The Queen of Mafia Love Stories
Sebuah kisah yang menceritakan tentang pembalasan dendam seorang gadis cantik untuk Mommy nya yang mengalami koma selama bertahun tahun yang membuat nya tidak bisa tinggal bersama orang tua kandung nya.
Yang akhirnya jatuh cinta pada sosok lelaki yang ternyata adalah putra dari orang yang menyebabkan Mommy nya koma.
Seperti apa kelanjutan nya?apakah mereka akan bersatu atau gadis itu akan bersama lelaki lain?atau apa Mommy nya bisa sembuh?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meli Andriyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 7
Sepulang sekolah Mellani memutuskan untuk langsung masuk ke kamar nya, ia merasa sangat lelah dan ingin segera membaringkan tubuh nya.
Waktu menunjukkan pukul 3 sore saat ini, walau Mell merasa sangat lelah dan tak berdaya namun ia tidak bisa memejamkan mata nya ia hanya berguling kesana kemari menjelajahi setiap sudut kasur milik nya.
Karna merasa bosan akhir nya Mell memutuskan untuk menonton drakon favorite nya di laptop, yahh laptop itu adalah salah satu barang kesayangan nya karna itu adalah hadiah dari kedua orang tua Mell yang lain saat hari ulang tahun nya.
Tok tok tok...
Suara ketukan pintu membuat Mell mendongak.
"Siapa" teriak Mell.
"Ini aku kak, boleh aku masuk" ucap orang yang mengetuk pintu.
"Oooh kamu, kenapa Yun" tanya Mell yaah orang itu adalah Yunira.
"Iiih ko kakak belum siap - siap sih" tanya Yunira yang duduk di samping Mell.
" Emang aku mau kemana jam segini siap - siap" tanya Mell heran.
"Iih kakak kemaren kan kakak udah setuju kalo kita mau ikut pengajian" ucap Yunira.
"Iiyaa terus" tanya Mell tanpa mengalihkan pandangan nya.
"ko terus sih kak, iiihh kakak mah nyebelin ih" kesal Yunira membuat Mell duduk dan merubah posisi nya.
"Emang acara nya kapan sih" tanya Mell.
"Nanti abis maghrib" jawab Yunira.
"Hah ko mendadak gini sih" dengus Mell.
"Ngga ada yang mendadak kak, semalem tuh aku udah kirim pesan ke handphone kakak tapi belum di bales" ucap Yunira membuat Mell langsung mencari ponsel nya.
"Yaaa aku gatau semalem handphone aku lobet jadi aku cas terus tadi sekolah juga ga aku bawa" ucap Mell membuat Yunira menepuk dahi nya.
"Lagian kamu tuh ya kebiasaan banget deh kita kan tinggal serumah kamar kita juga deketan kenapa gak ngomong langsung coba hayoo" tanya Mell.
"Yaaa semalem aku mager (males gerak) buat keluar kamar lagi kak" jawab Yunira sambil menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal.
"Yaudah iya iya maaf aku yang salah, gak lagi - lagi deh sueerr" lanjut Yunira seraya mengangkat jari telunjuk dan jari tengah nya.
"Yaudah nanti aku siap - siap sekarang aku mau mandi dulu, kamu sana keluar bau tau ih" ejek Mell.
"Enak aja bau, aku nggak bau yaah kak" kesal Yunira, dan langsung bergegas keluar dari kamar Mell.
Mell memandangi kepergian Yunira yang perlahan hilang di balik pintu kamar nya.
"Aku bersyukur karna Tuhan kirimkan orang - orang baik seperti kalian untuk menjaga ku, aku berjanji tidak akan pernah melupakan kalian dan akan selalu mengingat jasa - jasa kalian" batin Mell.
Setelah kepergian Yunira, Mell bergegas membersihkan diri nya dan bersiap untuk pergi bersama Yunira karna waktu sudah hampir pukul 6 sore.
Mell keluar dari kamar nya setelah selesai bersiap dan melakukan kewajiban nya. (maksud nya solat yah guys soalnya Mell kan muslimah yang insya allah shalihah😁)
Semua orang memandangi Mell dan Yunira yang datang bersamaan, mereka berjalan beriringan seperti anak kembar karna usia mereka hanya terpaut 3 tahun saja.
Walau Mell menyadari ia tak sedarah dengan Yunira tapi ia sangat menyayangi Yunira dan ketiga adik laki - laki nya tidak lupa kedua orang tua nya juga yahh.
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Perlahan cepat atau lambat identitas asli Mell pasti akan terungkap, jadi ikutin terus cerita nya yaah😘😘😘