NovelToon NovelToon
Pilihan Terakhir

Pilihan Terakhir

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: empat semanggi

Alya, wanita cantik yang sudah lelah dengan kisah kehidupannya, mencoba untuk membuka hatinya kembali untuk seorang pria yang dijodohkan oleh bos di kantornya. Ia berharap itu yang menjadi cinta terakhirnya. Namun, siapa sangka ternyata pria itu menyimpan sebuah masa lalu yang membuat Alya, kembali berpikir apakah ia harus hidup tanpa cinta untuk selamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon empat semanggi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Usaha Raka

  Ternyata tak semudah itu mengurus sebuah pernikahan. Satu minggu berlalu, namun persyaratan-persyaratan pernikahan Raka dan Alya belum dilengkapi. Khususnya persyaratan dari Alya, yang belum begitu lengkap dari pihak keluarga.

  setelah pertemuan dengan ayahnya waktu itu, pak Waldo mulai susah dihubungi. Raka bahkan pergi kerumahnya di kota Rebo, namun rumah pria itu selalu kosong.

   Beberapa kali Alya mengatakan ingin menyerah saja dengan pernikahan mereka pada Raka, namun pria itu selalu berusaha untuk menguatkan Alya, dan mengatakan semuanya akan baik-baik saja. Begitu juga dengan bu Rany, wanita itu juga terus menguatkan Alya, bahwa semunya akan baik-baik saja. Karena itu Alya tak boleh menyerah, dan serahkan semuanya pada Raka.

   Alya sudah mencoba untuk menghubungi Clara, namun nomor ponsel wanita itu sudah tak aktif. Wanita cantik itu yakin, semua masalah ini pasti sudah direncanakan oleh Clara dan ibunya.

   "kau akan pergi lagi, nak?" tanya bu Rany, saat melihat puternya yang buru-buru keluar dari ruang metting mereka.

    "iyaa, aku akan berusaha sebisa ku" jawab Raka.

    "bagus, ibu suka sifat kamu yang ini" balas Bu Rany, wanita itu kembali mengangkat sudut bibirnya.

    "hati-hati, jangan sungkan untuk minta bantuan ibu"

    "hm,,tapi untuk saat ini, aku masih bisa".

   Setelah berpamitan pada ibunya, Raka buru-buru meninggalkan Perusahaan ibunya.

    "percaya sama ibu, kamu nggak akan menyesal karena sudah mengusahakan Alya." batin bu Rany.

   Wanita itu tersenyum bahagia, melihat usaha Raka untuk Alya. Ia yakin, walau belum mencintai Alya sepenuhnya puteranya itu sudah jatuh hati pada Alya.

  Niat untuk melindungi dan mengusahakan Alya begitu kuat dalam diri Raka.

    "sepertinya, putera kita sudah jatuh hati pada wanita itu" bu Rany terkejut melihat kedatangan suaminya yang begitu tiba-tiba.

   "sayangg,,," panggil bu Rany lalu memeluk erat tubuh suaminya.

"Bukannya masih di luar negeri sayang?" tanya Bu Rany.

"aku sangat merindukan isteriku, karena itulah aku dengan cepat menyelesaikan tugasku, untuk bertemu wanita cantikku ini" goda Max pada isterinya, membuat wajah bu Rany tampak memerah.

"ahh,,,ku harap Raka segera menikah, dan pindah keluar negeri untuk mengolah perusahaan kita disana, agar aku bisa kembali ke sini secepatnya" tambah Max. "kau sudah meberitahukan padanya kan?" ucap Max lagi.

"hmm,,Raka telah mengetahuinya, namun Alya belum" jujur Rany.

"ku harap, Alya akan menyetujui rencana ini" ucap Max.

"oh yaah,,,,apa Ayah Alya sudah bisa di hubungi?" Max kembali bertanya.

"belum, Raka masih berusaha untuk mencaritahu keberadaannya." jelas Rany. wanita itu kembali mengangkat sudut bibirnya, "Raka belum meminta bantuan kita, jadi biarkan ia mencobanya."

Max mengangkat sudut bibirnya membentuk sebuah senyuman. pria itu bangga dengan Raka, karena mulai bertanggung jawab dengan apa yang telah ia pilih.

sepertinya pesona Alya telah membuat Raka jatuh hati. walau wanita itu terlihat sederhana.

"rupanya putera kita sudah sangat dewasa" puji Max, dan disetujui oleh isterinya.

Kedua suami isteri itu masih terus mengobrol untuk melepaskan rindu mereka.

^^^^

"ku rasa ini tempatnya" batin Raka saat melihat ke sekelilingnya. pria tampan itu turun dari mobilnya dan berjalan ke arah beberapa orang yang sedang mengangkat beberapa balok.

Raka mendekati seorang pria dan menunjukan sebuah foto. pria itu lalu meninggalkan Raka. Tak lama kemudian pria itu muncul kembali bersama pria yang Raka tunjukan dalam foto itu.

"nak Raka,," ucap pak Waldo, sedikit terkejut.

"apa saya bisa bicara dengan Bapak?" tanya Raka.

"saya masih bekerja, apa nak Raka bisa menunggu sedikit?" tanya Waldo, dan hanya diangguki oleh Raka.

Raka kembali ke mobilnya, dan terus memperhatikan pak Waldo, yang mulai melanjutkan pekerjaannya.

setelah menunggu setengah jam, akhirnya pria paruh baya itu menyelesaikan pekerjaannya.

