapa sekarang Papa bersama wanita lain?”

“ Mama selalu menjaga kita saat kita sakit, Mama selalu ada untuk kita, pantas saja mama menangis sekarang, karena Papa penghianat, Ayo lang..!” Galang menarik tangan Gilang, untuk segera menjauh dari papanya.

  Sakit. Sungguh sakit sekali hati Galang, Papa yang selama ini menjadi panutannya. Papa yang menjadi  inspirasi, papa superhero yang selalu bisa diandalkan dalam keluarganya. Sekarang hancur menjadi berkeping keping.

  Gilang hanya menurut sambil melambaikan tangan kearah Papanya, dia sama sekali tidak tahu apa yang terjadi sekarang. 

Sementara Galang berjalan. Tidak menengok. Medali di lehernya serasa menjadi rantai.

 Bagas mau mengejar. Kakinya mau lari. Tapi Andini sudah menahan lengannya. “ Udah mas, biarin aja, Namanya anak kecil, nanti juga baik lagi.”

 Bagas menarik kasar tangannya dari genggaman Andini.

   “ Aku harus menjelaskan semuanya kepada mereka.” Bagas ingin berlari, Namun lagi lagi dicegah oleh Andini dengan kata kata mesranya.

   “ Sayang, percuma kamu ngejar, yang ada anak kamu tidak akan mau bicara sama kamu, kamu percaya sama aku. Bukankah kamu cinta sama aku.” Andini memeluk erat tubuh Bagas.

Bagas terdiam, lama. Tidak tahu lagi harus berbuat apa? Bodoh memang.

Pemandangan itu yang Galang lihat  terakhir kali, sebelum belok ke koridor.

Di Parkiran  Raya masih menunggu kedua jagoannya yang terasa sangat lama.

  “ Mama..” Gilang berlari dalam pelukan Raya.

  “ Loh, kok lama?” Raya menangkap tubuh Gilang yang kini sudah ada di pelukkannya.

Galang muncul dari belakang. Jalan pelan. Medali dilepas. Dia genggam erat.

Dia melihat Raya. Senyum. Senyum yang dipaksa dan tetap ingin terlihat baik baik saja didepan mamanya. 

“ Ada apa sayang?” Raya ingin tahu apa yang terjadi? meskipun dia sudah bisa menebak, sesuatu sudah terjadi.

Galang tidak menjawab pertanyaan dari Raya." Sudah ma, Ayo kita pulang." Galang segera naik keatas motor Raya.

Raya mengerutkan kening, Mungkinkah Bagas membuat Galang kesal. Atau Jangan jangan Bagas mengatakan sesuatu yang membuat Galang terĺuka. Raya menebak nebak" Baik sayang. Gilang ayo naik."

Raya menyalakan motor setelah Gilang naik. Tanpa bertanya lagi.

  Bagas melihat dari kejauhan saat motor Raya semakin menjauh dari sekolah. Bukan dari sekolah saja. Melainkan semakin menjauh darinya.

Tubuhnya ingin sekali berlari mengejar mereka, tapi hatinya berkata untuk tetap diam. karena ada hati juga yang kini ada disampinya. Andini.

    " Sayang, kamu itu hebat, lelaki yang paling hebat, mungkin saja Raya sudah mencuci otak anak anak kamu. Supaya membenci dirimu, seperti yang dikatakan ibu kamu. Raya sudah membuat kamu jauh darinya." Andini masih memegang erat lengan Bagas. Bukan takut Bagas lari mengejar anak anaknya. Tapi Raya takut kalah dari Raya. Lagi.

    Senyum penuh kemenangan keluar dari mulut Andini yang licik, kali ini dia sudah menang dari Raya. Tidak akan dia biarkan Raya bahagia. Karena dari dulu Raya selalu merebut apa yang menjadi miliknya.

Bagas mengacak rambut frustasi." Aku mau pulang." Bagas meninggalkan Andini.

" Kita pulang kerumahku yuk, kamu tidak lagi diterima dirumahmu, sayang." Andini mengejar Bagas." Tunggu, kenapa kamu jalannya cepat kali?" Protes Andini dari belakang.

Bagas dan Andini kini sudah ada dalam mobil, Niat hati ingin pulang kerumah dan meminta maaf pada Galang. Tiba tiba HP Bagas bergetar lagi.

Dilayar tertera nama Satria, itu artinya Satria ingin dia segera kembali ke kantor. Padahal tadi jelas jelas dia sudah minta izin kepada bosnya itu.

" Kita mau kemana sekarang?" Andini sudah duduk disamping Bagas, sambil memakai listip di bibirnya." Sepertinya aku harus kesalon lagi deh, ada jerawat di dekat hidungku. Pasti karena aku stress akhir akhir ini." Andini berbicara sendiri.

Bagas mulai menyetir mobilnya. Untuk saat ini dia akan kembali ke kantor. Biarlah urusan rumah tangganya diselesaikan nanti pas sudah pulang.

Andini kembali bergelut manja dilengan Bagas yang kini Fokus menyetir. " Apa aku cantik sayang?" pertanyaan yang sering kali ditanyakan oleh Andini semenjak mereka memulai hubungan.