"ini untuk bapak," ucap Raka, sambil menyodorkan sebuah botol mineral pada pak Waldo.

"terima kasih nak." ucap pria itu setelah meneguk habis, isi dalam botol itu.

"kenapa nomor ponsel bapak nggak aktif,?" tanya Raka to the point.

"ah,,,kalo soal itu saya minta maaf nak, terpaksa ponsel itu saya jual untuk membayar hutang" jujur Pak Waldo.

Raka menarik nafas dalam mendengar kejujuran pria paruh baya itu.

"saya, akan melunasi semua hutang-hutang bapak. tapi tolong jangan persulit pernikahan saya dan Alya". tawar Raka.

"enggak perlu nak, saya sudah terlalu menyakiti Alya. saya juga rasa, saya nggak pantas buat hadir dalam pernikahannya." ucap Pak Waldo.

"Tapi, bapak merupakan orang tua Alya. keluarga satu-satunya yang dimiliki Alya." ucap Raka, pria itu kembali menambahkan "Bapak hanya perlu hadir dalam pernikahan kami, mengantarkan Alya hingga ke altar, sisanya biar itu menjadi urusan saya nanti."

pak Waldo tampak terdiam beberapa saat, lalu kemudian mengangguk pelan.

"hmm, terima kasih pak. ah,,apa saya boleh tahu, kenapa rumah bapak selalu kosong?" tanya Raka hati-hati.

"ohh,,aahh itu nakk,," pak Waldo sedikit malu jika Raka harus mengetahui fakta tentang rumah yang mereka tinggali.

"nggak apa pak, siapa tahu saya bisa membantu" ucap Raka, yang seolah tahu, isi hati pria paruh baya itu.

"rumah yang kami tinggali itu udah nunggak lima bulan. jadi, yaaa dengan terpaksa kami harus keluar dari rumah itu." jujur Pak Waldo, dengan kepala yang tertunduk. ia begitu malu, harus mengatakan yang sebenarnya pada Raka.

Raka menarik nafas dalam mendengar ucapan pak Waldo. ia tak menyangka kehidupan yang di lalui oleh pria paruh baya itu akan seberat ini.

"lalu, dimana tempat tinggal bapak yang baru" tanya Raka.

"kami mengontrak lagi, rumahnya nggak jauh dari rumah pertama kami mengontrak." jawab pak Waldo.

ia ingin mengatakannya pada Alya, tapi ia yakin Alya pasti masih mengeraskan hatinya untuk mengetahui keadaan ayahnya.

"terima kasih, pak. saya pergi dulu, asisten saya akan menghubungi bapak setelah ini" ucap Raka lalu berpamitan pada pak Waldo.

waldo hanya mengusap air matanya setelah kepergian Raka. ia sangat bersyukur Alya mendapat calon suami seperti Raka, yang rela melakukan apapun untuk mendapatkannya.

pria paruh baya itu juga merasa lega setelah mengetahui keadaan Alya yang baik-baik saja setelah ia meninggalkannya.

Waldo tak ingin memberitahukan pada Alya, mengapa waktu itu ia harus rela meninggalkan Alya, yang baru berusia sepuluh tahun, karena ia tak mau Melny, menghancurkan hidup puteri satu-satunya dari wanita yang sangat ia cintai itu.

Ia hanya berharap, Alya akan memaafkannya suatu saat nanti

Waldo kembali melanjutkan pekerjaannya setelah kepergian Raka. setidaknya ia harus mengumpulkan sedikit uang agar tak pergi dengan tangan kosong dia hari pernikahan puterinya itu.

1
Uthie
Lagiiiiii👍👍👍👍👍
Uthie
enaknya si nenek lampir itu di apain yaaa😡😡
Indah Lestari
luar biasa...semakin penasaran..up yg byk Thor hehehe
Uthie
ternyata Bu Rany mengorbankan Alya pada nenek tukang marah itu 😡
Uthie
Semoga segera pindah dehhhh.. dan harusnya Kakek didiik tuhhh istri peyotnya tukang marah2 itu 😡
Uthie
lagiii yg banyak 🙏🙏🙏🤗
Uthie
Dasar nenek-nenek peyot tukang marah2 😡
biar cepet koit tuhhhh marah-marah melulu 😤
Uthie
semoga langgeng terus 👍👍👍🤗
Uthie
Sukkkkaaa BANGETTT....
lanjuuttttt 💪💪💪🤩🤩
Uthie
Sukkkkaaa 👍👍👍👍👍
semoga langgeng dan harmonis terus rumah tangga nya 👍👍🤗🤗🤗
Uthie
lanjutttt 💪
Uthie
Semoga dikemudian hari Cinta Raka pada Alya tetap sama yaaa🤗
gak tergoda yg lain, atau menyakiti hati Alya 👍👍🤗
Uthie
Harusnya jangan dimaafkan 😡
en green
sekretaris punya tugas untuk menangani proyek?
Uthie
Berbahagialah selalu 👍🤗🤗
Uthie
Sukkkaaaa bangett... lanjutttt terusssss😆😆😆💪
Uthie
romansa cinta yg bikin baper
Uthie
Sukkkkaaa 💞💞
Uthie
Semoga banyak yg Like 👍👍👍👍
Uthie
Menarik 👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!