Hubungan terlarang yang tidak seharusnya ada. Cinta adalah kata dosa yang seharusnya Bagas buang jauh jauh untuk Andini. Tapi semakin dia ingin menjauh, Semakin kuat pula godaan yang diberikan oleh Andini. Bagas sama sekali tidak bisa menolak pesona itu.

1
sunaryati jarum
Semoga Bu Sri Selamat dan Andini ditangkap
Anonim
BUNUH ANDINI.. SIKSA DIA DENGAN SIKSAAN YANG PEDIH..
MATA DI BALAS MATA.. HIDUNG DIBALAS HIDUNG .. KEJAHATAN DIBALAS KEJAHATAN
sunaryati jarum
Perempuan sakit jiwa seperti itu Bagas , yang kau masukkan dalam rumah tangga kamu yang akhirnya menghancurkan hati Raya.Seharusnya kamu yang harus dapat karma,tapi ini tindakan kamu yang tanpa memikirkan perasaan istri dan anak- anakmu, bahkan sudah cerai masih membayang Raya dan anak- anakmu.Kamu harus tanggung jawab pada keselamatan mereka.Walau konsekuensinya kamu akan kehilangan Kedua putramu, karena pastinya Andini tidak akan membiarkan kamu bertemu.Dan kau sama Andini tidak akan diberikan keturunan.
sunaryati jarum
Syukurin itulah yang kau inginkan dan ibumu? Bahkan kau pernah menghina Raya baju bawang dan kau bandingkan dengan selingkuhan kamu Andinini.Nikmati hidupmu jadi suami boneka yang tak punya kuasa apapun setelah menikahi Andini.Anak - anakmu makin lupa padamu.
sunaryati jarum
Raya mendapatkan masalah karena kamu menerima pelakor yang terobsesi menjadi Ny Bagas.Karena kamu mengabaikan Andini ,maka mantan istri sasarannya,puas kamu Bagas Ibu dari anak- anakmu dirundung masalah karena pelakor itu.
Vivi Zenidar
udah ga guna... sakit hati nya
Anonim
KEADILAN KIRA HARUS DITEGAKKAN...
sunaryati jarum
Kau tahu ya sekarang rasanya bagaimana melihat orang yang kita cintai.bersama orang lain, itulah dulu yang dirasakan oleh Raya, padahal kamu masih berstatus suami,nah sekarang kamu tidak berhak karena Raya telah bercerai denganmu.Satria minta detektif untuk menyelidiki Wijaya, bergerak lebih dulu tanpa mereka sadari
sunaryati jarum
Nah , ceritakan semuanya secara detail.,Raya.Pasti Satria punya solusinya.Tunggu Pak Wijaya, bukan perusahaan Satria yang hancur,bukan Raya yang dipermalukan tapi perusahaan anda yang hancur dan putrimu Andini yang dipermalukan
sunaryati jarum
Emak lega , akhirnya Raya menolak , emak berharap perusahaan orang tua Andini.yang hancur.
sunaryati jarum
Perselingkuhannya kamu dengan Andini membawa kerugian besar.Terutama mental Galang.Karenan pergi meninggalkan istrimu di depan mata putramu Galang
sunaryati jarum
Benar kasih sayang ibu tidak akan putus kita sudah berumah tangga.Semoga harapan ibumu dan kakakmu tentang Satria terkabul.Dan untuk ayah Andini yang ingin membuat usaha hancur dan Raya menderita , gagal dan berbalik pada mereka.
Datu Zahra
Raya 👎
Vivi Zenidar
kejam amat Andini dan papa nya
Datu Zahra
enggak Elegant ah, bego Raya. Harusnya di depan Andini jangan terpancing, panasin, mesra sama Bagas. giliran pelakor pergi baru hajar bagas. Enggak seru,
Datu Zahra
suami keparat kalo udah berani jelekin istri ke perempuan lain.
sunaryati jarum
Yang akan malah perusahaan papamu,Andini.Kalian main- main dengan Satriya , kalian.sendiri.Didikan orang tua Andini sudah salah.Mencintai tidak harus mengabulkan semua permintaannya, apalagi permintaan yang salah sampai menghancurkan rumah tangga orang,maka kehancuran hidupmu yang kau dapat
sunaryati jarum
Jelas- jelas yang gatal itu kamu.Lebih terhormat Raya yang janda bebas menjalin hubungan dengan pria lajang.Sedangkan kamu statusmu gadis tapi berhubungan dengan lelaki beristri hingga berakhir bercerai.Yang akan hancur kamu dan Bagas,Raya makin bersinar
sunaryati jarum
Segera tumbuh subur benih cinta kalian dan merambat saling mengikat kuat.Tak ada lagi pelakor yang berani masuk, karena mereka berdua sama - sama setia tetap kokoh walau banyak godaan
sunaryati jarum
Semua karena akal busukmu ,Andini . Jangan bangga berhasil jadi pelakor dan merusak rumah tangga orang , sebentar lagi karmamu akan datang menghampiri kamu, Ny Sari Dewi dan Bagas.Sedangkan Raya otw bahagia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!